Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 18 Istana Gendruwo


__ADS_3

Zakia ternganga saat melihat kamarnya yang seperti kamar president suite hotel bintang lima bila dikotanya.....kamar yang didesign mewah,lengkap dengan ruang tamu,ada televisi disana ada ranjang king size,dan semua perabotan disana memberi kesan mewah







Dilengkapi dengan bathup dan diluar ruangan ada kolam renang yang menghadap ke laut yang disuguhkan panorama indahnya sunrice,


"Oh My God,apakah benar ini didunia lain,bagaimana ada dunia seindah ini disini,mungkin gue rela bila disekap disini selamanya"Zakia bermonolog tanpa memperdulikan para pelayan yang sedang mempersiapkan air hangatnya dan baju gantinya


"Semoga permaisuri menyukainya,yang mulia sendiri yang mendesign ini semua untuk permaisuri sebelum beliau menyusul permaisuri ke Inggris"Ucap seorang pelayan yang mungkin bila didunia kita usianya 50 tahunan,namun terlihat berkarisma dan cantik


"Wait...,jangan panggil gue permaisuri,panggil gue Kia saja,gue masih butuh kejelasan dari Damian mengenai semua yang membingungkan ini,namamu siapa?"Tanya zakia


"Hamba tidak berani permaisuri bila didengar oleh yang lain nanti hamba bisa dihukum pancung,nama hamba Ayu,hamba kepala pelayan diistana ini" Ayu tersenyum ramah penuh hormat ke Zakia,Zakia hanya bisa memutar bola matanya.

__ADS_1


"Jadi kamu sama seperti mereka?satu jenis emm apa yah...maksud gue apa kamu sama seperti makhluk.....ya gitu deh pokoknya apalah namanya"Zakia menggidikkan bahunya seolah enggan untuk menyebutkan secara terperinci maksudnya karena memang dia gak tau makhluk seperti apa yang sedang dia hadapi.


"Hamba dan sebagian pelayan yang ada diistana ini adalah manusia seperti permaisuri,kami adalah korban nyata dari keserakahan keluarga kami,hingga kami harus mengabdi diistana ini hingga kiamat tiba"Mimik muka Ayu berubah menjadi sendu.


"Maksudmu?semacam tumbal gitu?"


"Benar permaisuri,kami dijadikan tumbal oleh keluarga kami atas keserakahan mereka,ya...kadang harta memang menjadi Tuhan bagi sebagian orang hingga membuat gelap mata,hingga mereka membuat kesepakatan sakral dengan iblis ataupun jin"Ayu tertunduk terlihat ada bulir bening keluar dari matanya.


"Hah,gue kira semua itu hanya ada difilm-film horor di tv,jadi benar kalau tumbal-tumbalan itu ada"Zakia termenung


"Apa sebenarnya gue jadi tumbal papi mami gara-gara papi memulai usaha barunya,oh makanya mami nekad hamil lagi,mami pasti sudah mempersiapkan bila kehilangan aku nanti,mereka sudah mempunya ade bayi,huaaaaaa......kalian kejam......"Zakia menjambak rambutnya frustasi dan dan menghentak-hentakkan kakinya dilantai.


"Apakah anda baik-baik saja permaisuri?" Ayu melihat tingkah aneh Zakia merasa khawatir


"Kalau anda jadi tumbal pasti anda menjadi pelayan seperti hamba Permaisuri,namun yang mulia membawa anda kesini sebagai Permaisurinya,bahkan anda mendapatkan fasilitas istimewa,selain kamar ini didepan sana ada Mall berlantai 10 yang dibangun oleh yang Mulia,dengan semua kemewahan sama persis di dunia kita,disana ada banyak brand ternama supaya anda senang,sebaiknya anda jangan berprasangka buruk dulu sebelum mendapat penjelasan dari yang mulia"Ayu berusaha menenangkan Zakia


"Benarkah?apakah gue bisa kesana sekarang?gue ingin mengajak Bella temen gue supaya dia tidak sedih lagi."Zakia langsung berbinar-binar matanya saat mendengar banyak brand ternama disana.


"Sebaiknya sekarang anda silahkan mandi dulu,hamba rasa anda sudah menghabiskan banyak tenaga seharian ini,setelah itu anda turun untuk makan malam bersama yang mulia,kami sudah mempersiapkan baju ganti anda disana,Apakah anda perlu dibantu untuk mandi mungkin"Ayu memang menanyakannya karena dia tahu betul sebagai manusia Zakia pasti risih bila mandi bersama orang lain,beda dengan selir-selir Damian dari dunia gendruwo yang apa-apa harus dilayani.


