Perjalanan Seorang Gadis Miskin

Perjalanan Seorang Gadis Miskin
Kemalangan Silvy 2


__ADS_3

Silvy menghubungi Pamannya, dia ingin meminta pertanggungjawaban dari pamannya.


Silvy sebenarnya adalah anak yang baik, akan tetapi Pamannya lah yang bejad akhlaknya.


Silvy dititipkan oleh orang tuanya kuliah di Singapura.


Pamannya kebetulan menetap disana, dari pada sewa tempat, mungkin lebih hemat dan jiga lebih aman kalau dititip di Pamannya sendiri.


Ternyata Pamannya itu seorang predator, dia tidak bisa melihat gadis bening sedikit di mangsanya.


Flashback on.


Pada suatu hari, Silvy pulang dari kuliah, dia langsung masuk kamarnya, sebab bibinya sibuk bekerja dan Pamannya juga tidak ada di rumah, Adik sepupunya pun tidak ada dirumah.


Rumah dalam keadaan sepi, tidak ada Art disana. Rumah yang tidak terlalu besar namun cukup mewah itu seolah tidak ada penghuninya.


Silvy rebahan di sofa, mungkin dia kecapean seharian kuliah, saat itu kuliah Silvy cukup padat.


Saat Silvy tertidur datanglah Pamannya. Baju bawahan Silvy terangkat, dan Pamannya sebagai laki laki normal tidak tahan melihat itu.


Digendongnya Silvy di bawa ke kamar atas tempat dia bekerja. Disanalah Silvy di dipaksa Pamannya melayani nafsu bejadnya. Silvy muda tidak mampu melawan sejak saat itu, setiap kali Pamannya menginginkannya dia harus selalu siap melayani.


Karena Pamannya sering juga memberi Silvy obat untuk membuat hubungan semakin nikmat, jadi seorang Silvy menjadi bebas ngeseks sama siapa saja.


Silvy selain kuliah akhirnya suka melayani teman teman Omnya juga, saat itu Silvy tidak dengan paksaan tapi dia sudah merelakan dan sangat menikmatinya.


Dan bila dia lagi menginginkan seandainya dia tidak ada partner untuk bermain, Silvy akan datang pada Pamannya di kantor, dan dia dan Pamannya seolah sudah terbiasa dengan hubungan terlarang itu.


Kadang yang paling memuakkan adalah, jika Pamannya lagi mesra mesra an sama bibinya, Silvy suka cemburu lantas dia akan cari cara supaya Pamannya tidur dengannya.


Dan kejadian itu terulang, kadang Pamannya yang kewalahan Silvy muda sudah berubah menjadi seorang wanita ganas, yang mencari siapa saja yang mau diajak main dengannya.


Biasanya dia bermain aman namun naas juga nasibnya kini dia terkena batunya, atas perbuatannya itu.


Silvy terus menghubungi Pamannya, Pamannya juga merasa sudah sangat candu dengan tubuhnya Silvy maka pas ada telpon dia langsung terbang ke Indonesia.

__ADS_1


Ya disinilah kini mereka, Silvy seolah kelaparan, dia mendominasi permainan, tidak berjeda, mungkin juga kehamilannya yang membuat dia semakin menggila.


" Om, gimana ini perutku semakin besar?" tanya silvy sambil tangannya gak mau diam memainkan dad Pamannya itu.


" Sayang mau lagi, kamu terus saja menggoda" ucap Pamannya sebab yang dibawah sana sudah on lagi.


" Ya kalau Om kuat siapa takut" ucap Silvy dan langsung bermain lagi.


Tidak ada kata lelah bagi mereka, perbuatan terlarang itu terus saja mereka nikmati.


" Om apa aku gugurkan saja ya?" tanya Silvy lagi saat dia baru menyelesaikan permainannya.


"Jangan, kamu lebih nikmat rasanya saat ini kaya ada yang berbeda" jawab pamannya


Memang ada sebagian orang yang suka bermain dengan orang hamil.


" Terus aku harus bagaimana, aku takut kedua irang tuaku keburu tau" ucap Silvy lagi.


" Sudah tenang saja, Om akan mencari laki laki yang mau di bayar untuk menikahi mu" ucap Pamannya.


