Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 19 Memukau


__ADS_3


Zakia tampil mempesona dengan gown malam yang dia kenakan,dilengkapi dengan riasan yang natural dia bak dewi yang turun dari kahyangan,semua mata orang yang hadir eh maksud author Jin yang hadir dalam acara makan malam itu terpesona oleh penampilan Kia termasuk siempunya hajar alias Damian,Dia dengan gagah menunggu Zakia diujung tangga dan tangannya siap menggandeng Zakia ke meja makan,ya makan malam itu tampak begitu formal ada beberapa orang yang tak dikenal oleh Zakia dia hanya terpusat pada Bella dan Brian yang sudah duduk di meja utama.Bela tak terlihat setegang tadi,dia sudah bisa menguasai dirinya.


Tap..Tap....Tap suara hells Zakia menuruni tangga dan langsung disambut tangan Damian,Zakia meraih genggaman tangan Damian,sebelum dia mengukir senyum dan berbisik ke Damian


"Gue butuh penjelasan loe Mr.Damian" dia berbicara diantara senyumannya yang hanya bisa didengar oleh Damian,Damian tersenyum manis pada Zakia


"Dengan senang hati permasuriku,gua akan menjelaskannya pada loe nanti,sekarang ayo gue kenalkan dengan semua orang yang ada disini,termasuk relasi-relasi gue"Damianpun menjawab dengan senyuman yang tertahan tanpa membuka mulutnya percis seperti yang dilakukan Zakia


"Para hadirinin yang berada disini,perkenalkan yang disampingku ini adalah ratu dari kerajaan Gendruwo kita,dia adalah Permaisuri Zakia untuk kedepannya semua masalah perempuan kalian bisa melapor pada Permaisuriku"


Brang......Bella pingsan kembali hingga kepalanya terkatuk oleh meja hingga membuat semua pelayan membawanya ke kamar lagi.Zakia paham betul betapa terkejutnya sahabatnya itu,sebenarnya Zakia tak kalah terkejut,Tapi dia masih berusaha tenang,lain halnya dengan Brian yang terlihat biasa saja dia malah asyik bercanda dengan Jenna



"Oh iya sayang,Mari akan aku kenalkan pada ketujuh selirku,tapi sebentar lagi kita akan kehilangan salah satunya,karena dia sudah menemukan cinta sejatinya"Damian berucap sambil melirik kearah Jenna yang tengah tersenyum cantik pada Brian,sepertinya dia sangat bahagia,ya Damian tak pernah mencintainya,jadi walau Jenna mesra dengan Brian didepannya tak berpengaruh apa-apa,


"Apa loe gila,gue baru saja loe kenalin sebagai permaisuri loe dan harus menerima 7 selir loe,what the hell,loe pikir loe itu siapa Bangsa*"Zakia menginjak kaki Damian menggunakan hellsnya,dia kesal setengah mati,Damian hanya meringis


"Tolong bicara formal sayangku,jangan bicara loe gue saat kita didepan umum begini,bagaimanapun kamu adalah ibu negara di duniaku,jadi belajarlah sopan santun dan bersikaplah sedikit anggun malam ini saja sayangku"Damian berbicara ke Zakia dengan memringkan badannya ke Zakia dan membenarkan anak rambut ditelinga Zakia penuh dengan perhatian.


"Baiklah sayangku,mari kita menjadi pasangan yang romantis malam ini,dan mari kita berkenalan dengan para selirmu ituh" mereka berjalan menemui para selir yang sudah duduk dimeja makan"


"Kamu pasti sudah kenal dengan wanita tangguh ini,Dia Jenna dia adalah putri tunggal kerajaan jin di Canada



"Dan si cantik ini Kim Nana putri tunggal dari kerajaan jin di korea"


__ADS_1


"Dan ini adalah sanju,putri kerajaan dari India"



"Ini putri dari perancis nina"



"Jesica dari mexico"



"Sawika dari thailand"



"Dan yang terakhir Anna dari nigeria"



"Sekarang silahkan kalian duduk kembali ke kursi kalian masing-masing dan makanlah,Oh aku lupa menyapamu Mr.Brian"Damian mengangkat gelas winenya sambil melihat Brian


