Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 37 Welcome to Leighton Zakia


__ADS_3

Pagi itu dikediam Leighton setelah sarapan Zakia sudah cantik dan juga Brian,semalaman rasanya hatinya berdebar-debar tak sabar menunggu pagi,dia sangat ingin bertemu dengan cucu Elizabeth,


"Apa kalian sudah siap?Setelah kalian menjenguk Dave nanti,sopir akan mengantarkan kalian ke perusahaan ada rapat pemegang saham yang harus kamu hadiri Brian,mungkin akan sampai sore,jadi....lebih baik Zakia biar bersama tante di Rumah Sakit,Dave sudah dipindah ke ruang perawatan,jadi kurasa disana lebih nyaman daripada boring di perusahaan,bukankah begitu Zakia?"Eliza menatap Zakia


"Emh....kalau Brian mengizinkan tante,saya sih tidak keberatan karena sesungguhnya saya ingin sekali bertemu dengan si babyi tante"Ucap Zakia malu-malu


"Sepertinya kamu menyukai anak kecil ya Kia?apa kamu mempunyai saudara,ya seperti adik mungkin?"Tanya Eliza lagi


"Mommy saat ini sedang hamil ini Tan,Mungkin kandungan beliau masih sekitar 8 minggu kemarin baru kasih kabar saya"Tidak mungkinkan Zakia menjawab bahwa dia merindukan babynya ehemm....


"Wow,Mommymu masih sangat muda dan cantik sepertimu tentunya ya Kia,selamat ya sayang,kamu bisa berlatih mengurus adikmu dengan membantu Tante mengurus cucu Tante selama menantu Tante terbaring koma tentunya"Raut wajah sedih kembali diwajah Elizabeth


"Benarkah tante?terimakasih tante,iyah Mommy memang masih muda dan sangat cantik"timpak Zakia


"Untuk hari ini aku Izinkan Kia,Tapi mulai besok kamu harus keperusahaan bersamaku,ada banyak hal yang perlu kita pelajari disana,kamu gak maukan menerima gaji buta,dan membuatku menyesal telah mengajakmu"kata Brian sambil tersenyum menatap Zakia,tentu saja itu hanya candaan


"Oh benarkah kamu itu keponakanku,pantas saja uangmu tak habis-habis dan belum menikah sampai sekarang,ternyata kamu sangat perhitungan sama perempuan"Eliza menutup mulutnya dengan kedua tangannya,dia melakukan drama seolah dia tak percaya apa yang barusan di katakan oleh seorang Davinci yang kekayaannya gak habis jika dimakan 7 turunan,


"Selamat pagi Nyonya,Mr.Davinci dan juga Mrs.Zakia,sepertinya kalian menyambut hari ini dengan penuh suka cita,namun...bisakah kita berangkat sekarang,supir sudah menunggu kita didepan"Angela menyapa semua orang yang ada dirumah itu seperti kebiasaanya setiap pagi,hanya saja 2 orang yang biasanya dia sapa Marsha dan Dave berganti dengan Brian dan Zakia,

__ADS_1


"Morning Angela,sepertinya kamu hari ini sangat bersemangat" Sapa Brian


"Saya Selalu bersemangat setiap harinya Mr.Brian,apalagi setelah menjenguk Tuan Muda kecil yang terlihat menggemaskan dan sehat tentunya,tadi saya berbicara dengan Dokter yang menanganinya,Tuan Muda kecil sudah bisa dibawa pulang katanya"Wajah berbinar Angela menular keseluruh wajah manusia disitu terutama Elizabeth,mereka sambil masuk ke dalam mobil SUV yang sudah dibukakan pintu oleh seorang supir


"Syukurlah,jadi hari ini cucuku bisa dibawa pulang,Apakah kamar dan semua perlengkapan bayi kita sudah punya Angela,kamu yakin gak ada satupun yang kurang bukan?"


