
_____________________________________________
...PENJELASAN...
...____...
Pada saat itu sudah tiga belas hari berlalu seusai Freya bertemu dengan Valkyrie dan sudah sembilan belas hari dia terpisah dengan Warlen serta Helena juga Audelia.
Freya sudah menyelesaikan banyak sekali latihan-latihannya yang ada di belakang pelindung sihir kuning, tempat yang pertama kali dia kunjungi, sekaligus yang mengusirnya saat tiba di Goddess Temple.
Setiap orang yang berusaha memasuki tempat itu tanpa izin dari Dewa-Dewi Tertinggi, akan langsung mati tidak peduli niatnya baik atau buruk.
Tempat tinggal para Dewa-Dewi yang bertugas melatih ORANG yang terpilih, Goddess Royal Palace.
Freya yang sebelumnya pernah ditolak kehadirannya, sekarang sudah dianggap sebagai salah satu dari ORANG yang terpilih.
Freya dipilih oleh salah satu Dewi Perang dengan gelar Valkyrie yang bernama Freyja, malaikat yang pernah diutus oleh Michael untuk menemani Warlen dan saat ini Freya.
Freya diajari segala sesuatunya yang selama ini sudah menjadi paradoks di Benua Elzia.
Dia diajari tentang inti sihir, element, senjata suci, dan kebenaran akan dunia ini.
Dunia ini dinamakan Balbilonia, memiliki tujuh benua dan samudera, masing-masing benua dan samudera itu memiliki penguasanya sendiri-sendiri.
Lucifer hanyalah salah satu dari tujuh penguasa benua yang harus disingkirkan oleh para pahlawan.
Leviathan hanyalah salah satu dari tujuh penguasa samudera, dan saat ini sudah terbunuh oleh seseorang.
A/N : Clidia Nerine, orang yang membunuh Leviathan.
Dewa-Dewi mengutus lima pengamat yang bertugas untuk mencatat segala kejadian didunia ini (Holy War), sekaligus lambang dari kelima element, dan salah satunya adalah Kaisar Api Gremory Elzia.
Sang Pencipta juga memberikan tugas pada limat pengamat itu untuk memberikan kekuatan kepada pahlawan dan orang terpilih yang tinggal di benua ini, Kekuatan Elemental.
...***...
...ELEMENT...
•Element Api
•Element Air
•Element Angin
•Element Tanah
•Element Listrik
...***...
Diketahui saat ini Benua Elzia adalah satu-satunya benua yang masih dihuni oleh ras-ras berakal setelah berhasil selamat dari perang suci / Holy War saat dulu.
Lucifer dan Dewa-Dewi Jahatnya, mereka yang pertama kali menurunkan inti sihir dengan tujuh warna yang berbeda, sekaligus Lambang Dari Tujuh Dosa Besar.
Namun setelah terpecahnya Perang Suci / Holy War, Sang Pencipta dan Dewa-Dewi Tertinggi juga ikut menurunkan inti sihir dengan tujuh warna yang berbeda, sekaligus Lambang Dari Tujuh Kebajikan Besar.
Inti sihir ternyata memiliki empat tingkatan dan empat belas warna dasar yang gelap, lalu akan berkembang menjadi solid, terang, dan unik.
Inti Sihir juga merupakan dasar dari segala kekuatan yang ada didunia ini. Semakin tinggi tingkat element seseorang maka semakin tinggi juga kekuatan seseorang.
...***...
...INTI SIHIR...
#Tingkatan 1 : Warna Gelap
••• Sangat Langka ditemui.
#Tingkatan 2 : Warna Solid
••• Sangat Sering ditemui.
#Tingkatan 3 : Warna Terang
••• Sangat Jarang ditemui.
#Tingkatan 4 : Warna Ruby
••• Sangat Langka ditemui.
NOTE :
•Cursed Hero memiliki tingkatan 1-3, karena mereka dipinjamkan kekuatan secara langsung oleh Yang Jahat.
•Pahlawan memiliki tingkatan 1-3, karena mereka dipinjamkan kekuatan secara langsung oleh Yang Kuasa.
•Pemilik tingkatan 1-4.
•• Pemilik asli.
•• Keturunan langsung pemilik asli.
•• Orang yang lulus dari Goddess Temple.
•• Orang yang lulus dari Heaven Temple.
•Inti Sihir yang berbeda warna hanya merupakan lambang dari pemilik aslinya dari sihir tersebut.
Contoh :
Merah \= Kesombongan
Pemilik Asli \= Lucifer dan Amber Lilith
Orange \= Kerendahan Hati
Pemilik Asli \= Rafael dan Aidos
•Pemilik dapat mendapatkan kemampuan unik secara acak dan mengembangkannya.
