
Pedang yang diarahkan Anna mampu Damian hindari,tapi naas saat Damian menghindar tiba-tiba Jenna muncul bersama Brian yang telah dia selamatkan,parahnya lagi,Jennalah yang tertusuk pedang yang dipegang Anna,karena Jenna tidak siap dia langsung rubuh seketika dengan darah yang mengucur deras dari perutnya
"Jenna.."Teriak mereka bersama
Anna yang menusuk Jenna ikut panic,dia menutup kedua mulutnya,pasalnya Jenna selama ini baik sama dia dan selir-selir yang lain,rasa bersalah langsung menjalar merasuk kehati dan otaknya,dia bengong tak bisa bergerak didetik yang sama Brian langsung bergerak menahan tubuh Jenna supaya tak jatuh ke tanah
"Bertahanlah Jenna,aku akan membawamu ke rumah sakit,demi anak kita,Dave tolong kamu kemudikan mobil secepatnya dirumah sakit terdekat dari sini"Brian menatap Damian yang terlihat panik juga,untuk pertama kalinya Brian merasa takut kehilangan Jenna
"Oke Brian,aku harap kalian tidak membuat masalah lagi atau aku sendiri yang akan melenyapkan kalian berdua!"Damian mengancam kedua selirnya itu sebelum meninggalkan dua jin itu menjauh kearah mobilnya diparkir yang diikuti Brian yang tengah menggendong Jenna,langsung duduk di kursi penumpang dengan Jenna digendongannya setelah sebelumnya Damian membukakkan pintu untuk pertama kali untuk rival abadi yang kini merangkap menjadi sepupunya itu,mobil itu meski dua tempat duduk tapi ruangnya luas,jadi tak membuat Brian sulit,karena tubuh Jennapun mungil
"Brian....Brian...Berjanjilah kamu akan membesarkan anak ki...ta dengan penuh kasih sayang jika aku tak bisa selamat"Ucap Jenna lirih dipelukan Brian
"Jangan bicara macam-macam Jenna,kamu harus bertahan demi anak kita,bukanlah kamu kemarin bilang ingin dinikahi olehku seperti para manusia,melakukan photo praweding juga yang akan kau pajang dirumah kita,jadi jangan menyerah,aku akan mengabulkan setiap keinginanmu"Brian terus berusaha membuat Jenna sadar
__ADS_1
"Apa kamu melamarku Brian,kenapa harus seperti ini dulu baru kamu menyadari perasaanmu Brian?apa kamu tau Brian aku selalu menunggu tatapan mata khawatirmu itu sekian lama,sekarang jika Tuhan memang memanggilku aku sudah bisa pergi dengan tenang Brian,aku sudah mendapatkan hatimu...rasa sakit ini tak ada artinya bagiku kini Brian"Jenna semakin memucat,darah terus mengalir dari perutnya,jangan tanya mengapa dia tak bisa menyembuhkannya sendiri,dia memang punya kekuatan tapi tubuhnya sudah menjadi tubuh manusia dengan susunan organ yang sama persis dengan manusia umumnya,Jenna bukan seorang jin yang bisa menyembuhkan dirinya sendiri jika terluka
"Diamlah Jenna,aku akan menyelamatkanmu,percayalah padaku,selalu jaga kesadaranmu"Brian terus memluk tubuh Jenna dengan erat,kemeja putihnya telah basah menjadi merah darah,tubuh Jenna semakin dingin
Damian Focus melihat kedepan,tak ada 10 menit mereka telah tiba dirumah sakit,Jenna langsung masuk ruang operasi karena mengingat keadaan dia yang mengandung,dokter dengan cekatan merawatnya,suster sudah membawa berkantong-kantong darah keruang operasi sesuai dengan golongan darah Jenna
Operasi besar itu berlangsung sedikit lama,beruntungnya bayi mereka tak terkena tusukan pedang Anna,bayi Brian lahir dengan selamat,bayi cantik bermata biru yang montok dan sangat cantik lahir,suara tangisannya bahkan bisa membuat Brian terkesiap disaat dia merasa sangat cemat atas keadaan Jenna diruang operasi,sayangnya dia tak bisa masuk karena operasi masih belum selesai hingga bayi cantik itu dibawa oleh suster keruang inkubator,Brian ingin beranjak pergi melihat bayinya namun ditahan tangannya oleh Damian
"Sebaiknya kau bersihkan dulu badanmu sebelum menemui bayimu,Angeline sebentar lagi akan membawakanmu baju kemari,bersabarlah"Ucap Damian tulus,ya Damian kini menyadari dimobil tadi,bahwa sesungguhnya Brian memcintai Jenna,dia tak harus cemburu lagi pada Brian bukan?
