
"Mrs.Angeline sedang dikamar tamu Nyonya,beliau tadi sempat pingsan"Ucap salah satu maide sambil meletakkan beberapa roti dan juga juice jeruk ke hadapan Elizabeth lalu undur diri ke dapur lagi
"Pingsan?Ah mungkin karena dia kecapean semalaman dia menunggui cucu kesayanganku ini,Daren gak boleh rewel lagi ya nanti malam kasian seisi rumah ini gak bisa bobo"Elizabeth membungkukkan badanya mengelus pipi baby Daren yang tembem itu,yang diletakkan di stroler disamping dia makan
"Tidak tante,Wanita tua itu tidak pingsan karena kurang istirahat,mungkin dia takut karena hampir aku tembak dengan pistol ini"Jenna memperlihatkan kedua pistol yang dia bawa
"Astaga Jenna,Nani..., tolong bawa cucuku kekamarnya"Setengah berteriak karena Eliza kaget melihat apa yang dibawa wanita yang mengaku istri dari keponakannya ini,sang nani langsung membawa Baby Darren yang sepertinya tak terganggu dengan teriakan sang Oma,bayi tampan itu tetap nyenyak dalam peraduannya
"Jenna tolong turunkan benda itu,hukum dinegara ini jika kamu membunuh orang sengaja ataupun tidak kamu akan dipenjara,kamu tidak maukan melahirkan anak kita dipenjara"Brian berkata selembut mungkin,kini dia benar-benar mulai hilang akal,tentu saja Brian tau jika niat Jenna mengeluarkan pistol itu lagi untuk menakut-nakuti tantenya supaya tak membuatnya cemburu lagi seperti tadi
"Okay,tidak hanya itu saja tante,aku bukanlah berasal dari dunia kalian,aku adalah jin yang dihukum menjadi manusia karena mengandung anak dari keponakan tante ini,aku rasa tante tidak terlalu kaget dengan hal ini karena ayah dari anak tante yang pertama yang tak lain kekasih tante juga sama sepertiku bukan?dan tante sendiri adalah keturunan suci dari kerajaan Rusia yang menangkap hantu"Jenna dengan misterius memberi pukulan telak pada wanita tua yang sepertinya kesulitan menelan makanannya sendiri itu
"Anak pertama?Maksud semua ini apa Jenna,Tanteku hanya mempunyai satu anak yaitu Dave,dia tidak pernah menikah sebelumnya,dan Davelah satu-satunya anak yang Tante miliki,benar begitukan Eliza"Kini Brian menatap serius kearah Elizabeth yang terlihat pucat pasi
__ADS_1
"Sepertinya tante Eliza gak bisa bercerita Brian,biar aku yang menceritakan,jadi dulu saat usia Tantemu masih muda dia Tergila-gila oleh pesona pangeran gendruwo yang harusnya dia bunuh dalam suatu pertempuran,malangnya tantemu hamil dengan pangeran itu dan melahirkan seorang bayi laki-laki mungkin akan seumuran kamu dan Zakia bila dia masih hidup,sayangnya kakek kalian membunuh pangeran dan bayi malang itu, hingga pangeran jin yang malang itu mengutuk keluarga kalian,bahwa setelah dia meninggal anak cucu kakekmu akan selalu jatuh cinta dan menikahi pria ataupun wanita dari bangsa jin,kurang lebih seperti itu,dan kutukan ini terus terjadi hingga 7turunan kakekmu nanti"Jenna menjeda kalimatnya tersebut
"Tapi kenapa hanya aku?Dave tidak,dia malah hidup normal,harusnya Dave yang duluan mendapatkan kutukan ini bukan?"Tanya Brian yang merasa semua ini tak adil
"Dave juga terlibat cinta dengan selir Damian Kim nana,Jin cantik yang berasal dari korea 5 bulan sebelum kecelakaan itu,bahkan Nana juga hamil sepertiku saat ini,aku yakin umur kandungan Nana saat ini hampir sama dengan umur kandunganku"Jena melanjutkan kata-katanya dan meminum juice jeruk yang telah dihidangkan oleh maide beberapa saat lalu
"Tidak mungkin,itu tidak mungkin selama ini Dave tak pernah mengatakan ataupun bertindak yang tidak-tidak,dia menjadi anak penurut dan mencintai istrinya dengan sepenuh hati"Elizabeth menutup mulutnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya kekiri dan kekanan untuk mengusir sedikit rasa percayanya kepada wanita bule yang berada dalam satu meja makan dengannya
"Kalangan Jin jenis mereka tak mungkin berbohong Eliz"Brian berkata lemah
