Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Switch


__ADS_3

"Dokter-dokter"Perawat yang tadi melepas alat infus Zakia panik memanggil Dokter yang tengah memeriksa pasien dengan membawa dua amplop


"Ada apa sus?apa ada yang darurat"Dokter itu memiringkan badannya menatap intens kepada suster yang nafasnya naik turun seperti habis berlarian


"Gawat dok,gawat...it's dangerous"suster itu langsung mendekat ke dokter tersebut dan membisikkan sesuatu ke telinga dokter itu yang membuat dokter tersebut ikutan panik.


"Maaf saya permisi dulu,setelah ini akan ada dokter yang lain yang akan meneruskan pemeriksaan ini"Setelah berpamitan dokter itu langsung keluar dari ruangan rawat inap itu diikuti oleh suster yang membawa amplop tadi"Bagaimana kau bisa seceroboh ini sus,kita bisa kehilangan pekerjaan kita dan parahnya lagi bagaimana jika gadis itu bunuh diri karena dia tak punya pacar namun didiagnosa hamil?cepat hubungi mereka dan meminta maaflah,jelaskan semuanya sedetail mungkin"Perintah dokter itu sambil mengamati dua kertas ditangannya sambil terus berjalan keruangannya


"Maaf dok,semalam saya sangat mengantuk lagi pula kedua pasien itu smaa-sama keracunan makanan selain itu nama mereka hampir sama dok,Sisca ibu hamil yang keracunan setelah memakan mushroom dan Zakia gadis muda yang keracunan nasi goreng,mereka berdua sama-sama orang asia,dan satu lagi masalah kita dok,kita tak bisa menghubungi keluarga Zakia karena alamat serta nomer telepone yang terdaftar di admin rumah sakit ini tidak jelas"Suster itu memasang muka frustasi.tentu saja mereka tak bisa menghubungi rumah Zakia karena Tristan menulis asal alamat dan nomer telephone mereka asal.sebab dia memang tak mengetahui dimana persisnya alamat keluarga Leighton serta nomer telephone rumah itu.


"Oh God,semoga wanita malang itu segera mendapatkan masa periodenya dan juga memeriksakan ulang kesehatannya dalam beberapa hari ini kesini,aku tak bisa membayangkan bagaimana keluarganya histeris mendengar anak gadis mereka hamil sebelum nikah,karena setauku asia sangat menjunjung tinggi budaya timur,hamil sebelum menikah adalah satu hal yang tabu bagi budaya mereka...hah"Dokter itu mendengus keras sambil mendudukkan badannya yang letih di kursi kerjanya.


Dikediaman Leighton


Pagi hari sekitar jam 09:00 Zakia menggeliat ditempat tidur king size milik Dave,tangannya meraba-raba mencari seseorang yang harusnya berada disampingnya semenjak tadi malam,namun nihil orang itu juga tak ada disampingnya,awalnya dia berfikir mungkin Damian sedang mencarinya dan tak ketemu,tapi itu tak mungkin karena jika mengingat kekuatan Damian yang sekarang dia akan dengan mudah menemukan Zakia atau dia bisa mencari tahu lewat Paul bukan?Baru Zakia termenung sebentar dengan keadaan masih terbaring.dia dikagetkan dengan kedatangan Damian dengan penampilannya yang acak-acakan dan bay alkohol yang sangat kuat yang langsung membantingkan tubuhnya disamping Zakia


"Damian?emm Dave?kau darimana saja sayang?kenapa keadaanmu seperti ini?apa kamu masih sedih mengenai kepergian mamimu"Zakia ingin membelai kepala Damian namun terhenti ketika mendengar teriakan Damian


"Singkirkan tangan kotormu itu,jangan pernah berani menyentuhku"Ucap Damian ketus dengan sebelah tangan yang menutupi wajahnya.


"Apa aku melakukan kesalahan sayang?apa kamu berfikir akulah penyebab kematian ibumu sayang?maafkan aku ya?kau boleh menghukumku jika kau merasa aku bersalah atas semua ini tapi jangan pernah membentakku dan tak memperbolehkan aku menyentuhmu,karena aku tak akan sanggup"Zakia berusaha menyentuh tangan Damian kembali.


Namun saat itu juga tangannya ditangkap oleh Damian,dia menarik tubuh Zakia yang duduk supaya terjatuh disampingnya.setelah itu dia mencengkeram tangan Zakia menggunakan satu tangannya dia menarik tangan Zakia keatas.Damian memandangi Zakia dengan tatapan penuh amarah dan juga nafsu,tubuhnya kini menindih Zakia"Aku sudah bilang padamu,jangan menyentuhku,tapi kau tak pernah mendengarkanku,jadi terima hukumanmu"Damian mendesis disebelah telinga Zakia,aura menakutkan langsung menguar dari dirinya seakan dia ingin memakan Zakia hidup-hidup,dengan kasar dia mencumbu Zakia merobek lingere yang dikenakan Zakia,tak ada rasa cinta sedikitpun dalam penyatuan kali ini,berkali-kali Damian menggiggit tubuh Zakia hingga wanita itu berteriak kesakitan,namun Damian yang dikuasai api cemburu malah tersenyum menakutkan setiap kali Zakia berteriak ditengah-tengah percintaan mereka Damian tiba-tiba mengingat sesuatu."Jadi siapa tunanganmu?"Tiba-tiba pertanyaan itu keluar dari mulut Damian yang membuat Zakia terkesiap dan mengalihkan perhatiannya,yang tadinya dia merintih kesakitan karena di beberapa bagian tubuhnya merasakan perih dan nikmat bersamaan

