Our Secret Marriage

Our Secret Marriage
Ch 61 - Hari Pertama Di Bali


__ADS_3

Perjalanan dari kota tempat Syabil tinggal sampai dengan pelabuhan ketapang sekitar 6 jam lebih, selama perjalanan Syabil memutuskan untuk tidur menghindari kalau mabuk perjalanan. Ririn yang ada disampingnya


juga ikut tidur karena mengantuk.


Alfa di bis masih kepikiran dengan Syabil, tapi dia sudah mendapatkan chat dari syabil jika akan tidur. Andi yang ada disampingnya sibuk berkaraoke dengan teman-teman lain, padahal sudah malam tapi belum ada yang mengantuk.


“Fa ngapain ngelamun ?” tanya Andi.


“Aku kepikiran Syabil Di, takutnya mabuk perjalanan..” jawab Alfa.


“Yaelah Fa, tenang aja kan ada Ririn sama Intan, lagian juga ada kakakku disana, pasti kalau ada apa-apa dia ngabarin aku..” kata Andi dengan santai.


“Hmm.. iya juga sih..”


“Udah tenang aja, mending ikut nyanyi sama kita nih..” Andi menyodorkan mic nya,


“Enggak ah, aku tidur aja!” Alfa langsung memakai headsetnya sambil mendengarkan lagu dia tertidur.


“Huh nggak seru kamu Fa..” Andi kembali menyanyikan lagu karaoke yang diputar di bis bersama teman-teman lainnya.


Shubuh rombongan sekolah sampai di pelabuhan dan mengantri untuk masuk kapal, setelah bis masuk ke kapal semua siswa keluar dari bis dan masuk ke tempat penumpang kapal. Syabil yang sudah bangun diajak Ririn dan Intan melihat laut dari kapal.


“Alfa mana Bil ?” Ririn celingukan melihat sekeliling.


“Nggak tau, mungkin lagi sama Andi, emang kenapa Rin ?”


“e..nggak apa-apa kok hehe..” Ririn cengengesan.


Mereka bertiga duduk di area penumpang, disana ada penjual minuman dan mie instan, dan syabil melihat banyak teman-teman dari kelas lain membeli minuman hangat, karena memang cuacanya juga lagi dingin.


Dari belakang ada yang menepuk pundak Syabil, saat dia menengok ternyata itu Alfa yang bersama Andi.


“Gimana kamu nggak mabuk kan ?” tanya Alfa sambil masih berdiri.


Syabil menggeleng dan tersenyum, “Aman..”


“Alhamdulillah..” Alfa lega mendengarnya,


Ririn yang semula duduk disamping Syabil pindah ke tempat duduk depannya yang sudah ada Intan. Alfa langsung duduk disamping Syabil sedangkan Andi langsung ikut duduk disamping Ririn.


“Eh kita nyebrangnya berapa jam sih ?” tanya Intan.


“Nggak lama kayaknya Tan, ditunggu aja..” jawab Andi.


Alfa yang sangat senang bertemu dengan Syabil langsung menggandeng tangannya, mereka tersenyum sendiri. Andi yang sebelumnya menghadap Alfa langsung membalikkan badan,


“Aduduh, mentang-mentang ya.. nggak mikirin perasaan temennya yang jomblo ini..” protes Andi.

__ADS_1


“Apa sih Di.. iri kamu ?” balas Alfa.


“Iya lah.. aku juga mau kayak gitu..” Andi nggak mau kalah.


"yaudah sana sama Ririn atau Intan tuh masih jomblo semua.. " canda Alfa.


Andi melirik kearah Ririn sesaat, terlihat Ririn hanya diam tidak menanggapi, sementara Intan malah melepar kertas ke Alfa.


"kamu ini Fa.. ada-ada aja.. " kata Intan.


Alfa tertawa, sementara syabil menangkap hal yang tidak biasa antara Andi dan Ririn, tapi dia tidak mau terlalu cepat berasumsi takut salah.


kapal sudah mulai memasuki pelabuhan gilimanuk, semua siswa mulai kembali ke bis, Lagi-lagi Alfa ingin mengantar istrinya ke bis tapi ditolak oleh Syabil,


"udah mas langsung aja masuk ke bis kamu.. aku kan sama Intan dan rini, jadi nggak ada masalah.. " kata Syabil.


"hmm yaudah deh kalau gitu.. "


bis kembali melaju menuju pusat kota, kali ini syabil tidak tidur dan untuk mengalihkan perhatian supaya tidak mual dia berbincang-bincang dengan Ririn,


"Rin kamu ada masalah sama Andi? " syabil membuka pembicaraan.


"Ha? nggak tuh.. emang ada apa Bil? " tanya balik Ririn.


syabil curiga Ririn punya rahasia dengan Andi dan dia ingin mengulik lebih jauh.