Contoh :
#Fase 1 Iron Body
__ADS_1
#Fase 2 Dark Iron Fist
#Fase 3 Hundo
•Bisa saja mempengaruhi warna dari element yang keluar.
Contoh :
•••Audelia•••
••Terpengaruh.
••Api + Inti ungu \= Api ungu.
••Tidak Terpengaruh.
••Tanah + Inti ungu \= Permata kuning.
...***...
Freya selama ini hanya mengetahui jika warna merah dan hijau disebut sebagai inti sihir yang biasa, serta warna yang unik seperti ungu, oranye, abu-abu, dll. disebut sebagai warna yang unik.
Sebab itu bagi siapapun yang memiliki inti sihir unik sekaligus mencapai warna yang lebih terang, mereka akan diberikan gelar oleh kerajaan yang dilayaninya.
Seperti : Royal Guard, Necromancer, Arch Bishop, Lord Knight, dll.
Biasanya orang-orang hanya akan langsung memiliki inti sihir berwarna yang solid dan berubah menjadi warna yang terang, serta tidak memiliki kekuatan pada warna yang gelap.
Inti sihir seperti air dan kita adalah wadahnya. Dengan air, kita bisa memenuhi sebuah gelas kosong.
Dan apabila kita membuat empat sekat yang membagi isi gelas itu menjadi empat bagian, maka yang terisi hanya sebagian.
Bisa dikatakan orang-orang di Benua Elzia yang memiliki inti sihir tingkat tiga ialah orang yang sudah mencapai tingkat keempat, namun mereka tidak memiliki tingkat pertamanya.
Contoh : 3-4 \= -1
Hanya Warlen yang memiliki inti sihir dari Tujuh Dosa Besar dan Tujuh Kebajikan Besar, namun tidak dengan adiknys Zarin yang hanya memiliki inti sihir dari Tujuh Dosa Besar.
Warlen adalah orang yang hampir mencapai kesempurnaan, dikarenakan dia merupakan keturunan langsung sekaligus anak dari Jasper Eirini dan Amber Lilith.
Freya juga diajarkan tentang asal muasal dari senjata suci yang ada didunia ini.
Senjata suci merupakan senjata yang pernah diberkati oleh Yang Kuasa, atau senjata yang pernah dibuat dengan material yang berasal dari bagian tubuh Yang Kuasa.
...***...
Material
•Seperti Taring Azgul yang merupakan generasi keturunan dari Dewa Fenrir.
•Bola Hitam Chardbyis yang diambil Yun-Yun.
Senjata Suci
•Claymore milik Nerine yang berasal dari tulang Naga Listrik dan Darah Lilith.
•Pedang Api milik Azgul yang berasal dari berkat Agni salah satu Jendral Lucifer.
...***...
Freya diberitahu bahwa saat ini Helena dan Audelia sudah berhasil menemui Yun-Yun, serta sudah selesai dengan pembuatan senjata suci mereka.
Bersamaan dengan itu, kemampaun Freya juga sudah berkembang pesat. Saat ini Freya sudah menguasai seluruh kemampuan milik Freyja, dan mendapatkan gelar Pahlawan Dewi, Valkyrie Freya Duskford Eirini.
A/N : Nama Asli Valkyrie adalah Freyja, dan Valkyrie hanyalah sebuah gelar.
_____________________________________________
...Goddess Temple...
Pada pagi hari itu, seusai Freya berpamitan pada Dewa-Dewi yang sudah melatih dirinya untuk menjadi lebih kuat.
Dia mulai meninggalkan tempat itu untuk bertemu Warlen yang saat ini sudah ada di Kerajaan Grizel untuk menceritakan semua yang dia ketahui.
"Val-Freyja.. rasanya aneh memanggilmu dengan nama yang mirip denganku." Ucap Freya pada Valkyre yang berjalan bersama dengannya.
"P-P-Panggil saja aku seperti biasa.." Jawab Valkyrie sambil menggelengkan kepalanya.
"Baiklah.. Valkyrie.. ayo pergi." Balas Freya sambil menegakkan kepalanya.
Mereka berdua mulai berjalan kearah selatan, seiring perjalanan mereka berdua terus berbincang satu sama lain dan ditemani oleh banyaknya hewan-hewan liar yang bersemayam dihutan ini.
...Hutan...
...Pict From Google...
Diantara mereka berdua, mereka merasa ada ikatan yang tumbuh semakin menguat. Freya yang semakin mengerti dengan perasaan Valkyrie dan begitupun sebaliknya.
