Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 14 Jealous


__ADS_3

Zakia mengamati Brian dari Atas sampai bawah,sambil menimbang-nimbang cowok ini jahat gak ya.dia ingat pesan maminya


"Kia jangan pernah membawa orang asing apalagi laki-laki keapartement,tapi inikan temen kampusku,gak masalahkan,lagian ada si bella juga"Dia bermonolog dikepalanya,sampai tepukan lembut dari Brian menyadarkannya.


"Hey,tuan putri sampai kapan kamu mau berfikir?tenang aja aku pria baik-baik koq,aku juga membawa willy temen kita juga"Dan pria albino muncul dibalik punggung Brian,


"Hay aku willy,willy melambaikan tangan ke Kia dan Bella"


"Ya udah kalian bawa mobilkan?tanya kia ke kedua laki-laki teman kuliahnya itu,yang hanha dianggukin sama mereka berdua tanda merek membawanya "Oke sekarang kita langsung ke apartementku aja,kalian ikutin mobilku dari belakang"Saat mereka berjalan keparkiran 4 sekawan itu bercanda riang,hingga Bella menyadari sesuatu;


"Zakia lihat deh ke atas itu bukannya Mr.Damian Dosen killer kita yang tampan,dia sepertinya menatap kearah kita,Apa dia masih marah sama kita karena kita berisik tadi,uh tatapannya menghujam jantungku"Bella tiba-tiba merinding


"Jangan berlebihan deh Bel,siapa tau dia lagi melihat mobilnya"Zakia cuek dan langsung masuk dan tancap gas yang diikuti oleh Brian dan Willy di belakang mereka.


"kamu tinggal disini juga ki,kita cuma beda satu lantai tau,aku dan Brian tinggal di lantai 7"kata willy sebelum mereka melangkahkan kaki kepintu masuk apartement zakia


"Oh ayolah nasib buruk apa yang sedang menghantuiku,Disamping kamarku ni,kalian tau siapa?Mr.Brian Dosen yang paling ditakuti dikampus kita,sekarang aku juga harus sial bertetangga dengan kalian,pasangan......."Kia memutar bola matanya sebelum mendudukan dirinya disofa ruang tamu apartementnya,dan mulai mengeluarkan laptopnya

__ADS_1


"Pasangan apa maksudmu?jangan berpikir macam-macam!!!aku dan willy itu sepupu jauh sekaligus teman dari kecil,kami normal ya,apa kamu mau bukti?"Jelas Brian sambil menaik turunkan alisnya


"Hahahhahahaha,udah..udah kalian prepare dulu,biar aku bikinin minuman ya buat kita"Bela mengakhiri obrolan sengit antara Kia dan Brian,Entah kenapa semenjak pertama mereka berdua bertemu seperti anjing dan kucing,selalu saja berantem seperti anak kecil.


"biar aku bantu bel"willy berdiri mengekor bella yang berjalan seperti dirumahnya sendiri saja."kamu gak usah kaget sama sikap Brian ke Kia,dia menyukai Kia semenjak pertama kali bertemu 2 minggu yang lalu saat daftar ulang,tapi Kia cuek dan tak pernah menyadari keberadaan Brian,jadi ya gitu deh akhirnya Brian mencari tau dimana Kia tinggal,bahkan membeli apartement yang sama dengan kia,padahal mansion mewahnya lebih dekat jaraknya dari kampus"terang willy


"Oh Astaga....,tapi sepertinya akan menjadi perjuangan yang panjang bagu Brian,Kia terlewat cuek jadi cewek,dia sepertinya kurang peka,okay semua sudah jadi"


"Oke sini biar aku yang bawa kesana,kamu bawa makanan kecilnya ya"kata willy tersenyum ramah penuh maksud ke Bella


Sepanjang mengerjakan tugas mereka selalu selingi dengan bercanda,Bella dan willy yang selalu mencairkan suasana saat Zakia dan Brian mulai beradu argument dengan sengitnya,mereka berdua sama-sama cerdasnya,walau Brian ingin mendekati Zakia tapi setiap argumentnya dibantah oleh Zakia pasti ujungnya berantem seperti anak kecil tak terasa mereka ngerjain tugas sampai jam 11 malam,kegaduhan mereka pasti terdengar oleh Brian yang telinganya mampu mendengar


