Pahlawan Dunia / Heroes Of The World

Pahlawan Dunia / Heroes Of The World
BAB 27 : Alasan Pahlawan Pertama!


__ADS_3

...Tartarus...


...[Bukit Kerajaan Lucifer]...


...



Pict From Google...


Terlihat Jorgan sedang berjalan kearah kawah yang berapi-api itu, dia melihat dua sosok iblis dan monster yang masih kecil sedang bermain lempar tangkap dengan kepala manusia diluar gerbang.


Mereka menyapa Jorgan dengan bahasa yang tidak dia mengerti sambil menyodorkan kepala manusia itu mungkin dengan maksud mengajak Jorgan ikut bermain lempar tangkap.


"Hm..." ucapnya kemudian menunjuk kearah gerobak yang membawa tong-tong dengan isi dan darah manusia itu, lalu dia berjalan meninggalkan mereka, terlihat mereka sangat senang dengan hadiah yang dibawa oleh Jorgan, namun mereka juga bergumam atas sikap Jorgan yang acuh pada mereka dengan bahasa mereka sendiri.


Terlihat Jorgan sudah masuk kedalam kawah yang menyala itu, 'Hm.. masih sama seperti biasanya.. panas...' gumamnya dalam hati, diapun berjalan kearah Kerajaan Lucifer melewati kawah-kawah berlahar panas dengan Jembatan yang terbuat dari batu sebagai penghubung antara pintu masuk dan kerajaan itu.


'Hm... ada yang aneh, kenapa jembatannya semakin panjang ataukah posisi kerajaannya semakin menurun, apa ini hanya perasaanku saja.' ucapnya dalam hati sambil berjalan melewati jembatan itu.


Beberapa saat kemudian. . . .


...Kerajaan Lucifer...


Jorgan sudah tiba didalam Kerajaan Lucifer, tak sedikit iblis dan monster disini yang saling membunuh satu sama lain agar mendapatkan daging manusia.


Bagi mereka daging manusia adalah makanan yang paling lezat, karena rasa takut adalah rasa yang paling nikmat untuk iblis dan rasa putus asa adalah penyedap rasa yang menambah kenikmatannya.


Banyak juga orang para wanita-wanita yang masih muda diperlakukan layaknya budak **** disini, mereka akan dipaksa untuk melayani siapapun tanpa henti, biasanya tubuh para wanita akan menjadi kurus kering dan setelahnya dijadikan makanan bagi peliharaan Lucifer.


Peliharaan Lucifer adalah Cerberus, anjing berkepala tiga yang bisa menyemburkan api. Da**lam mitologi Yunani dia adalah peliharaan Hades, yang biasanya mencegah arwah yang kabur dari neraka.


Beberapa saat kemudian. . . .


...Istana Lucifer...


Jorgan sudah sampai didalam Istana Lucifer, kemudian dia berkumpul bersama dengan beberapa Jendral Iblis yang lain disuatu tempat, dan didalam ruangan itu terdapat 12 Jendral Iblis yang berkumpul dan ada 1 Cursed Hero Lain selain Jorgan dan Jasper.


Terlihat sesosok malaikat berwajah tampan berambut ikal hitam dan mata yang berwarna biru langit, tubuh yang tinggi sekitar 188cm dan otot yang perkasa dengan kulit sawo matang, bertelanjang dada, menggunakan celana panjang hitam tanpa alas kaki, dipunggungnya ada sepasang sayap berwarna hitam yang sangat besar seukuran truk pasir, turun dari atas langit ketengah-tengah mereka.


DUM! suara dari kaki sang raja iblis yang menyentuh tanah, dan disekitar ruangan itu seluruhnya berguncang sesaat, tekanan disanapun berubah menjadi sangat mencekam.


Disaat yang bersamaan dengan turunnya sang raja iblis, mereka semua berlutut untuk memberi hormat.


"Kurasa kalian sudah tau kenapa aku memanggil kalian." ucap Lucifer, sambil memperhatikan mereka.