__ADS_1


"Dav..ah..David"Jawab Zakia terbata,karena.dibawah sana Damian sedang menggempurkan miliknya ke dalam diri Zakia


"Oh jadi bajingan itu yang membuatmu hamil hah?"Damian semakin brutal dengan emosi yang tak terkendali meluapkan amarahnya kepada Zakia


"Aw..sakit Damian,siapa yang hamil?David menyentuhku saja tak pernah?kamu pasti salah paham sayang"Zakia sedikit berteriak karena Damian menggiggit pundaknya sangat kencang


"Bagaimana aku harus percaya padamu?sedangkan dokter yang menanganimu semalam dengan jelas mengatakan kau hamil dua bulan Eh....,Sedangkan kita baru satu bulan bertemu"Damian menjawab disela-sela kegiatannya


"Jadi semalam kau ada dirumah sakit?kau menungguku,dan setelah kau mendengar hal itu kau pergi begitu saja lalu minum-minum dibar?tatap mataku Damian?Apa kau melihat sedikit saja kebohongan dimataku?aku memang bertunangan bersama David,itu karena aku yang memintanya untuk berpura-pura menjadi tunanganku.Supaya bulek Parti berhenti menjodoh-jodohkanku dengan pria-pria pilihannya yang aku sendiri tak mengenal siapa saja mereka,aku capek Damian,tapi demi Tuhan selama David berpura-pura menjadi tunanganku dia tak pernah menyentuhku walaupun itu seujung jariku"Jelas Zakia kepada Damian yang membuat Damian menghentikan kegiatannya


"Lalu bagaimana dengan hasil pemeriksaan semalam?"


"Pasti ada kesalahan disini,ayo kita kembali kerumah sakit itu sekarang,kita periksa ulang hasil laboratoriumnya jika perlu aku akan melakukan usg"Tantang Zakia


Setelah selesai mandi mereka turun dan bergegas ke rumah sakit tempat dimana Zakia dirawat semalam,dan benar seperti perkiraan Zakia,ada kesalahan dalam laporan kesehatan Zakia yang tertukar,Damian rasanya ingin membakar rumah sakit tersebut begitu mendengar permintaan maaf dari suster yang lalai dna mengakibatkan kesalah pahaman antara dia dan Zakia,namun Zakia selalu bisa meredamkan amarahnya.Damian merasa sangat malu dan ribuan kali mengucapkan kata maaaf kepada Zakia hingga membuat Zakia jengah seperti saat ini.


"Sayang,kamu boleh menghukumku,maafkan aku ya,kamu jangan meninggalkan aku ya sayang,aku janji gak akan mengulangi kesalahan ini lagi"Damian menjadi alay dan bucin akut,sekarang rasa penyesalan dan juga takut kehilangan Zakia berkecamuk didadanya


"Sekali lagi aku mendengar kata-kata itu dari mulutmu,aku pastikan kau tak akan pernah melihatku lagi Damian"Jawab Zakia jengkel,dia sudah ribuan kali juga menjawab pertanyaan Damian dengan jawaban yang sama dan kali ini dia sudah tak sanggup lagi ketika Damian berhasil memarkirkan kendaraan mereka didepan pintu mansion mewah keluarga Leighton tanpa menunggu Damian bukakan pintu mobilnya,Zakia turun dengan sendirinya diikuti Damian yang terus merengek dibelakangnya tanpa berani menyentuh Zakia.ketika Zakia baru sampai didepan pintu suara bocah lima tahun menyambutnya dengan riang gembira


"Mommy..mommy"Darren yang kini telah berusia lima tahun berlari kearah Zakia,dan berhambur kepelukan wanita yang sedikit kaget namun bersimpuh dilantai dan merentangkan kedua tangannya agar bocah kecil itu bisa leluasa memeluknya,air mata harus Zakia membanjiri pipinya,dia bersyukur anaknya diberi kelebihan untuk dapat mengenalinya meskipun dia terpisah cukup lama dengannya


__ADS_1


"I miss you mommy,accu tau kita pasti bisa belkumpul kembali?"Daren dengan lidah bayi dan pikiran yang jauh lebih dewasa dari fisiknya itu mencoba berbicara layaknya orang dewasa kepada mommy yang dirindukannya


"Dareen,anakku"Zakia menggendong dan membawanya ke meja makan yang mana semua keluarga telah berkumpul disana menunggu mereka.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa Vote dan ikuti IGku ya,disana kalian akan tau dibeberapa plot dalam novel ini terinspirasi dari apašŸŠhave a nice day semua


__ADS_2