"Sudah Nyonya,semua keperluan Tuan Muda Kecil sudah saya pastikan lengkap,hanya saja tadi Mr.Leighton sedikit mengamuk,beliau tidak mau memakan obat,dia ingin keluar dari Rumah Sakit hari ini juga,dia bersih keras untuk mencari seseorang katanya"Angela berbicara serius


"Ah,anak itu pasti berencana mencari siapa dalang dibalik jatuhnya helly kemarin"sambung Brian


"Bisa jadi memang begitu,anak keras kepala dan sifat pendendamnya tak pernah hilang"Elisa memijat pelipisnya


"Itu tandanya Dave perlahan mengingat semuanya"Jawab Eliza&Brian bersama'an


"Aku tau Dave itu kuat,dan kecelakaan seperti itu tak akan berpengaruh banyak pada dirinya"Imbuh Brian yakin


Beberapa menit kemudian mereka sampai di Rumah Sakit,Dokter Ronald yang langsung menyambut Elizabeth beserta rombongan,Ya...selain sahabat Elizabeth mempunyai saham di Rumah Sakit ini,dia juga yang menyokong pembangangunan beberapa Rumah Sakit milik Ronald,Dr.Ronald langung membawa mereka ke ruang bayi VVIP,haru biru suasana dipagi itu....,Seorang bayi Montok tampak tertidur pulas setelah menghabiskan 2 botol susu,Zakia yang begitu datang langsung mendekati bayi itu dengan mata berkaca-kaca,ada daya tarik tersendiri saat melihat bayi itu,seolah dia menemukan,


"Bolehkah aku menggendongnya?"Zakia berkata dengan suara bergetar menahan air mata yang hampir tertumpah

__ADS_1


"Of course,silahkan sayang....,baby pasti suka sekali digendong Onty secantik kamu"Ada sedikit rasa aneh saat melihat reaksi Zakia yang sedikit berlebihan menurut Elizabeth,Tapi dia berusaha membuang jauh-jauh,kadang ada wanita yang perasaannya sangatlah lembut dan gampang menangis hanya hal-hal sepele,Mungkin saja Zakia salah satunya....


"Hey....Sayang,Apa kamu sudah minum cucu tampan,Unch.....Ganteng sekali kamu nak....,lihatlah Brian,dia menggeliat,bibirnya tersenyum,mungkin dia sedang bermimpi indah"Zakia mendekatkan bayi itu ke Brian,Brian mengerti betapa bahagianya Zakia yang terpisah dengan anaknya,jika mlemang Bayi itu bisa menghiburnya kenapa tidak,Brian mengusap pucuk kepala Zakia


"Jadi sekarang bayi ini boleh kami bawa pulang Ronald?"Tanya Eliza


"Ya,cucumu sudah sangat sehat dan kuat Eliz,Aku rasa dia sudah bisa kamu bawa pulang,kedekatan dengan keluarga akan bagus buat dia daripada dirumah sakit ini,namun tentu kamu harus mempersiapkan suster untuk selalu menjaganya,aku tau kamu begitu sibuk"


"Angela sudah mempersiapkan semuanya Ronald tenanglah,lalu bagaiamana dengan putraku?"


"Yah tentu asisten setiami juga sudah melaporkan bukan,dia memarahi semua yang datang kekamarnya,dia menolak meminum obat bahkan makan karena dia ingin keluar dari Rumah Sakit dari kemarin"Dokter Ronald menjelaskan apa adanya betapa keras kepalanya anak sahabatnya itu


"Sepertinya dia hanya amnesia tapi tak merubah wataknya yang keras kepala itu,Zakia bolehkah tante minta tolong?"Sifat keras kepala Dave dan Damian hampir sama,Eliza memandang Zakia dan tersenyum,andai dia punya anak laki-laki satu lagi dia pasti akan menjodohkannya dengan wanita seanggun Zakia,Wanita yang lembut dan penuh keibuan saat menimang bayi meski bukan saudara ataupun anaknya,


"Iyah Tante?"Zakia yang tengah asik menimang babynya terkesiap menoleh ke arah Eliza


"Bisakah kamu dan Brian membawa cucuku ke ayahnya yang dirawat bersebelahan dengan kamar ini,Mungkin dengan melihat babyinya dia akan berubah fikiran untuk menjadi penurut,tidak apa-apakan Nald?"


"Tentu saja Eliz,Ruang perawatan anakmu sangat seteril,jadi tidka masalah bila babynya dibawa kesana"Dokter Ronald mempersilahkan

__ADS_1


"Ayo Zakia ikut aku menemui Dave,sekalian aku kenalkan ke dia"Brian sedikit memapah Zakia yang sedang menggendong baby ditangannya


__ADS_2