"Dimana Jasper?" tanya Lucifer kepada mereka.


Terlihat salah satu dari Jendral itu membuka sihir seperti cahaya proyektor, dan dari proyektor itu muncul gambar dimana Jasper sedang berjalan dengan kaki terseret kearah bukit tartarus, juga tubuh yang dipenuhi luka.


"K****ita akan mulai tanpanya" tegas Lucifer kepada mereka.


"Jorgan, kau sudah bertemu dengannya-kan?" ucap Lucifer sambil menatapnya.


"Ya.." Jawab Jorgan, kemudian dia menjelaskan seluruh pertarungan yang baru saja terjadi.


"Bukankah aku memerintahkanmu untuk membawakan kepalanya padaku?" Tanya Lucifer menatap Jorgan dengan tajam sambil mengeluarkan hawa membunuhnya.


Terlihat Jorgan tidak menjawab apa-apa, kemudian STOMP! DUM! Lucifer menghentakan kakinya ketanah dan mengguncang seluruh istana.


"Aku tak percaya kau mengasihani mereka, JORGAN!!" ucap Lucifer kemudian dia melesat kearah Jorgan dan mencekik lehernya.


KRRT! Bunyi dari cekikan Lucifer yang semakin kuat.


"Sekali lagi kau membiarkan mereka, aku akan membunuhmu, dan kau tidak akan bisa lagi membalas dendam Althea, kau paham!? BRENGSEK!?" Tegas Lucifer sambil menghantam tubuh Jorgan ketanah, BLAR!


"Kenapa kau membantu Kerajaan Zealos?" tanya Lucifer pada Jorgan sambil menatap wajahnya dari dekat.


"JAWAB AKU!!!!!" Teriak Lucifer didepan wajah Jorgan, dan terlihat hanya dari teriakannya saja ada tiupan angin yang kuat.


"Mereka memberikan sesembahan pada kita untuk menciptakan Dark Portal" ucap Jorgan dengan tatapan dingin dan mulut yang berdarah-darah.


"HAHAHAHAHAHA!! BAIKLAH! KERJA BAGUS! Tapi..." ucap Lucifer kemudian, BUAGH! Lucifer menginjak perut Jorgan hingga membuat lantai disekitarnya retak.


"SEJAK KAPAN KITA MEMPUNYAI HUBUNGAN DIPLOMASI DENGAN MEREKA!? KENAPA KAU TIDAK MEMBERITAHUKU!?" ucap Lucifer kemudian dia menginjak tubuh Jorgan untuk yang kedua kalinya, BUAGH!


"KAU KIRA AKU PERCAYA KEPADA SESEORANG YANG BAHKAN TIDAK SANGGUP UNTUK MEMPERKOSA WANITA DAN MEMAKAN DAGING MANUSIA!? HANYA KAULAH SATU-SATUNYA PENGIKUTKU YANG SANGAT KUWASPADAI, JORGAN!!!!!!" teriak Lucifer untuk yang kedua kalinya.


"Maaf..." ucap Jorgan dengan mulut yang sudah berlumuran darah.


"MATILAH KAU DIPENJARA." ucap Lucifer kemudian, DUAK! Lucifer menendang Jorgan hingga melesat keluar istana, Jorgan terhempas keatas dan mendarat disebuah G**owa.


Terlihat Lucifer melihat Jorgan yang terhempas dan mendarat didalam Gowa sambil berucap "Apa yang sebenarnya dia rencanakan." , setelahnya dia melihat kearah gerbang istananya sendiri seperti menunggu kedatangan seseorang.


Terlihat dari kejauhan Jasper sedang berjalan menuju kedalam Istana Lucifer sambil melihat Jorgan yang terhempas keudara, lalu dia tersenyum lebar melihat hal itu terjadi.


...Gowa Penjara Tartarus...


Suasana didalam gua cukup mengerikan, banyak sekali tulang belulang manusia yang berserakan bekas makanan para monster dan iblis yang dikurung disini karena tidak menurut pada Lucifer, Gowa ini disebut juga sebagai Penjara Tartarus.

