
Sore hari pukul 17:30 iring-iringan mobil rombongan pak de Joko beserta adik-adiknya lengkap dengan keluarga mereka telah memasuki halaman mansion keluarga Leighton, dari kerujuh saudara mendiang ayah Zakia hanya bulek Party saja yang tidak hadir ternyata.
Semua adik pak de Joko bukanlah orang sembarangan, ada rasa kagum melihat kemegahan kediaman Leighton namun mereka mampu menguasai rasa takjupnya dengan sangat pintar.
"Bagaimana Zakia bisa mengenal orang sekaya ini mas? jangan-jangan dia berbuat yang gak bener ya diluar negeri?"
"Jaga mulutmu Lasmi" Bentak pak de Joko ke istrinya yang bicara sembarangan, semua saudaranya juga sewot memandang istri pak de Joko yang kurang sopan itu
"Mari silahkan" Seorang maide dengan pakaian sopan membukakan pintu mobil menyambut kedatangan para tamu majikannya, "Selamat sore tuan dan nyonya perkenalkan saya kepala pelayan di mansion ini, mari saya akan langsung mengantar anda semua ke ruang tamu, Mrs Zakia beserta keluarga besar Leighton sudah menunggu kedatangan kalian" Seorang kepala pelayan memgambil alih tugas maide itu dengan mempersilahkan keluarga Zakia mengikutinya
"Pak de,budhe,kak Dante,Kak Aldo ah kalian semua" Zakia langsung berlari kearah mereka begitu keluarga itu memasuki pintu utama
"Hoalah nduk, piye kabarmu? calon manten koq malah mewek to (hoalah nak, bagaimana kabarmu? calon pengantin koq malah nangis to)" Pak de Joko menyeka air mata di pipu Zakia dan memeluk gadis itu
"Maafkan Kia pak de, Kia jadi anak pembangkang, pasti kalian semua kecewa dengan keputusan Kia ya" Zakia masih memeluk punggung lelaki yang telah berumur setengah abad itu dengan berkata lirih namun masih terdengar jelas ditelinga para budhe lainnya termasuk budhe Dwi
"Kia, apapun keputusanmu, asal kamu bahagia kami akan dukung, gak usah dipedulikan sikap bulekmu, lambat laun pasti dia akan sadar, percayalah dengan budhe" Budhe Dwi ikut berpelukan bersama kakak dan keponakannya itu
"Budhe Dwi,terimakasih" Zakia ikut memeluk budhenya yang cantik itu lalu mengedarkan pandangan kepada keluarganya yang lain "Terimakasih juga kepada kalian semua yang ikut hadir disini"
"Dasar bocah cengeng, apa benar kamu sudah siap untuk menikah" Dante mengusap kepala Zakia
"Aaa kak Dante, rambut Kia jadi berantakan nie"
Dari kejauhan seorang laki-laki taipan nan tampan membawa buket bunga mawar untuk Zakia yang membuat Zakia langsung melepaskan pelukan pak de dan budhenya, dia seperti melihat hantu, raut mukanya berubah menjadi pucat seiring langkah kaki lelaki itu yang semakin mendekat kearahnya
"Bagaimana bisa kamu melakukan semua ini Kia? Apa selama ini kamu hanya ingin mempermainkanku? Aku tak terima, aku sungguh tak terima dengan apa yang kamu lakukan kepadaku, ayo kita pergi dari tempat ini sekarang juga! aku ingin menikahimu saat ini juga!" Semua orang yang berada diruangan itu langsung hening mendengar perkataan pemuda itu, suasana berubah menjadi tegang
"Kamu? bagaimana..kamu bisa berada disini?" Tanya Zakia gugup
"Jelas aku harus berada disini, bukankah seluruh dunia juga tahu kalau kamu adalah tunanganku" Lelaki taipan tampan itu menjawab dengan ringan seolah tanpa dosa
__ADS_1
"Mama yang mengundangnya kemari Zakia, ayo ajak semua masuk, apa kalian akan mengobrol diruang tamu terus, ini sudah mendekati jam makan malam" Elizabeth memecahkan ketegangan yang ada disana
