
Hari berganti hari dan akhirnya hari terakhir ujian tiba, setelah selesai ujian mata pelajaran terakhir semua siswa merasa lega karena setelah ini mereka tidak perlu belajar dan hanya menunggu pengumuman hasil ujian dan libur selama 2 minggu.
Jam pulang sekolah Syabil, Ririn dan Intan sedang duduk bersama di gazebo sekolah, mereka melepas penat setelah bergelut dengan soal-soal ujian.
“Akhirnya selesai juga ya ujiannya..” kata Intan.
“Iya, dan sekarang kita harus siap-siap buat lomba-lomba..” timpal Ririn.
“Emang kapan ya lombanya, kamu tau Bil ?” tanya Intan
Syabil hanya mengangkat bahunya, dia tidak tahu kapan kegiatan tersebut dilakukan karena Alfa ketika ditanya tidak mau menjawab.
“Aku nggak tau, mas Alfa nggak mau ngasih tau juga..”
“Hadeh anak itu, pelit banget ngasih infonya..” keluh Ririn.
“Kita tunggu aja, paling nanti malem di umumin di grup, ini tadi anggota OSIS lagi rapat juga buat bahas itu..” kata Syabil kemudian.
Alfa tadi pagi sudah pamit kalau dia akan pulang telat karena ada rapat OSIS membahas kegiatan akhir semester yang diselenggarakan setelah ujian semester, oleh karena itu dia tau kalau ada rapat OSIS sekarang.
Tidak lama tiba-tiba Indra datang menghampiri mereka,
“Halo guys, kalian belum pulang ?”
“Halo Indra, belum nih sebentar lagi mungkin..” jawab Ririn.
Indra dengan santainya ikut duduk di gazebo disamping Syabil, Syabil sendiri jadi sedikit menggeser duduknya menjauhi Indra, dia tidak mau ada kesalah pahaman lagi nanti kalau tiba-tiba Alfa melintas. Indra masih tidak ambil pusing dia ikut ngobrol dengan mereka.
“Eh iya kalian mau nonton bareng nggak ? aku tadi liat di bioskop lagi ada fim bagus lho..” ajak Indra.
“Kapan tuh ?” sahut Ririn antusias.
“Nanti sore, gimana ?”
Ririn langsung memandang ke arah Intan, mereka berdua terlihat sangat antusias karena sudah lama mereka tidak nonton film di bioskop.
“Boleh deh aku sama Intan ikut..” jawab Ririn lagi.
“Sip deh, kalau kamu Bil ?” tanya Indra.
Syabil dari tadi diam saja, dia tidak bisa ambil keputusan tanpa izin dari Alfa, apalagi ini keluar dengan Indra.
“Hmm.. gimana yaa Ndra..”
“Ayo Bil ikut aja, lumayan kan buat refreshing habis ujian..” ajak Intan.
Syabil ingin menyentil dahi Intan, bisa-bisanya dia bilang seperti itu, padahal dia tahu sendiri kalau dia tidak bisa pergi tanpa izin dari Alfa. Yang bisa dia lakukan hanya memelototinya, tapi sayangnya Intan tidak peka, Ririn sendiri hanya menepuk jidatnya melihat tingkah Intan.
“kenapa kamu Rin nepuk jidat gitu ?” tanya Indra yang heran.
“Nggak apa-apa ada nyamuk aja..” jawab Ririn dengan asal.
“Hmm, gimana Bil kamu mau kan ?” tanya Indra lagi pada Syabil.
“Hmm gimana ya Ndra aku nggak pasti juga, kalau sama Ririn dan Intan aja gimana ?”
“Ayolah Bil, sekali ini aja, biar rame gitu..” bujuk Indra lagi.
Syabil jadi bingung sendiri, dia sebenarnya ingin ikut, tapi dia harus izin Alfa dulu dan dia tidak yakin jika Alfa mengizinkannya.
“Coba izin dulu aja Bil..” kata Ririn.
__ADS_1
“Iya deh, sebentar ya aku mau telfon dulu..”
Syabil beranjak pergi meninggalkan gazebo mencari tempat yang sepi, yang sekiranya tidak ada yang mendengarnya telfon nanti. Dia tidak bisa menemui Alfa langsung karena nanti bisa menimbulkan kecurigaan teman-teman OSIS Alfa pada dirinya.
Setelah menunggu beberapa detik akhirnya panggilannya tersambung,
“Halo.. ada apa kok telfon ?” tanya Alfa langsung, dia sekarang posisinya sedang diruangan OSIS rapat.
