
Menjelang malam didalam ruang pertemuan Pusat Istana Kerajaan Alphatheria, terlihat beberapa orang yang sedang duduk dibangku-bangku meja panjang itu.
Suasana didalam ruangan itu cukup tegang, tak hanya para penjaga saja yang terdiam. Namun dapat dilihat, orang-orang penting yang sedang duduk disana juga nampaknya hanya menelan ludah mereka.
...The Meeting Room...
...Pict From Google...
Dipaling ujung meja panjang itu, terdapat empat buah kursi yang mengapit satu kursi ditengahnya. Keempat kursi itu merupakan tempat duduk bagi para Duchess Provinsi mereka masing masing.
...•••...
Nampak saat ini para petinggi dari Southern Great Kingdom Alpthatheria sudah tiba diruangan itu. Langkah kaki dari kelima wanita perkasa diiringi dengan hormat tiada ragu dari seluruh tamu penting yang hadir disana.
...Duchess of The Central Alpath...
...Pict From Google...
Marie Larden Eirini [ Dwarf ]
Wanita ini adalah mantan pahlawan ketiga yang sudah kehilangan Guardiannya ketika tersegel sangat lama, hal itu dikarenakan hak atas kepahlawanannya sudah dicabut oleh surga, yang mengira Marie sudah tiada.
Sifatnya yang pemarah dan tegas membuat Marie dicap sebagai The Sadistic Duchess of Elzia, wanita ini tak akan memberi ampun pada pejabat yang terlibat korupsi ataupun bermain kotor.
Saat ini Marie menjabat sebagai Duchess di Divine of The South Kingdom Alptaheria, dirinya adalah orang yang memegang kendali atas Provinsi Alphatheria yang beribukotakan Alpath.
Berlokasi di dataran tinggi dan terdiri dari beberapa hutan rindung nan luas, padang pasir, dan beberapa sungai yang panjang. Memiliki total 49 kota-kota besar ataupun kecil dengan populasi penduduk yang didominasi oleh Ras Campuran.
...Duchess of The Central Frell...
...Pict From Pinterest...
Livnath Frell Eirini [ Dwarf ]
Gadis ini merupakan keturunan keempat dari pahlawan Frell terdahulu, sifatnya yang baik dan riang membuat gadis ini dilabeli sebagai The Kind of Fake Queen. Dirinya juga merupakan seorang mantan dari Ratu Kerajaan Frell yang dikenal ramah, namun juga sedikit gila.
Bahwasannya dia pernah memenjarakan lebih dari dua puluh penjahat kedalam satu goa tertutup selama satu tahun, tanpa memberikan mereka alat untuk membersihkan diri, yang kemudian membuat para tawanan itu mati karena penyakit, bahkan goa itu tak pernah dibuka hingga sekarang.
Pada saat ini Livnath adalah seorang Duchess yang memegang kendali Provinsi Frell yang beribukotakan Mathernido.
Terdiri dari beberapa pegunungan, rerumputan hijau, dan dataran es beku. Memiliki total 53 kota besar dan kecil dengan populasi penduduk yang didominasi oleh Ras Dwarf.
...Duchess of The Central Griffith...
...Pict From Pinterest...
Eris Griffith Eirini [ High Elf ]
Seorang Duchess yang juga mantan Ratu Kerajaan Griffith, wataknya dewasa dan sosoknya pendiam. Dia merupakan tipe orang yang bergerak secara diam-diam, bahkan sudah banyak orang-orang yang berbuat kejahatan dihukum mati dibawah pemerintahannya.
Wilayah Griffith terletak diantara sungai dan laut yang memisahkan daerah kekuasaannya, kota-kotanya juga lebih banyak didominasi oleh Ras Elf. Banyak dari penduduknya yang menyukai Eris, akan tetapi ada hal yang sedikit mengganggu mereka.
Banyak penduduk wilayahnya menjulukinya sebagai The Death Queen of Grifith, kemanapun dia berkunjung pasti akan ada yang mati. Tak perduli usia, jenis kelamin dan bahkan ras, Eris tak pernah memberi ampun pada mereka yang jahat.
Wilayahnya berlokasi didataran rendah dengan nama ibukota yang bernama Delfarit. Terdiri dari banyak sekali danau-danau luas serta beberapa bagian dari wilayah terisi oleh air laut. Memiliki total 57 kota besar dan kecil dengan populasi penduduk yang didominasi oleh Ras Elf.
