
Dikamar Jenna dan Brian,mereka duduk dibalkon dengan Brian memeluk Jenna dari belakang dengan mesra setelah makan malam bersama keluarga besar terkecuali Zakia dan Damian yang masih mengurung diri dan makan diantar kekamarnya."Kenapa kau tak memberitahuku dari awal sayang"Brian memulai mencecar istrinya yang nakal,yang berani main rahasia dengannya
"Maksudmu mengenai Damian yang berada ditubuh Dave,kamu pasti tau alasannya sayang,Damian memintaku untuk tidak memberitahumu,kata dia nanti akan memberitahukan semuanya padamu sendiri setelah dia menikahi Zakia"Jenna membalikkan tubuhnya menghadap suaminya lalu menenggelamkan dirinya di pelukan Brian,udara kota Manhattan sangat dingin malam ini
"Jadi sejauh mana kau tahu mengenai Dave?dan dimana dia sekarang?"Brian mengangkat sedikit dagu Jenna lalu melayangkan kecupan kecil ke istrinya itu
"Dave sedang berada di kerajaan Kim Na Na,mantan selir Damian yang dari korea,mereka saling mencintai dan kini anak dari Dave dan Marsha juga dibesarkan oleh Nana yang baru saja melahirkan putri cantiknya bersama Dave"Terang Jenna singkat,padat dan jelas
"Kalau anak Marsha dan Dave bersama mereka lalu Darren?"Brian menjauhkan wajahnya dari Jenna seolah sedang berfikir dengan keras
"Darren adalah putra Damian bersama Zakia,dia yang akan menjadi penerus kerajaan Damian beserta Leighton group,dia akan menguasai dunia dengan kecanggihan tekhnologi yang akan dia ciptakan,dia akan menjadi lelaki must wanted dimasa depan,mungkin Jenny anak kita juga akan bersaing dengan ribuan gadis yang akan mendekati Darren...hihihi,membayangkannya saja aku sudah gak sabar melihat mereka tumbuh dewasa"Jenna tanpa sadar ucapannya itu membuat naluri posesif seorang bapak Brian terusik,dia sungguh tak rela jika Jenny mencintai orang lain,
Bayangan aneh langsung muncul dikepala Brian,bagaimana tidak,gendruwo itu tak akan puas hanya dengan seorang wanita,semua itu sudah terkenal seantero jagad,bagaimana dia membayangkan gadis kecilnya yang imut-imut itu dibuat menangis gara-gara Darren yang playboy."Tidak!!!aku tak akan membiarkan anakku mendekati Darren,besok aku akan membeli rumah yang sangat jauh dari rumah ini,aku ingin Jenny hidup normal dan mendapat cinta yang luar biasa"Brian tanpa permisi ataupun mengajak Jenna melenggang masuk ke kamar dan merebahkan dirinya disisi gadis kecil yang cantik yang kini berusia hampir 3 tahun,dia pandangi lekat-lekat anak gadis cantiknya itu yang sedang tertidur pulas
__ADS_1
Jenny sangat mirip dengan Brian.Ia tumbuh cantik sekali, dengan rambutnya yang bergelombang dan selalu menangis ketika Daren selalu berusaha jahil kepadanya.
"Apa kau akan memberitahuan semua ini kepada Eliz sayang"Suara pelan Jenna membuyarkan lamunan Brian
"Aku rasa aku tak sanggup melakukan itu,bagaimana terguncangnya Elizabeth jika mengetahui semuanya,aku tak ingin merusak kebahagian disisa hidupnya yang tak lama lagi,meski ku harap semua orang yang aku sayangi bisa hidup ribuan tahun sepertimu,nyatanya itu mustahil bukan,mari kita simpan rahasia ini didalam hati kita yang paling dalam"Brian memeluk anak dan istrinya itu seolah tak mau berpisah dengan mereka.
