Our Secret Marriage

Our Secret Marriage
Ch 47 - Pulang Ke Surabaya


__ADS_3

Setelah dari Jogja T-Shirt rombongan Syabil kembali ke hotel, mereka langsung masuk ke kamar masing-masing. Di dalam kamar syabil, dia yang penasaran akan sesuatu langsung bertanya pada suaminya,


"mas tadi ngobrol apa sama Ana? "


"Oh nggak, cuman minta tolong jaga sepupunya itu karena aku lihat dari tadi tuh caper sama Adi."


syabil langsung kaget mendengar hal tersebut,


"Hah? masak sih mas? nggak mungkin ah! "


"Hmm kamu ini dibilangin nggak percaya, mas liat sendiri kok.. "


"wah wah, tapi biarin lah lagian habis ini nggak ketemu lagi kan, besok kita udah pulang juga.. "


Alfa mengangguk setuju, jadi mereka tidak memikirkan hal itu lagi. mereka pulang ke Surabaya sekitar pukul 13.00, dan akan check out dari hotel pagi karena akan mampir beli oleh-oleh makanan khas jogja dulu yaitu bakpia pathok.


Di pusat oleh-oleh mereka membeli beberapa makanan untuk dibawa pulang, Syabil dan Alfa membeli banyak oleh-oleh, untuk mereka sendiri, teman-teman mereka karena rencananya Intan, Ririn dan Andi akan diundang ke apartemen mereka, kemudian oleh-oleh untuk orang tua Alfa. Untuk orang tua Syabil dibelikan oleh Adi.


Selesai belanja mereka langsung menuju stasiun lempuyangan, mereka sampai pukul 11 siang, masih ada waktu mereka mencari tempat makan dulu disekitar area stasiun. Kebetulan ada restoran cepat saji disana yang menu utamanya adalah ayam, jadinya mereka memutuskan untuk makan siang disana.


Sambil makan mereka berbincang-bincang banyak hal, Alfa tanpa basa-basi menanyai Adi pendapatnya tentang Vilia.


“Di menurut kamu gimana Vilia ?”


“Ha ? kenapa tiba-tiba tanya gitu mas ?” Adi jadi heran dengan pertanyaan kakak iparnya itu.


“Nggak, soalnya dia dari kemari deketin kamu terus..” jawab Alfa.


“Hmm agak risih sih aku sebenarnya, sok-sok an deket gitu padahal kan baru kenal, beda banget sama Ana.”


“Hee.. bedanya gimana Di ?” tanya Syabil dengan cengengesan.


“Ya beda aja, kalau Ana pendiam orangnya..”


“Ehm, jangan-jangan kamu mulai suka sama Ana ?” pancing Syabil lagi.


“Apaan sih mbak, nggak ah ntar dulu aja mikirin itu!”


Mendapatkan respon dari Adiknya, syabil dan Alfa langsung tertawa, Adi langsung meminta kakaknya tidak


menggodanya lagi.

__ADS_1


“Yaudah kalau kamu udah merasa gitu juga, soalnya waktu kita di jogja T-shirt kemarin dia caper banget..”


terang Alfa.


“hehe iya mas... aku juga ngerasa gitu kok”


Tidak terasa hampir jam 1, mereka segera ke ruang tunggu karena sebentar lagi kereta yang akan mereka naiki datang. Barang bawaan mereka cukup banyak belanjaan oleh-oleh dan baju yang mereka beli kemarin.


Kereta datang dan mereka segera masuk, tempat duduk mereka sama, Alfa dengan Syabil sedangkan disampingnya ada Adi. Kereta yang mereka pesan juga tipe eksekutif, perjalanan mereka memakan hamper 6 jam jadi mereka akan tiba di Surabaya sekitar pukul 7 malam.


Selama perjalanan baik Syabil, Alfa maupun Adi lebih banyak tidur, Syabil yang biasanya sangat suka memandangi pemandangan yang terlihat dari jendela memilih untuk tidur karena capek, dia menyandarkan


kepalanya di bahu Alfa dan langsung tidur. Begitu juga dengan Adi, dia juga langsung tidur.


Pukul 6 sore alarm hp Alfa berbunyi, dia langsung bangun dari tidurnya. Dilihatnya Syabil masih tidur, dia


membangunkannya.


“Bil bangun, udah jam 6 ini..” Alfa mengusap kepala istrinya.


