
Pelayan itu membuat penjaga pelayan di kamar pribadi Zakia tak sadarkan diri saat mengantar Zakia kekamarnya,Zakia langsung ngibrit kekamar mandi,bukan hanya karena dia ingin segera menghubungi Damian,tentu saja sebelum Zakia menghubunginya Damian sudah berada dikamar mandi itu,saat dia mengendus keberadaan Zakia,
"Aaaaaaaaaaaaaa.......jin mesummmmmm!!! Apa kamu gak bisa tak mengagetkan aku?"Zakia memekik kaget karena ulah Damian malah memeluk Zakia saat Zakia sedang berada diatas closet duduk itu
"Siapa yang sudah menyekapmu,apa kamu baik-baik saja permaisuriku?apa ada yang terluka?kenapa aku gak bisa menemukanmu?apa kamu disekap ditempat mengerikan?"Damian terus mencecar Zakia dengan berbagai pertanyaan,sambil mendekap erat dan menciumi rambut Zakia,tak sadar bila Zakia sedang pipis
"Kalau kamu kaya gini gimana aku bisa selesai pipis,kamu bahkan tak mengizinkanku bernafas Damian"Zakia sangat kesal dengan kelakuan Damian,dia tau Damian sangat mengkhawatirkan dia,tapi dia menahan kencing dari tadi pagi.
"Permaisuri...permaisuri,Apa anda sudah selesai?ayo kita kembali sebelum putri Alexa tau semua ini,nanti saya akan dibunuh beliau"Pelayan Alexa didepan mengetok-ngetok pintu kamar mandi tanpa dia ketahui kalau Damian sudah berada didalam juga,Damian yang seperti kesetanan keluar dari kamar mandi dan langsung mencekik pelayan itu.
"Penghianat!!!Bagaimana bisa kamu menjadi pelayan dikerajaanku,sedangkan kamu lebih menurut apa kata Alexa dari pada Raja dan Ratumu hah?Pengawal...!!!saat Damian tak mendapat jawaban dari pengawalnya,Damian benar-benar mencekik pelayan wanita itu dan dengan sorot matanya dia membakar jasad pelayan itu hingga menjadi abu
"Damian....hah Damian,kamu peemmmbuuunuh....Damian..."Zakia tak bisa meneruskan kata-katanya,Damian yang menyadari suara Zakia dan perempuan itu tampak shock,Damian langsung memejamkan lagi matanya supaya berganti dengan mata biasa,
"Kia,dengarkan aku,mereka ini memang sudah mati,aku hanya menghancurkan rohnya saja yang tertahan ditempat ini"Damian berusaha menjelaskan kepada Zakia
"Jadi semua pelayanmu itu hanya roh-roh manusia yang sudah mati?"Tiba-tiba bulu kuduk Zakia berdiri
__ADS_1
"Ya gak semuanya,nanti lain waktu aku ceritakan,apa Alexa melukaimu?"Damian mengalihkan pembicaraannya,dia sungguh penasaran dengan apa saja yabg gadis gila itu lakukan pada kekasihnya yang membuat Damian geram
"A...akuuu...aku dicambuk dan diikat diatas banyak ular berbisa,lalu aku diobatin katanya aku mau dikasihkan ke temen-temen gendruwo cowoknya biar digilir...huaaaaaaa"Zakia Sengaja menambah mimik muka sedih dan terpukul,sebenarnya memang sedikit terpukul jiwanya cuma dia ingin menarik simpati dari Damian,dia ingat kata pelayan tadi kalau Damian tak pernah menghukum Alexa dengan berat dan selalu memaafkan apapun kesalahannya termasuk bila dia membunuh wanita-wanita yang damian cintai,bukankah itu keterlaluan,lebih baik Zakia mencoba membuat Damian menghukumnya supaya dia jera.
"Keterlaluan,Trisstaann!!!"Teriak Damian murka dan menggema diseluruh istana sampai membuat istana bergoncang,suara itu memang tak membuat Zakia sakit telinga,tapi bagi semua jin yang berada dalam istana itu mampu membuat telinga mereka berdarah-darah,Tristan yang tadinya ingin melihat Bela dengan sekejap langsung mencari sumber suara Damian,
"Yang mulia memanggilku?Tristan datang dengan secepat kilat
"Bawa Alexa ke penjara bawah tanah,potong kedua tangannya dan campuk 1000x menggunakan cambuk pencabut sukma"Damian sangat murka dengan Alexa
"Emmmm.....bukan seperti iiituu yang aku maksud Damian,aku hanya ingin dia jera,tapi jangan membuat dia cacat"Zakia menatap Damian seksama
"Laksanakan apa yang aku perintahkan segera atau kamu juga mau kehilangan tanganmu karena berani menolak perintahku Tris?"Mata Damian berkobar penuh amarah membuat nyali Tristan menciut,dia segera kekamar Alexa,Alexa disana sudah memporak-porandakan paviliun milknya.jin wanita sexy itu tampak murka lebih mirip jin gila,Tristan lalu melilit tubuh Alexa dengan tali tembaga yang sangat kuat.