"Bagaimana keadaan wanita itu?bukankah dia bukan manusia?bagainana dia bisa terluka Dave?"Tanya Angeline setengah berbisik kepada Damian
"Wanita malang itu tengah berjuang melawan maut saat ini Angelin,aku harap kamy tak takut lagi dengannya Angeline,Jenna hanya bercanda waktu itu,dia adalah manusia,kamu jangan terlalu serius,buktinya dia terkapar disini sekarang,apa ini tak cukup membuktikan bahwa dia manusia biasa seperti kita?lalu dimana mama angel?kenapa gak ikut bersamamu?bukankah aku telah menyuruhmu mengajaknya?"Tanya Brian yang membuat Angeline menepuk jidatnya sendiri
__ADS_1
"Sorry Dave,aku melupakan satu hal,anakmu sangat rewel,dia sepertinya merindukan Zakia,Elizabeth mengajaknya menyusul Zakia ke Indonesia"
"Apa??? tapi Daren masih berumur 7 bulan Angeline,apa menurutmu tidak berbahaya smngajaknya perjalanan jauh seperti itu"Damian langsung berubah cemas memikirkan anaknya
"Tenanglah Dave,Elizabeth tau bagaimana merawat anak kecil,bukankah kamu baik-baik saja saat ini,itu sudah cukup menjadi contoh,dulu mamamu merawatmu dan mengajakmu berkeliling dunia mulai umurmu masih 5bulan,lagian Daren lebih kuat daripada kau Dave,pada umurnya 7bulan dia sudah mulai bisa berdiri,bahkan dia langsung diam dari tangisnya saat mamamu bicara jika mereka akan membawanya ketemu mommy Zakianya"Angeline duduk dengan meneguk air mineral yang dibawanya
"Benarkah?sepertinya aku banyak melewatkan tumbuh kembangnya selama ini"Damian mencoba mengingat kembali peristiwa dimana Zakia ingin melahirkan buah hatinya,suasana hening tercipta diruangan itu hingga pintu ruang operasi terbuka,beberapa dokter keluar dari ruangan tersebut
"Dokter,bagaimana keadaan istri saya?"Brian dengan langkah tergesa berlari kearah dokter yang baru keluar,bahkan rambutnya masih belum dia keringkan dengan benar,terlihat jelas dia mandi dengan secepat yang dia bisa,begitupun mengeringkan rambutnya juga,Angeline dan Damian masih berada diposisi mereka menatap kearah Brian dan Dokter yang terlihat tenang,dokter itu tersenyum simpul kearah Brian
"Operasi telah berjalan lancar,istri anda selamat hanya saja dia harus melewati masa kritisnya 24jam ini,jika dia mampu melewatinya,berarti aman,anda harus memberi semangat untuknya,apakah anda sudah melihat bayi anda tuan?bayi cantik yang luar biasa,selamat tuan ya,kami permisi dulu"Dokter itu menepuk bahu Brian sebelum pergi,mereka terlihat letih setelah menjalankan operasi besar hampir 5 jam
"Wajah Brian nampak berbinar dia langsung menghampiri Damian
__ADS_1
"Kau dengar barusan Dave,Jenaku Jenaku selamat Dave,Jenaku selamat"Brian memeluk sepupunya itu
"Selamat Brian,selamat,aku tau Jenna memang wanita yang kuat,setelag ini sebaiknya kau jenguk baby girlmu,dia pasti ingin ditimang olehmu"Damian membalas pelukan Brian,kini mereka akan memulai hubungan keluarga yang baru sebagai saudara dengan melupakan kesalah pahaman mereka,ya pasti itu hanya dikepala Damian,namun mungkinkah Brian bisa menerima Dave sebagai saudaranya jika tau yang sebenarnya jika Damianlah yang berada ditubuh Dave???