Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 22 Zakia Menghilang


__ADS_3

Harusnya malam ini adalah malam pengantin yang tertunda untuk Damian dan Zakia,namun keadaan malah menjadi kacau,Zakia masih menangis tersedu-sedu dikamarnya bingung harus berbuat apa,sedangkan Damian termenung dikamarnya dia enggan untuk meminta maaf pada Zakia,hingga kehadiran tristan membuyarkan lamunannya.


"hey Bro,mau sampai kapan lo galau seperti ini,lo harusnya sadar,yang lo nikahin itu gadis yang usianya 18 tahun,dia masih labil,emosinya masih menggebu-gebu,lah elu pria tua bangka atau purba yang hidup beribu-ribu abad mungkin"Ya tristan hanya berbicara formal bila didepan banyak orang,namun saat berdua dengan Damian mereka layaknya teman sebaya.


"Tapi lo gak tau Tris,gimana dia ngatain gue makhluk astral beda sama dia,didepan para pengawal lagi dia bentak gue,ya gue tensin donk,gile aje gue raja disini bray"Damian nampak tak terima bila mengingat perkataan Zakia.


"Terus loe mau berantem sama Zakia kek anak kecil begini,loe tau sikap loe tadi membuat Zakia ketakutan,bahkan dia minta pulang ke dunia asalnya lagi dan perlu loe catet ya bro entah wanita itu manusia atau jin Saat wanita itu pergi ninggalin loe sulit untuk membuatnya kembali lagi,bilapun dia memang terpaksa kembali perasaannya sudah tak akan pernah sama lagi,"Damian hanya mengangguk-anggukkan kepalanya meresapi semua yang dikatakan oleh Tristan.


"Jadi maksud loe,gue harus minta maaf gitu sama Zakia?oh iya ada yang aneh dari Zakia Tris,loe liatkan cincin yang melindungi dia,loe ngerasa ada yang aneh gak sih,biasanya gue kerasa kaya kebakar kalau mendekati dia,tapi kenapa sekarang gak ngaruh sama sekali ya"Damian tampak berpikir keras


"Oh astaga gimana gue bisa lupa mau laporan sama loe,apa loe gak merasa ada yang kurang dari istana loe?si kakek penasehat loe sudah tiada,bersamaan dengan yang membuat cincin pelindung buat Zakia itu,maaf karena terlalu sibuk dengan acara loedengan Zakia hingga gue lupa mengabarkannya,Jadi setelah dia tau keadaan terakhir loe,saat mendekati Zakia kamu merasa kebas,kakek menemui Salman dia meminta Salman untuk berhenti melindungi Zakia ya tentu saja tak semudah itu membujuk Salman,terjadilah hal buruk itu,mereka berdua sama-sama kuat,jadi saat kedua tenaga dalam mereka bertemu malah menghancurkan jasad keduanya,kakek tewas begitupun salman,gue udah mengadakan upacara penghormatan terakhir sebelum menjemput loe bersama Jenna kemarin.


"Terimakasih tris,jasa kakek begitu besar,dia yang mengajarkan kita berperang dari kecil,pastikan semua keperluan keluarganya tercukupi tanpa kurang satu apapun,benar kata loe sebaiknya gue kekamar Zakia"Damian berdiri,ya ada kesedihan yang mendalam terlihat di matanya


"Tenang saja gue udah atur semuanya,gue juga harus menemani Bella gue,kasian dia kedinginan..

__ADS_1


uwwwuuuu"Tristan menghilang sebelum Damian menyetujuinya


Damian sudah berada di kamar Zakia,Zakia tau kedatangab Damian tapi dia pura-pura tak melihatnya,dia masih terus menangis sesenggukan


"Sayang,apa kamu semarah itu hingga gak mau menatapku lagi,aku minta maaf atas sikapku tadi"Damian mencoba bicara dan memeluk Zakia dari belakang,dia menaruh bantal lebih tinggi sehingga dagunya berada diatas kepala Zakia,tangannya membelai lembut tangan Zakia,tapi tak ada respon dia mencium rambut Zakia namun aromanya sangat berbeda dengan rambut yang Zakia punya,dibalikkannya tubuh Zakia karena Damian penasaran,tampaklah muka Zakia dengan mata yang merah berapi,


