
Malan hari disuatu tempat, nampak terlihat kelompok yang diketuai Freya berisikan Helena, Audelia, Valyrie dan juga Azgul sedang bersembunyi didalam goa.
Saat ini mereka berlima sudah berhasil mendeklarasikan perangnya pada Kerajaan Zealos dan harus pergi dari tempat itu.
Namun kondisi mereka cukup buruk. Diluar goa itu terdapat ratusan prajurit beserta tiga orang Jendral dari Kerajaan Zealos yang sedang menunggu mereka.
"K-K-Ketua Freya! Bagaimana ini!? Apa kita serbu saja mereka semua?" Tanya Azgul dengan perasaan yang sedikit gugup dan perasaan senang bercampur menjadi satu.
"Sudah kubilang kan! Dasar cebol bodoh! Ini semua gara-gara kamu tahu! Berjalan kearah mereka dan berucap `AKU AUDELIA ZEALOS EIRINI!`" Tegur Helena yang kesal padanya seraya memperagakan saat-saat dimana Audelia memanggil kerumunan pasukan Zealos itu.
"Ya.. Maaf.. Aku hanya berusaha untuk bernegosiasi." Balas Audelia dengan perasaan yang bersalah terlukis diwajahnya.
"Bagaimana caranya bernegosiasi kalau saat ini kita saja sudah menjadi burnonan Benua Elzia." Sahut Valkyrie seraya menatap Audelia dengan tatapan konyol.
"Sudahlah.. Sekarang kita harus memikirkan rencana selanjutnya. Omong-omong apa para Jendral itu kuat?" Tanya Freya pada Audelia seraya menunjuk kearah luar goa.
"Ya.. Kurang lebih mereka kuat. Tapi tidak sekuat kita saat ini, namun yang harus diwaspadai adalah kemunculan Cursed Hero, Jorgan." Balas Audelia seraya menatap Freya.
"Apakah kau yakin? Aku malah merasa mereka semua kuat." Balas Helena dengan bertolak pinggang melirik kearah luar goa.
"Bagaimana kalau kita coba saja?" Ucap Azgul dengan perasaan yang benar-benar semangat tertampilkan dikibasan ekornya.
"Apakah kau ini bodoh?" Tanya Valkyrie seraya menatap Azgul dengan mata yang keheranan pada sikapnya.
"Ide bagus! Sudah diputuskan, kita akan melawan mereka. Jika Cursed Hero muncul dihadapan salah satu dari kita, lawan saja. Namun jika terkena serangannya segeralah pergi." Perintah Freya pada mereka semua.
"Didalam pertarungan tidak mungkin untuk tidak terkena serangan." Cetus Azgul seraya menatap tajam Freya.
"Kau... Benar. Tapi apakah kau tau kalau dia memiliki kemampuan yang bernama Hundo?" Balas Freya seraya bertanya tajam pada Azgul.
"Kemampuan berpindah tempat yang pernah menyulitkan kami. Bahkan Miresk...." Ucap Audelia yang mengingat kejadian pertarungan dulu saat pergi menyelamatkan Helena.
"Audelia, sekarang fokus saja dengan apa yang ada didepan kita. Saat ini kita sudah berkembang dan lebih kuat dari waktu itu." Ucap Helena seraya menepuk pundak Audelia.
"Itu benar. Walaupun kau gadis yang menyebalkan tapi itu tidak membuat dirimu mirip denganku!" Sahut Valkyrie seraya menatap Audelia.
Mendengar perkataan Valkyrie mereka semua sangat tidak mengerti dengan maksudnya. Kemudian mereka semua membandingkan Audelia dan Valkyrie yang ternyata sangat mirip.
"B-B-Benar juga.. Kalian mirip sekali!" Ucap Azgul seraya menatap mereka berdua dengan tersenyum.
"Ya.. Rambutnya sama-sama putih." Sahut Freya menatap mereka berdua.
"Matanya juga sama-sama merah dan ternyata Audelia lebih tinggi 2cm dari Valkyrie." Balas Helena seraya menatap mereka berdua.
__ADS_1
Mereka semua kembali dikejutkan dengan pernyataan Helena. Mereka bahkan tidak bisa mengetahui tinggi kedua wanita hanya dengan melihatnya saja, namun Helena bisa mengatakannya secara blak-blakan.
"K-Kau bisa mengetahui tinggi mereka berdua hanya dari melihatnya saja!?" Tanya Azgul yang terkejut.