...Duchess of The Central Grizel...
...Pict From Pinterest...
Isoldena Grizel Eirini [ High Elf ]
Wanita cantik yang satu ini menjabat sebagai Duchess dari Kerajaan Alphatheria yang memegang wilayah Grizel. Matanya memiliki warna yang unik, merah dan putih.
__ADS_1
Pemerintahannya berada di Wilayah Grizel, dengan ibukota yang bernama Sintemis dan berlokasi didataran tinggi. Terdiri dari berbagai jenis pegunungan, sungai, danau, dan banyak lagi kekayaan alam lainya. Populasi penduduknya didominasi oleh Ras Elf yang tersebar ke 54 kota berbeda.
Dia juga seorang gadis yang terlihat cukup lugu apabila belum mengenal sifat aslinya, banyak penduduk wilayahnya yang merasa segan ketika bertemu dengannya.
Walaupun dulunya dia adalah seorang ratu yang terhormat, dan sekarang menjabat sebagai pemimpin wilayah. Cara pikirnya yang unik tak pernah berubah, dia sangat menyukai hal-hal yang tak wajar.
Akan tetapi kejahatan adalah hal tabu bagi dirinya, sebab itu siapapun yang melakukan hal tersebut, maka akan diperintahkan untuk tinggal didalam saluran air selama beberapa bulan, bahkan tinggal didalam labirin bawah tanah seumur hidupnya.
...The White Arcknight Queen of Elzia...
...Pict From Pinterest...
Freya Duskford Eirini [ Manusia ]
Seorang wanita yang dulunya adalah Ratu dari Kerajaan Duskford, dan sekarang menjabat sebagai komando tertinggi dari Kerajaan Agung Selatan Alphatheria.
Dia adalah orang yang tegas namun juga sedikit lembut, pemerintahannya berpusat di Istana Alphatheria yang terletak dikota Alpath. Dirinya dulu dikenal sebagai Ice Queen of Vinziala, dan saat ini dikenal sebagai White Arcknight Queen of Elzia.
Pecapaiannya sangat brilian, dibantu oleh rekan-rekan seperjuangannya dulu dan kepiawaian dirinya saat memerintah.
Membuatnya mampu untuk membentuk suatu Kerajaan terkuat dalam sejarah, sekaligus menjadi pesaing Kerajaan Agung Utara, Zealos.
...•••...
Seusai mereka berlima duduk ditempatnya masing-masing, semua tamu penting yang ada disana mulai membahas tentang sektor-sektor yang menunjang kenaikan ekonomi, militer, dll.
Sampai akhirnya mereka mulai membahas masalah utama yang saat ini sedang terjadi ditengah-tengah penduduk, bahkan ada beberapa penduduk desa pinggiran yang masih hidup dibawah bayang-bayang rasa takut.
Banyak organisasi-organisasi masyarakat yang mempertanyakan hal tersebut, dan membuat situasi pemerintahan semakin memanas.
Walaupun pemerintah terus memberikan penjagaan ketat dan sigap ditengah masyarakat, mereka tetap dicap lalai dalam memberikan perlindungan.
Semua itu disebabkan karena banyaknya kabar burung yang beredar tentang bangkitnya Lucifer dari tidur panjangnya, hal itu menyebabkan kepanikan internal bagi masyarakat yang saat ini masih menempati daerah perbatasan.
Bahkan masalahnya juga bukan hanya itu, ada konflik lain yang saat ini sedang berada dihadapan mereka.
Sekarang Kerajaan Agung Utara Zealos seakan-akan sudah melakukan deklarasi perang secara diam-diam ke Kerajaan Selatan.
Seluruh perusuh itulah yang membuat situasi di pemerintahan ataupun di masyarakat menjadi memanas, bahkan kejadian itu tidak hanya sekali terjadinya, akan tetapi sudah terjadi berkali-kali.
...•••...
"Bisakah kita kesampingkan dulu isu tentang Lucifer? Bisa saja itu hanyalah kabar simpang siur." Tegas Marie yang bernada datar seraya duduk menghadap dan menatap kearah mereka semua.
Dapat terlihat ada beberapa petinggi disana yang sedikit heran dengan pernyataan Marie. Ada beberapa yang mengangguk, namun ada juga beberapa petinggi yang memejamkan mata dan berpikir seraya berpangku tangan.
