
Di Atlantis terjadi kehebohan ketika Sofi berteriak histeris,dia memainkan drama seoalah Zakia sedang diculik,bahkan dia tak segan melukai wajahnya sendiri hingga darah segar mebgalir disudut bibirnya
"Mr.Damian...tolong...tolong...Brukk"'Sofi pura-pura pingsan sambil memegangi perutnya tak jauh dari Damian berdiri bersama Robedt sedang Lucy duduk dikursi rodannya dengan membolak balikkan map yang berisi surat-surat yang harus ditandatanganinya
"Sofi"Teriak mereka bertiga,Damian langsung bergegas bersama Robert mendekat ke Sofi
"Bangun!!!Dimana Zakia!!!"Tanya Damian lantang yang membuat Sofi kaget,dia tak menyangka bahkan Damian tak merasa iba sama sekali kepadanya yang telah babak belur"Kalau kamu berpura-pura pingsan aku akan membakar wajahmu ini"Damian sudah mengumpulkan bola api ditangannya dia melihat Sofi sambil berjongkok sedangkan Robeet hendak menggendong Sofi langsung diam seketika
Sofi yang ketakutan oleh ancaman Damian,mau tak mau membuka matanya perlahan."A...aku tak tahu apa-apa yang mulia"Elak Sofi dengan suara bergetar
"Benarkah?jadi kau lebih baik kehilangan wajahmu ini daripada jujur padaku"Damian sudah hendak mengarahkan bola api itu kd muka Sofi namun terhenti karena teriakan ibunya
"Stop Damian,aku yang menyerahkan Zakia kepada Andrew,Sofi tak ada hubunganya dengan semua ini"Teriak Lucyfer kencang dan langsung membuat Damian menatapnya penuh dengan amarah yang membuncah
Damian menghempaskan tubuh Sofia kelantai kencang sekali.Dia lalu berdiri berjalan dengan langkah cepat ke arah ibunya."Kau!!!benarkah kau ibuku?benarkah kau wanita yang telah melahirkanku?sekarang tunjukkan jalan dimana bisa kutemukan Zakia.atau akan ku porak-porandakan tempat ini"Damian berdiri mematung tepat dihadapan ibunya dengan kedua tangan mengepal erat hingga kuku-kuku Damian memutih.Matanya tajam bak mata elang yang siap menerkam mangsanya
"Kau bukan tandingan Andrew Damian,dia berada didasar laut tiberias,tak sembarang orang bisa mencapai tempat itu.sudah,lupakan Zakia,kau bisa mencari wanita lain yang lebih cantik dari perempuan itu"Lucyfer berusaha tenang menghadapi amarah Damian
"Kini aku tahu kenapa aku begitu memuja Zakia,karena aku tahu wanita dari kalangan kita tak peenah mengetahui apa itu cinta,kau tahu,jika bukan karena Zakia,castilmu ini sudah aku runtuhkan dari saat pertama kali aku mengetahui jika kau adalah wanita yang melahirkanku,wanita egois yang meninggalkan anaknya saat masih bayi.wanita yang tak punya perasaan,bahkan saat aku merasakan kebahagiaan dengan arogannya memisahkan aku dari satu-satunya sumber kebahagianku.kau telah kehilangan putramu.san aku telah menganggapmu tiada mulai saat ini"Damian denganp kekecewaan yang mendalam pergi meninggalkan Lucyfer yang memandang nanar kearah punggung Damian yang kian menjauh
Tangis Lucyfer pecah seketika,dia menyesali semua perbuatannya,menyesali semua yang telah dia perbuat."'Ya,dia pantas membenciku,aku memang bukan ibu yang baik baginya.Ketika aku datang kepadanya,aku hanya merusak kebahagiaannya...tidak,aku harus memperbaiki semua ini.Robert,cari tau bagaimana cara menyelamatkan Zakia.tanpa kita mengorbankan rakyat yang tidak berdosa"Lucyfer berdiri dari kursi rodanya mendekati Robert yang tengah membantu Sofi
__ADS_1
"Aku tau caranya Lucy namun ini akan sedikit membahayakan dirimu sendiri,kau harus mengumpulkan 5 kekuatan inti.yaitu pedang api dengan pemiliknya Jenna mantan selir Damian,kekuatan pencabut nyawa milik Brian adik sepupu Dave Leighton kemudian keris pusaka sakti milik Tristan,Tombak sakti yang tertanam pada jiwamu,Dan belenggu dengan rantai api Damian.jika kalian berlima bersatu mungkin kalian bisa melumpuhkan Andrew dan mengikatnya selama-lamanya didasar laut itu,namun jika sampai kalian kalah nyawa kalian berlima menjadi taruhannya"Terang Robert
"Datangkan mereka semua kesini sekarang juga"Perintah Lucyfer kepada bawahan setianya tersebut lalu dia pergi menuju kamarnya untuk menenangkan diri sambil mempersiapkan kepeeluan perangnya.Detik itu juga Robert melesat melintasi dua dunia mencari keberadaan ketiga makhluk yang harus dia bawa ke negara tak kasat mata itu.
