
Setelah penerbangan yang sangat lama... mereka akhirnya tiba di bandara Jhon F.Knedy New York,walau memakai jet pribadi yang sangat nyaman tetap saja membuat Zakia tampak lelah,mereka berdua dijemput oleh asisten Elisa yaitu Angela,Wanita yang maskh terlihat energic meski usianya tak muda lagi
"Long time not see you Mr.Davinci,bagaimana perjalanan anda?Sapa Angela ke Brian sopan,
"Angela,seperti yang kamu lihat,sedikit membosankan pastinya,tapi untunglah ada bidadari cantik disampingku yang sedikit mengurangi kebosananku,kenalin ini sahabatku Zakia"
"Nice to meet you Mrs.Zakia,selamat datang di keluarga Leighton,semoga anda menyukai kota ini"Angela tersenyum ramah sambil mempersilahkan jalan kedua tamunya
"Terimakasih Angela,senang bertemu denganmu,Brian sudah banyak menceritakan tentangmu tadi dipesawat,semoga kedepannya kita bisa bekerjasama diperusahaan,saya harus banyak belajar darimu" Zakia menepuk pundak Angela
"Sepertinya Mr.Brian terlalu berlebihan menceritakan tentang saya"Ucap Angela merendah,namun memang Angela adalah salah satu pegawai kepercayaan Elizabeth yang handal dan bertangan dingin,sepak terjangnya sudah tak diragukan lagi,maka tak heran perusahaan Leighton Corporation berkembang sangat pesat,bukan hanya karena Dave Leighton yang cerdas namun semua orang-orang didalamnya memang orang pilihan dan team yang solid.
"Jangan merendah seperti itu Angela,Aku rasa perusahaan akan baik-baik saja walaupun aku tak kesini bila sudah ada kamu yang menemaninya,but the way bagaimanan keadaan Kak.Dave dan kak Marsha?"Tanya Brian setelah mendudukkan badannya di Limosin yang akan membawa mereka kemansion Leighton
__ADS_1
"Berkat keajaiban Tuhan,Tuan Muda telah melewati masa kritisnya bahkan telah siuman,hanya saja beliau mengalami amnesia,sedangkan Mrs.Marsha beliau belum sadarkan diri pasca kecelakaan itu dan operasi cecar,kabar gembiranya bayi tampan mereka selamat dan sangat sehat"mimik wajah sedih Angela langsung berubah berbinar bila mengingat bayi montok yang menggemaskan yang masih berada didalam inkubator,Angela sering melihatnya sejak kemarin.bayi yang membuat semua orang jatuh cinta.
"Bayi?bolehkah aku melihatnya?"hati Zakia langsung bergetar saat mendengar kata bayi barusan,dia teringat betapa montoknya anaknya,saaat pertama kali dan terakhir kali Damian mennggendongnya kepangkuannya untuk.melakukan kontak fisik skin to skin,air mata Zakia menetes dengan derasnya,hatinya serasa remuk tak berbentuk,namun dia segera menguasai emosinya saat tangan Brian menepuk menyadarkannya.