__ADS_1


Banyak juga iblis dan monster yang ingin kabur dari sini, namun mereka semua tidak bisa pergi meninggalkan tempat ini, diluar Gowa Penjara Tartarus ada seekor monster penjaga yang juga hewan peliharaan milik Lucifer seekor anjing berkepala tiga Cerberus.


Mereka yang dikurung disini hanyalah ras iblis dan monster yang tidak menyukai peperangan, serta mereka hanya ingin hidup damai di Benua Elzia, semuanya dimulai dari pemberontakan seorang Ratu Iblis beberapa ratus tahun yang lalu, Amber Luciel Lilith.


Terlihat Jorgan duduk diantara mereka dan tak sedikit dari mereka yang takut dengan kedatangannya yang tiba-tiba, ditambah lagi Jorgan jugalah yang sudah membunuh 8 Jendral Iblis saat dia masih menjadi Pahlawan Benua Elzia, sampai saat ini hanya tersisa 12 Jendral Iblis dan 3 Cursed Hero yang ada termasuk dirinya.


Dia duduk dan merenungkan awal mula tujuannya menjalin kontrak dengan kekuatan iblis yang menjadi malaikatnya, didalam hatinya dia memiliki perasaan menyesal, namun didalam pikirannya dia terus menerus mendengarkan suara Lucifer.


Beberapa Ratus Tahun yang lalu..


...Disebuah Desa Kecil...


Disuatu tempat di Benua Elzia, terlihat ada sebuah desa kecil di bagian timur beberapa iblis dan monster sedang berpesta pora merayakan kemenangan mereka atas penyerangannya ke desa itu.


Jika kau melihat dari kejauhan, banyak sekali rumah-rumah yang terlalap oleh api, para wanita sedang disetubuhi, anak-anak dan pria sedang disantap hidup-hidup oleh para iblis dan monster.


Pagi yang cerah berubah menjadi pagi yang berdarah, tak sedikit dari mereka yang berlarian kearah hutan untuk meninggalkan desanya, tapi tiba-tiba saja dari atas langit muncul seekor naga yang ditunggangi oleh Pahlawan Pertama Benua Elzia, Jorgan Eirini yang juga pemilik inti sihir pertama.


Dia melompat kearah kerumunan itu, dan mulai membabat habis mereka dengan tombaknya, dengan lihai dia bertarung dengan pasukan iblis dan monster yang berjumlah puluhan ribu itu.


Dia menggunakan element tanah miliknya untuk membuat retakan pada tanah yang cukup untuk dimasuki oleh ratusan monster juga iblis didalamnya dan menggencet tubuh mereka dengan menutup retakan itu kembali sehingga darah yang menyembur dari mereka mulai menodai pakaiannya, dia terus bertarung dengan mereka hingga malam hari.


Beberapa jam kemudian. . . .


Terlihat Jorgan sudah membunuh seluruh pasukan itu seorang diri, diapun mulai memasuki satu persatu rumah yang ada disana untuk memastikan masih ada manusia yang selamat.


Sampai akhirnya dirumah yang terakhir Jorgan menemukan seorang gadis dengan sebilah pisau kecil ditangannya yang sedang bersembunyi dibawah lantai rumah itu.


Ketika gadis itu melihat Jorgan yang menemukan tempat persembunyiannya, dia langsung menyerang Jorgan dengan pisaunya, namun Jorgan dengan sangat cepat menangkap tangan gadis itu.


"Maaf, aku terlambat" ucap Jorgan sambil menatap gadis itu, dia memiliki rambut panjang hitam, bola mata yang berwarna abu-abu, bulu mata yang tebal dan bisa dibilang dia memiliki wajah yang biasa saja.


"Mata berwarna emas, rambut yang berwarna coklat, wajah yang tampan, dan menggenggam sebuah tombak... kau pahlawan yang dirumorkan itu?" tanya Gadis itu sambil menatap Jorgan.