“Itu mas, aku mau izin nonton boleh apa nggak ? tadi diajak temen..”
“Siapa aja yang ikut ?”
“Ririn, Intan dan... Indra” Syabil sedikit ragu menyebutkan nama Indra tapi mau bagaimana lagi memang kenyataannya Indra juga yang mengajak.
Hening, Alfa terdiam. Dia sebenarnya tidak setuju, tapi kalau tidak dibolehin nanti istrinya itu sedih tidak bisa jalan-jalan dengan kedua temannya.
“Yaudah boleh tapi ambil jam yang sore aja jangan malam-malam, sama Intan dan Ririn kan ?” Jawab Alfa kemudian.
“Beneran mas ? iya sama Intan dan Ririn juga kok.. aku nggak mau kalau nggak ada mereka..” Syabil jadi antusias.
“Iya, hati-hati.. nanti Whatsapp lokasinya dimana.. yaudah aku tutup dulu ini masih ada rapat..”
“Iya mas, makasih yaa..”
Alfa menutup telfonnya kemudian menghela nafas, dia tidak terlalu suka sebenarnya jika ada Indra, tapi mau
bagaimana lagi dia tidak mau terlalu mengekang Syabil terlebih karena mereka masih muda dan dia tidak mau membatasi pertemanan istrinya.
Syabil senang, dia diperbolehkan oleh suaminya untuk pergi nonton dengan teman-temannya. Dia segera kembali ke gazebo dan memberitahu teman-temannya jika dia bisa ikut nonton di bioskop.
“gimana Bil boleh kan ?” tanya Ririn.
Syabil tersenyum,
“Asik, kita bisa nonton bareng-bareng..” kata Intan yang sangat antusias.
“Kamu tadi telfon orang rumah Bil ?” tanya Indra.
“Iya Ndra aku izin dulu biar nanti tidak dicariin..” jawab Syabil, dia nggak bohong juga sih karena Alfa memang keluarganya.
“Oke kalau gitu, langsung aku pesanin sekarang deh lewat online..”
Indra langsung mengeluarkan hp nya dan melihat jadwal film yang mereka tuju, untungnya ada jadwal sore yaitu sekitar jam 4 sore dan masih ada bangku kosong, dengan cepat dia mem-booking bangkunya dan melakukan pembayaran secara online.
“Oke udah aku pesanin, filmnya nanti jam 4 sore..” kata Indra kemudian,
“Oke deh masih ada waktu, sekarang kan masih jam 12, yaudah yuk pulang dulu..” kata Syabil.
“Nanti ketemuan dimana ?” tanya Indra lagi.
“langsung disana aja Ndra..” jawab Intan.
“Yaudah kalau gitu..”
Mereka berempat langsung mengemasi barang dan pulang ke rumah masing-masing, Indra mau berinisiatif
mengantar Syabil pulang tapi lagi-lagi ditolak dan Syabil lebih memilih pulang bersama Ririn. Indra tidak bisa berbuat apa-apa, tapi seenggaknya dia senang karena bisa nonton dengan Syabil, karena tujuan utamanya mengajak nonton mereka adalah supaya dia punya alasan untuk mengajak Syabil jalan.
Sesampainya dirumah Syabil istirahat sebentar, dia nanti akan berangkat naik ojek online, dia juga sudah bilang ke Alfa lokasi mereka nonton nani, sedangkan Alfa memberi kabar kalau dia akan pulang agak sore juga karena rapatnya belum selesai.
Jam setengah 3 sore Syabil memesan ojek online dan 15 menit kemudian ojek online sudah sampai depan apartemen, dia bergegas turun dan berangkat ke Mall tempat bioskop yang mereka tuju.
__ADS_1
Sekitar 20 menit kemudian dia sampai di Mall, segera dia Whatsapp Ririn dan Intan menanyakan keberadaan
mereka. Sambil menunggu dia masuk ke area foodcourt dan mencari tempat duduk yang kosong, tidak lupa sebelumnya dia membeli minuman, tidak enak juga jika dia hanya numpang duduk tanpa membeli apapun disitu.
Tidak lama Ririn dan Intan datang, mereka langsung menghampiri Syabil dan ikut duduk.
“udah lama kamu Bil ?” tanya Intan.
“Nggak kok paling 10 menitan..”
“Indra belum datang ?” tanya Ririn.
“Belum ada info tuh..”
“gimana sih, kurang bentar lagi jam 4 sore lho..” sahut Intan.
Tidak berselang lama Indra datang menghampiri, dia sebenarnya sudah datang dari tadi tapi belum dapat kabar dari Syabil,Ririn dan Intan keberadaan mereka. Setelah mendapatkan kabar dari Syabil dia menyusul ke food court.