"Lepaskan aku Brengse*....!!!Beraninya kau menyakiti aku,aku akan laporkan kelakuanmu pada Damian biar dia memenggal kepalamu!"Alexa berteriak histeri
"Huftt....Andai kamu bisa bersikap baik sedikit saja pasti nasibmu tak seburuk ini gadis nakal"Tristan membawa Alexa ke penjara dimana dia mengurung Zakia,tapi kali ini ada 2 algojo yang sudah membawa pedang samurai seolah siap untuk menjagal seseorang
__ADS_1
"Mau apa kamu Tristan,akan ku buat kamu menyesal seumur hidupmu bila kamu berani menyakitiku!!"Ada rasa putus asa bercampur ketakutan dimata Alexa yang tak seperti biasanya,gadis itu terlalu sombong bila berhadapan dengan orang-orang yang berafa diistana.
"Kalian eksekusi sekarang"Tristan mengurai ikatan Alexa sampai tangan gadis itu terlepas namun kakinya diikat oleh borgol rantai,sedang kedua algojo itu menarik tangan Alexa dengan satu ayunan pedang tangan hingga ujung bahunya terlepas dari badan Alexa,
"Aaaaaaaaaa......tidakkkkkkkk....Hiks...hiksss hiksss"Teriakan memilukan itu menggema diseluruh penjuru negri Jin,air mata gadis itu terus mengalir bak air bah,dia sudah merasa menjadi jin yang tak
"Klek...."Suara seseorang membuka pintu penjara,Damian terlihat tersenyum bak iblis yang sedang menikmati adegan yang berada didepannya,selama ini Damian terlalu baik pada Alexa hingga membuat Alexa merasa dia berhak berbuat semaunya tanpa merasa takut pada siapapun diistananya termasuk pada Damian sekalipun
"Campuk dia 1000x"Damian memberi perintah pada Algojo
"Damian,Apa kamu lupa siapa yang membuatmu duduk ditahta itu?apa kamu lupa semua pengorbanan Ayahku untukmu?aku yakin bila ayahlu melihat betapa kejinya dirimu dia pasti akan mengutukmu!!!"Dalam isakan tak berdayanya Alexa masih mampu untuk marah pada Damian
"Ayahmu akan senang karena aku sudah menghukum anaknya yang sudah menjadi pemberontak dengan menyekap Ratunya,mungkin kamu perlu tau hal ini Alexa,Ayahmu meninggal untuk membantuku bersatu dengan Zakia"
"Apa...apa?tidak mungkin,Ayahanda tau bila aku mencintaimu Damian,dia tidak mungkin membela wanita murahan itu dan mengorbankan nyawanya demi kalian"Alexa merasa hancur,ini lebih buruk dari kehilangan kedua tangannya bahkan Ayahnyapun menghianatinya,
"Berhenti memaki Zakia dengan mulut busukmu itu Alexa,atau kamu mau aku percepat kepergianmu ke jahanam?"Damian berlalu pergi setelah melihat Alexa tampak kacau dan telah kehilangan kedua tangannya.
__ADS_1
Algojo itu terus mencambuk Alexa tanpa ampun,hingga Alexa mereggang nyawanya dicambukan ke 201,Tristan melempar mayat Alexa pada ular-ular berbisa,diapun bergegas pergi setelah tugasnya selesai,kini kedua jin rupawan itu akan merayu para gadisnya,mereka yakin malam ini sudah tak akan ada lagi halangan apapun lagi,Tristan berjalan dengan gagah kekamar Bella,dan Damian tentunya ke kamar sang permaisuri yang sudah menunggunya dengan linger sexy berwarna maroonnya.
MOHON DOANYA DAN DUKUNGANNYA YA MY READER AGAR KALI INI NOVEL INI LULUS KONTRAK,KARENA ITU MEMPENGARUHI KELANJUTAN NOVEL INI,PELUK CIUM AUTHOR UNTUK PARA READERKU TERSAYANG MUUUACHHHH.JANGAN LUPA VOTE AND LIKENNYA YA GRATISS😘😘😘😘😘😘