
"A...a...pa?kamu mau membeliku dengan satu buah pesawat?Apa kamu berfikir jika aku adalah ****** murahan yang sering kau temui Dave?"Zakia melemparkan perkataan pedas ke Damian
"Tentu saja tidak,aku hanya ingin membuat kesepakatan bersamamu Honey"Damian mengambil dua bantal yang diletakkan dilaci samping tempat duduknya,meja electric tiba-tiba muncul dan terbuka mengeluarkan dua bantal tersebut lengkap dengan selimut dan guling,Damian meletakkan satu bantal itu dibawah Zakia yang dia angkat kepalanya lalu diletakkan senyaman mungkin,walau Zakia semula ingin menolak,namun urung saat melihat senyuman Damian yang seakan ingin membunuhnya,
"Kesepakatan apa yang kau maksud Dave?"Tanya Zakia ketus
"Jadilah kekasihku,maka aku akan menjaga rahasia kita,jadilah gadis penurut dan hanya mencintai aku seorang seumur hidupmu"Damian memiringkan badannya tangannya merapikan anak-anak rambut Zakia
"Imposible,kalau aku gak mau bagaimana?"Zakia menepis tangan Damian,Damian yang mendapat penolakan dan tantangan seperti itu membuatnya semakin berapi-api,rasa cemburu dan kesal bercambur menjadi satu,ah sekarang ditambah dengan hasrat yang menggelora yang ingin dituntaskan olehnya Damian,membuat laki-laki itu kehilangan controlnya,ya perlu diingat meskipun Damian didalam tubuh Dave tapi tetaplah Damian yang punya 1001 nafsu dalam Sex,dia akan melakukan segala cara supaya nafsunya tersalurkan.
"Jadi kamu beneran mau tau Honey?see ur vidio"Damian diam-diam merekam adegan panas tempo hari yang dia lakukan saat Zakia mabok,dia berencana jika suatu saat dia sedang berhasrat dengan Zakia namun tak bisa melakukannya dia bisa menjadikan vidio itu sebagai bahan pelengkap dikamar mandi membantu sabun yang ikut bekerja bukan,Wajah Zakia langsung merah padam,antara marah bercampur malu,jadi keanehan diujung pangkal pahanya yang dia rasakan beberapa hari yang lalu adalah ulah lelaki yang disampingnya,bahkan dia mengira suaminyalah yang melakukannya.
"Hapus rekaman itu bastrad!!!atau akan kau akan menyesal telah mengenalku"Zakia kini mencengkeram kerah Damian dengan nafas yang naik turun
__ADS_1
"Aku masih punya copynya,jika kamu mau menghapusnya di handphoneku ya hapus saja,sekali saja kamu berani menolak keinginanku atau kamu berusaha menyukai bahkan mengobrol dengan lelaki lain di belakangku,vidio ini akan sampai ketangan Mommy yang kamu cintai,Papi yang kamu sayangi dan Omma Yang kamu hormati,bagaimana Zakia"Damian tentu saja hanya menggertak,dia tidak benar-benar akan melakukannya,dia hanya tak ingin harus mencekoki Zakia minuman keras saat dia sedang berhasrat kepada istrinya itu,atau dia harus cemburu seperti beberapa saat lalu saat melihat Zakia memikirkan orang lain terlebih orang itu adalah Brian,musuh bebuyutannya
"Mommy,Papi,Omma..kamu menyelidiki aku?sejak kapan?kenapa?"Zakia merapalkan lamat-lamat semua yang dikatakan Damian,semua memori indah bersama keluarganya menari kembali dikepalanya lalu tertimpa menjadi kenangan buruk jika sampai vidio yang Damian pegang jatuh ke tangan tiga orang tua diatas
"Karena aku sangat mencintaimu Zakia,aku menginginkanmu disisiku,Aku tidak suka jika ada pria lain yang mencuri perhatianmu sekalipun itu sepupuku sendiri"Pernyataan cinta Damian bukan membuat Zakia paham akan cintanya,tapi membuat gadis didepannya memandang rendah kearahnya
