Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 41 Lunch with my Wife


__ADS_3

"Bisakah kamu melepaskan tanganku Dave,aku sangat tidak nyaman seperti ini"Akhirnya Zakia bersuara setelah mereka memasuki restoran italia yang mereka kunjungi siang itu


"Oh sorry Kia,aku hanya takut kamu hilang karena terpisah dariku,bukankah kamu tidak mengetahui negara ini?Jawab Dave asal


"Oh ayolah Dave,Apa gunanya Map,ini zaman modern,alasan klise,aku hanya gak mau nanti bila ada paparazi yang menemukan kita seperti ini,bisa-bisa mereka memberitakan yang tidak-tidak tentang kita"mendengar jawaban Zakia Dave melihat gadis itu yang sedang cemberut,dia lalu menarik kursi untuk Zakia dan mempersilahkan gadisnya itu duduk dan diikuti oleh dia sendiri tentunya,


Dave memesankan pizza dengan toping mozarella,spagetty dan juga satu botol wine terbaik,makanan merekapun datang,setelah waiter memastikan rasa anggur tersebut dia undur diri


"Apa kamu yakin Dave untuk minum di jam segini?Ah tentu saja,minuman wine bagi orang sepertimu hanyalah seperti minum teh"Zakia bermonolog,dia menjawab pertanyaan yang terlontar dari mulutnya sendiri,


sedangkan Dave hanya tersenyum smirk penuh maksud


"Jangan bilang kamu tak pernah minum wine Zakia?"Dave mengangkat minumannya,mengajak Zakia untuk chers


"Aa.aaku..tentu saja aku sering minum,aku bisa menghabiskan satu botol ini sendiri"Dengan percaya diribya Zakia menjawab asal,Dia mengangkat juga gelasnya dan dibenturkannya dengan gelas milik Dave,Zakia menghabisakan minumannya sekali tegak,dia tidak tau bahwa dia sedang diprovokasi oleh Damian


"Aku butuh bukti Mrs.Zakia,jika memang kata-katamu benar besok aku akan membelikanmu hadiah 1 mobil bugati keluaran terbaru"Damian tidak main-main karena apa yang akan dia peroleh dari Zakia setelah dia mabuk itu lebih indah dari harta benda didunia ini


"Deal"Zakia langsung menarik tangan Dave untuk berjabat tangan


"Namun bila kamu tidak sanggup,kamu harus mau dihukum,dan apapun hukumannya kamu harus menyetujuinya,karena kita sudah sepakat"Damian menjabat tangan Zakia dengan senyuman yang membuat siapa saja yang menatap terpukau oleh parasmua yang sempurnq dengan mata biru yang meneduhkah


"Eh mana bisa begitu,jadi harus jelasin dulu apa hukumannya"Zakia mendengus kesal,saat dia bendak protes,Paul datang membawa bungkusan kardus yang sudah bisa ditebak apa isinya.


"Tuan,ini handphone pesanan anda,tadi saya sudah memintq kartu sekalian dan sudah memberi tahu Angela nomer anda,nomer Angela juga sudah saya masukkan disitu,apa anda butuh sesuatu lagi"Kata Paul sambil menyodorkan bingkisan ke Dave,yang langsung diterimanya


"Terimakasih Paul,kamu bisa pergi"


Setelah Damian memastikan Paul tak mendengar perkatannya dia kemudian memandang Zakia intens dan berkata

__ADS_1


"Jadi kalau kamu kalah,kamu akan melayaniku diatas ranjang selama dua minggu kedepan"Damian mencondongkan badannya dan berbisik pelan didekat telinga Zakia,


membuat Zakia terkesiap...,seperti ada yang menjalar dialiran darahnya.Zakia yang memang masih setengah mengingat mimpinya yang membuat api dalam dirinya seolah menggoda untuk dituntaskan berusaha,dengan sekuat tenaga dia menahan untuk tidak terpancing dan menjaga kewarasaannya,tapi satu gelas wine yang dia teguk tadi membuatnya harus berjuang dengan sangat keras agar tak tergoda


