
Malam sudah menjelang Damian masih terkapar memandang langit-langit kamarnya,dia marah saat mendengar dari Tristan bila oma mau menjodohkan Zakia dengan anak karyawannya"Apa oma tua bangka itu akan mengingkari janjinya berpuluh-puluh tahun yang lalu,ah manusia tentu saja sikapnya selalu begitu,selalu ingkar"Damian sedikit geram
"Kita akan liat Narendra apa yang bisa kamu perbuat kali ini"Damian mengepalkan tangannya kilatan merah matanya pertanda dia sangat marah
sedangkan dikediaman Oma,semua asyik bersenda gurau di ruang makan,Aldo yang supel cepet akrab dengan Zakia,Oma dan pak man tersenyum bahagia saat melihat keakraban mereka berdua
"Eh kak Aldo,kak Aldo bisa bantu Kiakan,Kia ada tugas fisika yang bikin kepala Kia pusing tujuh keliling"Ucap Zakia memohon
"Ayo,setelah makan aku bantu kamu"
"Asyekkk...akhirnya kia dapat dewa penolong juga,gak mungkinkan Kia tanya ke oma apa Mbo Yem"Semua orang tertawa mendengar perkataan Kia
setelah makan Kia membawa kak Aldo kekamarnya supaya tidak ada yang mengganggu mereka belajar,saat membuka pintu kamarnya alangkah terkejutnya Zakia melihat ketiga hantu itu sudah menunggunya.Tristan dan Ling-ling duduk dikarpet sedang main kartu sedangkan si jin mesum Damian yang sudah mengambil firstkissnya sedang santuy tanpa rasa bersalah diatas tempat tidurnya sepertinya dia baru mandi,rambut Damian sedikit basah,
dia menggunakan T-shirt warna merah maroon dan juga celana jeans navy tampak memukau dengan rambut sedikit basah.
"Jadi mana tugas mu Ki"Pertanyaan aldo membuat Zakia tersadar tujuan dia kekamar itu bersama Aldo
Zakiia buru-buru membuka bukunya dan memperlihatkan ke Aldo,Kia sesekali melirik kearah Damian yang masih menatap kia tajam
"Apa-apaan jin mesum ini selalu menatapku seperti itu,emang apa salahku,bukannya dia yang harusnya aku marahin sudah berani-berani menciumku"Damian tentu bisa mendengar pikiran Zakia,dia malah tersenyum smirk ke arah Zakia,dia sangat-sangat cemburu melihat Zakia bersama dengan laki-laki lain ,Damian rasanya ingin melenyapkan Aldo yang terus menempel disamping Zakia
"Kia,Kia...apakah kamu sudah faham rumus ini?pertanyaan Aldo membuat Zakia tergagap
__ADS_1
"Ah iya kak Kia sedikit mengerti"
"Ya sudah kalau gitu kak Aldo permisi dulu ya,cepet tidur setelah mengerjakan tugasnya"Aldo mengusap pucuk Zakia dan hanya dibalas senyuman oleh Zakia
"Oh iya besok setelah class daring kak Aldo jemput kamu ya,aku ajak kamu jalan-jalan ke kebun teh"
"Uhuk-uhuk"belum sempat kia bilang iya,Zakia mendengar Ling-ling dan Tristan batuk-batuk memberi kode untuk menolaknya sambil menggelengkan kepalanya
Zakia sempat mengangkat dagunya ke arah mereka ,akhirnya Tristan memberi tanda lehernya digores dengan ibu jarinya dan melirik ke arah Damian
Zakia kini faham,bila Zakia pergi dengan Aldo,keselamatan Aldo dalam bahaya
"Sepertinya lain waktu aja ya kak Aldo,Kia beneran gak bisa kemana-mana untuk saat ini,banyak tugas yang gak ada habisnya"Zakia terpaksa menolak tawaran Aldo secara halus
"Oh ya sudah ki,aku faham,nanti kalau udah ada waktu longgar saja aku ajak lagi ya"Kata Aldo dan Aldopun berlalu pergi
mereka berdua ngacir pergi melihat mata Damian yang seperti ingin membunuh
"Apa mau loe...?"Tanya Zakia
"Gue mau loe untuk tidak berdekatan dengan laki-laki lain,karena loe adalah wanita gue!"Jawab Damian posesif
"Kyaaaaaa......siapa loe bisa mengklaim gue wanita loe,hei....om jin mesum apa loe kaga sadar dunia kita berbeda,bahkan umur loe gue yakin sudah berabad-abad,tidak pantas loe menyebut gue wanita loe,loe tu pantasnya jadi kakek moyang gue"Kia berucap tanpa rasa takut sama sekali,bahkan Kia tidak tau apa yang dia ucapkan sangat melukai makhluk didepannya
__ADS_1
"beraninya dia bilang seperti itu kepadaku,beraninya dia bilang aku tidak pantas buat dia,akan aku tunjukkan betapa memikatnya mahkluk ribuan tahun ini "
Damian mendekatkan dirinya ke Zakia dia langsung membuat Zakia jatuh terlentang diatas ranjangnya,Zakia seperti sudah terhipnotis oleh Damian,dia hanya pasrah saat Damian menjelajahi setiap inci dari tubuhnya dengan ciumannya dan lidahnya,Zakia seperti terbuai oleh permainan Damian hingga tubuhnya bergetar hebat saat dia mendapatkan pencapaian pertamanya,ya Damian belum memasuki inti Zakia,dia hanya mempermainkan inti gadis itu dengan lidahnya dan kelihaian Damian membuat gadis itu berkali-kali meneriakkan namanya,Damian sangat puas,dia hanya berfikir bagaimana wanita ini bisa bertekuk lutut dihadapannya
dia akan membahagiakan Kia,dengan segenap jiwa raganya,persetan dengan hasrat Damian,dia hanya ingin membahagiakan manusia kecil ini,nafsunya sudah terpuaskan dengan melihat Zakia tak berdaya.