" Iya, kamu tetap melayani Om, dia hanya Suami diatas kertas, tenang saja Om yang akan mengaturnya, tapi ingat kamu jangan mau disentuh oleh ya ya ! ini semua milik Om" kata Paman Silvy sambil membelai barang sensitif Silvy.


Dibelai seperti itu membuat Silvy kembali naik. Tidak menunggu waktu lama Silvy langsung naik ke pangkuan pamannya, dan ya terjadi lagi dan lagi sampai keduanya lemas.


Hubungan Silvy sama Pamannya adalah hubungan terlarang, namun mereka kalau sudah bertemu saling memuaskan dan tidak ada satupun yang mau melepas satu sama lain.


Kalau jauh saling merindukan, mungkin istri Pamannya yang sudah tidak bisa menyeimbangkan kemauan Pamannya maka Silvi lah yang jadi pemuas nafsu Pamannya.


Namun semenjak Silvy selalu memenuhi kebutuhan Pamannya, Paman sudah tidak pernah lagi mencari mangsa di luar. Silvy sudah jadi pawang Pamannya.


Cuma masalah disini yang liar itu Silvy sendiri setiap hari dia harus melakukan walau hanya sekali.


Makanya saat Pamannya sibuk dia mencari siapa saja yang mau sama dia asal suka sama suka dia jalani saja selama itu aman.


Namun entah benih siapa yang membuat dia kecolongan sehingga dia nekad mencari Rangga.

__ADS_1


Dalam hidup Silvy tidak butuh namanya ikatan yang ia butuhkan hanya pengakuan saja buat anaknya, sebenarnya dia mau buang , namun Pamannya yang bersikeras mempertahankannya.


Ada maksud Pamannya mempertahankan bayi Silvy, biar Silvy diam dan tidak terlalu liar.


Pamannya ingin sekali mengikat dia, namun Silvy menolak sebab dia tidak bisa bertemu dengan orang orang yang mampu membuat dia puas.


kalau sama Pamannya dialah jadi pemuasnya, tapi kalau sama orang yang tidak jauh umurnya sama dia maka dia bener bener merasa sangat puas.


Hari berganti kini waktu yang di janjikan Pamannya pun tiba. Pamannya datang ke apartemen Silvy bersama seorang Pemuda yang dibayar Pamannya itu.


Pemuda itu bernama Ibra, berumur 28 tahun.


Ibra begitu melihat kecantikan Silvy langsung setuju, namun sebelum semua terlaksana Ibra harus menandatangani surat kontrak dulu.


Di surat itu tertera Ibra tidak boleh menyentuh Silvy, dan Ibra hanya suami bohongan tidak boleh baper.


Dan lain sebaginya intinya Ibra hanya menjadi suami di atas kertas.


Dengan keduanya sudah tanda tangan, akhirnya Ibra mengajak kedua orang tuanya untuk melamar Silvy.


Orang tua Ibra tidak tau kalau itu nikah kontrak, Pamannya sengaja tidak memberi tahu supaya terlihat sangat natural.


Seolah semua beneran, maka Pamannya pun terbang kembali ke Singapura untuk memberi tahukan istrinya tentang lamaran untuk Silvy.


Kini tiba saatnya Ibra dan keluarga datang untuk melamar, Pamannya Silvy datang seolah atas undangan Kakaknya Ayahnya Silvy.


Semua rencana berjalan lancar, dan pernikahan akan di gelar 1 bulan lagi.


Semua orang merasa senang, sebab akhirnya Silvy anak satu satunya mau melepas masa lajangnya.


Ibra bukan orang kaya, namun Pamannya yang membuat seolah Ibra itu anak yang sukses. Orang tuanya heran ko bisa, padahal Ibra hanya seorang driver saja.


Bukan seorang yang punya perusahaan. Orang tua Ibra ingin bertanya, namun semua di dominasi oleh Pamannya, jadi tidak ada kesempatan untuk Orang Tua Ibra untuk bertanya.


Sampai pertemuan selesai pun Orang Tua Ibra hanya berkata beberapa kata saja. Sungguh sangat membingungkan bagi orang tua Ibra.

__ADS_1


Terus pas mau pulang orang tua Silvy melihat Silvy begitu manja pada Pamannya bukan pada Ayahnya. Ada beribu pertanyaan. Namun dia telan kembali sebab Pamannya Ibra langsung mengantar mereka pulang ke rumah mereka yang di pinggir kota itu.


__ADS_2