"Ti...tidak perlu,gile aje mandi dimandiin,apa Damian sudah sadar?"

__ADS_1


"Yang mulia sudah sadar dan sudah sembuh seperti sedia kala,saat beliau sampai diistana langsung diobati oleh tabib istana ya seperti dokter didunia kita namun disini mengobatinya pakai tenaga dalam,jadi akan lebih cepat proses penyembuhannya,kalau sudah tidak ada yang anda perlukan hamba undur diri dulu permaisuri,hamba harus mempersiapkan kamar dan makan untuk teman-teman anda"


"Oh tentu,pergilah Ayu,gue mau mandi,ya benar badan gue sepertinya lengket semua"Zakia tersenyum kecut merasa seluruh badannya sangat lengket,setelah dia melihat Ayu pergi diikuti beberapa pelayan dibelakangnya Zakia langsung mencopot bajunya dan langsung menuju kamar mandi dia berendam diair hangat yang berada di bathup.


Dikamar tempat bella yang pingsan hingga tertidur,masih tertinggal sepasang teman tapi mesra sedang saling melihat satu sama lain dengan tatap mata tajam,Ada rasa rindu yang mendalam dimata Jenna,sedangkan Brian,menatap dengan tatapan tak terbaca sama sekali


"Brian,aku merindukanmu.....,aku sangat merindukanmu"Jena memeluk erat tubuh brian dia mengecup leher Brian,seluruh muka Brian dengan penuh rasa sayang dan cinta yang ada dalam hatinya.Brian tak merespon apa-apa atas perlakuan Jenna,dia semakin jijik melihat jenna.


"Pasti Gendruwo betina ini sudah beratus-ratus kali melayani Gendruwo mesum itu,Tapi kalau aku tak memanfaatkan Jenna,hidupku pasti akan berakhir disini,dan gak akan ada lagi yang bisa membawa Zakia dan Bella pulang ke dunia kami,jadi aku akan berpura-pura untuk merindukannya"Brian mendengus pelan


"Aku juga merindukanmu jenna" brian merengkuh jenna supaya tubuhnya semakin mendekat ditubuh Brian,Brian mulai membalas cumbuan jenna,mereka saling *******,menghisap hingga tangan brian meremas panta* Jenna dan nene* Jenna yang membuat jenna semakin menggila,dia mendesah saat Brian mulai menciiumi bukit kembarnya secara bergantian,mengeny*** bukit kembar itu seperti bayi kecil,Saking asyiknya dua sejoli itu tanpa sadar ada dua pasang bola mata yang tengah memperhatikan adegan mesum kedua makhluk lain dunia itu.


"Apa kalian tidak punya malu?Apa ditempat ini tak ada kamar lain lagi hingga kalian menampilkan adegan vulgar sepeeti itu didepanku"


Rentetan kalimat tersebut langsung membuat Brian tergagap,dan Jenna mulai merapikan bajunya yang sudah terkoyak gak karuan,dia tiba-tiba menghilang dari pandangan Brian dan Bella


"Sorry,ini semua gak seperti yang kamu fikirkan bell,aku hanya.."belum sempat Brian melanjutkan kata-katanya,Bella beranjak dari tempat tidurnya mencari air minum dinakas sebelahnya sambil menngibaskan tangannya menatap Brian tanda dia tak mau mendengar apapun


"Bukan urusanku,yang penting cari cara bagaimana kita bisa keluar dari tempat ini secepatnya,orang tua,saudara dan kerabat kita pasti khawatir tentang keselamatan kita"Bella berucap cuek,tak lama Ayu mengetuk pintu kamar mereka membawa baju ganti untuk Bella dan Brian,dia juga menyuruh Brian dan bella mandi karena setelah ini mereka diundang oleh Damian untuk makan malam bersama,


Sebenarnya Damian ingin melenyapkan Brian tapi karena Jenna sudah menyelamatkannya dan Damian tau bahwa Jenna mencintai Brian sebagai bentuk balas budinya pada Jenna dia memaafkan Brian atas perlakuannnya ke Zakia beberapa hari yang lalu.

__ADS_1


NB:Author tu galau and sedih banget tau,novel ini udah ribuan views tapi yang like hanya segelintir orang,authour boleh gak untuk meminta like gratisnya dan tinggalkan jejak dikolom komentar biar author makin semangat nulisnya,heheh tulisan author ini masih kategori gratisan,dukung author ya semoga author bisa mendapat kontrak dari manga 🤗🤗🤗🤗big hug untuk kalian semua,semoga ceritanya menghibur ya


__ADS_2