"Wahai diri,sadarlah laki-laki yang dihadapanmu ini adalah suami orang,sadarlah wahai diri,didunia lain sana ada suamimu yang dengan setia menunggumu bersama anakmu,ingat...ingat...ingat ada damian dan my baby boy"Zakia seperti merapalkan mantra dikepalanya


"Zakia...Zakia..hey....apa yang kamu fikirkan,Ingat kamu gak boleh mundur dari kesepakatan kita"Damian memicingkan ekor matanya memindai reaksi Zakia,


"Tenang saja Dave aku gak bakal kalah,aku akan habiskan wine ini"kini Zakia menuangkan wine itu sendiri,satu gelas,dua gelas,tiga gelas dan seterusnya sampai habis dia minum satu tegukan seperti minum wiskey,dan benar saja wine itu tandas dalam satu waktu.


"Wow.....prok...prok..prok...."Damian bertepuk tangan


"Yey,besok aku punya buggaty,awas kamu Dave kalau bohong,aku akan mengutukmu menjadi batu"Zakia sudah sempoyongan seperti orang mabuk


"Tenang gadis baik,aku akan membelikannya,sepertinya kamu sudah mulai mabuk,gimana kalau kita pulang saja ya"Damian,menghubungi Paul supaya dia menunggu di loby restoran,lalu dia dengan telaten memapah dan membawakan tas Zakia,dia tersenyum smirk penuh maksud


"Dia bertaruh sama aku tapi sayangnya sepertinya tak bisa minum alcohol Paul,coba cari hotel didekat sini,kita gak mungkin membawanya pulang seperti ini bukan?"Dengan alasan menjaga reputasi Zakia,Damian memainkan dramanya laki


"Baik Tuan"Tanpa merasa curiga sama sekali Paul mengarahakan mobilnya ke jalan menuju hotel bintang lima terdekat di manhattan,dia merasa iba dengan Zakia


Dave menggendong Zakia ala bridal style karena Zakia telah kehilangan kesadaranya sepenuhnya,setelah pihak hotel dihubungi oleh Paul untuk mengurus pemesanan kamar atas nama Dave,pihak hotel langsung mengarahkan tamu specialnya ke president suite,mereka tak perlu melewati jalur lobi yang dilihat banyak orang tentunya,orang-orang seperti Dave ini mempunyai jalur khusus supaya terhindar dari keramaian dan hotel yang mereka tempati ini termasuk hotel yang menjaga privacy tamu-tamu bonafitnya,


Didalam kamar,Damian meletakkan perlahan Zakia diatas kasur empuk itu,dia mulai mencumbu perlahan sambil tanganya menyibakkan anak rambut Zakia yang menutupi sebagian wajahnya


"Aku sangat merindukanmu sayang,kamu tau betapa tersiksanya aku saat melihatmu tapi tak bisa menyentuhmu"Damian terus menempel ditubuh Zakia perlahan ciuman-ciuman Damian semakin dalam,tadinya dia hanya ingin memeluk Zakia tapi apalah daya si otong tak bisa diajak kompromi pemirsa,


Hasrat Damian semakin menggebu dia melucuti semua pakaian yang menempel pada Zakia hingga tak menyisakan satu helai benang sekalipun begitu juga Damian,Zakia yang mendapat ciuman dia masih mabuk dia berfikir bahwa itu adalah suaminya,Lengkuhan,erangan kedua insan itu memenuhi kamar hotel berbintang itu,hingga mereka berdua mencapai puncak kenikmatan tiada tara,


Damian membersihkan tubuh Zakia dengan begitu sempurna sebelum dia memakaikan pakaiaan Zakia seperti semula,setelah Damian yakin semua sudah beres dia membersihkan badannya sendiri dikamar mandi,tentu saja dia berpakaian rapi dan duduk dimeja besar yang ada diruangan itu sambil memainkan gadgetnya tak berapa lama dia menghubungi Angela.