Jorgan menjawab pertanyaan gadis itu dengan senyuman, setelahnya gadis itupun keluar dari tempat persembunyiannya, dia bertanya pada Jorgan bagaimana keadaan penduduk desa yang selamat, juga tentang iblis dan monster yang menyerang desa.


Kemudian Jorgan menjawab seluruh pertanyaannya dengan apa yang sudah dilihatnya, Jorganpun berjalan ingin meninggalkan gadis itu namun gadis itu menarik bajunya seakan berkata 'KAU BRENGSEK BAGAIMANA KAU MENINGGALKAN SEORANG GADIS SEORANG DIRI DALAM KEADAAN SEPERTI INI.'


Akhirnya mau tidak mau Jorganpun membawa gadis itu bersamanya, lalu tiba-tiba seekor naga mendarat didesa itu, dan terlihat Gadis itu sama sekali tidak takut pada naga itu, malahan dia menghampirinya dan mengelus-elus naga milik Jorgan, nampak juga naga itu sepertinya jinak terhadap gadis itu.


'Ini pertama kalinya aku melihat Agrav menyukai orang lain selain diriku' kata batin Jorgan setelah melihat naga peliharaannya yang menjilati gadis itu.


Gadis itu akhirnya memperkenalkan dirinya sebagai Althea Vinziala, yang juga seorang pemilik inti sihir kedua pada zamannya, seiring perjalanan waktu yang mereka lalui, Jorgan jatuh cinta pada Althea dan menikahinya.


Mereka dikaruniai seorang Putri bernama Gisella Vinziala Eirini yang juga Ibu dari Freya Duskford Eirini.


...20 tahun kemudian.....


Jorgan membuat sebuah kerajaan dibagian paling Timur Benua Elzia yang bernama Kerajaan Vinziala, disana tempat berkumpulnya para manusia yang dikumpulkan oleh Jorgan dan Althea.


Mereka membentuk sebuah kekuatan dalam jumlah besar untuk menggempur pasukan Iblis dan menghancukan Lucifer, seluruh pasukan prajurit yang bersedia untuk mati mulai berkumpul, semuanya dikomandoi oleh Jorgan dan Althea.


Disaat itu Althea sudah menjadi Ratu Vinziala dan juga seseorang yang sangat kuat, pada awalnya Jorgan melarang Althea agar tidak mengikuti perang ini, namun Althea yang keras kepala tetap menentang apa yang diperintahkan Jorgan.


Tak punya pilihan lain akhirnya Jorgan membagikan sebagian kekuatan pahlawan pada diri Althea, dia melakukannya agar Althea bisa melarikan diri apabila salah satu dari Jendral Iblis datang ketempatnya, Althea pun menyepakati apa yang dikatakan oleh Jorgan.


Malam itu persiapan dari Kerajaan Vinziala pun sudah matang, pasukan selatan yang dipimpin oleh Althea, pasukan timur yang dipimpin oleh Jendral Hans De Brofed, pasukan barat yang dipimpin oleh Jendral Lombert Cameron, dan dari utara Jorgan hanya seorang diri ditemani oleh Agrav naga peliharaannya.


Mereka mulai menyerang dengan cara mengepung semua iblis dan monster pada malam itu, mereka berperang dengan banyak sekali pasukan Iblis dan Monster yang keluar dari bawah bukit Kerajaan Iblis.


Perangpun terpecah hingga tengah malam,


namun sayang disisi selatan Pasukan Vinziala muncul seorang Jendral Iblis yang bernama Leviathan, yang juga seorang penguasa lautan.


Pasukan yang dikomandoi oleh Althea bertarung habis-habisan dengan Leviathan yang sangat kuat, sampai akhirnya Althea harus memanggil malaikat pelindung milik Jorgan, yaitu Ares Sang Dewa Perang.


Dalam Mitologi Yunani dia adalah Dewa yang haus darah dan gila perang.


...Althea...



...Second Coming Of Gluttony...