"Siapa kamu,dimana Zakia?Berani-beraninya kau mengubah wujudmu menjadi permaisuriku"Dragggg...kuntilanak itu dipepet dan dicengkram lehernya terbang ketembok kamar itu,hingga dia kesulitan untuk bicara,nafasnya tersengal tapi bukannya dia menyerah tapi malah tersenyum cekikisan sepeeti kuntilanak yang menakuti manusia


"Hih....hih...hih....hih...hih,Apa kamu takut Yang Mulia?bagaimana rasanya kehillangan orang yang kamu sayangi?Apa kamu khawatir?Apa kamu sedih Damian?ratusan tahun aku menunggu untuk membalasmu atas kematian suamiku,kini aku bisa mati dengan tenang setelah membuatmu kehilangan orang yang kamu puja dan kamu cintai"kuntilanak itu menatap seolah senang sekali melihat reaksi Damian yang berlebihan


"Karena tanganmy yang terlalu banyak membunuh orang tak berdosa,kamu melupakan siapa saja yang sudah kamu bunuh Damian,sekarang nikmatilah apa yang menimpa kekasihmu,silahkan kamu menyiksaku sesukamu tapi kupastikan kamu tak akan mendapatkan informasi dimana permaisurimu itu hihi...hihihi...hihihi..."Kuntilanak itu tertawa semakin nyaring


"Pengawalll...bawa sampah ini ke penjara dan lakukan penyiksaan paling keji yang bisa kalian lakukan sampai dia memohon untuk mati kedua kalinya"


sekumpulan pengawal berbadan besar merangsek masuk dan menyeret kuntilanak itu keluar menuju penjara bawah tanah,Damian berpindah tempat ke kamar Bella tepat saat Tristan sedang melucuti pakaian Bella,sepertinya Tristan tak menyadari kehadiran Damian,suara desahan dan nafas kedua makhluk lintas dunia itu masih terdengar menggema seluruh ruangan,tapi Damian harus menghentikan aktifitas Tristan kali ini,dia membalikkan badan membelakangi mereka dan berucap

__ADS_1


"Tristan sorry,loe harus bantu gue dulu,hentikan kegiatan gila loe"Damian berucap tanpa ada rasa bersalah sama sekali dengan suaranta yang lantang


"Hah......Yang Mulia,Damian..,Shit"Sumpah serapah sudah muncul semua diotak kedua makhluk itu,


"Brengse* apa dia lupa beberapa jam yang lalu dia hampir membunuh Brian gara-gara manusia itu merangsek masuk saat dia bercumbu dengan Zakia,apa kepara* satu ini gak tau betapa pusingnya sudah setahun sperm* suciku tak tersalurkan dengan benar.....Bangs**,bangsa*...bangsa*,gagal lagi usahaku* Rutuk Tristan dalam hati


"Berhenti menyumpahiku,cepat pakai pakaianmu dengan benar,aku tunggu di luar"Damian keluar menembus pintu kamar Bella


Bella hanya terbengong-bengong menyaksikan apa yang terjadi didepannya barusan,dia bahkan lupa untuk menyelimuti tubuhnya tanpa ditutupi sehelai benangpun,tubuhnya terlihat putih mulus dengan opay yang segede semangka yang membuat Tristan berkali-kali menelan ludahnya,Tristan membaringkan tubuh Bella dan menyelimuti tubuh gadis itu,lalu dia memakai pakainnya hanya dengan kedipan matanya,sebelum pergi dia mengecup kening Bella


"Maafkan aku darling,aku janji ini gak akan lama"Cup,Tristan berjalan dan menutup pintu Bella rapat,dia tau Bella pasti kesal sekali karena ulahnya yang nanggung.


"Zakia diculik,dia menghilang,aku sudah mencoba mencari menggunakan berbagai cara tapi tak juga menemukannya,kuntilanak yang menjadi saksi kunci sedang diinterogasi oleh pengawal istana di penjara bawah tanah" Damian berucap sambil menatap salju turun ada ekspresi cemas yang tak dia tutup-tutupi.


Nb:Selamat hari raya idul adha bagi yang merayakan,jangan sampai lupa Like and Votenya ya.

__ADS_1


__ADS_2