"Terimakasih Mr.Damian"Brian berpura-pura ramah kepada Damian


Setelah makan malam yang melelahkan itu berakhir,Zakia gak sabar ingin menengok keadaan Bella,saat dia merasa Damian sedang Asyik berbicara sama beberapa teman atau apalah itu,dia mengendap-endap perlahan menjauh dari pesta itu,berusaha mencari ayu supaya menunjukkan dimana kamar Bella,tapi saat melihat Ayu yang sedang sibuk dengan beberapa pelayan untuk merapikan sisa pesta tadi,dia urung memanggilnya,dia coba mencari sendiri keberadaan Bella,saat dia tengah asyik berjalan ada laki-laki yang mengagetkannya.


"Mau aku antar?Kamu mau menemui temanmu yang pingsan tadi bukan?"


"Oh ya....kamu?"Zakia berfikir keras


"Aku Tristan tangan kanan Damian,Ayo aku tunjukkan dimana temanmu beristirahat"Tristan berjalan beriringan dengan Zakia

__ADS_1


"Apa kita pernah bertemu sebelumnya Tris,Entah kenapa aku merasa kita pernah bertemu sebelumnya"


"Bisa sibilang gitu,aku dulu pernah tinggal dirumah Oma narendra ya tepatnya disalah satu barang antiknya sebelum seseorang mengikatku dan naasnya setelahnya kekasihku meninggal"


"Oh astaga,lalu kenapa aku gak mengingatnya sama sekali?oh Tris maaf aku sudah mengingatkanmu pada kejadian sedih itu"


"Santai aja kali ki,mungkin Bella bisa menjadi penggantinya"Tristan berbicara asal


"Enak aja,mana mau dia sama jin eh gendruwo kek kalian,liat sendirikan dia pingsan berkali-kali"


"Karena dia belum menyadari pesonaku saja"Tristan bicara dengan PDnya


"Mari kita buktikan"merekapun sampai dikamar bella,ada beberapa pelayan yang mencoba memberi makan pada bella tapi bella tolak.dia senang sekali saat melit Zakia datang.


"Kia........huaaahuaaahuaaa.....kiaaaa,Ayo kita pergi dari sini,Aku Ingin makan McD saja,aku takut makan makanan disini,mereka jangan-jangan ngasih makan bangkai binatang atau binatang buas,aku takuttt kia....huaaaa"Bella langsung menyambar tubuh sahabatnya menangis seperti anak kecil


"Nih gue bawakan MCD untukmu,makanlah" tiba-tiba ditangan Tristan sudah ada sekanting plastik MCD sudah ada ayam burger dan beberapa minuman


"Kamu pasti,pasti manusia yang disekap sama seperti kitakan?terima...terima kasih"Bella langsung menyambar makanan yang dibawa oleh Tristan tanpa menunggu jawaban dari tristan,Bella makan dengan lahapnya tanpa peduli dia sedang diperhatikan oleh Zakia dan Tristan juga beberapa pelayan yang tadi merayunya untuk makan.


"Kalian boleh pergi sekarang,terimakasih sudah menjaga sahabatku ya"Zakia berucap ramah pada para pelayan itu


"Sudah menjadi tugas kami permaisuri,kalau begitu kami undur diri dulu"Ucap salah satu pelayan mewakili para pelayan yang lainnya,setelah mendapat anggukan kepala dari Zakia mereka pergi


"Bel,kamu makan bisa pelan-pelan gak?seperti gak pernah makan saja,kalau kamu takut makan masakan mereka mending makan buah-buahan aja sampai aku tiba,lagian ya semua pelayan disini sebagian besar adalah manusia,jadi kamu gak usah takut untuk memakannya"


"Manusia yang sudah ratusan tahun berada disini?kamu pikir sapi yang ada disini sama seperti sapi didunia kita,aku yakin binatang disini umurnya sudah ribuan tahun sama seperti jin-jinnya"Bella bicara sambil terus mengunyah penuh ayam dimulutnya


"Mrs bella salah,kalau binatang dan makanan disinu sama seperti makanan didunia kalian,hanya usia jin-jin dan pelayan disini yang beda,jadi 1000% makanan disinu aman"ujar tristan


"Benarkah?"tanya Bella kurang yakin,dan dijawab anggukan dari mereka berdua

__ADS_1


__ADS_2