"Sudah berapa banyak gadis yang menjadi korbanmu Mr.leighton?Benarkah kamu Mr.leighton yang terkenal itu?"Dada Zakia naik turun menahan amarah yang tengah bergejolak didalam jiwanya,dia tak habis pikir dengan ulah bosnya yang sangat keterlaluan ini
"Jadi bagaimana Zakia?Emhh...tapi aku rasa kamu sudah tak mempunyai pilihan lain bukan?"Damian menindih Zakia dengan bertumpu pada kedua tangannya,dia mengecup leher Zakia tanpa permisi,bahkan memberikan tanda kepemilikannya disana
"Desahan sialan ini kenapa begitu kurang ajarnya,aku sudah seperti ****** murahan,tapi....emmh tunggu..kenapa sentuhannya seperti familier sekali ditubuhku...ini ciuman Damian,ini sentuhan Damian....atau....Dave adalah Damian,bukan..bukan ...bagaimana bisa,itu mustahil bukan"Pikiran Zakia langsung kacau saat Damian perlahan membuka kancing baju atasnya,sementara dress Zakia bagian bawah dia tarik keatas supaya mempermudah aksinya
"Are you ready babe...."Bisik Damian parau,langsung membuat Zakia terkesiap menatapnya
__ADS_1
"Damian.....Damian....itu kamukan Sayang?"Zakia tanpa menunggu jawaban langsung menangkap bibir laki-laki yang didepannya itu,mereka bergumul seolah lupa mereka berada dimana,mereka saling memuaskan hasrat yang tak pernah padam,ya hanya Damian yang mampu memuaskan Zakia sampai ketitik kenikmatan yang sesungguhnya,5jam mereka melakukannya dengan berbagai gaya meski ruangaan terbatas,suara desahan serta jeritan Zakia ratusan kali mengema diruangan itu.hingga mereka terkapar tak berdaya,Zakia bersandar di dada bidang milik Damian
"Andai aku tahu jika dalam keadaan sadar begini memperkosamu menjadi penyebab kamu mengenaliku,akan aku lakukan sejak saat kita dirumah sakit"Damian mengecup pucuk kepala istri yang sangat di rindukannya itu
"Tunggu...Damian,kalau kamu berada ditubuh Dave,Apa kamu seperti merasuki tubuh Dave gitu?lalu bagaimana jika suatu saat nanti kamu pergi dari tubuh Dave ini dan aku tidak tahu,Dan aku bercinta dengannya"Zakia menutup mulutnya,dia terduduk dan langsung diseret kepelukan Damian lagi
"Mulutmu itu selalu pintar memancing emosi dan cemburuku,Apa kamu mau kita melakukannya 20 ronde lagj sayang?"Damian memandangi Zakia yang mukanya menengadah ke arahnya,begitu cantik dan menggemaskan
"Apa isi fikiranmu hanya mesum begitu Damian?aku tanya serius?"Zakia mengerucutkan bibirnya,membuat Damian mencubit hidung bangir milik Zakia gemas
"Dave beserta bayinya telah meninggal saat kecelakaan itu terjadi,dan aku beserta anak kita menempati tubuhnya untuk menjalani hukuman di dunia ini,tapi aku tak pernah menganggapnya hukuman,ini adalah berkah buatku bisa berkumpul bersama denganmu sayang"Damian mengeratkan pelukannya ke istrinya yang sangat dirindukannya itu
"Tapi Damian,kamu harus ingat Dave meninggalkan Marsha dan wanita malang itu masih terbaring koma,jika suatu saat nanti dia sadar..."Zakia terdiam tak bisa melanjutkan kata-katanya
__ADS_1
"Sudahlah itu kita fikirkan nanti,sekarang kita nikmati dulu kebersamaan kita saat ini"mereka saling berpelukan mesra sekali,hingga tertidur,mereka melakukan perjalanan yang indah,jika tadinya Zakia selalu menjaga jarak dengan Dave,setelah dia tau bahwa Dave adalah Damian suaminya,dia terus menempel seperti perangko.