Tak terasa perjalanan mereka sudah membuat matahari pagi berganti bulan yang bersinar, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat di dalam sebuah goa dibawah bukit rendah yang tak jauh dari pandangan mata mereka.
Beberapa saat setelahnya. . .
Nampak Freya sedang sibuk membuat api unggun yang akan digunakan untuk memasak makanannya nanti, bersamaan dengan Valkyrie yang saat ini sedang bersusah payah berlarian kesana kemari mencari kayu bakar.
Seusai mereka berdua menyalakan api unggun, mereka mulai memasak makanan yang sebelumnya sudah dipersiapkan saat meninggalkan Goddess Temple.
Dimalam itu mereka berdua merasa ada hal yang janggal disekitarnya, tak terlihat satupun hewan-hewan yang seharusnya berada didalam hutan ini.
Mereka berdua mengambil posisi untuk bersiap keluar dari goa itu, dengan cepat Freya menggunakan salah satu kekuatan barunya.
"Time Walk." Ucap Freya yang kemudian berjalan melintasi waktu selama sembilan detik kedepan dalam mode aktif tiga detik.
1 Detik Freya berlari keluar
2 Detik Freya melompat keatas bukit rendah
3 Detik Freya memperhatikan sekitarnya
Seusainya Time Walk miliknya sudah tidak aktif, Freya dikejutkan dengan puluhan ribu Pasukan Kerajaan Zealos dan Pasukan Hutan Efriot yang sedang memburunya.
Freya dan Valkyrie yang merasa keadaannya terlalu buruk langsung berusaha untuk pergi dari tempat itu secara diam-diam.
__ADS_1
"Time Dila-" Belum selesai Freya mengucapkan mantranya, tiba-tiba saja ada banyak sekali orang yang melancarkan serangan pengekang sihir padanya.
"DISPELL!" Ucap mereka semua serempak.
Freya yang merasa terpojok dan tidak bisa kabur memilih untuk bertarung dengan mereka semua.
'Valkyrie, bolehkah aku menggila? Aku masih ada urusan dengan mereka semua.' Tanya Freya dalam benaknya.
'Aku siap menjadi senjatamu.' Balas Valkyrie.
'Baiklah! Sudah ditentukan! Kita habisi mereka semua!' Teriak Freya yang semangat dalam benaknya.
"Sungguh ironi, melihat pasukan seperti ini yang diturunkan untuk memburu kami. Akan kami layani kalian untuk sesaat, jangan salahkan kami jika nantinya kepala kalian terpenggal." Ucap Freya pada pasukan prajurit itu.
Dengan kepercayaan dirinya, martabatnya, dan keteguhan hatinya. Dia mengeluarkan senjatanya yang telah diberkati oleh rekan sehidup sematinya, Valkyrie Freyja.
"Goddess Freyja!" Ucap Freya dengan lantang memanggil seorang Dewi Perang yang sudah siap untuk bertempur bersamanya.
"gumpalan daging yang ingin memburu kami.. Jangan bermimpi." Ucap Valkyrie degan menatap rendah mereka semua.
...Valkyrie Freya Duskford Eirini...
...
Pict From Google...
...________________...
...Valkyrie Freyja...
...Pict From Google...
Saat itu, Freya bertempur bersama Valkyrie yang sudah terbangkitkan, mereka berdua memotong, membunuh, dan memenggal seluruh musuh yang ada dihadapan.
Tumbuhan dan dedaunan yang berwarna hijau mulai memerah karena darah, hujan mulai membasahi pertempuran mereka.
Dengan petir oranye dikakinya, dengan air bertekanan tinggi yang melindungi tubuhnya dan dengan permainan pedang ditangannya, Freya seakan sedang menari ditengah-tengah ribuan musuh yang memburunya.
Darah musuh yang membasahi rambut putih panjangnya, pedang sucinya, wajah cantiknya, dan zirah kebanggannya, tidak dapat membuatnya berhenti untuk terus membunuh musuhnya.
Teriakan demi teriakan dari musuh yang ingin membunuhnya, menyerangnya, dan menangkapnya terus terdengar di kupingnya, malah membuat dirinya semakin bersemangat.
Freya tersenyum sangat lebar seakan dia sedang menikmati pertarungan yang tak berimbang itu, hatinya merasa sangat puas saat mendengar teriakan kematian dari musuh yang sudah dibunuhnya.
"Ada apa? Sudah selesai?" Tanya Freya menyeringai yang melihat seluruh prajurit itu mulai menjaga jarak dengannya sambil mengangkat sebuah kepala prajurit yang terputus dan tertusuk ujung pedangnya.
