Pengantin Gendruwo

Pengantin Gendruwo
Part 30 Zakia Cemburu


__ADS_3

Amarah Zakia memuncak ketika melihat Damian sangat dekat dengan teman wanitanya,Damian seperti tak menghiraukan kehadiran Zakia yang hanya berjarak beberapa meter dari tempatnya berdiri,Damian nampak berbinar dan sesekali membisikkan kata-kata entah apa tapi membuat mereka berdua seperti menikmati candaan mereka,



Gadis berambut pirang itu tak malu-malu memeluk Damian,Perasaan Zakia campur aduk dia tak mungkin menangis disini semua mata tertuju padanya,akan terlihat konyol seorang permaisuri menangis saat pesta kehamilannya hanya gara-gara cemburu,Brian mendekati Zakia,


"Kamu boleh pinjam bahuku bila kamu ingin menangis"Brian berdiri disampingnya


"Brian,kamu disini?"Zakia lalu menerima tawaran Brian dan menangis sesenggukan dibahu Brian,semua yang datang disana mengira Brian mungkin sahabat Zakia dia menangis bahagia,tapi tidak dengan Jenna,Jenna mendekati suaminya dengan senyuman sinis yang menusuk melihat suaminya,


Ya...Jenna dinikahkan dengan Brian oleh ayahnya Jenna setelah mengetahui purti semata wayangnya mencintai Brian,bukan karena Ayah Jenna menghargai cinta anaknya,tapi konon katanya anak dari seorang manusia dengan Jin akan menjadi keturunan tak tertandingi,diam-diam Ayah jenna mempunyai harapan untuk merebut kekuasaan Damian lewat cucunya nanti,tapi sayang cita-citanya sepertinya belum menemui harapan,Jenna tak kunjung hamil namun dia sudah mendapatkan kabar buruk jika permaisuri Damian telah mengandung seorang pewaris dari keturunannya dengan seorang manusia,


"Permaisuri,menyingkirlah dari punggung suamiku,atau aku akan lupa jika kamu adalah permaisuri kerajaan ini"Jenna tersenyum sarkas


_"Emhh...Jenna..maaf...aku hanya....kalian lanjutkan saja pestanya"Zakia menghapus air matanya dan berjalan pergi menjauh dari kedua pasutri itu dan hiruk pikuknya pesta,tanpa dia sadari seorang pangeran yang sangat tampan dan gagah mengikutinya dari belakang,

__ADS_1


Dia ditaman belakang istana itu menggosok-gosok tangannya karena kedinginan,pangeran itu membuka jaznya dan mengenakannya kepunggung Zakia,Zakia menoleh dengan heran,dia tak pernah melihat wajah pangeran itu sebelumnya,lalu pangeran tampan itu tersenyum


"Namaku Dimitri,Aku dari Rusia.."Kata Dimitri mengenalkan diri menggunakan bahasa inggris


"Aku Zakia,terimakasih tuxedomu"Zakia tersenyum ramah pada Dimitri


"Tidak masalah,tapi seorang Permaisuri secantik dirimu harusnya tak menangis hanya karena adegan seperti itu,ini dunia jin dan suamimu adalah Raja,kamu hanya akan terlihat menyedihkan bila menangisi hal-hal konyol seperti tadi,Kami bangsa Jin mempunyai nafsu berlipat-lipat bahkan tak pernah lelah dalam bercinta,ngesex atau apapun itu,sedangkan kamu manusia yang terbatas meskipun kamu mempesona dan pasti sekarang kamu juga sudah mempunyai separuh dari tenaga dalam Damian tentunya,tapi ada kalanya lelaki itu bosan Permaisuri,walaupun kamu secantik ini,tapi wanita dari kalangan kami tentunya bukan hanya cantik tapi...."Dimitri seperti menggantungkan kata-katanya membuat Zakia bertanya-tanya


"Tapi apa Dimitri katakan?"Tanya Zakia


"Apa semua Jin itu Cabul?"Zakia bersungut-sungut meledek Dimitri


"Bisa dibilang begitu,bagi kami sex adalah hiburan setelah lelah dengan pertarungan perbebutan kekuasaan"Dimitri menjawab pertanyaan Zakia dengan ringan dan memasukkan kedua tangannya disaku celanya sambil menggidikkan bahunya,membuat Zakia memutar bola matanya,


"Apa yang kalian lakukan berdua ditaman ini?"Tanya Damian yang muncul dari lorong yang menghibungkan taman dan istana

__ADS_1


"Oh Ayolah Damian,bagaimanapun kamu tetaplah kakakku meskipun kita berbeda ibu,Apakah kamu juga akan cemburu padaku?"Dimitri memutar matanya konyol,


"Oh..Jadi Dimitri adalah saudara Damian pantas Saja ketampanan mereka bak pinang dibelah dua,hanya saja wajah Dimitri lebih pucat dari Damian dengan rambut warna perak yang rata,namun rahangnya yang tegas dan postur tubuh yang tegak juga hidung yang mirip sama Damian tak mengherankan mata yang memandang bila mereka berdua bersaudara"


"Hentikan bualanmu Pangeran Dimitri,sebaiknya kamu segera kembali ke pesta didalam atau kamu kehilangan kesempatan membawa wanita cantik untuk menemanimu diranjang malam ini"Damian berkata sambil menatap tajam adik tirinya itu,meskipun Damian tak bisa bersikap lembut tapi dia sebenarnya menyayangi mereka,ya Damian mempunyai beberapa saudara tiri dari beberap selir ayahnya,tapi mereka sudah mewarisi kerajaan asal muasal selir-selir ayahnya


"Tentu saja aku tak mau itu terjadi,Kakak ipar mungkin lain waktu aku akan mengunjungimu lagi,ingat pesanku tadinya,sepertinya suamimu yang posesif ini tak membiarkan aku mendeketatimu"Dimitri sedikit membungkukkan badannya pada Zakia dan berlalu pergi meninggalkan kedua sejoli itu untuk membereskan masalah pribadi mereka dulu,


"Kenapa kamu pergi dari pesta itu?apa kamu cemburu melihatku bersama wanita tadi?'Tanya Damian terus terang


"Cemburu...?tidak!!ngapain aku cemburu?"jawab Zakia berbohong


"Itulah yang tidak aku sukai dari kaum manusia,kalian sangat gengsi untuk mengakui apa yang ada dalam hati kalian"Damian berdiri disamping Zakia,menatap langit-langit lalu melirik kearah wanita yang dicintainya,walau Damian tadi sempat sakit hati oleh apa yang dikatakan Zakia namun tak dapat dipungkiri hatinya juga ikut sakit saat Zakia menangis gara-gara melihat adegan romantisnya dengan teman masa kecilnya tadi yang memang sengaja dia lakukan hanya untuk meyakinkan hatinya bila Zakia mencintainya,


"Siapa dia?apa calon selir barumu?"Tanya Zakia

__ADS_1


"Dia Ola,dia temanku sejak kecil,aku berjanji selama kamu ada disini tak akan ada.selir disisiku,jangan pernah menangis lagi gara-gara aku,aku gak sanggup melihat air matamu lagi"Damian membawa kepala Zakia ke bahunya


__ADS_2