
Aisyah semakin kuat, dengan seringnya mendapat ujian asmaranya dan juga rumah tangganya. Menciptakan seorang Aisyah yang sangat tangguh. Hatinya sudah kebas. Sehingga seolah mati rasa.
Aisyah mempertahankan pernikahan bukan mencintai suaminya. Namun anak yang Aisyah pikirkan. Sekalipun Astri anak sambung namun Astri taunya Ratiman lah Bapaknya.
Dulu Ratiman sangat peduli dengan Aisyah, seolah tidak ada sifat buruk sedikitpun. Sangat penyayang dan sabar. Ya sebelum mendapatkan semua seolah dibuat baik. Setelah didapatkan semua yang dulu image yang dibangun baik dihancurkan nya dengan menampilkan sifat yang buruk.
Aisyah harus berusaha memaklumi, apa yang membuat suaminya cemburu sudah tidak dilakukan. Sekalipun tidak semua bisa dihindari. Seorang pengusaha seperti Aisyah tidak mungkin dia mengurung diri dan menarik diri dari kehidupan sosial.
Aisyah seorang wanita karier mau tidak mau suka tidak suka Aisyah harus sering tampil didepan publik. Ketemu sesama pengusaha.
Apalagi Aisyah sering dipanggil ke kampus kampus untuk jadi seorang pembicara.
Memberikan motifasi buat orang orang yang membutuhkannya. Namun dukungan dari suami sungguh tidak ada. Dengan mengatasnamakan dalil, agama Aisyah selalu disudutkan.
Hari hari terus berjalan keharmonisan rumah tangga Aisyah diguncang terus menerus. Penyebabnya adalah ketidakseimbangan antara kemampuan suami dan istri.
Ratiman selalu marah bila dirinya merasa tidak mampu, dia akan menutupinya dengan amarahnya. Aisyah bukan orang yang bisa ditindas, otomatis dia melawan dan beradu argumen. Aisyah dari dulu paling pintar berdebat, dan dia akan menang karena apa yang dia katakan adalah sebuah kebenaran.
Aisyah harus mencari cara supaya Suaminya tidak merasa rendah diri lagi. Dia menyerahkan sepenuhnya Pabrik kerupuk ikan untuk dikelola suaminya.
Semua modal dan keluar masuk uang Aisyah juga marketnya, juga karyawannya. Aisyah mengajari dulu beberapa bulan untuk menjalankan usaha itu.
Berjalanlah selama satu tahun, Namun apa yang terjadi, setelah Aisyah periksa. Selain banyak toko yang meninggalkan. Juga eksport pun terhenti. Dan itu tidak ada laporan sama sekali atau paling tidak konsultasi kalau kesulitan.
Aisyah sangat kaget dengan pendapatan yang terjun bebas ke titik hampir kolaps.
Akhirnya Aisyah melakukan Audit, Aisyah bukan orang yang bisa sembarangan menghakimi orang, dia akan mencari bukti dulu yang otentik. Setelah bukti terkumpul Aisyah akan mempelajarinya dulu dan yang paling penting mencari solusi dari masalah tersebut. Baru jika semua sudah bisa teratasi, Aisyah akan mencari penyebab turunnya penghasilan pabrik tersebut.
__ADS_1
Setelah Aisyah pelajari ternyata bukan dikorupsi, atau ada penyelewengan uang, Namun salah pengelolaan. Banyak stock bahan baku yang kegunaannya lama terpakai nya. Tapi bertahannya hanya sebentar.
Itu yang membuat banyak uang terbuang. Di Gudang banyak sekali bahan baku yang sudah tidak layak dipake, dan dipaksakan dipake akhirnya merusak kwalitas barang tersebut.
Dan cara market yang tidak aktif, Ratiman tidak pernah melakukan cara Aisyah kalau jadi marketing, jemput bola bukan menunggu toko yang meminta.
Cara Aisyah tidak dipake sama sekali sama Ratiman. Dia berpikir ingin dengan cara dia. Namun apa yang terjadi semua menjadikan hancur.
Memang betul saat itu cabe harganya melonjak naik. Tapi bukan berarti kita harus nyetok banyak banyak. Kita harus tau kekuatan barang tersebut sampai kapan. Bertahan berapa lama. Semua ada ilmunya.
Disini kita perlu garis bawahi. Belajar itu penting, tidak mudah jadi pengusaha yang bisa bertahan sampai bertahun tahun. Naik turunnya bahan baku, persaingan dagang yang cukup ketat.
Tidak cerdas kita untuk menyikapi semua itu usaha akan hancur dalam sekejap mata.
Aisyah terus menyelidiki, sampai ke tahap penyuplaian barang dari supplier. Ternyata Ratiman tidak pandai memilih supplier dia malah tertipu dengan supplier cabe. Cabe Nya palsu, Supplier nakal itu mencampur cabe bubuk yang asli dan yang palsu dioplos sehingga alhasil merusak ke barang yang Aisyah produksi.
