
Manhattan saat ini memasuki musim semi,burung-burung bernyanyi dengan ceria,bunga-bunga bermekaran indah,Eliza membawa baby Daren untuk berkeliling di taman belakang mansion dengan diikuti dua orang nani,Eliza berhenti dibawah pohon tabebuya lalu duduk di kursi yang ada dibahah pohon itu,lalu dia menimang cucu semata wayangnya itu yang terlihat senang melihat warna cerah yang dihasilkan dari bunga yang bermekaran,dia terus berceloteh,seolah ingin mengatakan sesuatu sambil berteriak riang
"Daren,kamu sepertinya menyukai pohon ini ya,nanti Oma akan membuat taman pohon beraneka ragam untuk Daren,cepat tumbuh besar ya cucu kesayangan Oma"Ucapan Elizabeth itu membuat bayi gembul itu berteriak,seolah mengerti apa yang dikatakan Omanya,itu membuat Elizabeth menyunggingkan senyum berkali-kali
Saat nenek dan cucu itu sedang asyik bercengkerama,dari kejauhan Angelina terlihat berjalan kearah mereka tergesa setengah berlari
"Angelina,ada apa kamu tergesa seperti itu,berhati-hatilah,usia kita sudah tak muda lagi,kalau kamu sampai jatuh akan terlihat sangat tidak lucu,ada apa kamu berlari seperti itu dan sepertinya kamu baru bangun tidur"Lirik Eliza sekilas memperhatikan asisten sekaligus sahabatnya itu yang terlihat berantakan
"Sorry Eliza,aku tak akan seperti ini jika tidak penting,dokter dirumah sakit mengabarkan jika Marsha sudah sadar,dia mencari Dave dan anaknya,sebaiknya kita segera ke rumah sakit"Terang Angelina dengan nafas tersengal
"Syukurlah...Syukurlah....Darren,Mommymu sudah sadar nak,sekarang Omma akan ke rumah sakit dulu ya sayang,kamu tinggal dirumah bersama Nani ya,tolong bawa Daren ke dalam ya"Elizabeth menyerahkan cucunya kesalah satu nani ya ng bersamanya,seperti yang diperintahkan mereka membawa Darren ke dalam mansion lagi,meninggalkan dua wanita itu tengah duduk berbincang dibawah pohon tabebuya tadi
"Tadi aku sudah mencoba menghubungi Dave tapi tidak tersambung,sepertinya dia sengaja mematikan ponselnya"Angeline melanjutkan pembicaraannya setelah memastikan kedua perawat itu tak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan,
"Rupanya kamu sudah membaca semua yang terjadi pada Daveku Angeline,inilah yang aku takutkan,orangku bahkan mengatakan mereka pernah menghabiskan malam bersama"Eliza memijat keningnya menggunakan tangan kanannya,dia dibuat pusing oleh tingkah anak lelakinya yang sedang hilang ingatan dan malah menjalin afair dengan wanita lain
__ADS_1
"Apa harus aku bereskan wanita itu"Tanya Angeline takut-takut,dan seperti apa yang dia fikirkan Istri mendiang Bosnya itu tak punya nyali sejauh itu,dia malah berteriak kencang sekali hingga suaranya yang melengking itu membuatnya berkali-kali mengecek telinganya yang berdengung,semua pekerja dihalaman belakang itu langsung menghentikan kegiatan mereka sebentar untuk menoleh kearag dimana bosnya berteriak,setelah mereka menyadari bahwa bosnya itu bersama Angeline mereka langsung melanjutkan aktifitas mereka masing-masing
"Apa.......???Inget usia kita sudah gak muda lagi Angeline,bagaimana kamu bisa menawarkan hal mengerikan seperti itu padaku,kamu tau jika kamu berbuat dosa lalu kemudian Tuhan mencabut nyawamu sebelum kamu sempat bertobat!!!kamu terlalu lama kerja dengan suamiku dan Dave,jadi selalu berfikir semua bisa dibereskan dengan menghabisi nyawa orang,lupakan ide gilamu itu,aku juga sangat menyayangi Zakia dia telah banyak membantu Dave saat sakit bahkan kata nani-naniku gadis malang itu selalu bangun jika cucuku rewel,dengan telaten dia mengurus cucuku"Eliza mengomeli bawahannya itu dengan nafas menderu,hingga membuat Angeline bergidik ngeri,tanpa berminat untuk menyela Angeline hanya memperhatikan Eliza yang mondar mandir didepannya sampai wanita tua itu berhenti mengomel
"Bagaimana jika kau suruh saja Davemu itu berpoligami,dengan begitu kamu gak akan membuat dua wanita itu terluka,kamu bisa menempatkakan Zakia disalah satu mansion milik Dave yang lain dengan tidak melukainya saat mengusirnya dari sini,bilang aja demi kebaikan bersama"Ucap Angelina enteng tanpa merasa bersalah sambil membersihkan kuku kuku cantiknya
"Ide gila darimana lagi itu,percuma aku ngomong sama orang yang belum pernah merasakan jatuh cinta sepertimu Angeline,lebih baik kamu mandi sekarang dan 15 menit lagi kita berangkat ke rumah sakit"Elizabeth meninggalkan bawahannya itu ke mansion duluan,dia semakin sakit kepala mendengar penuturan dari Angeline
Sesuai kesepakatan setelah mereka mandi dan berganti pakaian kedua wanita yang umurnya sudah menginjak 55 tahun itu ditunggu oleh sebuah mobil Roll Royce warna hitam yang terparkir cantik di halaman mansion indah itu,mereka memakai dresss selutut lengkap dengan kaca mata hitam membingkai cantik diwajah kedua oma yang tak terlihat tua sama sekali itu.mobil yang dikemudikan oleh sopir itu membelah jalanan kota new york siang itu,hening antara keduanya hingga mobil itu berhenti di depan lobi rumah sakit megah itu.
