Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 34Hukuman Damian


__ADS_3

Zakia terbangun didalam kamar yang seperti istana,dia menggeliatkan tubuhnya,


"Bayiku...dimana bayiku?aku ada dimana?"Zakia panik,ramuan yang sudah dikasih oleh Alief ternyata tak berguna,Zakia panik dia menginginkan anaknya,tadi dia setengah sadar melihat Brian menggendongnya,namun dia tak bisa membuka matanya...,suara Damian yang memanggil-manggil dari luar kamarnya,dia mampu mendengar semuanya namun tak mampu untuk menjawabnya,


Zakia turun dari tempat tidur dan keluar dari kamar itu,dia mencari keberadaan Brian untuk menanyakan apa yang terjadi pada dirinya dan dimana bayinya,Brian yang sedang berbicara ditelfon dekat jendela langsung mematikan telfonnya,ya..Brian sudah menghubungi nenek Narendra seperti pesan Alief sebelum dia pergi,dia mendapatkan nomer telfon nenek Narendra dari Alief juga,


"Brian....dimana bayiku?apa yang sudah kamu lakukan padaku?cepat kembalikan aku ke istana Damian!!!"Bariton pertanyaan Zakia seolah genderang perang yang besar,bagaimana mungkin wanita ini mengingat semuanya

__ADS_1


"Kia,hentikan kegilaanmu,bayimu akan baik-baik saja disana,kamu berbeda dengan mereka,kamu manusia yang selamanya tak akan bisa bersatu dengan Damian,dia adalah jin,sudahlah lupakan semua yang sudah kamu alami,ini akan sedikit berat tapi demi keluargamu kamu pasti bisa"Bujuk Brian


"No Brian,kamu tau aku seorang ibu,bagaimanapun anakku membutuhkanku,aku gak bisa meninggalkannya disana sendirian,aku ingin kembali ketempat itu,antar aku kesana Brian,kalau kamu gak mau,tolong tunjukkan aku dimana jalannya"Zakia mencengkram kerah Brian


"Zakia please,sadarlah,kamu disini juga punya keluarga,apakah kamu tidak sadar?bagaimana perasaan mereka jika kamu tak disisinya?bagaimana kalau kamu terpenjara ditempat itu seumur hidup kamu?apa kamu tega melihat mommymu hancur,atau kamu bisa membayangkan bisa saja beliau gila karena kehilangan anak gadisnya?Sadarlah Zakia,jalanmu itu salah"Brian mencoba menjelaskan selembut mungkin agar Zakia mengerti,dia meremas pundak Zakia....,


"Tuhan,apakah ini adalah hukuman untukku?tolong persatukan aku bersama Anakku,aku rela kehilangan cintaku,tapi jangan anakku Tuhan"Zakia meraung...histeris

__ADS_1


langit mungkin sedang berpihak padanya ditempat lain Mike masih berdiri ditempatnya sambil menatap tajam ke arah Damian yang masih terlihat arogan dengan nafas yang menderu,fikiran Damian masih kacau sama seperti beberapa saat yang lalu,tapi dia yakin dia akan menemukan Zakia secepatnya


"Minumlah ini supaya pikiranmu bisa mencerna kata-kataku dengan baik"Mike memberi secangkir air dari surga ke Damian,air itu sudah diberi mantra untuk membuat Damian kehilangan seluruh kekuatan sihirnya,tanpa merasa curiga Damian meraih air itu lalu meminumnya dalam sekali tegak


"Bicaralah,aku tak punya banyak waktu,aku harus mencari permaisuriku"Damian merasa tubuhnya sangat ringan dan segar setelah meminum air dari Mike,ya tentu air surga tak ada tandingannya,air yang selalu menyegarkan dan memberi efek menenangkan


"Jadi kamu telah membunuh 2 orang yang tak berdosa,kamu telah membuat tatanan kacau dengan menghamili seorang manusia dan sebagai rajapun kau lalai orang kepercayaanmupun berbuat demikian hingga tercipta spesies baru (yang dimaksud Tristan dan Bella),Sekarang Kekuatanmu dicabut dan kamu akan hidup menjadi manusia biasa bersama anakmu"Mike menatap Damian yang malah seperti bahagia

__ADS_1


"Berarti dengan begitu aku bisa hidup berdampingan dengan permaisuriku?ini bukan hukuman,aku tidak perduli dengan kekuatanku,aku tidak perduli dengan kerajaan ini asalkan aku hidup bersama dengan Zakia dan anakku"Damian untuk pertama kalinya matanya berkaca-kaca..


__ADS_2