Perjalanan Seorang Gadis Miskin

Perjalanan Seorang Gadis Miskin
Ketemu orang masa lalu


__ADS_3

Hari hari berlalu, Aisyah melaluinya dengan keikhlasan, suka, duka selalu menemani silih berganti. Sekarang yang menjadi persoalan adalah anak pertamanya.


Saat ini Hasan lagi menjalin hubungan dengan seorang gadis, Kehidupan dia tidak beda jauh dengan kehidupan Aisyah dulu. Aisyah tidak mempermasalahkan itu semua yang penting anaknya baik dan sholehah.


Sebab materi bisa dicari, kemiskinan bukanlah yang harus dihindari atau dibenci.


Tidak ada yang mau hidup dalam kemiskinan.


Mereka yang hidup di garis kemiskinan bukan mau mereka namun nasib mereka yang membawa mereka harus merasakannya. Namun kita manusia tidak boleh memandang nya dari segi harta.


Mungkin dia miskin harta tapi kalau dia kaya hati, itu menjadi lebih baik dibanding orang banyak harta tapi miskin hatinya.


Aisyah selalu menanamkan nilai nilai moral yang sangat luhur kepada anak anaknya, atau kepada orang yang diajarkannya.


Melalui pengajian pengajian yang Aisyah isi.


Aisyah selalu mengajarkan tentang moral dan akhlak, satu hal dalam hidup ini adalah perjuangan tanpa doa semua sia sia.


Begitupun sebaliknya jika kita hanya berdoa saja tanpa usaha kita menyia nyiakan waktu yang sangat berharga ini.


Kita harus terus berjuang dan berdoa, kita harus hidup berdampingan antara usaha dan doa.


Hasan mencintai gadis desa yang bernama Nuri, anaknya cantik namun dia hidup dengan Seorang ibu tiri.


Nuri dikenal rajin dalam bekerja, pekerjaan apa saja akan dikerjakan dengan sungguh sungguh.


Hasan bermaksud ingin meminangnya. Namun ada kendala besar dalam hubungan antara Hasan dan Nuri.


Ibu tirinya menentang hubungan Hasan dan Nuri. Beliau tidak menginginkan Nuri menikah dulu, Nuri masih umur 20 tahun sementara Hasan sudah masuk kepala 3.


Nuri mencintai Hasan, namun penolakan dari Ibu tirinya membuat Nuri sedih dan menjadi hilang semangatnya.


Nuri dilanda rasa rindu, sementara Ibunya melarang untuk bisa ketemu.


Hasan berkeluh kesah kepada Aisyah, Dia ingin segera meminang kekasih hatinya. Aisyah berembuk dengan suaminya juga dengan anak anak nya yang lain.


Dan tidak lupa menghubungi Revan selaku Ayahnya diajak berunding untuk menyelesaikan masalah Hasan itu.


Aisyah memutuskan untuk datang ke kampungnya Nuri yang berada di Sukabumi itu. Didekat pantai. Sebab Nuri adalah anak nelayan.


hidupnya Nuri bener memprihatinkan, betul apa yang diceritakan Hasan. Pakaiannya saja sangat lusuh. Namun kecantikan Nuri masih nampak.


Mungkin kulit Nuri agak gelap karena sering terjemur sinar matahari. Namun semua itu tidak menyurutkan Hasan.


Masa lalu Hasan yang buruk, tidak dipermasalahkan oleh Nuri sebab Hasan sangat mencintai Nuri dan sangat memperhatikan Nuri dari segala kebutuhan Hasan selalu memenuhi.


Namun tidak semudah itu, Ibunya tidak membolehkan Nuri menerima apapun dari Hasan sebab masa lalu Hasan yang tidak bisa diterima oleh Ibunya Nuri.


Di lain tempat, Kampus Astri kedatangan dosen baru yang bernama Alif. Anaknya baik dan agamis.


Alif cukup ramah umur Alif lebih tua satu kurang lebih satu tahun sama Astri.


Karena seringnya bertemu, tumbuh suatu rasa di hati Alif. Karena Alif adalah seorang agamis dia tidak mau punya rasa yang tidak halal.


Maka Alif mengemukakan keinginannya pada Astri, dia mau bertandang ke rumahnya Astri.


