Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Yes,I'm King Gendruwo


__ADS_3

Damian melesat membebaskan teman-temannya satu persatu,namun setelah dia membebaskan Brian,Brian langsung mencengkram leher Damian dan membuat Damian terpojok didinding Es yang,mata Damian kian berkilat marah begitupun Brian,"Katakan kau Damian bukan?hanya Damian satu-satunya jin yang bisa mengeluarkan sayap ini,aku sudah curiga padamu semenjak kau dekat dengan Zakia.karena tak semudah itu membuat Zakia berpaling kepada pria lain"Brian kian mengeratkan cekikannya.


"Tidak,Dave sudah mati ketika helycopternya jatuh,dan aku menerima hukuman untuk jadi manusia biasa,nanti akan aku jelaskan dengan detail,waktu kita tak banyak.Beberapa menit lagi semua akan kembali seperti semula,lepaskan aku"Bentak Damian dengan suara tertahan karena cekikan Brian kian memgeras,bisa saja dia membunuh Brian saat itu.namun,tentu dia tak mau berbuat konyol karena dia masih membutuhkan kekuatan manusia didepannya yang kini juga telah menjadi setengah jin karena menikahi Jenna.


"Sayang,lepaskan Damian,apa yang dikatakan Damian benar,Dave memang mati saat hellynya jatuh beberapa tahun lalu"Jenna berteriak lantang agar didengar suaminya dan benar air yang telah menjadi es itu perlahan mengeluarkan gelembung uap tanda sebentar lagi waktu akan berjalan normal dengan berat hati Brian melepas cengkraman di leher Damian.


Mereka berlima melesat mendekati kamar Zakia,mereka meremukkan dinding kaca itu dalam sekejap mata dinding itu runtuh dan mereka bisa masuk kedalam kamar itu.tepat saat mereka baru menginjakkan kaki mereka kedalam kamar itu,waktu telah bergerak seperti semula,Damian langsung merengkuh Zakia kedalam pelukannya.Dengan mata yang menatap nyalang ke arah Andrew yang baru tersadar jika semua tawanannya telah lepas dan kinu mengepungnya.


"Kau baik-baik saja sayang?apapun yang terjadi jangan terpisah dariku,tetaplah memelukku seperti ini.Paham?"Tanya Damian berbisik lembut ditelinga Zakia,yang dijawab Zakia dengan Anggukan,dia seperti bayi koala yang berlindung pada nyamannya gendongan induknya


"Kalian berani sekali,kalian ingin bertemu dengan raja neraka sekarang juga sepertinya"Andrew menatap satu persatu jin dan manusia yang berada dihadapannya dengan sekali hentakan semua orang-oramg itu terpelanting beberapa meter hingga Jenna hampir saja terjebur ke lautan mendidih itu untung Damian dengan reflexnya membuat air itu menjadi es,namun Damian tak bisa menghentikan waktu seperti beberapa saat lalu karena kekuatan itu hanya bisa dia lakukan hanya sekali ketika pertarungan terjadi dan dia terdesak.

__ADS_1


"Kau tak apa sayang"Brian langsung merengkuh istrinya dan melesat kembali ketempat semula dengan bibir yang tengah memuntahkan darah segar karena luka dalam yang lumayan parah setelah terkena serangan Andrew barusan


"Lihatlah dirimy sendiri,jangan khawatirkan aku,ayo sekarang kita kembali ke Damian sebelum iblis itu membunuh kita semua,kita satukan kekuatan saat ini juga..hiyaa....."Mereka melesat kembali disisi Damian yang tak bergerak sedikitpun dari posisinya padahal dia bersama Zakia,dia mengatupkan sayapnya kedepan supaya sayap itu melindungi Zakia


"Bentuk formasi"Ucap Damian langsung memberi arahan kepada semua orang yang telag berkumpul,meraka langsung membentuk formasi bintang dengan Damian ditengah memegang tombak perwujudan lain dari Lucyfer."Hyaaaa......"Mereka semua mengeluarkan kekuatan yang membuat Andrew terhuyung beberapa langkah mundur