"Hooo~ Kenapa kau begitu yakin?" Tanya Isoldena dengan sikap duduk yang menyender dengan lemahnya sembari melirik tersenyum kecil kearah Marie.
"Kabar tentang kebangkitan Lucifer masih belum dipastikan, walaupun saat ini kita dalam keadaan yang cukup buruk. Kita tak bisa memastikan hal itu sekarang, tapi aku adalah orang yang pernah ditunjuk sebagai pahlawan." Jawab Marie seraya menatap kearah kepalan tangannya diatas meja.
"Bagaimana jika hal itu salah??" Tanya Livnath dengan nada yang lembut seraya mengangkat salah satu alisnya melirik kearah Marie.
"Aku setuju dengan Marie, lagipula kita tak bisa memastikan hal itu sekarang. Benar ataupun salah bukanlah sesuatu yang perlu kita pikirkan pada saat ini, kupikir kita bisa memastikan kebenaran informasinya nanti." Sahut Eris seraya menatap kosong kearah mereka semua, walaupun saat ini dia terlihat serius. Namun dibalik mimik datarnya, lawan bicaranya tak dapat membaca pikirannya.
"Pembahasan kita sudah ditentukan, ada yang keberatan?" Tegas Freya pada mereka dengan kepalan tangan dan siku diatas meja yang menutupi bibir indahnya. Dia menatap tajam lurus kedepan dengan matanya yang berwarna biru menyala.
Nampak seluruh orang yang berada didalam ruangan itu hanya bisa menelan ludah, walaupun perasaan mereka khawatir. Akan tetapi petinggi-petinggi itu memilih untuk diam dihadapan sang ratu terkuat dari selatan.
...•••...
Beberapa saat kemudian seusai mereka membahas semua hal yang pada saat itu diperdebatkan, nampak terlihat ada beberapa dari petinggi-petinggi yang sempat mengecam pernyataan dari Freya, bahkan sampai ada yang keluar ruangan.
Akan tetapi Ratu Agung Kerajaan Selatan itu tak perduli, dia tetap berpegang teguh pada pendiriannya. Tak hanya dirinya saja yang setuju dengan pemikirannya, ada juga beberapa orang lainnya seperti keempat Duchess itu yang setuju namun juga tidak.
"Cibiran dibalas dengan tindakan, aku cukup menyukainya." Sahut Marie seraya memejamkan satu matanya, menyandarkan tubuhnya, bersilang kaki dan tangan lalu kemudian tersenyum melirik kearah Freya.
"Ya.. Tak ada lagi jalur negosiasi. Hm... masuk akal." Cetus Eris yang saat itu sedang sibuk dengan beberapa laporan diatas mejanya, dan dapat dilihat sepertinya dia sedang memilah-milah beberapa data prajurit.
"Bagaimana jadinya ya? Jika para penjahat itu menjadi peliharaanku? Khu~ Khu~ Khu~" Ucap Isoldena yang sedang berandai-andai dalam pikirannya.
"Bagaimana kalau rencana kita gagal?" Tanya Livnath seraya menatap tajam Freya, ia tahu betul rencana yang baru saja dikatakan oleh komandannya cukup gila.
__ADS_1
"Rencana kita tak akan gagal, selama kita masih memiliki kartu as." Balas Freya seraya menatap kesecarik kertas yang tadi pagi baru saja dibacanya.
...•••...
Sementara itu diistana langit nan megah, dapat dilihat Warlen yang saat ini sedang berlatih menggunakan kekuatan sejatinya. Wajahnya penuh luka, kedua tanduk dikepalanya selalu muncul, dan perasaannya yang gelisah.
...Training Area...
...Pict From Pinterest...
Selama dalam pelatihan dirinya juga ditemani oleh Jevanna dan Nerine sebagai penyerang jarak dekat, Gerina sebagai support mereka, Garm dan Mopelina sebagai penyerang jarak jauh, yang terakhir Zarin sebagai penyerang jarak menengah.
Mereka berenam ditugaskan untuk melawan Warlen yang mengerahkan seluruh kekuatannya, demi menstabilkan seluruh inti sihir yang ada didalam tubuh Warlen.
Ada juga dua orang yang saat ini sedang memperhatikan pelatihan itu dari ujung jalan tempat itu. Kaisar Api Gremory Elzia dan Ratu Iblis Amber Lilith Illusia.
"Hei, Amber. Apakah kau benar-benar mencintai Jasper?" Tanya Gremory seraya berdiri dan bersilang tangan menatap kearah pahlawan kesepuluh itu.