"Kita istirahat dulu ya,kita habis perjalanan jauh,selain itu kita pasti banyak kuman,bayi harus steril apalagi dia prematur pasti dokter akan melarang orang yang kumal seperti kita ini untk melihatnya"Brian dengan telaten menghapus air mata Zakia menggunakan tisu,Angela yang berada didepan mereka hanya tersenyum,baru kali ini dia melihat Brian lembut kepada wanita selain keluarganya.biasanya dulu dia sangat cuek dan dingin malah tertarik ke hal-hal aneh seperti berburu hantu
"Benar apa yang dikatan Mr.Davinchi..,sebaiknya Anda beristirahat dan bersih-bersih badan dulu Mrs.Zakia,besok pagi biar sopir yang mengantarkan kalian ke rumah sakit menjenguk Mr.Leighton dan bayinya"Imbuh Angela
"Ah iya tentu Angela" Zakia terenyum manis ke Angela dan Brian menampilkan deretan gigi indahnya,tak terasa mobil mereka sudah sampai tepat di depan pintu utama mansion mewah milik keluarga Leighton,rumah yang mau kepagar depan saja mungkin satu kilometer,banyak sekali bodyguard berwajah seram yang membuat Zakia sedikit bergidik,
"Emang aku berulah apa?mukanya sangar-sangar banget tau"Zakia membalas berbisik di telinga Brian
"Coba aja kamu hancurin salah satu guci keramik itu,pasti kamu langsung dimutilasi"Goda Brian
__ADS_1
"Ih Ogah,kamu pikir aku anak kecil apa....Brug...Prang...Prang..Prang...."Baru saja Zakia berucap tangan Zakia tak sengaja menyenggol guci antik disebelahnya dan mengenai guci sebelahnya lagi,otomatis 3 guci yang tertata manis bersebelahan itu sudah tinggal puing-puing kenangan,seperti kenanganmu dengan mantan
"Opsss.......Maaf"Zakia menarik-narik bajunya karena gugup dipandang oleh semua pelayan disana dan juga bodyguard yang menyeramkan itu,Zakia ingin lari ke dasar bumi saat itu juga,susasana hening mencekam,dikepalanya kira-kira duit di atm hasil penjualan emasnya bisa gak ya gantiin 3 guci ini...Zakia hampir menangis,hingga suara wanita yang nampak berwivawa muncul dari balik pintu
"3 guci itu adakah guci peninggalan dinasti Xia,jadi sudah berumur ribuat tahun,itu adalah salah satu guci kesayanganku,karena kamu sudah memecahkannya kamu garus bertanggung jawab bukan?jadi apa kamu mau aku nikahkan dengan anakku menjadi istri keduanya?'Elizabeth menatap tajam kepada Zakia bahkan tak menghiraukan keberadaan Brian
"Tante...saya...saya minta maaf,maafkan saya tante tadi aku tidak sengaja..."Air mata Zakia sudah mau tumpah saja,bagaimana tidak hanya gara-gara guci sialan yang gak sengaja dia jatuhkan kini hidupnya akan dipertaruhkan lagi,sungguh sial nasibnya,bahkan Brian tak membelanya sama sekali dia malah tampak acuh dan mengangkat kedua bahunya,Zakia semakin kalut ketakutan.
"Hahhahahhaa Selamat Datang dikediaman Leighton cantik,aku hanya bercanda,sudah jangan menangis,ayok kita keruang makan,koki sudah menyiapkan berbagai makanan lezat untuk kalian ,pasti kalian capek bukan,lupakan guci itu,aku punya ratusan benda seperti itu,mana mungkin hanya gara-gara gucci aku akan membuatmu menjadi istri kedua anakku sedangkan dirumah sakit yang sama menantuku sedang berjuang melawan maut,Elizabeth memeluk Zakia dan juga keponakannya Brian,dia juga ikut menitikkan air mata saat mengingat menantunya,dulu dia melakukan drama seperti ini saat pertama kali Dave membawa Marsha ke kekediaman mereka,Marsha sama seperti Zakia dia takut dan hampir menangis,Elizabeth adalah ibu mertua yang baik meskipun darahnya adalah darah bangsawan dia menerima Marsha yang yatim piatu dan menganggapnya juga menyayanginya sama besarnya seperti rasanya kepada Dave,mereka hidup rukun bertiga.itulah yang membuat kedekatan emosional mereka sangatlah kuat,saat Marsha dinyataan tak ada harapan Elizabeth merasa separuh jiwanya hilang,
"Tante tetap luar biasa jika jika itu tentang ngerjain orang"Brian memngacungkan kedua jempolnya ke tantenya itu yang disambut pelukan hangat sang tante
"Bukankah kamu yang mengajari tante dulu anak nakal,Jadi gadis cantik ini calon istrimu atai masih just girl friend?"Elizabeth mengusap kepala Brian
__ADS_1
"Dia Zakia temanku Tante,dia juga yang akan membantuku mengurus perusahaan selama kak Dave sakit"
Mereka bertiga akhirnya mengobrol panjang lebar di meja makan setelah menghabiskan dinner keluarga yang membahas masalah kantor dan kesehatan juga pengobatan Dave,setelah beberapa menit berlalu Elizabeth mempersilahkan tamunya ubtuk beristirahat karena besok sebelum ke kantor rencananya mereka akan singgah dirumah sakit dulu.