Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 32 Zakia melahirkan


__ADS_3

"Damian,aku gak merasa pipis tapi kenapa keluar air ya?Damian...a....a...aku ngompol?"Zakia berusaha membangunkan Damian,dia menggoyang-goyangkan tubuh Damian yang baru saja terlelap setelah semalaman dia begadang karena Zakia bolak balik ke toilet karena kencing,Semenjak memasuki bulan terakhir kehamilannya Damian lebih intens merawat Zakia,dia rela bangun hanya untuk membantu Zakia ketoilet atau menemani Zakia makan saa malam telah larut


"Iya sayang,Aku bantu panggil pelayan supaya mengganti spreynya ya,sekarang sini aku gantiin baju dulu"Damian dengan mata yang sudah 3 watt berjalan menuju walking closet dan kembali membawa perlengkapan lengkap ada tisu basah dan juga baju,celana dalam milik Zakia,Ayupun masuk bersama beberapa pelayan tidak hanya sprey yang akan mereka ganti tapi juga spring beda paling atas tempat tidur Zakia supaya nyaman,


"Mrs Ayu tolong kesini sebentar"seorang pelayan menunukkan ada beberapa bercak darah di ranjang Zakia dan Ayupun langsung tergopoh2 menuju Kamar mandi dimana Damian yang dengan telaten membersihkan istrinya,


"Tok..tok...tok..Yang Mulia....tok...tok..tok..paduka,tolong segera bawa permaisuri keluar,kemungkinan besar permaisuri sebentar lagi akan melahirkan"Ayu mondar mandir didepan pintu kamar mandi setelah memberi perintah untuk membawa beberapa dokter ahli kandungan dan juga bedah bila memang harus diadakan operasi Caesar,


"Apa....??Tidak.....!!!"Zakia dan Damian langsung panik seketika bagaimana tidak mereka sempat-sempatnya bercumbu dikamar mandi,Damian selalu berhasrat saat melihat Zakia dalam keadaan tanpa busana mereka baru melakukan pemanasan akhirnya lansung buru-buru mengakhirinya dan memakai baju kembali,secepat kila mereka berdua kembali kedalam kamar yang sudah bersih dan berada beberapa dokter yang terbengong-bengong melihat adegan sepasang suami istri cabul yang keluar dari kamar mandi si istri yang masih belum berpakaian dengan benar sedangkan suaminya dengan rambut acak-acakan,


"Jadi,apa yang terjadi disini?kenapa kamu membawa kami kesini Mrs.Ayu?"Tanya anggi kepada ayu yang notabenenya adalah kepala pelayan,tanpa memperdulikan pasangan suami istri konyol yang telihat jelas dengan tak tau malunya keluar kamar mandi dengan bercak-bercak diseluruh leher mereka


"Jadi kemungkinan besar permaisuri sudah akan melahirkan,karena tadi ketuban permaisuri sudah pecah"Ayu menjelaskan dengan nada tenang


"Yang kalian maksud apakah ibu hamil itu?"timpal dokter yang melihat kearah Zakia

__ADS_1


"Benar Dokter,beliau adalah permaisuri yang saya maksud"Jawab Ayu sopan,semua Dokter disana melotot sambil berkasak kusuk,ada rasa heran dan takut menyelimuti mereka,orang yang menculik mereka tentulah bukan orang sembarangan atau mereka manusia yang hidup di sekitar pegunungan yang sakti


"Segera berbaring biar saya periksa"Anggi sedikit kesal,bagaimana bisa mereka bermesraan saat tengah menanti kelahiran


"Bagaimana Istri saya Dokter Anggi?apakah sudah waktunya?"Damian lupa bahwa Dokter Anggi sudah dibuat lupa ingatan tentang kejadian yang pernah membawanya kemari,Dokter Anggi yang merasa namanya disebut terkesiap sambil melepas sarung tangan elastis yang dipakainya


"Anda mengenal saya rupanya Mr?"Dokter Anggi sengaja menggantungkan kalimatnya karena dia tak tau nama suami pasiennya


"Saya Damian,jadi bagaimana istri saya dok?"Damian terlihat khawatir melihat Zakia yang meringis kesakitan


"Kenapa tidak sekarang saja?kenapa kalian membiarkan istriku kesakitan seperti ini?"Damian sedikit panik,Dokter disana hanya menghela nafas hingga sambil menggelengkan kepala mereka


"Damian,tenanglah,mendekatlah kesini,tolong elus punggungku,ini sakit sekali di sekitar sini"Zakia memanggil suaminya dengan lembut,membuat amarah Damian mereda,dia bersumpah serapah,kalau tau seperti ini jadinya dia tak akan membuat Zakia hamil,Damian duduk dibelakang Zakia yang memiringkan badan memunggunginya,Dengan lembut dia mengusap punggung Zakia,