“Hmm, lima menit lagi mas..” Syabil masih enggan untuk membuka matanya.


Mendengar perkataan Alfa, syabil langsung membuka matanya dan langsung membenarkan posisi duduknya. Alfa langsung merasa kesemutan, dipijitlah bahunya yang tadi dipakai oleh Syabil, terasa pegal.


“Kamu kenapa mas ?” tanya Syabil setelah melihat Alfa memijit bahunya.


“Nggak apa-apa kok.. kamu mau ke toilet dulu nggak ? gentian nanti..” Alfa langsung mengalihkan perhatian Syabil, dia tidak mau istrinya merasa bersalah.


“Hmm, iya deh bentar aku ke toilet dulu..”


Syabil langsung beranjak pergi, tak lupa dia membangunkan adiknya sekalian yang duduk disebelah.


“Adi bangun, udah mau sampai nih!” seru Syabil sambil menepuk pundak Adi. Melihat Adi yang langsung gelagapan Syabil langsung kabur. Alfa hanya tertawa melihat tingkah jail istrinya itu.


“Ih mbak syabil ini, bikin kaget aja!” gerutu Adi, dia langsung mengusap wajahnya dengan kasar sambil mengontrol detak jantungnya karena kaget tadi.


Setelah kembali dari toilet Syabil melihat adiknya sedang merapikan barang-barangnya, kebetulan dia duduk sendiri lagi.


“Nah gitu dong bangun, tidur mulu kamu!” canda Syabil sambil jalan ke tempat duduknya.


“Halaah, kayak situ sendiri nggak aja, padahal tadi yang pertama kali tidur Mbak juga..” timpal Adi.

__ADS_1


Syabil tertawa puas, Alfa yang melihat tingkah mereka berdua hanya bisa geleng-geleng sendiri, sekarang gilirannya pergi ke toilet. Alfa mencegah pergi dari kursi barengan karena disana ada barang-barang mereka takutnya ada pencurian.


“Mbak besok mau kemana ?” tanya Adi.


“paling sore ke rumah orang tua mas Alfa Di, ada apa emang ?” tanya Syabil balik.


“Nggak apa-apa, kapan-kapan aku main ke apartemen kalian ya, aku nggak tau liburan mau ngapain..” jawab Adi sambil cengengesan.


“Huh dasar gabut kamu, pergi main sama temen-temen kamu kan juga bisa Di..”


“Males ah keluar gitu..”


“Hadehh..”


Tidak lama Alfa sudah kembali, 15 menit kemudian mereka sampai di stasiun daerah Surabaya. Mereka segera turun dan menuju pintu keluar stasiun, rupanya Adi sudah dijemput oleh supir Ayahnya,


“Pak nitip Adi ya, langsung pulang ke rumah aja.. kalau minta mampir nongkrong jangan diturutin..” canda Syabil pada sopir ayahnya.


“Siap mbak, aman deh sama Bapak..”


“Yaah mbak, udah capek juga ngapain mampir nongkrong.. yaudah aku pulang dulu, kalian nggak bareng sekalian ?”


“Nggak, aku udah pesen ojek mobil kok Di, kamu duluan aja..” jawab Alfa.


“Yaudah deh, aku duluan..”


“Hati-hati…” kata Syabil.


Adi sudah berangkat pergi meninggalkan stasiun, tidak lama kemudian mobil pesanan Alfa datang dan mereka segera pulang ke apartemen juga. Sekitar 20 menit kemudian mereka sampai di apartemen.


Syabil langsung masuk kamar dan membaringkan tubuhnya di tempat tidur, perjalanan dikereta tadi membuat badannya pegal semua, mungkin juga karena selama di jogja banyak jalannya.


“Kamu mandi duluan Bil!” perintah Alfa.


“Mas duluan aja deh, aku nanti aja..” Syabil sedang bermalas-malasan di tempat tidur.


“Yaudah barengan aja gimana ?” goda Alfa sambil mendekat kearah istrinya.


“Eh eh, nggak nggak, yaudah aku mandi dulu..” spontan Syabil langsung ke kamar mandi.


Alfa langsung tertawa, gemas sekali ketika menggoda istrinya itu. Alfa dan Syabil gentian mandi, kemudian langsung tidur karena sudah sangat capek, mereka memutuskan untuk beres-beres besok pagi.

__ADS_1


__ADS_2