Masalah toko dengan pengembalian barang yang tidak ada perjanjian. Toko dengan seenaknya mengembalikan makanan yang rusak di tokonya. Begitu banyak barang dikembalikan. Bukan untung malah buntung cara dagang seperti itu.
Dulu saat Aisyah yang menjalankan seandainya ada toko baru yang minta barang. Aisyah tidak akan langsung menyetujui.
Aisyah akan buat perjanjian tertulis dulu sebab banyak sekali toko yang nakal.
Setelah terjadi kesepakan baru Aisyah kirim dengan catatan mereka sudah membayar dimuka. Dan satu lagi jual putus tidak ada tanggung jawab bagi Aisyah untuk kerusakan barang. Semua Aisyah jalani dan maju.
Tidak ada toko yang tidak bayar atau macet. Semua berjalan dengan baik. Dan kenapa usaha Aisyah bisa bertahan bertahun tahun.
Inilah kepiawaian seorang Aisyah untuk mengelola bisnisnya. Dan berlaku untuk semua bisnisnya. Orang yang tidak punya modal hanya punya tempat bisa bergabung dengan kelompok Aisyah. Ada orang hanya punya modal tidak punya kemampuan untuk berbisnis bisa bergabung dengan Aisyah. Atau ada yang tidak punya apa apa, dia hanya punya tenaga bisa bergabung dengan Aisyah yang penting punya kemampuan. Begitupun dengan orang yang hanya punya ide saja bisa Aisyah kumpulkan menjadi satu dan jadilah satu usaha yang saling menguntungkan.
__ADS_1
Syarat bisa bergabung dengan kelompok yang Aisyah bikin adalah kejujuran dan harus taat beribadah. Agama manapun bisa masuk ke kelompok Aisyah ya tadi syaratnya harus taat dengan agamanya.
Kenapa Aisyah memberi syarat itu, Aisyah punya pemikiran kalau seseorang taat akan agamanya pasti dia akan takut dengan Tuhannya. Kalau sudah takut akan Tuhannya dia akan dijauhkan dari sifat penghianat dan iri dengki. Dan kalau orang jujur otomatis semua akan berjalan dengan tenang dan baik.
Sebab orang jujurlah yang punya nilai nilai kebaikan yang sangat luhur. Apalagi berjualan atau menjual jasa. Kalau orang jujur tidak mungkin menipu kliennya. Dan tidak mungkin mengurangi timbangan atau mencurangi pembelinya.
Itulah syarat yang Aisyah ajukan jika ada orang mau bergabung dengan Aisyah. Aisyah memberi bekal atau tip tip untuk mampu menjadi seorang pengusaha yang jujur dan sukses.
Ratiman sebenarnya jujur dalam berdagang. kekurangannya dia tidak mendengar apa yang istrinya ajarkan. Egonya yang terlalu tinggi akhirnya menghancurkan usahanya itu.
Ratiman ingin membuktikan pada istrinya kalau dia itu mampu menjalankan usaha tanpa mengikuti cara cara Aisyah. Namun Ratiman salah perhitungan malah mengakibatkan kehancuran.
Dengan tempo yang relatif singkat hampir saja kolaps perusahaan yang selama ini Aisyah rintis semasa dari gadis hanya karena diserahkan kepada tangan yang kurang tepat akhirnya hancur.
Aisyah tidak boleh panik. Dia harus cepat mengembalikan usahanya tersebut. Dari mulai bahan baku, Aisyah buang yang tidak layak pake. Cari supplier yang dulu yang bekerja sama dengan Aisyah. Mulai Aisyah hubungi mereka, Memang betul mereka itu harganya lebih tinggi tapi kwalitasnya terjamin.
Dan yang paling Aisyah sayangkan minyaknya diganti dengan minyak yang kwalitasnya rendah sehingga kerupuk menjadi cepat tengi. Aisyah mengembalikan minyak itu semua kepada penyuplai nya. Dan kalau bisa diganti dengan kwalitas yang lebih baik.
Inilah contoh kalau menjalankan tanpa Ilmu, dan mengedepan kan ego yang tinggi tanpa memikirkan akibatnya. Untung Aisyah dengan sigap gerak cepat mengatasi semua kekacauan ini.
Yang terakhir adalah Aisyah menghubungi kembali toko toko yang dulu bekerja sama dengan Aisyah. Aisyah dengan rendah hati menwarkan kembali barangnya.
Aisyah memulai lagi dari awal dengan merogoh kocek yang tidak sedikit. Ratiman ditugaskan seperti dulu sebelum menikah dengan Aisyah. Kembali semua Aisyah yang mengendalikannya.
Nah para pembaca semoga ada manfaatnya.
Semoga ada pelajaran yang bisa diambil dari cerita diatas. Ini semua terjadi yang sebenarnya. dan semua itu dialami di dunia nyata.
__ADS_1
Terimakasih para pembaca dukungan. Mari kita nantikan bab selanjutnya.
I LOVE YOU buat semua yang sudah mendukung karya saya.