"Terimalah bunga ini, dan beri aku pelukan Kia, aku turut bahagia dengan pilihanmu, yang tadi aku hanya sedang beracting, bagaiamana actingku" David tersenyum dan menyodorkan buket bunga mawar itu kepada Zakia
a
"Thank's Vid, tapi jni gak lucu sama sekali, kamu layak mendapatkan award atas actingmu" Zakia menerima buket bunga dari David dan membawa tamunya kemeja makan yang telah dihias sedemikian rupa, ada banyak makanan indonesia yang tersaji disana namun tak ketinggalan hidangan italia juga
"Apa aku bisa meminta sedikit waktumu malam ini? untuk terakhir kalinya? jadilah tunanganku untuk malam ini saja, supaya aku bisa melepasmu dengan tenang"
Zakia menoleh kearah David yang berbicara tepat disampingnya "David, bukanny aku tidak mau mengabulkan keinginanmu tapi"
"Aku berjanji akan memulangkanmu sebelum Dave datang" David menggandeng tangan Zakia menuju mobil berlambang kuda jingkrak miliknya tanpa menunggu persetujuan Zakia, dengan terpaksa Zakia mengikuti kemauan David, bagaimanapun juga selam ini David telah membantunya
"Kita mau kemana Vid"
"Gimana kalau kita ke club saja? aku ingin berdanca denganmu, lagian kita sudah dinner mau kemana lagj jam segini nanti ditengah malam kita mainkan kembang api diatas rooftop apartementku,ok?" David melajukan kendaraannya dengan kecepatan penuh
__ADS_1
"Niat banget sih, memangnya aku masih ada pilihan lain selain menuruti keinginanmu, tapi ingat ya Vid, kita harus balik sebelum Dave datang atau nyawa kita yang akan melayang"
"Baik tuan putri" David menjawab sambil tertawa tertahan melihat perubahan Zakia yang menjadi penakut seolah dia telah menjadi seorang istri yang takut kepergok sama suaminya saja, tak lama berselang mobil mereka telah terparkir disalah satu lobi tempat hiburan malam elite kota manhattan, David menggandeng tangan Zakia menuju tempat duduk VIP yang bisa melihat kesegala penjuru semua manusia yang berdanca diclub itu, suara music EDM mengalun merdu,menghentak menambah euforia tempat itu "Kia, kamu mau minum apa?" Suara teriakan David membuat telinga Sakia sedikit berdengung, namun dia paham jika David bicara pelan dia tak mungkin mendengar
"Blue margaretha" Jawab Zakia menyebutkan salah satu coctail kesukaannya dengan kadar alcohol rendah, supaya tak terjadi yang enggak-enggak karena dia sadar dia tak bisa meminum alcohol
David memesan apa yang diinginkan Zakia dan tentuntmya beberapa botol whiskey untuk dirinya kepada salah satu waiter yang mendatangi mejanya. Saat DJ memainkan lagi snowman by sia David menggandeng Kia ke lantai dansa, ketika lirik reff lagu itu mereka berdua bernyanyi sambil berdansa ceria
I want you to know that I'm never leaving
'Cause I'm Mrs. Snow, 'til death we'll be freezing
Yeah, you are my home, my home for all seasons
So come on, let's go
Let's go below zero and hide from the sun
I love you forever where we'll have some fun
Yes, let's hit the North Pole and live happily
Please don't cry no tears now, it's Christmas, baby
My snowman and me
Ketika lagu itu hampir selesai Zakia menabrak punggung seorang wanita bule tanpa sengaja yang tengah asyik bercumbu dengan pasangannya
"Brukkk"
"Argghh...shit..."Umpat wanita bule itu bersama pasangannya yang tengah asik berciuman sehingga membuat terlepas kedua bibirnya
__ADS_1
"Sorry..sory aaku..."Zakia tak percaya dengan apa yang ia liat didepannya