Pasti Lebih Bahagia Setelah Dicerai

Pasti Lebih Bahagia Setelah Dicerai
65. Malah Senang


__ADS_3

"Masalah marah, aku masih sangat marah padamu! Kau sudah sperti maling di malam hari tau!"


"Maafkan aku untuk itu..." jawab Dimas lemah.


"Mama!" teriak Audrey.


Pandangan Mia dan Ayra berhasil teralih. Tapi Ayra langsung menggenggam tangan Audrey serta berkata, "Darimana kamu dapat bahasa itu, Drey. Itu Mama kamu loh!"


"Mama mana yang tega pisahin ayah sama anak perempuannya!? Mama bodoh itu! Mama Mia bukan Mamanya Audrey! Audrey benci..."


"Diam kamu! Jangan lanjutkan lagi," pinta Ayra yang sudah emosi. Dia melepaskan tautan tangan mereka dan menggenggam tangan Mia.


"Anakmu benar-benar layak dibiarkan tinggal sama Papanya. Aku yang baru mendengarnya saja sudah emosi. Relakan saja dia."


Mia mengangguk paham. "Kita lihat saja untuk beberapa waktu ini."


Mia menarik hembuskan nafasnya panjang. Menatap Dimas dengan serius sambil berkata, "Bawa saja Audrey. Rawat dan jaga dia seperti keinginamu. Kalau dia meminta pulang–"

__ADS_1


"Aku ga bakal pulang!" ucap Audrey memotong ucapan.


Jujur, meski sang anak sudah berubah tapi, cinta ibu sepanjang masa. Sebagai wanita yang sudah melahirkan Audrey 7 tahun lalu, merupakan perkara yang sulit melepaskan sang anak.


Tapi, Mia lakukan demi kebahagiaan sang putri. Dia genggam tangan Audrey walau anak itu tidak sudi. Dia serahkan tangan anaknya itu pada sang Papa.


"Aku berikan Audrey padamu. Bawa dia ke jalan yang tepat ya. Siapa tahu saat bersamamu dia tidak segalak ini."


Dimas yang masih tidak mengerti apapun hanya mampu terpaku tanpa bergerak. Matanya membola serta masih sulit menerka maksud Mia.


"Bukannyà kamu pernah memintaku jangan menemui Audrey?" tanyanya dengan hati-hati.


Audrey jelas senang. Dia pikir semuanya akan menyenangkan, tetapi tidak tahu jika kedatangannya ini akan menyebabkan masalah serius untuknya.


Pesan Author:


Hallo pembaca.

__ADS_1


Berhari-hari ini author tidak update.


Itu terjadi karena author sedang down.


Level novel ini yang sebelumnya ada di level 8, jatuh ke level 6. Itu menyebabkan pendapatan Author menurun.


Makanya novel ini tidak lanjut, bahkan updatetannya terkesan main-main.


Makanya pembaca harus membaca dari bab awal sampai akhir secara penuh, tanpa di skip.


Kalau merasa cerita ini kurang bagus … jangan dihentikan ya. Baca aja terus. Lagian kalian tidak rugi kan membaca ceritanya, ga ada bayaran kayak aplikasi sebelah.


Aplikasi ini menggunakan sistem retesi. Contoh ya, dari 10 pembaca harus ada setidaknya 10 pembaca untuk mendapatkan level 10. Kalau hanya 1,2 atau 3, hanya mendapat level 3 (Karna level 3 level terendah dalam sistem)


Ya. Author tau cerita ini tidak sebagus dan semewah karya orang lain. Banyak kesalahan alur maupun tulisan. Author hanya berharap, jika novel ini memiliki level 10. Supaya pendapatan dari 1000 pembaca, bisa dapat Rp. 1000. Bukan Rp. 600 kayak level author saat ini.


Apresiasi besar author berikan pada pembaca yang masih bertahan, semoga Yang Maha Kuasa melindungi setiap langkah yang pembaca ambil dan berakhir kesuksesan, amin!

__ADS_1


Oh ya, author akan lebih sering update karena ingin segera menyelesaikan novel beralur panjang ini.


__ADS_2