Perjalanan Seorang Gadis Miskin

Perjalanan Seorang Gadis Miskin
Usaha tidak pernah mengkhianati hasil


__ADS_3

Usaha Aisyah sangatlah berkembang pesat, ibu ibu yang ada dilingkungannya juga ikut dapat penghasilan, Umurnya terbilang muda namun wawasannya sangat luas. Cara berpikirnya yang sangat hebat.


Setiap yang dicobanya dia jadikan usaha, akhirnya jadi. Namun Aisyah tidak menjadi sombong atau tinggi hati, malah Aisyah banyak membantu orang.


Setiap bulan nya Aisyah mengeluarkan Infaknya dan sedekahnya. Berupa sembako, hampir seluruh ibu ibu yang kerja sama dengan Aisyah selalu mendapatkannya.


Ibu ibu tambah senang sama Aisyah, selain memberi pekerjaan juga mengajarkan tentang agama.


Banyak juga orang yang datang kepada Aisyah hanya curhat tentang rumah tangganya, usahanya, Alhamdulillah Aisyah diberi kemampuan menolong mereka dengan memberi solusi.


Suatu hari ada seorang pria berumur 35 tahun datang kepada Aisyah karena sakit yang cukup lumayan parah. Dia diantar Ibunya ke rumah Aisyah. Sungguh Aisyah bingung kenapa orang sakit dibawa kerumahnya.


Ibunya si pria itu bercerita kalau pria itu baru saja ditinggal istrinya meninggal dunia disebabkan penyakit kangker. Nah si pria ini menjadi sakit sakitan semenjak istrinya tiada.


Sebutlah nama si pria ini Asep, umur cukup matang, istrinya bernama Yuni, Ibunya bernama Ibu Irah.


Cerita si ibu masih membuat Aisyah bingung. Namun setelah melihat fotonya Aisyah sungguh tercengang melihat wajah istrinya yang bernama Yuni itu. Ternyata mirip sekali dengan Aisyah.


Baru Aisyah mengerti kenapa Pak Asep dibawa kerumahnya. Ternyata Pak Asep pernah ketemu Aisyah pas Aisyah memberi pelatihan makeup di dekat rumah nya Pak Asep.


Nah Pak Asep bicara sama Ibunya untuk mencari tau tentang Aisyah. Tidak sulit mencari Aisyah karena Aisyah sekarang cukup terkenal dikalangan ibu ibu, sebab Aisyah mau membagikan Ilmunya secara gratis kepada ibu ibu yang tidak punya penghasilan. Jiwa sosial Aisyah sangat tinggi.


Aisyah tidak mau melihat wanita yang dianggap lemah, Wanita harus kuat dan mandiri biar bisa dihargai sama suami. Namun tetap tidak boleh melupakan kodratnya. Maka dari itu Aisyah mengajarkan makeup nya juga agamanya.


Aisyah adalah pake komplit. Suaminya kelak harus orang yang bisa mengimbangi dan paham dengan seorang Aisyah yang kini dimiliki masyarakat luas.


Dan Aisyah aktif di kelurahan sampai tingkat kecamatan.


Ibu Irah berhasil menemukan rumah Aisyah maka datanglah Ibunya juga Pak Asep yang masih kelihatan sakit.


Bertanyalah Aisyah kepada Ibunya Asep itu.


" Maaf Ibu bila saya lancang, jadi maksud Ibu datang ke rumah saya untuk apa, sekali lagi maaf banget, saya bertanya sama Ibu, karena jujur saja saya kurang paham " ucap Aisyah dengan hati hati supaya tidak menyingung ibu tersebut


" Begini nak Aisyah, maksud kedatangan Ibu pengen tau apa Nak Aisyah punya pendamping?" tanya ibu Irah.


" Kebetulan saya seorang janda Ibu, saya punya anak dua. Ada apa gerangan Ibu menanyakan status saya tersebut?" Tanya Aisyah lagi mulai tidak nyaman.


" Nak sebenarnya Asep ini lagi mengidap kanker kelenjar getah bening. Namun Asep sudah tidak mau berobat. Namun sejak pertemuan itu Asep semangat mau berobat "


" Asep mau berobat asal ada syaratnya "

__ADS_1


" Apa Ibu Syaratnya "


" Asep kalau sembuh mau melamar Aisyah katanya "


Aisyah mendadak tersedak, Ia sungguh kaget, hanya karena wajahnya yang serupa dengan istrinya, dia harus mau dinikahi. Saat itu Aisyah ingin menjerit. Tapi Aisyah merasa Iba baik pada Ibunya juga pada Asep nya sendiri.


Aisyah punya akal supaya Asep mau berobat.


Bukan mau membohongi, tapi mau membuat Asep mau berobat. Aisyah mengiyakan dulu aja yang penting Asep sembuh dulu.


Sakitnya bukan main main, kangker yang agak sulit untuk diobati dan sangat mematikan.


" Pak, maukah bapak berobat biar saya nanti yang antar Bapak ke rumah sakit, mau ya Pak biar Bapak cepet sembuh " ajak Aisyah dia tidak akan tega menolak seorang yang sakit parah.


" Iya Mau dek Aisyah, saya besok mau berobat " jawabnya.


Akhirnya Ibunya lega mendengar kemauan anaknya.


Hari pun cepat berlalu, tibalah saatnya Asep berobat ke rumah sakit, Dia harus melakukan operasi, Asep langsung dirawat kangkernya sudah stadium dua.


