Pasti Lebih Bahagia Setelah Dicerai

Pasti Lebih Bahagia Setelah Dicerai
18. Dimas dan Mia


__ADS_3

[Hallo, dimohon membaca 'narasi' tanpa 'dialog' ini supaya tahu apa yang terjadi sebenarnya melalui sudut pandang Dimas]


...Happy reading!...


POV Dimas.


********


Aku hanya lelaki biasa yang beruntung mempersunting seorang gadis cantik dari keluarga kaya. Ya, meski gadis cantik itu hanya anak tiri lelaki kaya ini, tetapi aku tahu, mereka hidup bahagia.


Keberuntungan ku di mulai ketika ayah ku memintaku menikah. Awal nya aku menolak, karena masih ada Sarah, kekasih ku. Perempuan yang sangat ku cintai.


Tapi ketika melihat siapa perempuan yang akan ku nikahi, dia adalah gadis tercantik yang pernah ku lihat. Namanya Miara Agustina.


Pribadi yang begitu anggun, pemalu dan kurasa kami tidak sebanding. Hidup nya sudah bergelimang harta, tidak mungkin mau menikah dengan ku.

__ADS_1


Namun, sebuah keajaiban terjadi, di mana Dia mau-mau saja menikah dengan ku. Tidak mungkin! Sampai sekarang, aku bahkan tidak percaya.


Setelah menikah, Ayah mertua memberikan ku dana seratus juta. Dana itu di berikan nya pada ku untuk membangun usaha kecil-kecilan yang sebenar nya ku tahu, Ayah mertua memberikan jaminan untuk keberlangsungan hidup anak tiri tercinta nya itu.


Aku terlalu gugup bersanding dengan nya. Sehingga tidak ada perhatian khusus seperti pasangan pada umum nya.


Aku hanya fokus kerja keras, karena aku harus mengembangkan amanat yang di percayakan ayah mertua pada ku.


Jatuh bangun dalam usaha sudah ku lewati bersama Mia. Mia adalah perempuan baik hati yang mau menerimaku apa ada nya.


Jika banyak perempuan akan menuntut banyak hal tanpa peduli tentang perekonomian suami nya, maka Mia tidak begitu, dia malah dengan sukarela membantu ku dalam mengembangkan usaha.


Dalam setahun, kami memiliki seorang bayi. Putri kecil yang hadir karena kecelakaan, entah bagaimana, dalam suatu pagi kami terbangun di ranjang yang sama tanpa memakai pakaian.


Setelah ku selidiki, ternyata itu akal-akalan ayahku dan ayah mertua untuk segera mendapatkan cucu.

__ADS_1


Mungkin, mereka tahu kami sangat menghormati sesuatu bernama 'kesucian'. Kami pikir pernikahan ini hanya berjalan beberapa tahun kemudian cerai, sehingga tidak mau 'merusak' satu sama lain.


Dengan kelahiran Audrey putri kami, aku jadi semakin semangat bekerja. Warung makan kecil-kecilan yang selama beberapa tahun ini aku dan Mia kembangkan berubah menjadi restoran dengan ribuan lebih pengunjung perhari nya.


Karena dana yang semakin mencukupi untuk menyewa pekerja, aku meminta Mia tidak melayani pembeli sekalian lebih fokus merawat putri kami.


Aku berusaha memanjakan nya, menjadikan nya ratu karena kesetiaan dan kebaikan nya. Apalagi setelah 4 tahun kami menikah, Ayah dan ibu mertua meninggal di susul Ayah kandung ku. Mereka bertiga meninggal di tahun yang sama. Sehingga bisa di simpulkan kami menjadi anak yatim-piatu, tanpa ayah dan ibu … kami harus berkembang supaya tidak tertindas zaman.


Dalam setiap perkembangan ekonomi yang semakin pesat, aku tidak dapat membayangkan, suatu bencana mendatangi ku.


Di ulangtahun pernikahan kami yang ke 7, sebuah kiriman pesan muncul di hp ku. Tentu saja aku melihat dan tidak percaya saja, Sarah yang sudah menikah, mendapatkan perlakuan buruk oleh suami nya.


Banyak luka lebam hampir seluruh tubuhnya, Sarah meminta ku membantu nya,


Aku yang kasihan membantu mantan kekasih ku itu untuk menyelesaikan nya. Tanpa mengingat jika malam itu adalah malam anniversary ke 7 kami.

__ADS_1


Dari saat aku tidak pulang di hari peringatan ultah pernikahan, aku melihat perubahan signifikan seperti Mia yang semakin pendiam dan tertutup, dia tidak seceria dulu.


Tapi kupikir, Mia hanya lelah dengan Audrey yang semakin aktif tiap harinya. Putri kami ini memang begitu semangat hingga berdampak melelahkan Mia selaku mama yang menjaga nya.


__ADS_2