Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 51 Sabun kamar mandi habis


__ADS_3

Sudah dua hari ini Damian tidak mendapatkan jatahnya,sabun kamar mandi habis karena ulah nakalnya bersolo karier,kalian tau bukan bagaimana pusingya si gendruwo mesum satu ini,Zakia mendapatkan periodenya seperti kebanyakan wanita pada umumnya,harusnya Damian bisa memanfaatkan Zakia dengan kelihaian bibir ranum milik Zakia,namun apalah daya emosi Zakia sat mendapatkan periodenya meledak-ledak tak terkendali,kadang hanya masalah sepele saja dia bisa menangis seperti anak kecil atau mengusir Damian dari kamar hanya karena Damian menyentuh tangannya,selalu salah faham dengan kehadiran Damian seperti pagi ini


"Jangan dekat-dekati aku Damian,pergi sana!aku gak mau melihatmu!"Teriak Zakia mendapati Damian ingin tidur disampingnya


"Honey,aku janji aku gak akan menyentuhmu"Damian selalu bersabar dengan tingkah aneh Zakia semenjak datang bulan


"Oooo jadi kamu gak akan menyentuhku lagi?apa kamu sudah ada wanita lain Damian?apa kamu berniat membawa selir-selirmu yang banyak itu kemari?huaaaaaaaaa"Zakia mulai merajuk,drama seperti ini sudah menjadi rutinitas baru untuk Damian,andai yang merajuk seperti ini bukanlah Zakia sudah pasti tinggal namanya saja untuk dikenang


"Honey sayangku,bukan seperti itu maksudku,selama aku tidur disini aku gak akan menyentuhmu jika kamu tidak mengizinkannya"Terang Damian penuh dengan kelembutan,yan sontak memberikan efek tenang untuk Zakia


"Ya sudah kamu boleh tidur disini tapi kasih guling diantara kita sebagai penyekat atau...."Belum sempat Zakia melanjutkan kata-katanya pintu mereka diketok dengan keras sekali


"Tok....Tok...Tok...Dave....Zakia....buka pintunya"Suara Angeline memanggil mereka


"Angeline"Teriak Zakia Dan Dave,Zakia yang hanya memakai lingere langsung loncat mencari kimono luaran lingere bewarna hitam berahan satin itu


"Iya bentar Angeline"Damian dengan malas dan langkah tenang menuju pintu cottagenya,sekilas dia melihat Zakia yang tengah mengenakan kimononya,saat merasa Zakia sudah selesai dia baru membukakan pintunya


"Kamu harus ikut kami pulang sekarang juga Dave"Angeline langsung mengatakan maksudnya,tanpa permisi dia masuk diikuti oleh Brian yang jalan ala borju memasukkan salah satu tangannya di kantong celananya,sekilah Brian melirik kearah Damian yang lehernya penuh dengan tanda-tanda kismark yang telah memudar


"Cih,memalukan sekali kelakuanmu Dave,apa kamu sedang mengalami puber ke dua dengan calon kekasihku,dimana Zakia?"Brian mengedarkan matanya dan melihat Zakia yang seperti orang ketahuan selingkuh keluar dari kamar dicottage itu sedang merapikan rambutnya


"Buang jauh-jauh harapan palsumu itu Brian karena sebentar lagi aku akan melangsungkan pernikahan dengan Zakia"Damian melirik sinis kearah Brian

__ADS_1


"Hentikan perdebatan unfaedah ini dan Dave,kamu harus ikut kami kembali ke Manhattan sekarang juga,biarkan Zakia tetap disini untuk sementara waktu,akibat pemberitaan kalian di media masa beberapa hari yang lalu Marsha mengalami kejang hingga dua kali"Terang Angeline menatap focus kepada lelaki yang duduk berseberangan dengannya itu


"Aku tidak akan ikut kalian jika tanpa Zakia,mana mungkin aku meninggalkan dia sendirian disini,ini hanya akal bulusmu sajakan Brian?"Damian mengretakkan gerahamnya,Zakia hanya mendengarkan apa yang mereka bicarakan ditempat dimana dia berdiri saat ini tak jauh dari mereka duduk