"Oh.. Ya ampun~ Tentu saja aku mencintainya, tapi itu dulu." Balas Amber yang kemudian tersenyum seraya memejamkan matanya.
"Aku mengerti, hanya saja jangan paksakan dirimu untuk bertindak kuat, aku tau umurmu tak akan panjang lagi. Mungkin hanya sekitar satu sampai dua bulan dari sekarang, apakah kau sudah mengatakan hal itu pada kedua anakmu?" Tanya Gremory yang melirik kearah Amber dengan perasaan cemas.
"Hahaha~ Tak perlu, aku yakin disaat aku sudah tiada, itu berarti anak laki-lakiku pasti sudah jauh lebih kuat dari sekarang, dan anak perempuanku juga pasti akan menjadi wanita yang cantik." Balas Amber seraya melirik kearah pundak dirinya yang sudah dilahap oleh hal asing berwarna hitam.
"Aku tak akan melarang pilihanmu, walaupun aku adalah utusan dewa-dewi, akan tetapi aku masih meragukan tentang kata-katamu. Benarkah jika kau tiada, maka Lucifer benar-benar bangkit?" Tanya Gremory dengan perasaan yang sedikit curiga, ia melirik kearah Amber dengan sebelah matanya yang terbakar api menyala.
"Kenapa kau menanyakan hal itu sekarang?" Tanya Amber dengan wajah yang tertutupi kegelapan, ia menatap seram kearah Gremory dengan mata yang merah menyala seakan sedang mengancam.
"Lupakanlah, lagipula sepertinya ucapanmu tentang anak laki-lakimu ada benarnya." Tegas Gremory dengan senyum puas yang terlihat diwajahnya seraya beranjak duduk dan menyandarkan dirinya.
Dapat terlihat wajah dari Amber terlihat bahagia saat menatap kearah mantan pahlawan kesepuluh itu, ia tak menyangka anaknya akan berhasil menguasai kekuatan miliknya dan merubahnya menjadi hal yang lebih indah.
...Warlen Lilith Eirini...
...Pict From Pinterest...
"Ternyata dia---" Belum selesai Gremory mengatakan isi hatinya dia malah kembali melihat pahlawan kesepuluh itu lagi-lagi kehilangan kendali.
"Oh.. Ya ampun... Omong-omong semua itu adalah kebenaran, Kaisar Api Gremory Elzia." Tegas Amber yang kemudian tiba-tiba saja sudah tiba dihadapan anak laki-lakinya dan kemudian memukul perut dari Warlen dengan keras, diikuti dengan hempasan angin yang pecah dari tubuh pahlawan kesepuluh itu.
BUUUM!!!
Terdengar suara gema yang muncul seiringan dengan pukulan itu, nampak Amber hanya tersenyum imut seraya menatap kearah anak laki-lakinya yang pingsan.
"Aduh~ Sepertinya aku kelewatan." Ucap Amber polos seraya memiringkan kepalanya dengan wajah yang cemberut sebal.
BRUK!
Nampak sekali Gerina, Nerine, Garm, dan Zarin hanya menganga melihat kengerian seorang Ratu Iblis.
Bahkan mereka berempat sama sekali tak menyadari hawa kehadiran dari Amber, sampai-sampai membuat gadis-gadis itu merinding ngeri yang lucu.
Mopelina hanya menatap datar kejadian itu dengan menelan ludahnya, ia merasa takut namun tak dapat berekspresi.
Disisi yang lain Gremory hanya menepuk jidatnya sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Zarin, Ibumu menyeramkan." Sahut Garm sambil mengelus-elus pipinya dengan jarinya, ia merasa sedikit canggung setelah melihat kecepatan dari Amber yang bahkan lebih cepat dari Hundo.
Terlihat Gerina, Jevanna, dan Nerine hanya mengangguk membenarkan pernyataan yang diucapkan Garm. Zarin hanya terkejut lucu seraya clingak-clinguk menatap mereka semua.
"Aku... takut..." Sahut Mopelina dengan nada yang lirih, namun raut wajahnya datar-datar saja.
"Yang lebih menakutkan adalah dirimu.." Ucap mereka semua dengan kompak sambil menunjuk wajah Mopelina yang datar itu.
•••
END. . .
...______________________________________...
__ADS_1
Pesan Penulis : Update akan dipercepat.