
Ayu tergesa-gesa menuju kamar Zakia bersama seorang Dokter Kandungan yang baru diculiknya setelah diberi tahu oleh Damian langsung mungkin Kia hamil,karena proses kehamilan antara anak jin dan anak manusia berbeda maka apa yang dikatakan Rajanya ada kemungkinan besar,
"Nama kamu siapa?"tanya Ayu karena memang dia lupa menanyakan nama dokter SPOG yang dia culik,dia membawa semua peralatan kedokteran yang berada dalam tempat praktek sidokter itu bersama beberapa pelayannya
"Namaku Claudia,Apa kamu berjanji kalau kamu akan mengembalikan aku ketempatku tadi kalau aku sudah melakukan apa yang kamu mau?"Tanya Dokter Claudia yang memang praktek tak jauh dari rumah Oma Narendra
"Tidak usah banyak tanya sekarang ikut aku masuk kedalan dan kerjakan tugasmu"Setelah mengetuk pintu dan Damian menyuruh mereka Masuk,Damian masih setia menungguin Zakia yang nampak tertidur karena dari tadi dia muntah-muntah.
"Zakia,ada apa dengan Zakia?Bagaimana dia berada disini?Apa kalian menculiknya juga?"Claudia nampak histeris saat melihat wanita yang dimaksud oleh orang yang menculiknya,ya dia adalah Zakia cucu kesayangab Oma Narendra,Oma narendra selalu menceritakan cucu kesayangannya,Claudia juga salah satu anak orang tidak mampu yang beruntung dapat melanjutkan pendidikannya menjadi dokter bahkan sampai menjadi dokter spesialis obgyn berkat bantuan financial Oma Narendra,Walau Claudia tak pernah berkenalan secara langsung tapi dia sangat yakin wanita yang dihadapannya adalah Cucu Oma Narendra yang selalu ditunjukkan foto-fotonya oleh Oma,
__ADS_1
"Darimana kamu mendapatkannya Ayu?"Damian melempar tatapan menusuk pada Ayu kepala pelayannya
"Itu dari-dari.....rumah sakit yang berada dikota Oma,Yang Mulia"Jawab Ayu jujur,Damian mendengar pengakuan pelayannya hanya bisa geleng-geleng kepala lalu memberi kode untuk menghapus ingatan kepada Ayu untuk diberikan ke dokter tersebut,dan dianggukin oleh Ayu dengan segera dia memberikan teh yang sudah dikasih mantra oleh Damian dari jarak jauh,
"Dokter sebaiknya minum dulu teh ini,habis ini saya akan menjawab pertanyaan dokter"Claudia seperti sudah terkena sihir hingga menuruti apa yang dikatakan oleh Ayu dia meminum teh itu hingga tandas,dan seperti apa yang Damian inginkan dia seperti lupa siapa yang akan dia periksa,dia layaknya robot yang hanya akan mematuhi perintah tanpa bisa bertanya apa-apa,dengan sigap dia menggunakan peralatannya untuk USG rahim Zakia walau masih kecil nampak jelas ada kantung calon janin dilayar itu,
"Jadi Istri anda hamil Tuan,saya akan mencatatkan resep berupa Vitamin yang akan memperkuat kandungan istri anda"Claudia menulis sebuah resep dikertas,Damian masih sulit untuk mencerna apa yang barusan Claudia ceritakan,hingga Ayu menyadarkannya,
"Ayu...apa..apa...apa aku akan dipanggil Daddy?Ayu beritakan keseluruh penjuru negeri dan rayakan secara besar-besaran berita ini,aku akan menjadi seorang Daddy...,antar dokter ini ketempat semula beri dia satu peti emas kerumahnya,pastikan dia lupa dengan semua yang dia alami disini"Damian setengah berbisik ke Ayu,dia langsung berhambur dimana Zakia berbaring,dia membelai wajah istrinya yang sudah memberikan kebahagian yang sudah lama dia tunggu-tunggu,tapi Damian lupa konsekwensi apa yang menunggu didepan sana sangatlah berat,hal yang tak boleh terjadi,seperti ombak yang tenang sebelum badai datang hal itu pula yang terjadi dalam rumah tangga lintas dunia itu,Damia menyalahi kodrat hingga membuat semesta murka,
__ADS_1
"Damian,kamu sangat mengganggu istirahatku"Zakia berucap setengah serak karena bangun tidur
"Hey Mommy,maafkan Daddy..,Daddy hanya ingin memeluk Mommy dan anak kita"Damian mengelus perut yang masih rata milik Zakia
"Apa kamu masih bermimpi Damian?"Zakia membulatkan matanya yang masih sayu itu mendengar hal konyol yang dikatakan Damian
"Sebentar lagi kita akan menjadi keluarga yang sempurna sayang,kata dokter yang memeriksamu tadi sebentar lagi kamu akan menjadi seorang Mommy,kamu bahagia bukan?"tapi raut wajah Zakia langsung berubah dia seolah shock dan sedih tak seperti apa yang Damian harapkan
"Apa...Apa maksudmu Damian,kamu bicara apa Damian?aku hamil?akan berdarah apa anak kita?apa kamu tidak pernah berfikir sampai sana?tidak-tidak aku tidak ingin melahirkan anak ini?aku gak mau punya keturunan yang berbeda alam denganku?apa kata mami sama papiku nanti,aku gak bisa Damian,aku gak mau,keluarin anak sialan ini dari tubuhku" Zakia histeris memukul mukul perutnya sendiri,dia menangis meraung-raung,dia kalut dia gak pernah berfikir akan seperti ini jadinya,
__ADS_1
"Zakia!lancang!!!jangan coba-coba kamu menyakiti anakku!!!Damian nampak marah besar,matanya merah membara nampak dikuasai amarah,petir badai menyambar-nyambar istana itu,Zakia melihat sisi Damian yang berbeda,Ada rasa kecewa dimata Damian,dia menghentikan tangisnya menatap Damian seperti tak mengenal suaminya.