"Udah malem banget ni,aku pamit dulu ya"Belaa merapikan tasnya


"Kenapa pulang sih Bel,kamu bisa menginap disini,kita bisa berangkat ke kampus bareng"tawar Kia


"Gak bisa ki,nanti tanteku marah,lagian ini hari pertama aku kekampus masa udah gak pulang,bisa-bisa aku dimasukin asrama"

__ADS_1


"Ya sudah izinkan aku untuk mengantarmu my princes"tawar willy seperti tak mau mendapat penolakan,dia langsung menyambar kunci mobil milik Brian dimeja,sedangkan Brian sudah tertidur kecapean disofa milik Zakia.


"Lalu dia bagaimana?"Kia menatap sambil menunjuk ke arah Brian yang terlelap


"Sudah biarin saja,nanti dia pasti bangun dan pulang dengan sendirinya,kalau gak bangun anggap saja dia security yang jagain kamu"Bela mengedipkan sebelah mata sambil cipika cipiki berpamitan dengan Kia


Setelah kepergian mereka berdua Zakia membersihkan sisa-sisa minuman dan juga makanan yang ada di ruang tamunya,dia mencuci semua gelas dan menyapu,mengelap hingga ruang tamunya hingga harum dan bersih seperti sedia kala sebelum dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya,setelah selesai mandi dia ingin membangunkan Brian yang tengah terlelap dikursinya.


"Hey...hey..bangun,kamu nanti sakit kalau tidur disini,hey...Brian...."Kia berusaha menggoyang-goyangkan tubuh kekar brian,namun bukanya membuka mata dan menjawab Kia,Brian malah menarik Zakia kepelukannya,memeluk erat tubuh Zakia


"Lepaskan aku!dasar cowok cabul,mesum...brengsek..lepasin aku atau aku laporin kamu ke polisi"Zakia menggerak-gerakkan badanya berusaha untuk lepas dari pelukan Brian namun percuma,Tubuh Brian yang Besar mengunci Zakia dalam pelukannya.


"Bisa diam gak,kamu?atau kamu mau aku telanjangi sekarang!Pejamkan matamu dan tidur!suara serak Brian yang ngebass itu keluar juga dari mulutnya yang membuat Zakia terdiam.


"Mami maafkan anakmu ini,sekarang aku tau kenapa mami melarangku menerima tamu cowok di apartemenku"Zakia merasa ketakutan dengan Brian ya ini baru pertama kalinya dia tidur dengan laki-laki asing,dia hanya gadis berbadan kecil dari segimanapun akan kalah jika harus melawan Brian yang atletis,entah kenapa fikiran-fikiran Kia berkecamuk,namun rasa kantuk sepertinya membuatnya harus mengalah pada keadaan dia tertidur dipelukan Brian.


Saat Brian yakin Kia sudah tertidur dia bangun dan menggendongnya ke kamar kia,dia meletakan hati...hati tubuh gadis itu supaya tak membangunkannya,lalu dia merebahkan dirinya disamping Zakia dan membawa gadis itu kepelukannya

__ADS_1


Sedangkan Damian yang mengetahuinya ingin rasanya melenyapkan Pria yang sudah berani memeluk istrinya,tapi setiap kali dia ingin masuk ketempat Zakia,Damian selalu terpental ,dia tidak bisa masuk keapatrtement Zakia dari arah manapun,sebenarnya siapa laki-laki yang bersama Zakia,bukankah itu mahasiswanya,tapi dia seperti manusia biasa,lalu siapa yang membuat pagar tak kasat mata diapartemen Zakia,Damian tak pernah berhenti mencoba hingga saat berusaha mencoba terkhir kalinya dia memuntahkan daeah begitu banyak dari mulutnya,Sekujur badannya merasa kebas,seperti menderita luka dalam yang. sangat serius.


__ADS_2