"Lihatlah loe bahkan tak bisa menolak pesona gue,sepertinya loe memang tercipta untuk menjadi permaisuri gue sayang"Damian berucap dengan nada sensual didekat telinga Zakia,yang memberi rasa geli
"Tapi..tapi..tapi..ini salah Damian,kalau Omma tau omma pasti akan marah besar"
"Tenanglah sayang,gue yang akan bicara sama dia,dan ingat loe adalah milik gue,jangan sampai loe dekat dengan laki-laki lain"Damian menekankan kepemilikannya pada Zakia
Damian memeluk Zakia hingga nafas Zakia teratur,dengan mengedipkan mata Zakia sudah memakai baju tidurnya,dia pun memakai baju dan celananya kembali.Damian merasa jika Oma Narendra sedang memanggilnya,Damian mencium aroma sate burung gagak kesukaannya,dia dengan langkah hati-hati meninggalkan Zakia yang terlelap.
"Selamat malam Narendra,apa yang membuatmu ingin menemuiku"Sapa Damian kepada 2 nenek-nenek itu yang berada di depan pohon besar yang menjadi pintu utama kerajaan nya"
"Selamat malam kanjeng prabu, Kanjeng Prabu pasti tahu apa yang yang menjadi tujuan saya malam ini,menghadap kanjeng prabu"Ucap nenek Narendra dengan sedikit gugup
"Apakah ini menyangkut cucu kesayanganmu Zakia?kalau kamu ingin membuat kesepakatan baru dan mengingkari semua janji janjimu,Aku tidak akan segan-segan melenyapkanmu beserta anak-anakmu,perjanjian kita sudah final kesepakatan itu juga sudah kita buat dalam keadaan sadar dahulu kala,kau tentu mendengar dengan telingamu sendiri apa yang dikatakan wewe gombel waktu itu,kini semuanya sudah tidak bisa diganggu gugat lagi,Zakia akan menjadi Permaisuriku dan akan aku bawa ke kerajaanku untuk selama-lamanya"
"Tidak bisa seperti itu Prabu,ada banyak sekali cucu angkatku,kamu bisa memilih diantara semuanya tapi jangan Zakia, dia adalah satu-satunya cucu perempuanku"
"Kamu amnesia atau bagaimana Narendra, Bukankah wewegombel dulu Sudah mengutukku hanya keturunan Mahendralah yang bisa membebaskan aku dari kutukan itu "Damian seperti tak habis pikir apa yang didengarnya dari Narendra
__ADS_1
Lalu dia meneruskan perkataannya"Manusia memang sering Ingkar bahkan saat bangsa kami membantu kalian dengan kesepakatan tertentu kalian selalu mengingkarinya saat kalian menyadari apa yang akan kalian korbankan nanti adalah orang-orang yang kalian sayang,apa semua itu tidak kalian pikirkan matang-matang sebelumnya, bila saat itu aku tidak menyelamatkan suamimu aku yakin jangankan anak cucumu bahkan saat itu juga kamu pasti sudah dihabisi oleh wewe gombel itu"Damian lalu pergi meninggalkan mereka berdua.sepertinya pembicaraan ini hanya akan berakhir sia-sia
"Ayo mbok Yem kita kedalam saja, kita akan memikirkan lagi langkah selanjutnya yang harus kita ambil,sepertinya prabu Damian tidak mau melepaskan Zakia begitu saja, Apa mungkin dia juga jatuh cinta kepada cucuku itu "Oma menghela nafasnya berkali-kali lalu mbok yem menuntun Oma masuk ke dalam rumah