"beneran nggak ada apa-apa kok.. " Ririn tersenyum kikuk, dia coba menutupi suatu hal.


sekitar satu jam mereka sampai di tempat makan, semua siswa mulai turun dari bis. Syabil, Intan dan Ririn menuju toilet lebih dulu. Alfa dan Andi mencari-cari syabil di bis ternyata sudah tidak ada orang, tapi akhirnya mereka bertemu waktu mau ambil makanan.


seperti biasa posisi duduk mereka sama seperti waktu di kantin sekolah, Alfa disamping Syabil dan didepan mereka ada Intan, Ririn dan Andi.


"kamu nggak merasa mual kan Bil? " tanya Alfa sekali lagi.


"nggak kok.. aku masih baik-baik aja.. " jawab syabil.


"syukur deh kalau gitu.. " Alfa lega mendengarnya, diusap lah kepala Syabil dan membuat teman-temannya protes.


"ehm.. udah dibilangin juga.. jangan terlalu mesra disini, kasihan kita ya jomblo, huhu.. " keluh Intan.


sementara Ririn hanya tersenyum dan geleng-geleng, syabil merasa ada yang nggak beres antara Ririn dan Andi tapi akhirnya Syabil memilih untuk diam dulu. Syabil diminta Alfa untuk minum obat anti mabuk perjalanan, dia menurut dan segera meminumnya setelah selesai makan.


Saat asik ngobrol, tiba-tiba pandangan Alfa menuju pada pak aryo yang duduknya di kursi agak jauh didepannya, terlihat pak Aryo sedang memandang kearah Syabil dengan intens, itu membuat Alfa tidak suka.


Setelah semua rombongan selesai makan, semuanya kembali ke bis untuk lanjut perjalanan. Destinasi pertama yaitu pantai, semua siswa sangat senang karena pantainya sangat indah. Syabil dan Alfa tak lupa mengabadikan


momen mereka disana dengan berfoto, tak lupa Intan, Ririn dan Andi diajak.

__ADS_1


“Fa fotoin kita berdua dong..” pinta Andi.


“Ha ? kalian berdua ?” Alfa menunjuk Andi dan Ririn.


Andi mengangguk dengan mantap sementara Ririn hanya tersenyum kecil. Alfa awalnya ragu tapi akhirnya dia mau, setelah beberapa foto Alfa langsung bertanya,


“Kalian jadian ?” tanya Alfa langsung


Syabil dan Intan yang ada disebelahnya ikut bengong dan menanti jawaban Andi dan Ririn.


“Iya...” jawab Andi dengan santai.


“APA!!” Alfa, Syabil dan Intan spontan teriak.


Ririn hanya tersenyum malu, dia langsung menutupi badannya dibalik badan Andi. Intan dan Syabil seperti ingin menerkam Ririn karena tidak pernah bilang apa-apa.


“Ririn! Kamu kok nggak cerita sih sama aku dan Syabil ?” Intan meminta penjelasan.


“Hehe sengaja buat surprise..” jawab Ririn.


“kapan kalian jadiannya ?” ganti Syabil yang bertanya.


“Beberapa waktu lalu sih.. udah ah nanti dulu penjelasannya.. sekarang kita senang-senang dulu..” Andi mencoba mengalihkan perhatian.


“Yaah ini cuman aku yang nggak punya pasangan, bener-bener ya kalian tega sama aku..” Intan mulai merengek.


Syabil dan Alfa terkekeh, Syabil langsung memeluk Intan,


“Tenang Tan, aku selalu ada kok.. hehe..” Syabil cengengesan.


“Huh! Iya kalau nggak sama Alfa..”


Syabil tertawa melihat Intan yang merengek. Akhirnya Syabil dan sahabat-sahabatnya menghabiskan momen disana dengan berfoto ria sampai para guru memberikan info untuk lanjut ke destinasi berikutnya.


Rombongan sekolah Syabil mengunjungi dua destinasi pada hari pertama dan keduanya adalah pantai, sore hariya baru ke hotel untuk beristirahat. Satu kamar untuk 3 siswa dan kebetulan Syabil satu kamar bersama


Intan dan Ririn.


Sampai hotel semua siswa bisa istirahat di kamar masing-masing, mereka bebas berkeliling di area hotel tapi tidak boleh keluar dari gerbang hotel. Mereka akan menginap di hotel satu malam saja.


“Bil aku mandi duluan ya.. udah gerah nih..” kata Intan.


“Oke Tan, silahkan..” Syabil masih sibuk dengan hp nya.


Setelah Intan masuk kamar mandi, Syabil masih sibuk dengan hp nya memberi kabar pada Alfa tentang kondisi kamarnya. Ririn sendiri juga sibuk membersihkan make up wajahnya. Setelah mandi bergantian mereka keluar kamar untuk makan malam bersama. saat makan mereka tidak bertemu dengan Alfa dan Andi, entah dimana mereka berada.


Mereka tidak tau kalau Alfa dan Andi sedang terlibat adu mulut di kamar bersama salah satu teman satu kelas mereka yang dikamar yang sama.

__ADS_1


Kira-kira apa yang terjadi ? tunggu kelanjutannya ya readers.. ^^


__ADS_2