Pertama-tama dia pergi ke dunia jin yang dipimpin sementara oleh Tristan menggantikan Damian,Robert tanpa permisi langsung bisa menemukan Tristan yang tengah ***-*** dengan Bella.saat ini Bella sedang menari indah diatas Tristan,dengan mulut keduanya tengah asyik ber "Ah" ria.
"Bisakah kalian menghentikan sementara kegiatan kalian,Damian sedang membutuhkan bantuanmu Tristan"Ucap Robert datar seolah lelaki tua itu tak berdosa dan tak terganggu sama sekali tengah melihat kedua mahkluk itu tanpa busana.lain halnya dengan Tristan dan Bela
"Shit.Siapa kau berani sekali masuk kedalam kamar pribadaiku!"Tristan mendekap Bella supaya roboh dipelukannya dengan cekatan dia menarik selimut merah yang berada dibawah kakinya untuk menutupi tubuh mereka
"Nanti akan aku jelaskan,sekarang cepatlah memakai bajumu dan ikut bersamaku.Zakia sedang dalam bahaya"Terang Robert singkat
"Apa?Zakia?Zakia kenapa?"Tanpa peduli dengan keadaan naked Bella hendak berdiri dan menoleh ke Robert namun segera ditarik oleh Tristan
"Kira-kira ada apa dengan Kia sayang,bolehkah aku ikut bersamamu?"Bella bertanya ke Tristan
Tristan yang langsung melepas penyatuan mereka dan beranjak ke walking closet mencari baju sedikit menoleh kearah Bella."Jangan baby,jika sampai Damian mengutus orang untuk memanggilku itu tandanya bukan hanya Zakia yang dalam bahaya.lagi pula aku tidak tau medannya bagaimana,kau disini saja menjaga putri kota dan kerajaan ini.doakan aku akan kembali secepatnya dalam keadaan selamat tanpa kurang satu apapun"Tristan yang telah berpakaian lengkap itu mencium sekilas bibir Bella dan keningnya lalu dia beranjak keluar menemui Robert
"Mari kita jemput Brian dan Jenna"Kata Robert setelah menyadari kehadiran Tristan,tanpa banyak tanya Tristan mengikuti Robert dari belakang hingga mereka tiba di kediaman Leighton.tak seperti ketika Robert langsung nyelonong kekamar pribadi Tristan ketika mereka memencet tombol bel yang ada dipintu utama kediaman Leighton,beruntungnya mereka datang saat weekend memang Jenna dan Trisran serta putri kecil mereka ada dimansion itu
Karena ini weekend sebagian pekerja libur,Elizabeth yang baru menyuapi Darren keluar membukakan pintu."Maaf anda siapa?ada kepeeluan apa?saya rasa kita belum pernag bertemu"Sapa Elizabeth memandang kedua lelaki dihadapannya secara bergantian
__ADS_1
"Perkenakkan saya Robert dan ini teman saya Tristan,kami berdua ingin menemui Brian dan Jenna,kami diutus oleh Mr.Dave Leighton"Kata Robert sopan
