Perjalanan Ziya

Perjalanan Ziya
81. Perjalanan Ziya


__ADS_3

Hari ini Shaijiee sudah di perbolehkan pulang.. Nawir dan Nisrine menjemput mereka di rumah sakit..


"Aku jemput mereka dulu . Kamu tunggu di lobby saja.. Kesian Dilara kalau harus ikut, banyak penyakit disini" kata Nawir


"Iyaa maas"


Tak lama mereka sampai di lobby, Ziya yang melihat ada Dilara langsung mengambil alih untuk menggendongnya..


Di mobil mereka bersenda gurau.. Nawir bercerita cerita kepada Ziya dan Shaijiee..


"Iyaa ty, masa santriwati di godain sama mas Nawir" kata Nisrine


"Nawir mah emang dari kecil udah ganjen.. Kalo dia begitu sunatin aja" kata Ziya


"Lah abis ty ntar punya Nawir" kata Nawir


"Biariin" saut Nisrine


"Sayang ko gitu siih." kata Nawir pura pura sedih


"Nawir tuh anaknya suka iseng" kata Ziya


"Iyaa bener ty, semalem anaknya lagi merangkak malah di tutupin seluruh badannya pakai sarung.. Akhirnya Dilara gak bisa jaga keseimbangan pas merangkak, jadi jatuh kedepan.. Tuh liat jidatnya agak benjol sedikit.. Ulah bapaknya nih" adu Nisrine ke Ziya


"Ya Allah kamu mah wir kebangetan.. Kan kesian dia" kata Ziya sambil mengusap jidat Dilara


"Hehehe kan lagi becanda" kata Nawir sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


"Bercanda ya gak gini.. Ini mah bahayain anak" kata Ziya


Abis sudah Nawir kena ceramahan kakanya itu.. Sepanjang perjalanan Ziya selalu saja ngomelin Nawir, ia juga menyuruh Dilara dibawa ke rumah sakit takutnya kenapa napa di dalam kepalanya Dilara..


"Ty, anak ane tuh cuma kejedot doang.. Bukan ketiban besi.. Gak usah pake kerumah sakit segala" kata Nawir


"Anak bayi tuh kepalanya masih lembek belum kuat, takutnya kenapa napa" kata Ziya

__ADS_1


"Udah gak usah, pake minyak urut juga sembuh" kata Nawir


"Bilang aja kamu gak punya duit buat berobat anak", sindir Ziya


"Hehehehe tau aja" saut Nawir


"Loh memangnya bengkel lagi ada masalah?" tanya Shaijiee


"Ini bukan weekend mas, jadi tidak begitu ramai" kata Nawir


"Hmm iyaa biasanya kan orang itu nyuci atau nyervice kendaraan pas weekend.. Jadi pas hari kerja kendaraan sudah bersih dan enak di pakai" kata Shaijiee


Tak terasa mereka sudah sampai rumah Ziya.. Nawir dan Nisrine langsung pamit pulang karena hari sudah menjelang sore..


Sesampainya dirumah, Nawir langsung bersih bersih badan lalu shalat Ashar yang sempat tertunda karena di perjalanan pulang tadi..


Setelah Shalat, Nawir mengajak Dilara ke halaman pesantren untuk melihat para santri yang sedang kegiatan sore.. Nawir berkumpul dengan beberapa santri yang berada di bangku halaman..


" Hewan hewan apa yang hurufnya cuma dua?" tanya santri B ke santri A


"Salah, itu mah pengulangan kata" kata si B


"Apa dong?"


"Udang"


"Ko udang?"


" U dan G"


"Wahahahah"


"Hehh, ane juga punya pertanyaan buat ente pada" kata Nawir yang ikut menimbrung santri lagi bercanda


"Apa gus?"

__ADS_1


" Nih, translate ke bahasa inggris yaa.. aku bisa gigi dan kamu merah jambu matahari.. Apa hayoo?" kata Nawir


" Saya I, bisa can, gigi tooth, dan and, kamu you, merah jambu pink, matahari sun" kata si B


"Jadinya?" tanya Nawir


"I can tooth and you pink sun?" kata si A


Loadiiing...


"Hahahahahaahhahaha saya kentut dan kamu pingsan" kata si A dan B


"Ada ada aja gus Nawir mah" kata si B


Dilara yang melihat kakak santri tertawa ia juga ikut tertawa seolah mengerti apa yang mereka bicarakan..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2