"Dave,sebenarnya jika ini tidak darurat aku akan menarik Zakia dari sisimu,kekacauan yang kalian buat membuat harapan Marsha untuk berjalan lagi sepertinya menjadi hal yang mustahil,istrimu itu akan mengalami cacat permanen Dave,jadi demi kebaikannya akan lebih baik jika Zakia disini dulu hingga keadaan disana kondusif"Terang Brian dengan mata elang yang menusuk menatap Dave dan Zakia secara bergantian


"Apa?Marsha lumpuh?gara-gara aku?"Akhirnya Zakia bersuara,dia mendekat ke arah Angeline dan duduk disamping wanita itu


"Sayang ini gak ada hubunganya sama kamu,ini semua memang sudah takdir"Ucap Damian yang ingin menenangkan Zakia,namun dicegah oleh Brian dengan mata melotot dan menarik tangan Dave supaya dudukh kembali


"Zakia tidak apa-apakan ditinggal disini?kami akan menjemputmu jika semua keadaan sudah membaik,untuk saat ini Marsha sangat membutuhkan kehadiran Dave,aku tau jika kalian saling mencintai,aku akan membantu kalian supaya bisa bersama setelah prahara ini berakhir,Dave memerlukanmu tapi Marsha juga sangat membutuhkan Dave untuk saat ini,kita harus menyelesaikan masalah ini satu persatu bukankah begitu?"Angeline menangkup pipi Zakia dan membasuh air mata yang mengalir deras dari kedua kelopak mata bulat milik Zakia,Angeline yakin kenyataan ini sudah membuat Zakia dihantam rasa bersalah yang dalam


Dan ya,memang benar meskipun didalam diri Dave adalah suaminya tapi siapa yang mengetahui itu kecuali Zakia,orang bodoh mana yang akan percaya kepadanya jika dia mengatakan kenyataan yang sebenarnya,alih-alih percaya,bisa saja Brian dan Angeline menganggapnya gila


"Ikut aku kedalam dulu,kalian tunggu disini"Damian menarik tangan Zakia,membawa Zakia kekamarnya dan membanting pintu itu setelah Zakia berada didalam lalu menguncinya,dia memperhatikan mimik sedih wajah Zakia


"Kamu harus pulang Damian,kamu harus berpura-pura menjadi Dave,kasian wanita tak berdosa itu,kekacauan ini tak harus terjadi jika saja kita bisa menahan diri sedikit saja,semua ini pasti tak akan terjadi"


"Ini bukan salahmu dan bukan pula salahku,kamu istriku,dia bukanlah siapa-siapa,lagian dia hanya tidak berjalan bukan mati"Damian masih bersikeras


"Sayang,coba kamu bayangkan jika aku diposisi Marsha?suaminya berselingkuh dengan wanita laini dan kini dia divonis dokter tak bisa berjalan seumur hidupnya,dia akan sangat terpuruk"Zakia berusaha memberi pengertian kepada Damian,dia memegang tangan Damian dengan lembut lalu mengecupnya berkali-kali


"Bagaimana kalau kita mengatakan yang sebenarnya padanya,kita bilang saja anak dan suaminya telah mati dan aku yang menempati tubuh suaminya,serta anak kita yang menempati tubuh bayinya"Damian masih belum menyerah supaya dia tak meninggalkan Zakia disini sendirian

__ADS_1


"Kita akan terlihat konyol jika bicara seperti itu,lagian apa kamu tega membuat Marsha semakin menderita jika dia mengetahui hal yang sebenarnya,belum lagi mama Elizabeth dia pasti akan sangat kehilangan anak semata wayangnya,jika sampai hal buruk terjadi lagi pada mereka berdua aku akan menyalahkan diriku sendiri seumur hidupku Damian"Zakia menatap sayu kedua mata kekasihnya itu,lalu Damian membawa Zakia kepelukannya


"Jangan bicara seperti itu lagi,aku akan mengurus kekacauan ini,aku berjanji akan berperan sebagai Dave demgan sebaik mungkin,kamu jangan pernah merasa bersalah"Setelah puas berpelukan Zakia membantu Damian mengemasi pakaiannya,hari itu juga Damian bersama Angeline dan Brian terbang ke Manhattan.


.


.


.


.



Ryan Tadeer as Dave



Bradphit as Brian



Angelina Jolie as Jenna

__ADS_1


__ADS_2