“Udah kumpul semua ya, yuk segera ke Bioskopnya, kita tunggu disana..” ajak Indra.
Mereka pun bergegas ke Bioskopnya menunggu jadwal film mereka diputar. Sambil menunggu mereka berbincang-bincang, Indra menanyakan pada Syabil tadi dia ke sana naik kendaraan apa.
“Aku tadi naik ojek online kok Ndra..” jawab Syabil.
“Yah kenapa nggak bilang, padahal bisa bareng aku tadi...” kata Indra.
“Nggak apa-apa, lagian naik ojek online aja biar nggak merepotkan..”
“Nanti pulangnya bareng aku aja gimana daripada kamu naik ojek online ?” Indra tetap mencari kesempatan.
Syabil tidak menjawab, dia memilih tersenyum kecil, tidak mungkin juga dia bareng sama Indra, tapi dia bingung harus menolak bagaimana, Ririn dan Intan juga boncenga tidak mungkin bisa jadi alasan. Dia berharap semoga nanti dapat jalan keluar.
Tidak berselang lama, gate bioskop film yang akan mereka tonton dibuka, mereka segera masuk kedalam, syabil langsung mencari tempat dan meminta Ririn dan Intan duduk disamping kiri dan kanan supaya dia tidak bersebelahan dengan Indra, sedangkan Indra hanya bisa pasrah dia tidak bisa bersebelahan dengan Syabil padahal dia ingin ngobrol banyak dengannya.
Dilain tempat, Alfa sudah selesai dengan rapat OSISnya, dia mulai kepikiran dengan istrinya yang sedang nonton dengan teman-temannya. Segera dia pulang untuk ganti baju dan menyusul ke Mall. Alfa sudah diberitahu oleh Syabil jika film nya akan selesai sekitar pukul setengah 6 sore dan dia sudah sampai di Mall jam 5 sore. Sampai disana dia langsung menuju ke tempat bioskop dan mencari tempat duduk yang kosong sembari menunggu istrinya keluar.
Setengah jam kemudian Syabil dan teman-temannya keluar,sambil jalan mereka berbincang-bincang membicarakan tentang film yang barusan mereka tonton, dan tiba-tiba mata Syabil menangkap sosok Alfa yang sedang duduk di depan pintu gate sambil main hp, dia tidak habis pikir suaminya itu menyusulnya, seketika dia langsung melangkah kearah Alfa dengan wajah berseri-seri, diikuti Indra, Ririn dan Intan yang terkejut melihat ada Alfa disana.
Melihat ada orang didepannya, Alfa langsung mendongakkan wajahnya dan tersenyum, dia memasukkan hp nya ke saku dan berdiri.
“Udah selesai nontonnya ?” tanya Alfa.
Syabil mengangguk dan tersenyum,
“Lho pak ketos kok bisa ada disini ?” tanya Indra yang masih terkejut.
Ririn dan Intan hanya diam, malah mereka duduk ditempat Alfa duduk tadi.
“Iya tadi disuruh orang tuanya Syabil buat jemput dia disini..” jawab Alfa dengan santai
Syabil hanya bisa melongo sambil menatap wajah Alfa, dia tidak habis pikir pintar sekali suaminya itu mencari
alasan. Padahal dia sempat khawatir bagaimana cara menjelaskan pada Indra waktu melihat Alfa datang.
“Oh gitu..” dalam hati Indra dia kecewa karena gagal mencari kesempatan untuk mengantar Syabil pulang, padahal dia ingin tau rumahnya dimana.
“Oh iya kita makan dulu yuk ? lapar nih..” ajak Intan tanpa basa-basi.
Syabil menatap lagi ke Alfa, dia ikut aja apa perkataan Alfa, dan tanpa diduga ternyata Alfa menyetujuinya.
“Oke yuk kebetulan aku juga belum makan tadi habis rapat OSIS langsung kesini..” jawab Alfa.
__ADS_1
Indra juga setuju, akhirnya mereka pergi ke foodcourt untuk makan sebelum pulang ke rumah masing-masing. Selama jalan ke foodcourt Syabil terus berbincang-bincang dengan Intan dan Ririn membahas film tadi sedangkan Alfa dan Indra jalan dibelakang mereka. Indra sesekali melirik kearah Alfa dengan lirikan tidak suka, dia merasa kenapa setiap keluar dengan Syabil Alfa selalu ada, ya meskipun dia tau kalau Alfa sepupunya Syabil.