Singkat cerita sebulan Asep dirumah sakit, Aisyah niatnya membantu jadi dia rajin nengok Asep walaupun tidak pernah lama di rumah sakit, hanya memberikan motivasi supaya Asep semangat menjalani pengobatannya.


Ratiman tidak tau saja kalau Aisyah hanya menolong orang yang butuh pertolongan. Ratiman salah paham. Namun Ratiman tidak pernah memperlihatkan kecemburuannya. Cuma kalau sudah pulang ke kontrakannya dia akan uring uring an sendiri.


Aisyah mana mengerti perasaan Ratiman, orang Ratiman baik semenjak dia bekerja di tempat Aisyah, ya menurut Aisyah tidak ada yang istimewa. Beda dengan Aisyah Ratiman selalu mengharapkan, dan sangat memuja Aisyah. Ratiman sangat pandai menutupi perasaannya.


Ratiman lebih muda 5 tahun sama Aisyah jadi Aisyah menganggap dia adiknya sendiri. Dan memang kebetulan Aisyah tidak punya adik kandung. Jadi ya Aisyah menganggapnya begitu.


Banyak orang yang mendamba Aisyah. Termasuk tetangganya seorang pegawai negri. Ayahnya yang melamar Aisyah buat anaknya. sementara Aisyah sama anaknya sudah kaya Kakak beradik saking dekatnya, dia itu kakaknya Yuli sahabatnya Aisyah.


Jelas Aisyah menolaknya. Dia tidak mau menerima pinangan dari kakaknya Yuli sebab dia sudah dianggap kakak oleh Aisyah.


Ada lagi yang melamar Aisyah, yaitu sahabatnya Dwi yang bernama Kusmanto. Aisyahpun menolaknya.


Banyak yang merasa sakit hati sama Aisyah, namun mereka tidak ada yang membenci Aisyah. Mereka tetap mencintainya. Walaupun tidak bisa memiliki. Mereka semua mengagumi Aisyah yang mampu menjadi seorang Wanita multi talenta.


Pengusaha muda perempuan yang sederhana.


Tidak terasa tibalah Asep pulang kerumahnya. Asep sudah berhasil dioperasi.


Dia sangat bahagia. Ibunya mengadakan syukuran dan mengundang Aisyah sama keluarganya.

__ADS_1


Aisyah tentu datang untuk memberi selamat serta semangat pada Asep.


Seminggu sudah berlalu dari pulang nya Asep dari rumah sakit. Asep datang kerumah membawa sebuah cincin.


Ada rasa bingung yang mendera. Alasan apa yang akan Aisyah beri buat Asep. Sangat sulit takut kalau ditolak akan membuat Asep drop.


Dengan sangat terpaksa Aisyah menerima cincin itu. Namun siapa sangka dengan hati yang gembira malah membuat Asep pingsan.


Aisyah sangat kaget, sungguh tidak tau apa yang terjadi. Aisyah memanggil ambulan untuk membawa Asep kerumah sakit lagi.


Ternyata oh ternyata kangker Asep sudah menyebar pada Paru parunya. Asep kembali dirawat dirumah sakit.


Saya tidak paham saat sehabis dioperasi dokter bilang kemungkinan bakal sehat lagi. soalnya belum menyebar. Namun satu minggu di rumah sudah nyebar aja. Dan baru satu minggu masuk kerja.


Aisyah mencoba bertanya pada Ibunya. Apa saja yang dikonsumsi selama di rumah. Ternyata Asep makan semacam makanan berjenis odading.


Lalu Aisyah kembali ke rumah sakit dan memberi tahu dokter apa penyebab Asep drop. Dokter geleng geleng kepala. Itu makanan yang sangat dilarang oleh dokter buat orang pengidap kangker.


Dengan berjalannya waktu sampailah di bulan oktober, bulan yang sangat menyakitkan buat Aisyah setiap kejadian di bulan oktober.


Asep sudah tidak bisa tertolong badannya sangat kurus, tinggal kulit dan tulang. Lehernya bengkak sampai ke kepala. Asep dibawa pulang karena sudah tidak ada harapan.


Suatu malam Aisyah mimpi, Asep datang sama Istrinya memakai baju pengantin persis sama Foto yang pernah ditunjukan kepada Aisyah. Disitu Asep meminta untuk dibacakan Al' qur ' an.


Aisyah terbangun jam 3 pagi, saat Adzan awal berkumandang. Dan setelah adzan awal tidak lama kemudian pengumuman dari mesjid bahwa yang bernama " ASEP SUTARJA MITRA" sudah meninggal dunia.


Aisyah merenung dan tidak terasa air matanya keluar, dia memandang cincin yang disematkan dijari manisnya. Diusapnya cincin itu sambil berkata, " Pak Asep kamu sudah bahagia sudah ketemu sama Istri tercinta, semoga Pak Asep disatukan bersama istrinya di surganya Allah. Aamiin.


Itulah para pembaca sepenggal kisah Aisyah yang dicintai seseorang karena wajahnya mirip dengan mantan istrinya.


Tunggu saja kisah berikutnya tentang perjalanan Aisyah , tentu akan lebih menarik lagi.


Tidak lupa saya mengucapkan terimakasih atas dukungannya jangan lupa like dan komennya juga tinggalkan jejak bintang 5.


Wahai pembaca yang budiman saya sangat mengucapkan banyak banyak terimakasih. karena membuat semangat saya untuk terus menulis cerita ini.


Terimakasih. I LOVE YOU buat semuanya.


selamat membaca.


Keberkahan selalu bersamamu wahai para pembaca, bil hikmahnya ya. Buang yang buruknya. Ambil yang bagusnya.

__ADS_1


__ADS_2