__ADS_1


"Angela,kamu atur supaya Brian mengurus cabang perusahaanku di jepang"sebelum dia menelfon Angela dia browsing dulu di mbah google,tenang Damian kamu gak akan bingung meskipun kekuatanmu hilang,googlr akan membantumu dalam segala hal


"Untuk kapan Dave?Bukankah perusahaan kita di jepang stabil?Angela masih bingung buat apa menyuruh Brian kesana


"Angela aku sudah baik-baik saja sekarang,besok aku sudah bisa kekantor,tugasmu sekarang adalah mengatur supaya Brian pergi ke Jepang,Cari alasan apapun untuk menjauhkan dia dariku"Damian sedikit mengeraskan suaranya,dan itu membuat Zakia terusik


"Damian....eeemhhhh"Zakia menggeliat mencari-cari dada bidang yang tadi dimimpinya telah memberi kehangatan untuknya,tapi dia sedikit kecewa dada bidang nan kokoh yang telah membelenggunya beberapa saat tadi tak ada,dia meraba-raba di sekitarnya tapi tak mampu menemukannya,akhirnya dia menyerah dan membuka matanya sedikit demi sedikit


"Kamu sudah sadar Zakia,minum ini dulu biar hilang hang overmu" Damian menyodorkan tablet dan air ke Zakia


"Dave,kita...kita dimana....?"bukannya Zakia menerima pil dan air dari Damian,dia langsung melihat bajunya dengan paniknya,tapi saat melihat tak ada yang mencurigakan dia langsung mengambil tablet dan air yang berada ditangan Damian,dia langsung meminumnya


"Kita lagi dihotel,gak mungkinkan aku ajak kamu pulang ke rumah dalam keadaan mabok seperti itu,kalau kamu sudah merasa enakan kita bisa pulang sekarang,ini sudah sangat larut"mendengar kata-kata Dave barusan membuat pipi Zakia merona merah,tapi itu tak meyurutkan niatnya untuk bertanya


"Apakah besok aku akan mendapatkan hadiahku Dave"tentu saja Zakia ingat apa yang akan dijanjikan Dave sebelum dia mabok,dan seingat Zakia,dia telah menghabiskan satu botol wine sampai tandas


"OF Course Kia,aku kalah besok kamu mendapatkan Bugatty La Voiture Noire"Damian mengusap rambut Zakia acak,istrinya ini masih tetap sama


"Yey,kalau begitu aku ke kamar mandi dulu ya,setelah itu kita pulang,aku sudah gak sabar menanti bugttyku" Zakia beranjak dari tempat tidurnya,dia merasa ada yang aneh disekitar pangkal pahanya,dia terhuyung kearah Damian duduk,hingga Damian terlentang ditindih Zakia


"DUG....DUG..DUG..."Jantung Zakia serasa meloncat-loncar saat dua maniknya bertemu dengan manik milik Dave,Mereka berdua terdiam beberapa detik kemudian Dave berdehem


"Ehem..ehem..."suara Dave membuat Zakia teradar dan menjauhkan badannya,dia malu setengah mati terlihat menikmati berdekatan dengan Dave


"Maaf Dave" Zakia berusaha untuk berjalan kekamar mandi meski tertatih dia menunduk malu,dan itu malah dinikmati oleh Damian


"*K*oq pangkal pahaku sakit ya,atau dalam mimpiku 2 x itu Damian benar-benar melakukannya?atau aku sekarang gak bisa melihat Damian lagi,makanya Damian melakukannya didalam mimpi..ah "Zakia mencuci mukanya sebelum keluar dari kamar mandi


Author Pov:Gimana kamu gak sakit Zakia,Damian sudah memperkosamu dari tadi siang sampai malam 🤣jangan lupa like dan comentnya ya temen-temen,sempetin vote novelku juga ya sebagai apresiasi buat author,love you guys

__ADS_1


__ADS_2