"Guardian Angel!" ucap Althea, dan kemudian dia berubah menjadi seperti malaikat perang.



......Pict From Google......


...Second Coming Of Gluttony...


Kemudian Althea bertarung dengan Leviathan, Jorgan yang menyadari ada yang aneh karena Malaikat Pelindung miliknya terpanggil-pun mulai berlari dan melesat kearah Selatan tempat Althea menyerang.


Jorgan berlari sekuat tenaga meninggalkan naganya sambil memberikan perintah padanya untuk memberikan sinyal pada pasukan lain yang sedang berperang dengan Iblis dan Monster untuk mundur dari sana.


Situasi memburuk, karena Jorgan melihat Jendral iblis yang keluar dari bawah bukit itu tidak hanya satu atau dua tapi delapan Jendral Iblis dan semuanya diluar perkiraan Jorgan.


Jorgan pernah bertemu dengan Archangel Michael sebelum dia dilahirkan ke Benua Elzia sebagai Pahlawan Pertama disini, Michael mengatakan Lucifer kemungkinan hanya memiliki satu atau dua pengikut Jendral saat ini. Michael mengetahui hal ini karena pernah berperang dengan Lucifer dulu sekali.

__ADS_1


Namun sayang, sesampainya ditempat Althea, Jorgan melihat Althea yang sudah tak bernyawa lagi.


...



Pict From Google...


...Second Coming of Gluttony...


Jorgan pun mengamuk, Dia membelah gunung dalam sekali ayunan tombaknya menyerbu Kerajaan Lucifer yang beirisi seratus ribu pasukan iblis dan monster serta membunuh 8 Jendral Iblis yang menghalanginya seorang diri, hingga dia bertemu dengan Lucifer.


Dia bertarung habis-habisan dengan Lucifer disaksikan beberapa Jendral Iblis yang ada disana, sampai pada akhirnya Jorgan memenangkan pertarungan itu.


Namun disaat-saat terakhir dia ingin membunuh Lucifer, Sang Raja Tartarus berkata bahwa bukan Jendralnya yang membunuh Althea, akan tetapi Pasukan Prajurit Vinziala itu sendiri.


Jorgan yang mendengar perkataan Lucifer sempat tidak percaya dengan perkataanya, namun salah satu dari Jendral Iblis disana memperlihatkan rekaman dari apa yang dilihat Leviathan.


Didalam rekaman itu tampak Leviathan sudah mengalahkan Althea, disana Althea masih hidup dan bisa diselamatkan, namun Leviathan memberikan tiga pilihan pada Pasukan Prajurit Vinziala.


…………………………………………………………………………………


Pilihan pertama membunuh komandannya sendiri yaitu Althea, dengan begitu maka Leviathan akan membiarkan mereka hidup.


.


Pilihan kedua mati bersama dengan Althea ditangan Leviathan.


.


Pilihan ketiga mati menjadi santapan dan sesembahan Lucifer untuk membiarkan Althea hidup.


…………………………………………………………………………………


Althea yang sangat naif dan percaya pada pasukannya-pun memilih pilihan yang kedua karena sebelum berperang mereka sudah bersedia untuk mati demi Kerajaan Vinziala.


Namun sayang karena sifat Althea yang terlalu naif itu menjadi bumerang bagi dirinya sendiri, dia dibunuh oleh Pasukan Kerajaan Vinziala itu sendiri.


Jorgan yang menyaksikan hal itu-pun terdiam dan mulai membenci manusia sedalam-dalamnya, dia ingin menghancurkan Kerajaan Vinziala suatu saat nanti.


Lucifer bilang bahwa ada suatu benda yang bisa membangkitkan Althea, dan benda tersebut disebut Bola Jiwa.


Lucifer menjelaskan bahwa Bola Jiwa adalah suatu bola ajaib yang bisa membangkitkan orang mati bahkan orang yang sudah tanpa jasad sekalipun, namun saat ini tidak ada hal yang bernama Bola Jiwa di Benua Elzia.