"Sekarang saatnya Damian,tanjacpkan aku tepat dijantungnya"Teriak Lucyfer kencang sekali melihat anaknya kian ragu,Ya sisi hati Damian menolak untuk mengorbankan Lucyfer,dengan menusukkan Lucyfer,itu sama saja membunug Lucyfer juga


"Tapi Damian,kau tak akan mampu menghadapinya sendiri,aku akan disini bersamamu"Kata Jenna mantap dan diikuti dengan yang lain


"Aku juga"Kata Tristan

__ADS_1


"Kami tak akan kemana-mana,mari kita bertarung sampai titik darah penghabisan"Brian berucap tanpa keraguan meskipun dia kurang suka dengan Damian tapi dia bukanlah pengecut yang lari dari peperangan


"Untuk pertama kalianya kau menyebutku ibu nak,ibu tak akan membiarkan anaknya bertarung sendirian,maafkan keegoisan ibu selama ini,Zakia jaga baik-baik Damian dan jangan pernah meninggalkannya"Lucyfer melesat sebagai tomvak dan langsung menggujam jantung Andrew yang membuat raga Andrew yang tadinya tampan kini berubah menjadi lelaki dengan wajah sangat mengeramkan bermata satu.kejadian itu berlangsung begitu cepar hingga mereka tak bisa menghentikan Lucyfer yang kini berubah menjadi debu dan menghilang


"Tidak........!!!Ibu!!!Hikss...Hikss...hikk"Untuk kedua kalinya Damian menitikkan air mata,Zakia langsung memeluk pria tampan bersayap itu dengan lembut,adegan dramatis itu membuat kedua insan terlarut dalam kesedihan yang membuat Brian dan Jenna mengambil kendali


"Ini saatnya Jenna"Perintah Brian yang langsung membuat Jenna menganggukkan kepala dan melesat merantai semua kaki dan tangan Andrew dengan cepat dan diseretnya kedasar lautan itu,dia berada disana untuk selama-lamanya.setelah semua selesai Brian dan Jenna beserta ketiga temannya itu menaiki naga api Damian dan melesat langsung kedaratan,laut itu mengalami gempa bumi yang maha dasyat.hingga meruntuhkan kerajaan Andrew dan Lucyfer ke bawah laut.


Mereka berlima langsung dibawa ke depan pintu keluarga Leighton,dengan keadan basah kuyup.Elizabeth yang mondar mandir didepan pintu karena menunggu mereka langsung tergagap ketika melihat keadaan kelima manusia didepannya"Astaga bagaimana bisa kalian basah kuyup begini?apa kalian habis menyelam didunia bawah air atau wahana semacamnya?"Tanya Elizabeth menatap mereka berlima,"Anakku sayang"Elizabeth kini mendekati Damian dan memeluknya erat dia tak peduli dengan keadaan Damian yang basah kuyup."Mama tau,kamu pasti baik-baik saja,sekarang kamu bersihkan dirimu dulu supaya gak masuk angin"Lalu Elizabeth beralih memeluk Zakia."Akhirnya kamu datang lagi kemari nak,ini memang rumahmu,jangan pergi lagi dari kami"Elizabeh mengeratkan pelukannya pada Zakia dengan berurai airmata,ada kelegaan dihatinya


Semua hanya terdiam dan pergi ke kamar masing-masing,Tristan diarahkan kekamar tamu,dan dipinjamin baju Damian yang diantar oleh pembantunya

__ADS_1


Dikamar Damian,Damian masih menutup mulutnya meskipun akhirnya dia bisa menyelamatkan Zakia tapi bukan seperti ini ending yang dia inginkan,banyak hal yang belum dia tanyakan kepada ibunya,harusnya dia melindungi wanita itu bukan wanita itu yang mengorbankan dirinya.


__ADS_2