Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 31 Kepergian Alief


__ADS_3

"Aku gak bakal menangis kalau kamu tidak membuat gara-gara duluan"Zakia melepaskan pelukan Damian,dan menatap suaminya itu tajam


"Maafkan aku sayang,berjanjilah kamu akan disini bersamaku membesarkan anak kita"Ucap Damian


"Damian,aku akan berada disampingmu selama aku bisa,namun....kita juga tak boleh melawan takdir,kita berbeda alam,suatu saat nanti bila waktuku bersamamu sudah selesai,aku harap kamu akan hidup dengan baik bersama anak kita,jaga dia"Entah ada apa Zakia merasa akan ada badai besar yang terjadi


"Ssttt.....kamu terlalu banyak bicara malam ini"Damian memeluk erat Zakia,melihat indahnya langit yang bertaburkan bintang-bintang diangkasa.


Kediaman Oma Narendra


"Inalillahi wa inna ilahi Rojiun,Benarkah Salman meninggal?"Tanya Oma Narendra kepada anak pak salman yang memberi kabar ke Oma pagi itu setelah Oma menyuruh salah satu pelayanannya untuk memanggil pak Salman,karena perasaan Oma tidak enak selama beberapa hari ini,ada yang mengganjal dihatinya mengenai Zakia,tapi saat tlp Anaknya katanya Zakia sibuk kuliah,tiap hari tlp dan baik-baik saja


"Iyah Oma,Bapak meninggal setelah bertarung dengan bangsa jin tepatnya gendruwo,beberapa hari yang lalu kata murid bapak yang mendampingi waktu itu"Tukas Alief anak Pak Salman


"Gendruwo......"Brukkk...Oma langsung terduduk lemas di sofanya,air mata Oma tak bisa dibendung lagi,ada rasa bersalah dimatanya yang mendalam,andai dia tidak membawa Salman dalam masalah keluarganya mungkin semua ini tak akan terjadi,siapa lagi yang akan berurusan sama makhluk seram seperti itu kalau bukan keluarganya,


"Oma Narendra,Saya hanya ingin menitipkan ini,surat dari bapak sebelum beliau menghembuskan nafas terakhirnya"Alief menterahkan sepucuk surat untuk Oma yang langsung dibuka oleh Oma dengan tergesa


**Assalamualaikum Oma,

__ADS_1


Oma,Mungkin saat Oma membaca surat ini saya telah dipanggil sang kuasa,Oma jangan pernah merasa bersalah atas kematian saya karena saya yakin semua sudah menjadi takdir saya,


Oma,ada satu hal yang lebih genting saat ini yang membahayakan Nak Zakia,saat ini jiwa dan raga Nak Zakia pasti sudah berada di negeri Jin yang mengejar Nak Zakia hingga keluar negeri,Jin itu sudah mempunyai kekuatan yang berjuta kali lipat sekarang,


Oma,sekarang suruh Alief membawa Zakia kembali ke Oma,anakku Alief sudah banyak menyerap ilmu,dia tidak akan bisa tercium bila dia menyamar menjadi pelayan di kerjaaan jin itu,lakukan ritual dan beritahu dimana jalan menuju istana itu lewat kamar Zakia


Wasaaalamualaikum,semoga Allah melindungi Oma dan keluarga*


 


**Salman***


 


"Oma,hidup..mati seseorang itu ada ditangan Allah,Dan sudah tergaris disana,jadi Oma jangan merasa bersalah,saya sudah mendapatkan surat wasiat yang sama mungkin isinya dengan punya Oma untuk menyelamatkan cucu Oma namanya Zakia,mari Oma kita persiapkan Upacaranya hari ini juga suapya kita semakin cepat membawa Zakia kembali"


"Iya nak aku akan suruh semua pelayanku melakukannya"Sore itu semua orang dikediaman Oma narendra sibuk mempersiapkan ritual pembuka pintu negeri jin,mereka menyiapkan sate gagak untuk menarik perhatian juru kunci kerajaan Damian,


