Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 33 Penyelamatan Zakia


__ADS_3

Damian dengan perlahan meletakkan bayi tampannya dibox bayi dibantu oleh perawat,sementara dokter anggi dipersilahkan untuk membersihkan diri dan beristirahat dikamar samping yang bersebalahan dengan kamar bayi Damian,


Damian masih terpana oleh sosok bayi kecil mungil yang menggemaskan itu,bayi itu terlihat tertidur pulas setelah diberi susu formula oleh suster,karena asi Zakia belum bisa keluar dengan lancar,bayi mungil itu terlihat sangat sehat,terlihat dari cara dia menghabiskan satu botol susu dalam sekejap,bayi yang beratnya 4.5kg dengan panjang 49cm itu terlihat montok dan tertidur pulas setelah kenyang,rasanya Damian enggan untuk berpindah tempat dari tempatnya berdiri saat ini,dia ingin memandangi pangeran kecil yang rupawan itu,lalu dia teringat bahwa dirinya dan istrinya belum mempersiapkan nama untuk pangeran,dia hendak bergegas menemui Zakia,


"Tolong,jaga anakku baik-baik ya sus,saya kekamar istri saya dulu,sebentar lagi ayu akan datang dan membantu kalian"Damian tersenyum ramah pada kedua suster yang berada diruangan itu,lalu berjalan menuju pintu penghubung antara kamar anaknya dan Zakia,saat ingin membuka pintu tersebut,tangan Damian seperti terbakar,


"Aw.........,Zakia...Zakia....sayang,apa kau didalam baik-baik saja?Zakia....!!!"Saat teriakan Damian tak ada respon,Damian langsung berlari menuju pintu utama depan kamar,tapi kejadian yang sama terulang lagi,Damian kalut,ini bukan orang sembarangan yang berada didalam,pikiran Damian kacau,berkali-kali Damian ingin membuka pintu itu tapi berkali-kali pula Damian terbakar,hingga badannya nampak banyak luka lecet disana sini,sementara didalam Alief sedang membaca doa dan dzikir supaya memberi pagar agar tak bisa ditembus oleh Damian,


"Apa kamu yakin,Damian tak akan sanggup masuk kesini?"Tanya Brian ingin meyakinkan semuanya

__ADS_1


"Cepat lakukan tugasmu,obati luka Zakia dan jangan sampai dia mengingat pernah berada ditempat ini,jangan sampai terkihat kalau di telah melahirkan seorang anak,aku tak bisa terlalu lama membuat pagar ini,karena Damian terus berusaha menerobosnya,bawa lari Zakia ke Dunia lewat pintu itu,aku percayakan semua padamu biar disini aku yang akan menghadapi kemarahan Damian"Alief memberi instruksi pada Brian yang sedang berusaha memnyembuhkan dan menghilangkan luka pekas operasi Zakia,


"Baiklah,tapi setelah aku tinggalkan kamu,jangan pernah menyesali keputusanmu ini,karena mungkin kamu tak akan pernah bisa kembali ke dunia kita lagi dengan selamat"Brian sebenarnya sudah menawarkan akan kembali setelah meletakkan Zakia dirumahnya,tapi Alief menolak,dia ingin bertarung dengan Damian,dia bertekad akan menghabisi Damian sebagai balas dendam kematian ayahnya,


"Sudahlah,cepat bawa Zakia pergi dari sini,jaga dia seumur hidpmu Brian!"Alief memuntahkan darah segar,sepertinya Damian telah mengerahkan semua kekuatannya untuk mendobrak pagar tak kasat mata yang dibuat Alief,Brian yang sedikit tersentak karena itu tandanya kekuatan Alief sudah menipis langsung dengan sigap membawa Zakia kelorong waktu yang dibuat Alief sendiri supaya tak terlacak oleh Damian,lorong itu terconect dengan Mansion Brian di Maroko,lorong itu akan menghilang bila Brian sudah masuk,Brian menganggukkan kepalanya sebagai tanda berpamitan yang dibalas dengan hal sama oleh Alief.


Brang.........Pintu Kamar Zakia terbuka lebar,Damian nampak terseok-seok setelah mengerahkan seluruh kekuatannya mendobrak pintu itu,pandangan matanya mengitari seluruh ruangan kamar itu tapi tak menemukan seseorang yang dia cari


"Mr.Damian,sepertinya anda lupa dengan kodrat anda sendiri,bahkan anda menumpahkan darah orany yang tak bersalah hanya demi kebersamaan kalian"Alief mengeluarkan pedang yang ada dipunggungnya

__ADS_1


"Jangan banyak bicara omong kosong denganku,cepat katakan dimana Istriku!!!"Damian sudah terlepas dari mantra yang diucapkan alief yang membuat kakinya kaku sekarang dia mencekik Alief ditembok dengan mata berapi-api"


"Kalaupun Sekarang kamu sudah menemukan Zakia,Zakia tak akan mengenalimu selama-lamanya bahkan anak kalian,kalian tak akan pernah bersatu,ini adalah hukuman buatmu pembunuh"Srakkk......Damian merebut pedang yang berada ditangan Alief dan menusukkan pedang itu ketubuh alief,


Glurrrr.....Jedarr.....Diaaar.....Guntur seolah menyambar-nyambar istana Damian,Tangisan bayi Damian memekakkan Telinga,Damian sontak tersadar ada bayi yang menangis lalu pergi meninggalkan mayat Alief,


"Tunggu Damian,kamu belum mendapat hukumanmu"Suara Misterius yang membuat bulu kuduk Damian berdiri,dia mengginggil dengan hawa dingin yang ada,dia menoleh melihat ke sumber suara yang berada dibelakang tak jauh dari tempatnya berdiri,terlihat siluet putih seorang lelaki yang rupawan tak kalah dengan wajahnya,lelaki itu mempunyai delapan sayap yang sangat indah,


"Untuk apa kau datang kesini Mike?Ini bukan tempatmu dan jangan ikut campur urusanku,pergilah!!!"Damian masih tampak angkuh didepan malaikat yang tampan itu,sedangkan Mike tak menghiraukan perkataan Damian sama sekali...

__ADS_1


"Begitukah?apakah kamu berfikir Tuhanmu tak akan menghukummu,setelah apa yang telah kau lakukan Damian,aku kesini untuk menyampaikan hukuman untukmu atas perintahNya tentunya,jadi bersiaplah,hilangkan sifat sombongmu itu yang telah membuatmu terlempar Dari surga"Mike bersidekap menatap Damian Tajam


"Hai.....hai....author ada kabar gembira,author lulus kontrak awal euy...setelah 7 samudra author revisi 🤣🤣alay...btw terimakasih ya temen2 reader.....dukung terus jangan lupa votenya ya"muach...ikuti juga IG author @alananata.97šŸ˜šŸ¤—


__ADS_2