Perjalanan Ziya

Perjalanan Ziya
11. Pulang ke Turki


__ADS_3

Hari ini Ziya dan Shaijiee tiba di Turki.. Dari bandara mereka langsung menuju apartemen milik Shaijiee..


Ziya dan Shaijiee memutuskan untuk tinggal disitu.. Karena mereka belum memiliki anak, jadi bagi mereka apartemen cukup untuk mereka berdua..


Shaijiee tak melarang Ziya jika ingin berkarir.. Ia membebaskan sang istri asal ingat dengan statusnya, ingat dengan kewajibannya.. Dan Ziya menyetujui itu..


"Selamat datang istriku" kata Shaijiee setelah membuka pintu apartemen


"Bagus, nyaman.. Aku pasti betah" kata Ziya


"Harus betah, kan ada aku" kata Shaijiee


"Iya iya.. Ada suamiku ini" jawab Ziya tersenyum


Terdapat 2 kamar tidur dengan masing masing didalamnya ada kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga + ruang makan, dapur, 1 kamar mandi..


Ziya meminta agar tidak memakai jasa PRT lg karena ia ingin mandiri.. Ia ingin menjadi istri sepenuhnya.. Dalam artian memasak, mencuci baju dll yg biasanya dilakukan oleh seorang istri walaupun nantinya ia akan berkarir juga..


"Kamu serius?" tanya Shaijiee


"Serius dong.. Aku yang akan masakin kamu makanan, nyucii. dan nyetrika pakaian kamu.. Segala keperluan kamu aku yang urus" kata Ziya


Cup


"Terimakasih sayang" kata Shaijiee setelah mencium kening sang istri


"Pasti kamu cape, sekarang mandi dulu yaa.. Aku siapkan makan malam untuk kita" kata Ziya


"Siap sayang.. Kamu tidak mandi?" tanya Shaijiee


"Tidak, aku mandinya nanti saja.. Suamiku lebih utama" jawab Ziya


"Bareng yuk.. Sekaliaaan" goda Shaijiee


"Maaf sayang, aku lagi haid" jawab Ziya


"Yaahh serius?" tanya Shaijiee memastikan

__ADS_1


"Serius.. Baru tadi saat mau pulang ke Turki" jawab Ziya


"Yasudah aku mandi dulu" kata Shaijiee


Shaijiee pergi ke kamar mandi, lalu Ziya menyiapkan pakaian tidur dan langsung menuju dapur untuk masak makan malam..


Keesokan harinya, Shaijiee sudah harus berangkat ke kantor karena ada meeting yang tak bisa diwakilkan..


Ia melihat sang istri sedang menyiapkan sarapan di meja makan..


"Pagi sayang.. Kamu tambah cantik sih" kata Shaijiee lalu mencium bibir sang istri


"Aku selalu cantik" jawab Ziya PD


"Hmm betul itu.. Hari ini ke kampus sayang?" tanya Shaijiee


"Yaa hubby, hari ini aku ke kampus." jawab Ziya


"Biar aku antar yaa" kata Shaijiee


"Gak telat meeting?" tanya Ziya


Setelah makan Shaijiee mengantar Ziya ke kampusnya..


Di depan kampus, pas banget ada Melly yang baru datang..


"Aku kuliah dulu yaa by" kata Ziya


"Iya honey, selesai jam berapa? biar aku jemput" kata Shaijiee


"Aku pulang bareng Melly saja, nanti harus ke toko buku dulu membeli beberapa buku untuk referensi" jawab Ziya


"Nih pakai ini" kata Shaijiee menyerahkan blackcard dari dompetnya


"Makasih hubby" kata Ziya mencium pipi sang suami


"Belajar yang rajin sayang" kata Shaijiee

__ADS_1


"Iyaa.. Aku masuk yaa.. Assalamualaikum" pamit Ziya sembari mencium punggung tangan suami


"Wa'alaikumussalam" jawab Shaijiee


Ziya menghampiri Melly yang sedari tadi sudah menunggu karena ia tau mobilnya Shaijiee yang mana.. Makanya ia menunggu Ziya untuk masuk kedalam..


"Gimana nganten baru? udah ehem ehem?" tanya Melly


"Belum" jawab Ziya


"Ko belum? kenapa?" tanya Melly penasaran


"Ana haidhoh" jawab Ziya


"Yassalam.. Ternyataaa" saut Melly memutar bola matanya


"Hehehee iyaah" kata Ziya


Hari itu Ziya mengikuti mata kuliah dengan serius karena ia ingin selesai kuliah secepatnya..


"Assalamualaikum Ziyaa" salam seseorang


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2