Dikamar Damian dan Zakia,Zakia masih memeluk Damian daemri belakang,dia tak membuka suaranya sama sekali,setelah dia memandikan Damian dan membantu Damian berganti baju tadi sore dia tak bernajak sedikitpun dari tempat tidur itu,dia juga tak memakan apapun yang diantar kekamarnya hingga makanan itu dingin dan diambil lagi oleh para maide.tiba-tiba suara perut Zakia yang bersorak-sorak ria membuyarkan keheningan itu.
Damian mengangkat tangan Zakia lalu membalikkan badannya menghadap Zakia,"Kamu mau makan apa babe?biar aku telfon dapur supaya mereka menyiapkan untuk kita,maafkan aku babe,aku terlalu tenggelam dalam kesedihanku hingga membuatmu kelaparan"Damian membelai lembut pipi Zakia dengan penuh kasih sayang
"Aku tidak lapar aku hanya...aku hanya ingib minta maaf padamu,maafkan aku Damian,karena aku,kau harus kehilangan ibumu yang baru saja kau temukan"Zakia menundukkan wajahnya saat berucap tanpa berani menatap wajah Damian.
__ADS_1
"Hey,ini semua bukan salahmu,gadis nakal"Damian tak tahan untuk tidak mengecup bibir Zakia yang cipokable itu,Dia menarik Zakia agar bersandar dipelukannya."Aku hanya menyesali kenapa aku tak bisa menghentikan Lucy ketika dia melemparkan dirinya sendiri untuk membunuh iblis itu,ada banyak hal yang belum dia jelaskan padaku"Hening sejenak dikamar itu lalu Damian turun dari ranjang dan menggendong Zakia ala bridal style turun ke bawah,Zakia mengalungkan tangannya di leher Damian tanpa perlawanan,mereka menyusuri tangga dengan sesekali saling berciuman,saat mereka mendekati dapur terdengar suara sedikit gaduh seperti suara desahan maut.Zakia yang penasaran menggapai saklar lampu yang tak jauh dari tempatnya digendong Damian
"Egh....faster...uhhh"Begitu hebohnya suara itu seolah tak menyadari kehadiran Zakia dan Damian,Hingga lampupun menyala
Zakia dan Damian sangatlah terkejut dengan pemandangan didepannya,tadi sempat terlintas di fikiran mereka pasti ini ulah Brian&Jenna namun tak disangkanya"Tristan!!!"Teriak mereka berdua yang membuat Tristan dan salah satu maide dirumah itu menoleh kearah suara
"Nanti akan aku jelasin!!ini urgent"Jawah Tristan lalu membawa maide itu ke gendongannya tanpa melepas pertautan mereka,dia berlalu tanpa rasa malu,tanpa busana kearah kamar tamunya,demi apapun kali ini Tristan gak akan membiarkan kepalanya pusing tujuh keliling seperti kemarin ketika suruhan Lucyfer menjemputnya,dia belum mencapai pelepasannya.
Damian melihat Zakia yang masih terbengong dengan tangan menunjuk kearah dimana Tristan menghilang berdehem."Ehem...hemmm....Apakah kamu ingin?"Pertanyaan konyol itu keluar dari mulut Damian yang membuat Zakia kesulitan menelan ludahnya
"Ehem...aku sepertinya butuh makan,aku lapar"Kata Zakia canggung
"Ah ya,tentu,aku akan membuatkan makanan untukmu"Kata Damian seolah dia tau bagaimana cara membuat makanan,dengan semangat empat lima dia meletakkan Zakia disalah satu kursi di meja makan yang menghadap langsung ke arah dapur,dan dia mengambil semua peralatan perang untuk memasak,Zakiapun berfikir mungkin didunia ini tak ada yang tak bisa Damian lakukan.matilah kau Zakia sebentar lagi kau akan merasakan bagaimana parahnya masakan Damian
__ADS_1
Dengan hati yang berbunga-bunga Damian mulai mengiris semua bahan masakan yang ada di kulkas,mulai dari bawang bombai,bawang merah,cabe dan lain-lain,Damian ingin membuat nasi goreng untuk Zakia.dia menambahkan lada bubuk,jahe bubuk,kunyit bubuk,kayu manis dan tak lupa serai🤣🤣🤣