"Apa sakit sekali sayang?apa segini cukup?"Damian membelai lembut punggung Zakia,dia terlihat bersalah bagaimana bisa dia tadi ingin melampiaskan nafsunya saat istrinya hampir melahirkan,dan lihatlah bercak-bercak merah yang nampak di leher Zakia akibat ulahnya,pasti Zakia sangat malu bila nanti dia menyadarinya,Damian menghela nafasnya berat sambil terus melakukan tugasnya,

__ADS_1


"Tanganmu ajaib Damian,sepertinya anak kita menyukainya,ini lebih menenangkan Damian,kamu jangan terlalu khawatir seperti itu,ini sudah kodrat seorang wanita"Zakia membalikkan badannya dan menghadap suaminya itu tersenyum lembut,tangannya meraih jari jemari Damian,diraihnya tangan suaminya itu,dicium dihadiahi kecupan-kecupan manis oleh Zakia,dia melihat dimata Damian ada rasa bersalah yang besar kepadanya,Ada perasaan yang aneh dalam diri Zakia seperti akan terpisah dengan suaminya dalam waktu yang panjang,


Semua dokter tengah menyiapkan ruang operasi bersama pelayan,apapun yang dibutuhkan dokter langsung diambilkan oleh pelayan,salah satu kamar di istana Damian sudah dirombak menjadi tempat operasi tercanggih di dunia,semua peralatan operasi keluaran terbaru ada.tak selang 45 menit Zakia tak menunjukkan akan mengalami pembukaan lagi,dokter sepakat untuk melakukan tindakan operasi karena takut air ketubannya habis,


Proses operasi berjalan dengan lancar selama kurang lebih 30 menitan,bayi laki2 tampan dibawa dokter ke Damian dan Zakia untuk melakukan kontak skin to skin pada bayi,Zakia dan Damian menatap bayinya haru,bayi tampan yang perpaduan antara wajah asia Zakia dan Bule Damian membuat parasnya sempurna,tangis bayi itu memekakkan telinga siapa saja yang mendengarnya,sepertinya dia menyatakan bahwa dirinyalah yang akan memimpin bangsa jin selanjutannya,


"Tampan sekali sayang,terimakasih..terimakasih sudah memberikan penerus setampan ini kepada kerajaanku permaisuriku"Damian berlali-kali mengecup pucuk istrinya berkali,Zakia ikut meneteskan air mata suka cita bercampur haru,dia tak percaya bila dirinya menjadi seorang ibu,tanpa mereka sadari diluar semua pengawal telah tumbang karena asap bius yang di bawa seseorang berkeliling,


Brian dan Alief sudah bersiap exsekusi penyelamatan Zakia,Jenna dibuat tak berdaya oleh Brian setelah semalaman dia gempur,supaya tak menggaggalkan rencananya bersama Alief,mereka sengaja tak membuat pingsan pengawal dan pelayan yang ada dilantai dimana Zakia dirawat beserta bayinya supaya tak menimbulkan kecurigaan


"Permisi Mr,Damian,Saya rasa semua sudah baik-baik saja,sebaiknya kita tinggalkan Mrs.Damian supaya bisa beristirahat"Ucap Dokter Anggi sambil mengambil bayi laki-laki tampan itu,untuk dipindahkan ke box bayi yang terconect dengan kamar Zakia


"Terimakasih Dokter,untuk sementara waktu bila anda tak keberatan,bisakah anda tinggal disini dulu bersama 2 suster anda mungkin,hingga keadaan istri saya bisa pulih seperti semula,mengenai teman-teman dokter anda akan kami pulangkan saat ini juga,saya akan meminta pelayan saya mengantarkan mereka"Untuk pertama kalinya Damian berkata lembut pada dokter,tapi Anggi meahami kekhawatiran laki-laki didepannya itu


"Dengan senang hati Mr,Damian,saya sepertinya jatuh cinta dengan bayi anda"Dokter Anggi tersenyum tulus

__ADS_1


Karena lorong waktu hanya menggunakan tembok penyekat dikamar Zakia,setelah mendapat intruksi dari Damian, Ayu dan beberapa pelayan mengembalikan Dokter-Dokter itu kekediaman mereka seperti semula,tak lupa mereka dibawakan satu koper uang Dolar pecahan 100$ satu koper dan beberapa berlian kualitas terbaik,sebagai upah mereka,Ayu meninggalkan mereka setelah memastikan mereka melupakan apa yang mereka lihat dan kerjakan tadi.


__ADS_2