"'Itu karena Dave saat ini adalah..."Belum sempat Jenna mengucapkan apa yang dia tau,seorang maide dengan tergopoh-gopoh berjalan ke arah meja makan dengan muka pucat dan badan bergetar memegang tlp rumah yang wireless
"Nyonya...Nyonya..Dokter dari rumah sakit menelfon katanya...katanya Nyonya Marsha anfal,dia mengalami sesak nafas sesaat setelah melihat pemberitaan di televisi mengenai tuan muda,an..anda diminta kerumah sakit saat ini juga nyonya karena Nyonya Marsha sempat kejamg beberapa kali"Maide itu terlihat panik dan gugup
__ADS_1
"Marsha,Marsha....Brian kamu bisa menemani aku ke rumah sakit,Jenna kamu istirahat saja dulu disini ya,aku rasa bayimu juga butuh istirahat,kita lanjutkan obrolan ini nanti setelah kami kembali dan kamu tolong saat Angeline sadar suruh dia ke Indonesia menjemput Dave,bilang aku memerintahkannya untuk menyeret dia pulang bagaimanapun caranya!!!"Dengan berlinang air mata Elizabeth berjalan tergesa diikuti oleh Brian dibelakangnya,mereka tak menggunakan sopir,Brian membawa Buggaty milik Zakia untuk menghemat waktu supaya bisa mencapai rumah sakit dengan waktu secepat mungkin,benar saja rumah sakit yang harusnya ditempuh dengan 45 menit bisa ditempuh hanya dalam 15menit oleh Brian,mereka berdua langsung ke ruang ICU lagi,tapi mereka tertahan didepan karena Marsha masih dalam penanganan dokter.hingga beberapa menit kemudia seorang dokter paruh baya keluar dari ruangan itu
"Bagaimana keadaan menantuku Dokter?"
"Mohon maaf Nyonya Leighton untuk saat ini kondisi Nyonya Marsha kurang begitu baik,untuk lebih jelasnya biar Dokter Ronald yang memberi tahu semuanya,anda tunggu disini dulu sebentar lagi Dokter Ronald keluar,saya permisi dulu"Dokter muda itu hanya memberikan keterangan yang bias,dia tak menyebutkan secara terperinci mengenai keadaan menantunya,beruntungnya dia berkata benar tak beberapa lama Dokter Ronalf muncul dari pintu ICU dengan muka sedikit tegang
"Sebaiknya kita bicara diruanganku Eliza"Dokter Ronald berlalu pergi diikuti oleh Elizabeth dan juga Brian hingga keruangan dokter yang tak jauh dari perawatan tersebut
"Ada apa Ronald?bagaimana keadaan menantuku?aku tidak mau menerima kabar buruk lagi hari ini Ronald,kamu adalah dokter yang pintar,kamu bisa melakukan segalanya demi kesembuhan menantuku"Eliza tak tahan untuk menahan air matanya,melihat gelagat sahabatnya itu pastilah apa yang akan disampaikan oleh Ronald sangatlah penting,dia menduga-duga hal terburuk yang akan dia dengar
"Jadi begini Eliz,setelah 2kali kejang tadi berdampak kerusakan syaraf pada menantumu,yang sebenarnya kemarin ada kemungkinan trauma pasca kecelakaan yang mengakibatkan tulang belakangnya patah,aku optimis setelah dia menjalani operasi dan mungkin beberapa kali terapi dia akan bisa sembuh seperti sedia kala,namun...sepertinya kamu harus berbesar hati Eliz,menantumu tak akan bisa berjalan seumur hidupnya,maafkan kami,kami sudah mengupayakan segala cara namun kerusakan syaraf motoriknya tak tertolong lagi,aku harap kamu dan Dave bisa menyemangati dia dan selalu ada untuknya terutama saat dia nanti melewati masa kritisnya"Dokter Ronald menghela nafas panjang,sementara Eliza dia tertegun dengan penuturan yang Dokter Ronald barusan ucapkan,menantunya tak akan bisa berjalan seperti sedia kala
"Brian,kamu pulanglah,ikutlah Angelin ke Indonesia guna menjemput Dave,bawa dia kemari secepat yang kamu bisa"Eliza berucap dengan tatapan kosong,
__ADS_1
"Baik Eliz,aku pergi dulu"Brian langsung pergi tanpa bertanya apa-apa dia tau Tantenya sedang terguncang,dan apa yang diperintahkan tantenya saat ini lebih penting,Marsha sangat membutuhkan Dave,hari itu juga Brian dan Angeline terbang ke Indonesia menggunakan Jet pribadi milik keluarga leighton yang lain setelah Brian meyakinkan Jenna supaya tidak ikut demi kebaikan bayi mereka berdua