"Hah!? Aku lebih rendah dari wanita plagiat ini!?" Sahut Valkyrie yang kesal seraya menunjuk Audelia.
Audelia yang sebelumnya merasa sendirian saat mengingat mendiang temannya sekejap sirna. Dia memandang kearah Freya, Azgul, Helena, dan juga Valkyrie dengan penuh senyuman.
"Enak saja! Kau itu yang plagiatku! Hmph!" Sahut Audelia seraya menunjuk Valkyrie.
"Tak kusangka putriku saat ini sudah lebih hebat dari sebelumnya." Sahut Freya yang melirik Helena dengan senyuman.
Beberapa saat kemudian. . .
"Hundo, mantra sihir dengan kemampuan berpindah tempat kearah targetnya dalam sekejap. Hanya ada dua pemilik kemampuan itu di Benua Ini, Warlen dan Jorgan. Tapi hal itu memiliki kelemahan. Pertama kau harus menandai targetmu lebih dulu dengan menyentuhnya. Kedua kau tidak bisa menggunakannya lebih dari 7 kali dalam sehari." Jelas Azgul seraya menatap rekan-rekannya.
"Jadi itu alasan Jorgan yang berhitung saat menyerang kami." Ucap Audelia seraya mengingat saat-saat dirinya dihajar oleh Jorgan.
"Baiklah, sekarang sudah saatnya bagi kita untuk keluar! Kita hajar mereka!" Ucap Freya yang semangat.
Seusai mereka berlima berdiskusi panjang. Audelia juga menyampaikan kekuatan dari masing-masing Jendral yang dikenal olehnya.
#1. Jendral Gerina
#2. Jendral Lark
Pria yang dipersenjatai dengan sebuah pedang dan perisai, seorang ksatria dengan ciri khas yang sangat mudah dikenali. Wajahnya memiliki codet. Jika bertemu dengannya jangan sampai berada dalam jarak serangannya.
#3. Jendral Mopelina
Seorang wanita yang juga seorang pemanah terhebat di Kerajaan Zealos. Konon katanya dia bisa melihat sejauh 2 kilometer dengan sangat jelas. Namun terlepas dari itu semua dia adalah seorang petarung tangan kosong yang tangguh.
...____________________________________________...
"Baiklah.. sekarang waktunya kita pergi. Ayo Valkyrie." Ucap Freya yang kemudian merubah dirinya dalam mode Guardian Goddess. Dia menggabungkan kepribadian dirinya dan juga Valkyrie. Memiliki pengelihatan yang tajam seperti seekor naga. Senjatanya terbentuk dari taring tajam milik Valkyrie membentuk pedang panjang berwarna abu-abu.
...Freya Guardian Goddess Mode...
...Pict From Google...
...____________________________________________...
__ADS_1
"Aku juga tak mau kalah darimu, Ratu Freya. Agni's Transform." Ucap Azgul yang merubah dirinya dalam mode iblis apinya. Pedangnya berkobar karena api dan auranya menyebar membakar tubuhnya layaknya seorang iblis.
...Azamante Gulag Agni's Transform Mode...
...Pict From Pinterest...
...Dota 2 Juggernaut...
...____________________________________________...
"Fenrir's Fang." Ucap Audelia yang menggunakan senjata suci barunya sekaligus guardiannya. Dia benar-benar berubah drastis seakan bukan dirinya layaknya seperti serigala wanita berkat kekuatan taring Fenrir milik Azgul. Senjatanya membelah menjadi sepuluh bagian melapisi cakarnya yang tajam.
...Audelia Zealos Fenrir's Fang Mode...
...Pict From Pinterest...
...Art By : Alqmia...
...____________________________________________...
"Fiery Soul of Artemis" Ucap Helena yang menggunakan senjata suci barunya bersamaan dengan guardiannya. Dia juga sama berubah menyerupai seorang Dewi Artemis. Rambutnya menghitam dan tattonya berubah memerah. Senjata utamanya adalah panah api.
...Helena Fiery Soul and Artemis Mode...
...Pict From Google...
...Art By : Duweiz...
...____________________________________________...
Seusainya mereka berlima berubah. Mereka langsung melesat keluar goa itu untuk menghabisi lawan-lawannya. Dengan tujuan untuk kembali ke Kerajaan Grizel.
END. . .
..._____________________________________________...
Pesan Penulis :
__ADS_1
Maaf kalo agak lama updatenya.