Astri juga tidak keberatan sebab Astri menyukai sosok Alif yang agamis dan sangat hamble.


Astri seperti biasa kalau ada apa apa pasti minta pendapat Ibunya, yaitu Aisyah, Astri selalu terbuka dengan Aisyah masalah apapun.


Contohnya saat masa kuliah dulu. Saat Astri menemukan cinta pertamanya. Astri jatuh cinta saat kuliah dulu sama teman sekampusnya. Orang yang mencuri hati seorang Astri itu bernama Rian.

__ADS_1


Rian seorang yang aktif, cerdas dan sangat perhatian pada semua orang termasuk pada Astri.


Rian tinggal bersama Ayahnya dan Ibu tiri.


Rian juga sama anak korban perceraian, mungkin karena mereka merasa senasib.


Terjalinlah hubungan antara Astri dan Rian.


Rian sering mengantar jemput Astri. Aisyah sangat melarang sebab Astri masih kuliah, Aisyah berharap Astri bisa menyelesaikan kuliahnya terlebih dahulu.


Astri dan Rian mempunyai sahabat bernama Yuli. Yuli seorang yang sangat dewasa bila Astri dan Rian ada masalah maka Yuli lah tempat curhat mereka.


Suatu hari Rian dan Yuli juga 3 teman nya yang lain pada ke rumah Astri untuk melihat rumah produksinya Aisyah.


Mereka tertarik dengan kisah Aisyah yang mampu merintis diberbagai usaha. dan Banyak Mahasiswa yang belajar kepada Aisyah.


Nah mungkin Astri suka cerita sama teman temannya. Maka datanglah mereka ke tempat produksi.


Mereka asyik ngobrol disana sampai melupakan waktu, tibalah waktu Ashar Adzan sudah berkumandang.


Astri cepat melaksanakan Sholat. Namun teman temannya Astri tidak ada yang beranjak satu orang pun untuk melakukan sholat.


Disitulah Aisyah mulai membatasi pergaulan Astri. Aisyah sangat takut Astri terbawa dengan orang orang yang suka meninggalkan ibadahnya.


Di hari hari berikutnya datang lagi Rian ke rumah, dan ada kesempatan ngobrol sama Aisyah, di situlah Aisyah mengatakan keberatannya atas hubungan Astri dan Rian.


Selain Astri masih kuliah, juga Rian yang seolah jauh pada agamanya.


Rian menjadi kecewa, sebab Astri mengikuti Ibunya. Dan menjaga jarak sama Rian tanpa ada kata putus. Sebab mereka juga tidak ada kata jadian juga.


Sebab Astri terus menghindari Rian tanpa penjelasan. Akhirnya Rian mencari tempat curahan hatinya. Dan Rian selalu mencurahkan hatinya kepada Yuli.


Kebetulan Yuli juga dalam keadaan kecewa sama Dika teman kampus Astri juga. Disitu Astri menjadi kaget dan merasa limbung. Tidak bisa dipungkiri kalau cintanya masih bertahta.


Astri pulang kerumah dengan muka yang sangat kusut. Aisyah peka dan menyadari perubahan sikap Astri tersebut.


Aisyah mencoba mendekati dan bicara dari hati ke hati. Aisyah mengisahkan kisah cintanya sama Dwi tidak pernah bersatu. Namun sekarang mendapat cinta yang lebih baik. Dan menyayangi walaupun awal awalnya sangat sulit untuk menyatukan dua hati yang berbeda status juga berbeda umur.


Astri awalnya menyangkal, namun mata tidak bisa berbohong ,Aisyah memberikan motifasi kepada Astri kalau jodoh tidak akan kemana dan cinta mencari jalannya sendiri.


Seminggu dua minggu, sebulan dua bulan Astri masih terpuruk. Sebab mereka selalu bertemu dan selalu mengumbar kemesraan.


Tiap hari Astri melihat kebersamaan mereka.


Suatu hari Astri dan Yuli sedang berjalan berdua mereka di satukan dalam satu acara.


Saat itu Astri dan Yuli dua duanya membawa barang berat.


Ada seorang mahasiswa berlari ke arah mereka dan merekapun terjatuh. Rian ada didepan mereka. Rian berlari dan menolong Astri. Dia lupakan kekasihnya.