Sedangkan di Negeri Damian kini sudah pagi hari,Zakia tertidur lelap dipelukan Damian dikamarnya setelah pergulatan hebat tadi malam,

__ADS_1


"Morning sweety"Damian menyapa Zakia dengan suara serak yang ngebass,dia menggesek-gesekkan hidungnya dihidung Zakia,


"Aku masih ingin tidur,Aku ngantuk"Kata Zakia sambil menarik lagi Bed cover yang sudah melorot kemana-mana


"Ayo donk sayang bangun,kamu gak ingat apa kata dokter Anggi kemarin diusia kandunganmu yang sudah tua ini,sebaiknya kamu banyak jalan-jalan pagi supaya proses persalinan ini lancar"Damian lalu mengangkat Zakia untuk memandikan istrinya itu di bathup seperti hari-hari yabg mereka lewati bersama selama ini,


Waktu berjalan bergitu cepat dinegara Jin tersebut,Perut Zakia sudah membuncit telah memasuki bulan ke 5,tinggal menunggu hari saja dia melahirkan,selama beberapa bulan ini mereka berdua nyaris tak pernah bertengkar,seluruh perhatian Damian terpusat pada Zakia dan Anaknya,tanpa mereka sadari Alief telah meyusup hampir 4 bulan di Istana itu,saat dia datang kesana sebenarnya Alief ingin secepatnya membawa kabur Zakia,Namun kenyataan kurang enak harus dia hadapi cucu Oma Narendra telah hamil anak Gendruwo itu artinya Alief harus menunggu sampai ajak itu dilahirkan baru bisa membawa Zakia pergi,banyak yang Alief cari tau ternyata Zakia disini tak sendiri dia bersama sahabatnya Bella dan Brian,Alief tentu saja harus membawa kedua sahabat Zakia tersebut juga,Brian adalah manusia yang biasa berurusan dengan dunia gaib seperti ini,walau kekuatannya belum pulih secara maximal dia berjanji akan membantu Alief dalam melarikan Zakia pasca melahirkan dan menutup pintu antara dunia jib dan manusia selama-lamanya,


Kini Alief bertugas menjaga kamar Zakia,dia selalu merekam jam berapa Damian pergi dari kamar Zakia untuk urusan pemerintahannya walau sudah satu minggu ini Damian sepertinya hanya sibuk dengan Zakia,kedua insan itu tampak saling mencintai,tapi Alief bisa apa semua ini gaak seharusnya terjadi,Zakia harus kembali ke dunia asalnya berada,


Damian membawa Zakia berjalan-jalan diikuti beberapa pengawala termasuk Alief,Damian dengan sabar menuntun Istrinya yang hamil tua,kehamilan bangsa jin memang hanya 5 bulan,jadi 5 bulan perut Zakia sudah sangat besar,kakinya juga sudah mulai bengkak karena tak kuat menopang badannya yang besar


"Damian,apa aku gendut sekali"Tanya Zakia


"Heemm,kamu gak gendut sayang,kamu itu sexy"


Damian tak segan-segan menggendong istrinya itu gemas,dia menghadiahi kecupan-kecupan di pipi Zakia seperti anak kecil


"Damian,turunin aku,badan aku besar lagian aku malu sama mereka"Zakia mengaitkan tangannya pada bahu Damian protes dan menyembunyikan mukanya diceruk Damian,dia malu walaupun sebenarnya tiap hari Damian melakukan hal yang sama saat Zakia menanyakan keadaan tubuhnya yang melebar,

__ADS_1


"Tidak akan,aku akan membawamu ke kamar sekarang supaya kamu tau betapa sexynya dirimu saat diatasku"Damian menggoda Zakia hingga rona merah dipipi Zakia muncul kembali,tentu Zakia tau persis apa yang akan terjadi selanjutnya


__ADS_2