
Brian terikat disebuah pohon pinus dengan dengan menggunakam tali yang terbuat dari tembaga,setiap kali Brian ingin memberontak tali itu seolah membakar tangannya begitu panas,rasa haus dan lapar pun mulai menyerangnya,dia hampir kehilangan kesadarannya,hingga suara mobil samar-samar terdengar dari kejauhan oleh indra pedengarannya
Masih tersisa ratusan jin yang menjaga mengelilingi area dimanw Brian terikat,sedangkan kedua jin sialan yang telah menyandranya,ah tentu mereka sedang melakukan pesta mesum mereka,Anna dan Nina berada tak jauh dari tempat Brian diikat,mereka tengah berpesta pora,ada lelaki 2 lelaki yang mereka sandra dan dijadikan penari erotis dalam pesta kemenangan mereka,mereka menyulap hutan di tengah kota new york itu menjadi club dan bar untuk berpesta,para bangsa jin yang mempunyai kekasih manusia ataupun sesama jin pula terlihat ditempat itu,disetiap ujung tempat itu mereka melakukan adegan mesum tanpa rasa malu
Damian menghentikan mobilnya saat dirasa jarak antara dia dan tempat jin bar-bar menggelar pesta itu dirasa aman
"Apa-apaan mereka ini,bagaimana Tristan mengatur negeri kita?Apa dia tak mempethatikan rakyatnya"Damian membanting setir geram melihat tingkah polah jin yang dengan leluasa melakukan hal menjijikkan didunia manusia,tidak hanya itu bahkan mereka menggauli manusia seperti hewan saja,mereka bercinta dimanapun mereka inginkan
"Bukankah ini juga tanggung jawabmu yang mulia?maksudku Damian emmhh salah Dave?"Cibir Jenna dengan lirikan mata yang mencela,dia memindai semua jin yang berada tak jauh dari mobil mereka sambil memastikan selongsong peluru yang dia bawa
"Jangan samakan aku dengan mereka Jenna!!!Cepat jelaskan bagaimana aku bisa menggunakan kekuatanku,aku akan habisi mereka semua"Tutur Damian sedikit berbisik karena tak ingin keberadaannya disadari oleh kawanan jin yang mempunyai telinga lebih sensitif dibanding manusia biasa
"Rasakan semua energi disekelilingmu,ambil.setiap molekul energi yang ada dan arahkan kemana saja kamu akan menyerang,kamu bisa memanggil pedang basmati jika memang kamu perlukan,pedang itu akan langsung membuat jin yang terkena menjadi abu,sekarang ayo kita keluar,aku akan menyerang mereka dari sisi kiri dan kamu dari sisi kanan"Ucap Jenna yang langsung dianggukin oleh Damian
Mereka berdua bak para pemain laga disinetron hollywood yang tengah menyelinap dan menghabisi dalam senyap setiap barisan musuh yang menjaga benteng pertahanan,Damian kini telah lihai menggunakan kekuatan pada tubuh Dave,tak berapa lama mereka telah berada pada inti dari gerombolan jin itu,kini Dave melihat betapa menjijikannya Anna dan Nina yang tengah mendesah saat dua sandranya berada diantara kedua kaki mereka sedang menelusuri inti mereka dengan lidahnya,mereka berdua tak menyadari jika Damian matanya sudah seperti iblis yang tengah memindai mangsanya
"Cih,baru kali ini aku merasa malu telah membuat kalian menjadi selirku sebelumnya"Damian berkata sambil menyandarkan badannya disebuah pohon,nafasnya sedikit tersengal karena sudah ada seratus jin telah dia musnahkan
"Yang mulia,pergi kalian"Ucap Anna dan Nina serempak setelah kaki mereka menendang dua manusia yang telah memuaskan hasratnya itu,mereka segera merapikan bajunya yang telah tersingkap keatas
__ADS_1
"Kenapa kalian berada disini?Bukankah kalian harusnya sudah berada dinegara kalian masing-masing?jangan katakan kalian mengikutiku"Geram Damian
"Bagaimana kami bisa pergi tanpa cinta dari yang mulia,yang mulia terlalu egois tanpa memperdulikan perasaan kami semua,bagaimana bisa yang mulia telah mengambil semua yang kami miliki lalu dengan begitu saja membuang kami tanpa belas kasih sama sekali"Nina menjawab pertanyaan Damian dengan suara bergetar
"Kenapa kamu masih memanggilnya yang mulia Nina,dia bukanlah siapa-siapa sekarang bagi kita dan bangsa jin terutama,bagaimana seorang raja bisa begitu egois menerima hukuman begitu saja demi bisa bersatu dengan cintanya tanpa memikirkan rakyat yang ditinggalkannya?hey Damian,apa kamu sudah lupa bagaimana kamu merenggut kehormatan kami dulu dengan membabi buta,apa kamu lupa setiap malam erotis yang sudah kita lewati bersama,apa kamu lupa bagaimana kenikmatan surgawi yang kami berikan kepadamu hanya karena gadis manusia yang tak berharga itu hah?apa kamu tak mendengar jerit tangis kami setiap desahanmu menggema diistana kita bersamanya?Apakah cintamu begitu buta Damian hingga tak melihat kesengsaraan kami?kamu adalah Raja Damian,Raja yang harusnya adil dalam memperlakukan wanita di haremmu,aku bersumpah tak akan membuatmu bersatu dengan mudah bersama cinta butamu itu Damian,aku akan membelaskan setiap sakit yang aku rasakan ketika melihatmu bersamanya"Anna kini memandang sinis kearah Damian
"Hentikan omong kosongmu Anna,kalian tak akan pernah mengerti apa arti cinta karena tak pernah merasakannya,dan hubungan kita semua hanya sebatas hubungan biologis,kalian membutuhkanku dan akupun menerima kalian sebagai harta rampasan perang dari ayah kalian yang telah ditaklukan oleh kerajaanku,sesungguhnya aku melepaskan kalian supaya kalian mendapatkan kebahagian yang sama seperti yang aku rasakan bersama Zakia,aku yakin diluar sana kalian pasti akan menemukan seseorang yang mencintai kalian dengan cara yang luar biasa"Damian masih mencoba bersabar menjelaskan kepada mantan selir-selir didepannya ini,sungguh jika ada jalan lain untuk berdamai,Damian lebih memilihnya apapun resikonya,karena apa yang dikatakan Anna barusan sedikit mengusik hati nuraninya
"Bagaimana jika kami tidak mau,kami mau tetap menjadi selirmu,atau Zakia sialan itu akan kami habisi"Nina mulai mengancam
"Nina!!!aku baik kepada kalian karena aku masih menghargai kalian sebagai mantan selirku,jika kalian berani menyentuh Zakia seujung kuku saja,aku bersumpah akan memghancurkan kalian menjadi debu!!!Aku tak mungkin menjadikan kalian sebagai selirku lagi,karena aku sudah berjanji kepada Zakia hanya ada dia satu-satunya wanita yang berada dihatiku sekarang dan selamanya,maafkan aku kalian kembalilah kedunia kalian lagi,lanjutkan hidup kalian"Perkataan Damian barusan membuat Anna mencabut pedangnya dia berlari menuju Damian
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Maaf ya kesayanganku,updatenya sedikit lambat,karena kesibukan author cie sibuk...sok sibuk tepatnya,ini kebetulan si kecil sedang ada ulangan and guru lesnya yang biasa dateng kerumah sedang melahirkan yah tentu kalian tau sendiri bagaimana rempongnya,setelah ulangan aku usahalan Crazy Up ya,terimakasih telah setia๐๐๐๐๐
__ADS_1