Mata Elizabeth berkaca-kaca,emosinya membuncah."Dimana Dave sekarang?apa dia baik-baik saja?Ayo silahkan masuk,aku tau anakku belum meninggal,aku yakin Daveku pasti selamat"Dengan suka cita Elizabeth mempersilahkan masuk kedua jin itu."Kalian pasti dari jauh ya,biar aku bikin minuman dulu,kalian tunggu disini sebentar ya!sekalian aku panggilkan Brian"Saat Elizabeth hendak kedapur menyuruh pelayannya untuk membuatkan minuman untuk tamunya,Brian dan Jenna terlihat ditangga hendak turun."Syukurlah kalian sudah turun,diruang tamu ada tamu mencari kalian katanya dia orang suruhan Dave,cepay kalian temui"Kata Elizabeth bergegas mencari salah satu maidenya
"Siapa?"Tanya Jenna kearah Brian yang hanya di jawab dengan mengangkat bahunya oleh Brian tanda dia tidak tahu,mereka berdua sedikit terburu berjalan keruang tamu
"Siapa kamu?"Tanya Brian dingin
"Saya Robert,saya diutus oleh Mr.Dave Leighton untuk menjemput anda,karena beliau sedang memerlukan bantuan anda guna menyelamatkan Mrs.Zakia yang tengah diculik oleh Andrew si mata satu penguasa bermuda triangle"Jawab Robert penuh dengan kesopanan,ah tentu saja dia ingin meyakinkan sepasang suami istri yanh memang tak mudah diyakinkan didepannya
"Apa?bagaimana bisa Zakia berurusan dengan dia?Apa kau yakin dengan siapa yang kau maksud kali ini Robert?"Tanya Brian yang kini dilanda sedikit ketakutan dan khawatir,nampaknya kekhawatiran itu juga menular ke Jenna
"Kita menunggu apa lagi,kita berangkat sekarang saja"Kata Jenna mantap.akhirnya mereka berempat tanpa berpamitan dengan Elizabeth langsung dituntun oleh Robert menuju negara Atlantis,disana Lucyfer tengah memunggu dengan gusar di castilnya.
"Selamat sore yang mulia,saya telah membawa ketiganya,sekarang tinggal saya mencari pangeran dulu,ini Jenna,Brian dan juga Tristan"Robert memperkenalkan orang-orang yang diajaknya dan mereka semua saling menjabat tangan Lucyfer
"Selamat datang di Atlantis,aku Lucyfer,aku pemimpin dari negara ini,sebelumnya aku meminta maaf kepada kalian,karena kelalaianku menjaga Zakia.kini Zakia berada dalam bahaya"Ucap Lucyfer menyesal
"Tunggu,siapa yang kau sebut pangeran?dan ada hubungan apa antara kau dan Dave?"Tanya Brian menyelidik
"Nanti akan aku jelaskan setelah Zakia kita selamatkan,lebih baik kita bersiap-siap karena setelah ini,kita tak akan tahu siapa saja yang bisa pulang dengan selamat dari sana,dan aku yakin saat ini Zakia sedang tak baik-baik saja"Sela Lucyfer tanpa ingin membuang waktunya lagi.
__ADS_1
Beruntungnya Damian belum begitu jauh dari istana itu,setelah mendapatkan penjelasan dari Robert dan mengingat keselamatan Zakia lebih utama dari Egonya dia kembali ke istana itu.dia menatap Brian,Jenna dan Tristan bergantian ada ibunya yang duduk ditengah-tengah mereka,setelah membahas strategi saat itu juga mereka pergi ke danau tiberias,karena hanya danau itu yang bisa menghubungkan satu-satunya pintu ke kekerajaan Andrew.