
Setelah mereka capek berbelanja,mereka mencari tempat makan di pusat perbelanjaan untuk mengisi perut mereka dan pilihan mereka di restoran italia,disela-sela makan Damian mulai bertanya kepada Kia ;
"Jadi loe kuliah di oxford?"
"Yupsss,loe sendiri ngapain di negara ini"
"Gue lagi ngejar istri gue yang nakal,dia kabur dari rumah setelah nikah"
"Hahhahahhahaha kasian banget sih nasib loe"Ledek Zakia
"wanita bodoh mana yang ninggalin cowok seperti dia,kalau diliat-liat dia cukup tampan juga untuk ukuran cowok"Zakia Pov
"Uhuk.....uhukk..uhukkk" Damian tersedak mendengar apa yang dipikirkan oleh Zakia yang memaki dirinya sendiri
"Pelan-pelan aja makan pizzanya,gue gak bakal minta koq"Kia menyodorkan minuman ke Damian,Damian tersenyum menerima perhatian dari Zakia
"Terus apa loe sudah ketemu istri loe?"
"Sudah"jawab Damian cuek
"Lalu sekarang kalian tinggal bersama donk"Kia penasaran
"Mungkin sebentar lagi,Wait and see....dia ada masalah sedikit,dia sepertinya melupakan gue"
"Maksud loe dia amnesia?"
"Ya bisa jadi begitu,saat kita bertemu dia tak mengenali gue"Raut muka Damian nampak sedih dan itu membuat Zakia tak nyaman
"Opsss,sorry ya...Gue jadi bikin loe sedih"Ada penyesalan diwajah Kia
"Hey...gak apa-apa lagi,gue yakin secepatnya dia akan mengingat gue and cinta kami"Kata Damian sambil mengelus pucuk kepala Zakia
"Deg,Dam...apa kita sebelumnya pernah ketemu ya,Dan kamu pernah melakukan hal ini sebelumnya?"Kia merasa sangat Familyer dengan yang dilakukan Damian barusan
__ADS_1
"Apa.....,apa yang seperti ini?Damian malah mengacak..acak rambut Zakia membuat gadis itu meyebikkan bibirnya,membuat Damian semaki gemas
"Ih Damian......,Jadi berantakan rambutku"Zakia mendengus kesal,dan membuat Damian terkekeh melihatnya.
"Sudah malam nie,pulang yuk Ki,loe besok kuliahkan"
"Oh iya..gak kerasa kita udah seharian di tempat ini"Zakia menepuk jidatnya,setelah Damian membayar makanan mereka,merekapun kembali ke apartement mereka,Damian dengan telaten membantu Zakia menata belanjaannya di dapur dan stik makanan zakia di lemari es.
"Ki,udh beres semua,gue balik ya....,Zakia yang menata persedian tisu di kitchen set langsung berlari menghampiri Damian"
"Ah ya...makasih ya Damian,seharian sudah mengantarku berbelanja dan menata semua ini"Zakia berkata tulus
"Hanya terimakasih?Damian mendekati dimana...Zakia berdiri,Tapi saat damian berusaha semakin dekat aura panas keluar dari tubuh zakia
"brengse* ini pasti karena cincin kepara* itu,panas banget"Damian Pov
"Damian,Damian.......halloo,loe kenapa bengong gt" Dengan polosnya Zakia berusaha menyadarkan Damian yang terbengong dihadapannya seperti orang yang sedang melamun
"Ah iya ki,Gue lupa mau ngomong Cincin yang loe pake itu jelek sekali"Damian yang kesal karena tak bisa mencium Zakia jadi bicara ngasal sapa tau dengan mendengarnya Zakia mau melepas cincin itu
"Besok gue bawain lotion ajaib buat buka cincin loe itu,ya udah sekarang loe istirahat ya,gue balik....bye"Damian menutup pintu Zakia
"Koq cuma bye sih,kenapa gak ada adegan-adegan romantis kek di film-film gitu dimana cowoknya akan mencium gadisnya setelah mengantarkannya pulang,Ah ya ampun...
kia..kia sadar...Damian sudah punya istri....kenapa gue bisa semurah ini juga,cuma gara-gara Damian tampan" Zakia bermonolog sendiri menuju kasurnya,tentu semua itu masih terdengar oleh telinga Damian yang tersenyum mendengar perkataan istrinya itu.
