Our Secret Marriage

Our Secret Marriage
Ch 25 - Mulai menghindar


__ADS_3

Kembali ke kelas Alfa mendudukkan dirinya dengan keras, Andi jadi heran apa yang terjadi pada sahabatnya itu,


“Kenapa kamu Fa ?” tanya Andi.


“Nggak ada apa-apa..” jawab Alfa dengan nada kesal.


“Nggak mungkin nggak ada apa-apa, keliatan banget.”


Alfa hanya diam, dia memilih membuka buku pelajarannya sambil menunggu guru datang, Andi tidak menyerah untuk bertanya, dia coba bertanya lagi,


“Ada apa ? cerita aja Fa.. kayak sama siapa aja..” pinta Andi.


“Aku cuman kesal aja Di..”


“Sama siapa ?” tanya Andi.


“Sama Indra..” jawab Alfa.


“Kenapa emangnya ? dia buat ulah lagi di sekolah ?” tanya Andi lagi.


“Iya.. sering banget..”


“He.. tumben banget kamu sampai kesel gitu hanya karena Indra..”


Alfa diam, dia tidak mengatakan jika dia kesal melihat Indra bersama Syabil barusan, dia tidak suka melihatnya apalagi Syabil itu istrinya.


Jam pelajaran dimulai tapi Alfa tidak bisa konsen belajar, dia memikirkan kejadian barusan ketika Indra melihat istrinya dengan tatapan suka. Guru yang sedang mengajar melihat Alfa sedang melamun langsung menegur dan memintanya menjawab soal yang barusan dibahas, bukan Alfa namanya jika tidak bisa menyelesaikan soal. Meskipun dia tidak memperhatikan guru menerangkan tapi dia selalu bisa menjawabnya.


Bel pulang berbunyi dan semua siswa berhamburan pulang, Andi masih penasaran sikap yang ditunjukkan oleh Alfa sejak istirahat pertama,


“Fa kamu kenapa sih dari tadi bad mood mulu keliatannya ?” tanya Andi.

__ADS_1


“Nggak ada apa-apa Di..” jawab Alfa sambil mengemasi bukunya.


“Alah pasti ada apa-apanya ini, cerita aja lah sama aku..” pinta Andi.


“Besok aja deh Di, lagi nggak bisa berfikir jernih nih pikiranku..” kata Alfa.


“Hmm oke deh janji ya besok..”


“Oke, aku pulang dulu..”


Alfa keluar dari kelas dan seperti biasa dia akan menunggu Syabil di tempat biasa. Di parkiran sekolah Alfa bertemu lagi dengan Indra, mereka saling tatap dengan tatapan tidak suka kemudian Alfa segera pergi dari sana.


Sampai di tempat janjian Alfa melihat Syabil sudah ada disana, dia bisa menilai Syabil terlihat gelisah melihatnya datang. Alfa tidak berkata apa-apa dan langsung memberikan helm untuk dipakai Syabil lalu mereka pulang.


Selama di jalan baik Alfa maupun Syabil diam tidak ada yang bersuara sampai rumah. Alfa masih malas ngomong dengan Syabil dan langsung tidur siang. Dia tidak menyadari jika Syabil melihatnya terus dari tadi, seperti ingin mengatakan sesuatu tapi tidak jadi.


Di lain sisi melihat sikap Alfa yang mendiamkannya membuat kekhawatiran Syabil terjadi, dia takut Alfa tetap salah faham tentang di gazebo waktu jam istirahat tadi, dia berencana menjelaskan semuanya tapi Alfa langsung tidur, akhirnya dia memilih tiduran si shofa sambil nonton tv menunggu waktu yang tepat untuk menjelaskannya.


Syabil masih gelisah, dia mencoba chatting dengan Intan meminta saran apa yang harus dilakukannya pada Alfa yang sedang marah,


“Kenapa Bil ? Alfa masih marah ya ?” balas Intan.


“Iya, dia diemin aku sejak pulang tadi sekarang langsung tidur..”


“Hmm.. coba deh nanti kamu masakin makanan kesukaannya trus kamu ajak ngobrol..”


“Gitu ya ? ada saran lain nggak ?” tanya Syabil lagi.


“Apa ya.. buat dia senyum dulu deh baru kamu ajak ngobrol..”


“Kalau nggak berhasil ?” tanya Syabil.

__ADS_1


“Kita liat nanti, hehehe…”


“Yah kamu ini..”


Malam harinya syabil sedang masak untuk makan malam mereka berdua dan Alfa sedang sibuk dengan kerjaan di laptopnya, saat Syabil mau mengajaknya makan Alfa menolak dan meminta Syabil makan duluan,


“Mas ayo makan dulu..” ajak Syabil.


“Kamu duluan aja aku masih ngerjain tugas..” jawab Alfa tanpa berpaling dari laptopnya.


“Nggak bisa ditunda dulu apa ?” tanya Syabil lagi.


“Nggak, udah ditunggu Papa..”


Syabil tidak bisa membujuk lagi kalau sudah kaitannya dengan pekerjaan, akhirnya dia makan sendirian sambil nonton tv sedangkan Alfa di kamar. Dia belum berhasil menjelaskan masalah tadi pada Alfa.


Alfa belum beranjak makan, Syabil akhirnya belajar sambil nonton tv tapi di akhir dia ketiduran. Pukul setengah 9 malam Alfa selesai dengan kerjaannya, dia baru ingat kalau belum makan. Saat keluar dari kamar dia melihat Syabil sudah tidur dengan posisi duduk dan kepala disenderkan di meja.


Alfa kemudian membangunkan Syabil dan memintanya untuk tidur di kamar,


“Bil bangun.. kalau tidur di kamar sana..” perintah Alfa sambil menepuk pundak Syabil.


“Ehmm…”


Syabil mulai membuka mata, dengan setengah sadar dia beranjak ke kamar untuk melanjutkan tidurnya tanpa memperdulikan suaminya. Alfa kemudian ke dapur dan melihat makanan yang sudah di siapkan di meja makan lalu dia makan.


Setelah selesai makan Alfa melihat buku-buku istrinya berserakan lalu membereskannya, tidak sengaja dia melihat hp Syabil yang menyala dan muncul notifikasi pesan dari Indra, Alfa yang penasaran langsung membukanya.


“Malam Bil, lagi apa nih ? oh iya jangan lupa makan ya biar kamu nggak kurus gitu..”


Membaca chat dari Indra membuat Alfa bad mood lagi, dia meletakkan hp Syabil di meja lalu pergi ke kamar dan langsung tidur.

__ADS_1


*to be Continue ~


jangan lupa like ya ^^


__ADS_2