Freya yang merasa dirinya ingin membunuh lebih banyak lagi mulai menggunakan element airnya untuk memunculkan tiga buah pusaran air yang berukuran kecil dan bertekanan tinggi disekitar tubuhnya. "Triple Fradox"
Tidak berhenti sampai sana, dia juga mulai menggunakan element petirnya yang memuculkan percikan-percikan kecil di antara kakinya. "GIEL!" dan melesat kearah musuhnya.
Air disekelilingnya membelah pedang dan zirah sampai ke tubuh musuhnya menjadi dua bagian. Kecepatan geraknya yang bertambah drastis seakan seperti kilat yang menyambar musuh-musuhnya, membuat Freya semakin tersenyum bahagia saat membunuh mereka.
Begitupun juga Valkyrie yang membawa Valkyrie's Fang, dan kekuatan Time Dilation sekaligus Time Slash miliknya, dia membunuh seluruh musuh yang ada dihadapannya dengan mudah.
A/N : Time Slash kekuatan yang menuakan luka seseorang selama satu tahun lamanya.
Pertarungan mereka berlanjut dari bulan terang hingga terbitnya fajar, banyak sekali jasad dari musuh-musuhnya yang sudah dikerubungi serangga dan hewan-hewan karnivora.
Freya dengan tubuh berlumuran darah, berhasil menumpas sebagian dari musuhnya yang berjumlah puluhan ribu itu.
Valkyrie dengan taringnya yang tajam dan panjang, berhasil membantai habis sebagian dari penyihir yang menghalangi rekannya itu.
"APAKAH KALIAN MASIH INGIN BERTARUNG!?" Teriak Freya pada musuh-musuhnya yang ketakutan, seakan mereka sedang melihat sesosok hewan buas keji yang memberikan harapan.
Tak butuh waktu lama, aliansi dari Pasukan Kerajaan Zealos dan Hutan Elf Efriot itu melarikan diri dari mereka berdua, namun Freya hanya ingin memberikan harapan pada mereka.
"Guardian Goddess." Ucap Freya yang lalu memunculkan ledakan berwarna putih disekitar dirinya, dia menggabungkan kekuatannya dengan Valkyrie Freyja, serta merubah penampilannya.
A/N : Sama seperti kekuatan Guardian Angel.
...Valkyrie Freya Guardian Goddess Mode...
...Pict From Google...
...Art By : Chubymi...
Dengan taring Valkyrie yang dipegang ditangan kanannya, dengan tekanan udara yang berubah disekitarnya menjadi lebih berat, dan dengan tatapannya yang semakin menatap rendah musuh dihadapannya.
Freya mengucapkan "Blansta." dan kemudian memadatkan seluruh element petir dan air miliknya ke satu titik kecil tepat didepan ujung pedangnya.
Belum selesai sampai sana, Freya kemudian menambahkan kepadatan titik kecil itu menjadi sepuluh buah sambil berucap. "Ten Blansta."
Seusainya Freya mengarahkan Valkyrie's Fang kearah musuh-musuh itu seperti seseorang yang bersiap untuk menembak.
"Blansta Hartanta." Ucap Freya yang kemudian dari titik kecil yang terkumpul diujung pedangnya, mengeluarkan sepuluh tembakan air bertekanan tinggi bersamaan dengan petir-petir yang menyambar musuhnya.
Tembakannya yang menyebar sangat luas hingga menjangkau hampir keseluruh arah seperti tsunami dengan ombak yang bertekanan tinggi beserta petir yang menjalar didalamnya.
Menghantam badan pepohonan, tubuh musuh-musuhnya sekaligus hewan-hewan yang berada dihutan itu sampai tercerai berai tak tersisa, dan dampak dari tembakannya hanya menyisakan lapangan kosong yang sangat luas.
'Valkyrie, nampaknya aku berlebihan..' Ucap benaknya yang melihat hutan itu berubah menjadi tanah kosong seukuran lapangan bola.
'Kurasa lebih baik seperti ini. Jadi kita tidak perlu repot-repot untuk menyingkirkan musuh kita.' Balas Valkyrie.
'B-Bukan seperti itu bodoh! Hutannya dan hewan-hewannya ikut tersapu habis.' Balasnya.
'Yah... mau bagaimana lagi, sudah terjadi.' Balas Valkyrie.
Freya yang menyesal melakukan hal itu akhirnya mendoakan seluruh hewan yang terbunuh olehnya, dan kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Kerajaan Grizel.
END
_____________________________________________
Jika ada kesalahan saya minta maaf ya.
Author : Ardenata.
__ADS_1