Our Secret Marriage

Our Secret Marriage
Ch 13 - Jogging


__ADS_3

Malam hari setelah sholat Maghrib Mama Fira sibuk di dapur menyiapkan makan malam keluarga mereka, Syabil juga berinisiatif membantu lumayan dia jadi bisa belajar masak dari Mama mertuanya.


“Ma aku bantu ya..” kata Syabil menawarkan diri.


“Boleh.. sekalian biar pandai masak kan ya..”


“Hehe iya Ma..”


Syabil membantu menggoreng lauk sedangkan Fira mempersiapkan yang lain. Sambil masak mereka membahas makanan kesukaan dikeluarga itu, mulai dari Papa Rian yang suka dengan makanan berkuah, Mama Fira


yang suka makanan yang pedas dan Alfa yang suka makanan tumis.


Syabil jadi belajar banyak hal ketika membantu masak, dia juga jadi tau makanan kesukaan Alfa. Tidak lama kemudian makanan siap disajikan, Syabil diminta Mamanya memanggil Alfa yang masih di kamar.


Dilihatnya Alfa sedang sibuk dengan hpnya, Syabil menghampirinya dan meminta untuk ikut ke ruang makan.


“Mas ayo makan, makanannya udah siap..” ajak Syabil.


“Oke bentar..” jawab Alfa singkat tanpa mengalihkan perhatian dari hpnya.


“Lagi ngapain sih fokus banget ?” tanya Syabil sambil mendekat


“Ini lagi bahas proker OSIS..” jawab Alfa.


“Oh, yaudah buruan udah ditunggu Papa sama Mama..” Syabil mau beranjak pergi tapi tangan Alfa menahannya.


“Tunggu, nanti barengan kesananya..”


“Ayo aku udah lapar juga!” ajak Syabil lagi.

__ADS_1


“Hm.. yaudah yuk.. nggak sabaran banget sih!” gumam Alfa.


Alfa beranjak bangun dari tempat tidur dan berjalan keluar kamar diikuti Syabil. Seperti yang sudah dikatakan oleh Syabil kedua orang tua mereka sudah menunggu di meja makan.


“Kalian lama banget ngapain sih di kamar ?” tanya Rian dengan bercanda.


“Ini Pa.. ada yang fokus sama hp nggak bangun-bangun..” jawab Syabil langsung.


“Lagi bahas sama OSIS Pa..” kilah Alfa.


“Udah yuk makan dulu, nanti dilanjut lagi..” kata Mama Fira.


 Alfa dan Syabil duduk menghadap orang tua mereka sedangkan Ari ada disamping Mamanya. Syabil mengambilkan nasi dan lauk buat Alfa, Rian yang melihatnya jadi cemburu,


“Ma liat tuh Alfa aja diambilin masak Papa nggak ?” goda Rian.


“Ih Papa udah tua juga masih minta diambilin...” jawab Fira


“Hmm.. yaudah nih Mama ambilin nasi sama lauknya..”


Syabil digoda papanya jadi malu sendiri, dia udah biasa melakukannya ketika dirumah bersama Alfa jadi kebiasaannya terbawa ketika dirumah orang tua mereka. Alfa sendiri hanya cuek tidak peduli. Malam itu keluarga itu menghabiskan waktu dengan nonton tv dan bercengkrama bersama. Syabil sendiri juga mulai akrab dengan Ari, meskipun mereka dulu juga kadang bertemu ketika pulang kampung ke keluarga Irfan dan Fira tapi tidak seakrab sekarang.


Pagi harinya karena hari minggu mereka sekeluarga pergi jogging di taman kompleks dekat rumah. Ternyata warga di sekitar sana suka olahraga pagi hari disana. Syabil menikmati suasana pagi itu dengan gembira, meskipun dia sebenarnya tidak terlalu suka olahraga tapi karena dipaksa oleh Alfa akhirnya dia nurut.


Si kecil Ari berlarian dengan gembira, dia bertemu dengan teman-temannya dan mereka main bersama di taman itu. Sedangkan Rian dan Fira berolahraga sambil mengawasi Ari bermain. Alfa mengajak Syabil memutari taman sambil berlari-lari kecil.


Syabil sangat mudah merasa capek, dia berkali-kali meminta istirahat, Alfa tidak mau, akhirnya mereka berjalan biasa sampai di tempat orang tua mereka. Syabil yang capek langsung mencari tempat teduh untuk istirahat,


“Baru bentar udah capek kamu Bil..” kata Alfa.

__ADS_1


“namanya aja jarang olahraga ya maklum lah..” jawab Syabil dengan sedikit sensi.


“Makanya rajin-rajin olahraga biar badan sehat..”


“Iya iya...” jawab Syabil dengan malas.


Alfa mengambilkan air minum untuk Syabil yang sudah dibawanya tadi dari rumah. Dengan sigap Syabil meminumnya. Alfa sampai geleng-geleng melihat istrinya minum.


“Dasar kamu ini.. setelah ini kamu harus rajin-rajin olahraga Bil..”


“Hmm.. jangan sering-sering deh..”


“Nggak boleh, nanti kalau aku mau jogging kamu harus ikutan..” paksa Alfa.


Spontan Syabil mengerutkan wajahnya dan membuang muka mendengar paksaan dari Alfa untuk rajin olahraga, dia sebenarnya tidak suka olahraga tapi cuman malas aja.


Irfan yang melihat anak dan mantunya berantem geleng-geleng sendiri, dari dulu memang mereka sering berantem padahal udah nikah masih saja begitu. Tiba-tiba ada tetangga rumah mereka menghampiri Rian, beliau menanyakan tentang Syabil karena mereka tidak pernah melihatnya.


“Pagi pak Rian lagi olahraga ?”


“Halo pak Wawan.. iya nih sama keluarga..” jawab Rian.


“Lho itu siapa pak yang sama Alfa ?” tanya pak Wawan.


“Oh itu is…” belum selesai Rian menyelesaikan kalimatnya, Fira sudah memotongnya.


“Anak dari saudaranya saya Pak..” sela Fira.


Rian langsung memandang kearah istrinya dengan tanda tanya di ekspresinya, Fira langsung memelototinya, tidak mungkin juga mereka mengatakan kalau Syabil istri dari Alfa, sedangkan mereka masih merahasiakan statusnya karena keduanya masih sekolah.

__ADS_1


“Oh masih saudara ternyata.. pantas aja saya nggak pernah ketemu disekitar sini..”


“Iya Pak hehe..” jawab Rian dengan senyum kecilnya.


__ADS_2