Malam itu Damian mencari 7 mata air murni yang bisa melepaskan cincin itu dari jari Zakia,Setelah mendapatkannya dibacakan mantra semalaman sampai dia tak istirahat sama sekali.
Pagi harinya Zakia mencium aroma makanan yang lezat sekali,dia buru-buru bangun,alangkah terkejutnya dia melihat Damian berada didapurnya sedang memasak
"Lotion yang gue bilang semalem ada dimeja makan,loe mandi dan sarapan dulu baru berangkat kuliah"
"Cih,jangan mengalihkan perhatian deh,gimana loe bisa masuk apartement gue,loe pasti ngintip gue pas buka pintu semalem ya?gue kan gak ngasih tau loe pasword pintu gue"
__ADS_1
"Udah jangan berisik,nanti loe terlambat"Damian mengalihkan pembicaraan,Gak mungkinkan dia bicara jujur kalau dia lewat tembok.
"Dasar orang aneh,ditanya apa jawabnya apa" Kia buru-buru mandi setelah dia keluar dari kamar mandi,makanan sudah ada dimeja dan Damian sudah menghilang entah kemana,di meja sudah ada segelas susu dan sirloin steak...yummy..
"Benarkah dia memasak ini sendiri,Kia memotong daging didepannya dan rasanya meledak-ledak dimulutnya seperti masakan chef profesional"
Zakia sudah memarkirkan mobilnya di parkiran kampus yang megah itu,dia selalu takjub dengan arsitektur bangunan oxford yang layaknya dinegeri dongen,berdiri kokoh sejak.abad ke 11,saat mataanya dia tengah takjub dengan pemandangan indah disitu tanpa sengaja dia menabrak seseorang,
"Brukkkk,maaf...maaf...saya gak lihat"Kia membantu merapikan buku-buku perempuan yang dia tabrak barusan.
"Tidak apa-apa kamu murid baru ya?kenalin namaku bella,aku juga murid baru disini,saat kita tak sengaja tabrakan tadi aku juga sepertimu lagi asyik memandangi keindahan kampus ini"Bella nyengir kuda
"Aku Kia,yapa benar aku murid baru di fakultas hukum tepatnya"
"Wah kita sama,ayo kita bergegas denger-denger dosen jam pertama kita itu tampan tapi killer"
Mereka masuk kekelas pertama,mereka duduk di bangku bersebelahan,tapi saat dosen masuk kekelas raut muka Kia kembali terkejut,berbeda dengan bela yang berbinar-binar.
"Ya ampun Ki,gimana Tuhan menciptakan mahkluk sesempurna itu,wajahnya tampann sekali,lihatlah otot-ototnya,jiwa jombloku langsung meronta-ronta ingin diperkosa"
"Kalau kamu berisik lagi,aku yakin kita disuruh keluar bentar lagi"Zakia berbisik ke Bella
Akhirnya Bela diam,dia tau Dosen tampan itu menatap tajam ke arah mereka berdua seperti mau menelan mereka mentah-mentah,yang membuat bela langsung mengatupkan mulutnya,jam pertama kuliah mereka berakhir dengan tenang meski banyak tugas yang harus mereka bawa pulang.
"Oh iy kamu tinggal dimana Bel,kayana asyik deh kalau kita ngerjain tugas kita barengan"Ajak Kia sambil memasukan bukunya ditasnya
"Aku tinggal bersmaa paman dan bibiku tak jauh dari kampus ini Ki,aku rasa kurang nyaman bila ditempatku"
"Gimana kalau di apartementku saja?"Tawar Zakia
"Kamu tinggal diapartement,sepertinya akan sangat menyenangkan"
__ADS_1
"Gimana kalau aku gabung bersama kalian"Cowok latin dengan mata hazel,dengan warna kulit tan muncul dibalik punggung Zakia,dia ternyata duduk disamping Zakia sejak mata kuliah pertama hingga ke dua,Karena sikap cuek Kia,jadi dia baru menyadarinya.
"Namaku Brian"cowok itu mengulurkan tangannya ke Zakia dan Bella,disambut uluran tangan oleh Bela.