Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 25 Separuh Kekuatan


__ADS_3

Wanita dengan hidung bangir itu berdiri dibalkon kamarnya hanya menggunakan lingere berwarna merah marun,yang didobel dengan kimono pendek,wajahnya terkena sinar cahaya bulan purnama nan indah,memancarkan kecantikan alaminya....seseorang memeluknya dari belakang...dengan penuh kelembutan,


tiba-tiba alunan melodi romantis bersenandung sama persis seperti saat di dunianya bila ada adegan romantis,lagu All OF Me dari Jhon legend mengalun merdu menambah kesan romantis dikamar itu,


"Apa yang sedang kamu pandangi permaisuriku?"Tanya lelaki tampan itu


"Ternyata disini juga ada bulan yang secantik ini,aku merindukan orang tuaku Damian,pasti mereka mencariku sekarang"


"Tinggalah disini bersamaku selamanya,kamu akan memandang keindahan bulan setiap hari,tenanglah,mereka tak akan mencarimu,selama aku bertapa kemarin aku meminta supaya waktu ditempatku berbeda dengan di duniamu,dan dikabulkan olehNya"Damian semakin erat memeluk Zakia,


"Damian kita sedang diluar,bagaimana kalau ada yang melihat?maksudmu bagaimana?jadi Zona waktu kita berbeda?berbeda berapa jam atau berapa menit hingga membuatmu yakin jika orang tuaku tak mencariku.."Zakia mencoba melepaskan tangan Damian,tapi Damian malah membalikkan tubuh Zakia,mereka bercumbu tanpa peduli apapun

__ADS_1


Damian menatap Zakia dengan tatapan memuja,malam ini adalah malam purnama,penyatuan Damian dan Zakia membuat tenaga dalam Damian melesat pesat hingga ribuan kali,dia sudah bisa merasakan,tubuhnya panas,bahkan rasa capekpun tak dirasakanya,sudah hampir 3 jam mereka bercinta,ternyata bukan hanya Damian,Zakiapun juga mendapat setengah dari tenaga dalam Damian,Zakia kini menjadi setengah siluman,Damian tak tahu bila akan seperti ini,mata hitam Zakia ikut berkilat merah seperti dirinya,akhirnya percintaan itu selesai setelah 6 jam,Damian menanam benih-benih dirahim Zakia


"Sayang,apa kamu tidak apa-apa?"tanya Damian menatap mata Zakia yang kadang hitam,hijau dan merah,nafas Zakia tersengal-sengal karena kecapeab


"Masih tanya,sakit tau...tapi enak juga sih"Zakia tanpa malu menjawab jujur


"Bukan,bukan itu apa badanmu merasa ada yang aneh?"Damian menatap intens Zakia yang ada didekapannya dengan mengangkat wajah gadis itu supaya mendongak kearahnya.


"Gak ada,kamu tadi belum menjawab pertanyaanku mengenai waktu Damian,jadi gimana?"Zakia teringat percakapan terakhir mereka


"Hah?itu keren banget Damian....Cup"Zakia mengecup pipi damian lalu memeluk suaminya itu,dia tak sabar menunggu esok ingin menceritakan semua ini pada Bella,sahabatnya itu pasti akan senang sekali dan tak akan takut bila keluarganya mencarinya,

__ADS_1


Setelah mengetahui Zakia terlelap,Damian pelan-pelan meninggalkannya,dia penasaran apa yang terjadi dengan Istrinya,dia berniat mencari Tristan,saat dia kembali kekamarnya terlihat Tristan malah mondar-mandir didepan pintu kamarnya,


"Damian,Damian....ini gawat"Tristan lupa bila disekeliling mereka banyak para pengawal,lalu Damian memberi isyarat untuk masuk kekamarnya


"Apa Bella kilatan matanya berubah?"Damian menebak tepat sasaran


"Bagaimana...apa Zakia juga begitu?Hah?"Tristan menganga tak menyangka bila apa yang dia alami juga dialami oleh sahabat sekaligus rajanya itu


"Loe besok ke istana Jenna,tanya ke Brian,cuma dia yang bisa menjawab semua ini"Damian menuangkan segelas wine kualitas terbaik digelasnya dan meminumnya sedikit dan menggoyang-goyangkan gelas itu


"Apa menurut loe dia mau menjawab pertanyaan kita?bedebah itu pasti akan murka,bila tau gadisnya sudah lo tiduri,begitu juga dengan sahabatnya Bella udah gue perawanin man"Tristan ikutan menuang wine itu,Dia bergidik ngeri bila membayangkan kekejaman Brian saat dia berada didunianya dengan kekuatan penuh tanpa ampun menghabisi para kaum jin"

__ADS_1


"Tenang saja,manusia sampah itu tak berdaya disini,dia sudah kehilangan kekuatannya secara total,lagian bukankah loe juga mendapat kekuatan setelah mendapat perawan dibulan purnama walau gak sepesat peningkatan tenaga dalamku tapi lumayanlah"Damian menegak habis wine digelasnya.lalu beranjak pergi ingin memeluk Zakia lagi,Tristan hanya manggut-manggut mendengar penuturan Damian barusan,dia tak sadar bila Damian sudah tak ada disampingnya lagi,


"Jadi gue besok....."saat melihat kearah sampingnya dia tak mendapatkan Damian,Tristan mendengus kesal,dia kembali kekamar Bella,dan nemeluk gadisnya itu hingga pagi menjelang.


__ADS_2