"Marsha anakku"'Sapa Eliza lalu mendekat kebangsal dimana menantunya itu masih belum bisa bergerak bebas karena luka cukup serius di tulang pelakang dan lehernya
"Mama...aku sangat merindukan mama,dimana Dave ma?Apa dia sudah baik-baik saja?kata suster ada keajaiban yang terjadi pada Dave,lalu..lalu bagaimana keadaan bayiku mama?"Marsha langsung memberondong Elizabeth dengan semua pertanyaan tentang suaminya dan anaknya
"Iyah sayang,apa yang suster bilang adalah kebenaran,beberapa hari setelah dia dioperasi dia sudah bisa beraktifitas seperti sedia kala,anakmu juga sudah sangat sehat dan montok,ini photo nya lihatlah,namanya Darren Leighton bagus bukan?dia menjadi bayi yang paling tampan didunia ini"Eliza mengambil gawainya dan memperlihatkan walpaper dihandphonya yang memang berlatar photo baby Darren,mata Marsha berkaca-kaca dia membungkam mulutnya saat melihat bayi montok yang wajahnya mirip sekali dengan Dave,bahkan tak ada jejak wajah dari Marsha sama sekali
__ADS_1
"Dia tampan sekali mama,terimakasih telah mengurus anakku mama,terimakasih,lalu dimana Dave mam?"Tanya Marsha karena merasa pertanyaannya tak dijawab oleh mertuanya itu
"Dave sedang berada di Indonesia Marsha mungkin 3minggu lagi baru kembali kami sudah berusaha menghubunginya namun belum dapat tersambung"Ucap Angeline yang melihat Eliza tak bisa menjawab pertanyaannya
"Angeline,maaf aku terlalu asyik dengan mama eliza hingga tak menyadari kehadiranmu dibelakangnya,3 minggu?kenapa bisa selama itu?"Marsha penasaran,tak biasnaya suaminya itu jauh darinya,apalagi dalam keadaan Marsha seperti ini,itu bukan Dave banget
"Pembukaan resort di Raja Ampat,resort impian kalian berdua,ya kamu tau bukan Dave adalah tipical cerewet bila menyangkut tentangmu,dia harus benar-benar memperhatikan sedetail mungkin bangunan itu,dia ingin memastikan bahwa semua seperti apa yang kamu inginkan Marsha"Ucap Angeline berbohong dengan mengitkan kedua jarinya dibelakangnya,tapi jika Dave tak amnesia semua itu bukanlah kebohongan bukan,Dave sangat memperhatikan Marsha,apapun yang wanita itu inginkan pasti dipenuhinya termasuk resort di Raja Ampat itu,Marsha jatuh cinta dengan kota itu dan berfikir ingin mempunyai resort disana,tak tanggung-tanggung Dave membelikan pulau kecil disana yang dibangun resort indah untuk Marsha.dia menggunakan arsitek international sekelas David dan beberapa arsitek yang kompeten dalam pembangunan resort tersebut demi Marsha
"Benarkah sudah akan dibuka,kalau begitu jangan ganggu Daveku Angeline,biarkan dia menyelesaikan pekerjaannya,dan aku disini akan memberinya kejutan,aku harus sudah bisa berjalan saat menyambutnya kembali nanti mama"Kesedihan Marsha langsung hilang berganti dengan mata berbinar penuh semangat,terkutuklah kamu Angeline
.
.
.
__ADS_1
AUTHOR MENGUCAPKAN BANYAK TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA SELAMA INI UNTUK READERKU TERCINTA,JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT DISETIAP EPISODE YANG AUTHOR UPLOAD YA,DAN JANGAN LUPA VOTENYA AUTHOR TUNGGU.BUAT KALIAN YANG MAU IKUTIN IG AKU BISA SEARCH "ALANANATA.97"