Yuli bangkit dan langsung marah. Astri merasa tidak nyaman dengan semua itu.


Astri meminta sama Aisyah ingin pindah kampus.


Kembali Aisyah harus memberi pengertian sma Astri. Masalah bukan untuk dihindari.


Berdamai Lah dengan dirimu sendiri.


Mulanya Astri sulit menerima, namun dengan seiringnya waktu juga dukungan serta motivasi dari Aisyah yang selalu ada buatnya.


Akhirnya terlepas lah masalahnya. Astri mampu menyelesaikan kuliahnya dengan nilai tertinggi dan kedua disusul oleh Rian.

__ADS_1


Sampailah waktunya Rian berencana menikahi Yuli. Namun sebelum itu terjadi Rian datang dulu ke rumah Astri dan meminta kejelasan dulu kenapa Astri menghindar padanya. Dan Rian ingin meyakinkan Astri apakah memang sudah tidak ada lagi cinta untuknya.


Sebelum melangkah ke yang lebih serius Rian ingin menyelesaikan nya dulu masalah dengan Astri, Dibalik semua itu masih ada harapan Rian untuk bisa kembali. Cintanya Rian masih tetap kepada Astri.


Kembali terulang sejarah cinta tak bisa menyatu. Itu juga di alami Astri dan Rian.


Sehingga tibalah waktunya Rian menikah.


Astri diundang, Dan Astri datang dengan Aisyah.


Tatapan Rian sangat berbeda sama Astri ada gurat kesedihan yang tidak bisa dia tutupi.


Rasa pilu mendominasi perasaannya.


Astri dan Aisyah. akhirnya pulang dan Astri sudah bisa melupakannya.


.


Kembali ke saat ini. Alif sangat menyukai Astri yang baik, tidak pernah bersentuhan dengan bukan muhrimnya. Saat orang berlomba mendekati Alif justru Astri yang menjauhinya, tepatnya menjaga jarak kepada kaum pria.


Astri selalu ingat kata kata Ibunya. Jika ada orang yang menyukaimu maka suruh datang ke rumah jangan pacaran. Itu yang selalu teringat olehnya.


Maka dari itu saat Alif sering mendekati. Astri langsung bertanya. Apakah Alif siap ketemu Ibunya.


Alif menyambutnya dengan Antusias. Dan langsung mengabarkan kepada orang tuanya.


Waktu yang ditunggu pun tiba. Orang tua Alif datang. Dan mengucapkan salam. "Assalamualaikum " Alif mengucapkan salam.


" Walaikumsalam " jawab keluarga Aisyah serempak.


Namun saat mereka memasuki pintu Aisyah dan Ibunya Alif diam mematung .


' Aisyah sungguh kaget Alif anaknya Wulan ternyata berarti anaknya Dwi.


Aisyah membeku " Takdir apa ini " ucap Aisyah dalam hati. Aisyah mempersilahkan duduk dan bersalaman.


Saat menjabat tangan Wulan Aisyah tidak mampu berkata apa apa.


" Bagaimana kabarnya bu Aisyah " tanya Wulan.


" Baik bu, Saya tidak menyangka kalau Alif itu adalah anaknya bu Wulan " jawab Aisyah .


" Bu boleh bertanya, siapa ayahnya Alif , apakah bener ayahnya Alih adalah Kak dwi ' tanya Aisyah ragu.


" Betul bu, saat saya meninggalkan rumah mas Dwi saat itu saya dalam keadaan mengandung" jelas Wulan.


" Oh maaf ya bila pertanyaan saya kurang sopan" ujar Aisyah lagi.


Keluarga Wulan mengutarakan maksud kedatangannya. Namun Astri jadi ragu setelah tau kalau Alif adalah anak ya Dwi.


Ada khabar burung yang mengatakan keburukan Dwi terhadap istrinya Uci. Astri langsung menunda jawabannya. Astri meminta waktu buat beristikharah .


Gimana kisah Astri dan Alif selanjutnya. Mari kita nantikan di bab yang akan semakin seru.


Terus ikuti kisah kisah di karya saya ini.


Mudah mudahan ada manfaatnya bagi pembaca.


jangan lupa like dan komennya.


terimakasih bagi yang sudah memberikan dukungn

__ADS_1


__ADS_2