Akan tetapi Lucifer berkata suatu saat nanti akan ada Bola Jiwa yang muncul diantara para Pahlawan yang akan datang sebagai pelindung mereka yaitu Malaikat Pelindung Rafael, yang sama seperti Pelindung milik Jorgan yaitu Dewa Ares yang merupakan dewa perang.


Namun dengan umur dari Jorgan yang sudah memasuki 234 tahun, Lucifer merasa Jorgan tidak akan bertahan sampai Bola Jiwa itu muncul di Benua Elzia.


Lucifer pun menawarkan sesuatu pada Jorgan, dia bilang akan menambah panjang umur Jorgan apabila dia mau melayani Lucifer seumur hidupnya, tak ada pilihan lain Jorgan-pun akhirnya menyepakati hal itu dan mulai melayani Lucifer.


...10 tahun kemudian. . ....


Pahlawan Kedua yang muncul bernama Isabela Zealos Eirini dengan Malaikat Rafael sebagai pelindungnya-pun muncul ke Benua Elzia.


Bersamaan dengan Hans De Brofed yang merupakan rekan perangnya dulu, Lombert Cameron yang merupakan Raja Vinziala sekaligus suami dari Gisella Vinziala Eirini.


Isabela berperang dengan Jorgan yang sudah dinobatkan sebagai Cursed Hero, namun sayangnya Isabela harus gugur ditangan Jorgan, dan mereka semua juga gugur ditangan Jorgan termasuk Lombert Cameron.


Namun ada satu orang yang berhasil selamat dan membunuh naga milik Jorgan, Hans De Brofed, satu-satunya manusia yang menandingi Jorgan Vinziala Eirini.


Jorgan sempat menanyakan tentang Bola Jiwa milik Isabela, namun Isabela tidak menjawab pertanyaan Jorgan dan akhirnya mati.


Jorgan yang sudah kelelahan dan penuh luka pun akhirnya harus mundur, terlihat juga Hans De Brofed yang menyaksikan kejatuhan Jorgan pada iblis saat itu.


...Masa Sekarang. . ....


Daren medatangi Jorgan dan berjanji akan memberikan Bola Jiwa milik Isabela apabila dia mau bekerja sama dengan dirinya.


Tempatnya juga sangat rahasia karena hanyalah seorang keturunan Isabela yang sudah diakui oleh Gerbang Rafael, yang bisa mengakses Gerbang tersebut.


Sampai akhirnya Daren pun memanfaatkan kekuatan milik Jorgan untuk membunuh Warlen yang sudah dirasa merebut Helena darinya.


Dikarenakan kemunculan dari Warlen yang merupakan keturunan pahlawan ke 9 dan juga memiliki darah setengah iblis, bahkan dinobatkan sebagai seorang Pahlawan oleh Malaikat Agung Michael akhirnya Lucifer menjadi sangat waspada dengan orang ini.


Lucifer menugaskan Jorgan dan Jasper untuk membunuh Warlen sebelum dia bertambah kuat dan lebih kuat dari dirinya, sejujurnya Lucifer takut dengan kekuatan milik Warlen.


Lucifer dan Daren memiliki tujuan yang sama yaitu sama-sama ingin membunuh Warlen, Jorgan-pun memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan Bola Jiwa, agar bisa membangkitkan Althea.


'Namun aku masih belum bisa mengetahui, kenapa Jasper ingin menjadi Cursed hero seperti diriku... yang kuketahui hanyalah dia sangat membenci manusia karena Amber Lilith pernah dibunuh oleh manusia karena dirinya adalah seorang iblis, mungkin dia sama seperti diriku' ucap Jorgan dalam hatinya sambil melihat kearah langit-langit gua.


"Althea...." ucapnya kecil sambil meneteskan air mata.


_____________________________________________


BAB VIII PART 1 : THE PAST


Pesan Penullis :


Jika ada kesalahan kata saya mohon maaf, semoga kalian menikmati cerita saya.

__ADS_1


Terima Kasih


__ADS_2