Our Secret Marriage

Our Secret Marriage
Ch 24 - Di Gazebo


__ADS_3

Suatu hari saat jam istirahat pertama Syabil dan teman sekelompoknya mengerjakan laporan di gazebo taman sekolah. Mereka serius mengerjakan karena sebentar lagi pengumpulan deadline.


Masing-masing punya bagian sendiri dalam pelaporan, Syabil dibantu Riri menyusun laporan keseluruhan sedangkan Intan dan Indra bagian pelaporan hasil pengamatan yang nantinya akan dirangkai menjadi satu.


Tiba-tiba Riri ingin ke toilet dan meminta Intan untuk menemaninya,


“Aku ke toilet bentar ya..” pamit Riri.


“Oke, sendirian kan ?” tanya Intan.


“Sama kamu deh, biar ada temennya..”


“Yah… Yaudah deh yuk..”aslinya Intan lagi malas pergi karena sudah terlanjur mager.


Akhirnya mereka berdua pergi meninggalkan Syabil dan Indra berdua. Syabil sibuk fokus dengan


laptopnya menyusun laporan, sedangkan Indra mulai malas, dia menyenderkan badannya di pembatas gazebo sambil memperhatikan Syabil dantersenyum sendiri.


Hal yang tidak terduga terjadi, ada beberapa anggota OSIS kebetulan lewat dan diantaranya ada Alfa dan Linda. Alfa yang melihat Syabil dan Indra berduaan di gazebo langsung menghampiri tanpa berfikir panjang,


“Kalian sedang apa disini ?” tanya Alfa dengan ekspresi datar.


“E.. ini lagi ngerjain tugas kelompok..” jawab Syabil terbata, dia kaget Alfa datang.


“Ada apa pak ketua OSIS ?” tanya Indra dengan santai.

__ADS_1


“Kalian tau kan tata tertib sekolah, tidak seharusnya kalian berduaan disini, apa tanggapan siswa lain dan guru yang liat nanti..” ucap Alfa dengan nada tinggi dankeliatan marah.


Syabil terdiam dan menunduk, dia merasa bersalah juga karena sekarang dia terlihat berduaan dengan Indra, tapi tidak dengan Indra dia berniat membela diri.


“Emang kenapa kalau diliatin sama orang lain ?” tanya Indra.


“Ada hubungan apa kalian ?” tanya Alfa langsung.


“Nggak ada hubungan apa-apa, tadi kami ber empat kemudian Riri dan Intan lagi ketoilet jadi tinggal kita berdua aja..” jawab Syabil dengan cepat.


Dia tidak mau Alfa salah faham melihat dia dengan Indra yang berduaan di gazebo, Alfa mengangguk faham tapi baginya peraturan tetap peraturan, dia tidak mentolelir siapa saja yang membuat citra sekolah buruk atau membuat masalah di sekolah.


“Meskipun begitu kalian tidak seharusnya berduaan disini.. apa kata guru nanti melihat kalian berduaan disini..” lanjut Alfa.


“Aku jadi penasaran deh kalian keliatan akrab banget, Indra aja ngeliatin kamu terus dari tadi..” ucap Linda tiba-tiba.


“Kalian kaku banget sih, gini aja dipermasalahin.. kayaknya nggak cuman kita aja deh yang gini, siswa lainnya pasti juga sering, kenapa cuman kita aja yang dimarahin ?” tanya Indra dengan sedikit emosi.


“Maaf ya semuanya sama, siapapun juga pasti aku tegur kayak gini, nggak cuman kalian aja.. jadi aku minta kalian kembali ke kelas sekarang, kalau mau ngerjain di kelas saja!” perintah Alfa.


“Hei Ketos mentang-mentang kamu punya kedudukan tinggi jangan semena-mena ya!” bentak Indra.


Mendapatkan perkataan seperti itu Alfa langsung marah dan tidak terima, dia ingin mendekat kearah Indra tapi langsung dihadang oleh teman OSISnya,


“Yuk Bil kita pergi aja, percuma ngomong sama orang kaku kayak dia..” ajak Indra.

__ADS_1


Syabil masih belum mau bergerak, kali ini dia sangat yakin Alfa salah faham dan marah dengannya. Dia ingin segera menjelaskannya tapi posisinya saat itu kurang tepat, Syabil berharap Intan dan Riri cepat kembali dari toilet.


Yang ditunggu-tunggu datang, Riri dan Intan sudah kembali dari toilet. Melihat Alfa dan anggota OSISnya ada disana mereka langsung bertanya,


“Ada apa kalian disini ?” tanya Intan.


“Ini ketua OSIS kita mengira aku dan Syabil berduaan disini..” jawab Indra.


“Oh tenang pak Ketos ada kita kok sebenarnya..” kata Intan.


“Hmm.. kalau mau ngerjakan tugas di kelas aja, sana pergi!” perintah Alfa lagi.


“Hmm.. baik deh, yuk Bil kita ke kelas aja.. pak ketos kita keliatannya lagi sensi..” ajak Riri.


Syabil akhirnya menurut dan membereskan laptop dan bukunya, sebelum dia pergi dia melirik ke Alfa yang langsung memalingkan muka, masih terlihat marah dia. Indra memandang ke arah Alfa dengan tatapan kesal, dia mulai tidak suka dengan sikap Alfa.


Setelah melihat Syabil dan teman-temannya pergi, tanpa sepatah kata Alfa langsung menuju ruang OSIS. Dia terlihat sangat kesal karena melihat Indra dan Syabil berduaan di gazebo, apalagi tadi terihat Indra memperhatikan istrinya dengan sangat intens.


Linda melihat Alfa marah jadi penasaran, hanya karena kejadian barusan bisa membuat seorang Alfa marah.


“Fa kamu kenapa tadi kok keliatannya marah banget sama mereka ?” tanya Linda.


“Oh nggak apa-apa, hanya negur aja nggak seharusnya berduaan di gazebo, bisa bikin orang lain salah faham..” terang Alfa yang berusaha menutupi.


“Hmm gitu, iya juga sih.. wah ketua OSIS kita memang bener-bener perfect deh..” puji Linda.

__ADS_1


Alfa hanya tersenyum dan beranjak ke kelasnya, dia tidak mood lagi mengerjakan tugas OSIS, lagian sudah waktunya jam pelajaran selanjutnya.


__ADS_2