
"Maaah" panggil Shaijiee
"Hallo sayang" saut mamah Shaijie
Muuach muuach
Mamah Shaijiee mencium pipi Shaijiee, lalu Ziya menyalimi kedua mertuanya..
"Assalamualaikum mah.. Pah" salam Ziya
"Wa'alaikumussalam" jawab mereka
"Jadi ini istri kamu?" kata mamah Shaijiee sinis
"Iya mah, ini Ziya istriku" jawab Shaijiee
"Bisa bisanya kamu menikah sama wanita ini" kata mamah Shaijiee
Ziya yang mendengar itu kaget.. Ia langsung menundukkan kepalanya.. Ia takut mamah mertuanya tidak menyukainya..
"Maah, kenapa memangnya?" tanya Shaijiee lembut
"Lihat dong penampilannya.. Astaghfirullah Shaijiee" kata mamah Shaijiee
"Dia wanita yang sederhana mah, lemah lembut, Shaijiee mencintainya" kata Shaijiee
"Mamah kecewa sama kamu Shaijiee" ketus mamah Shaijiee
Air mata Ziya sudah tak bisa dibendung lagi.. Ia menangis mendengar perkataan mamah mertuanya.. Shaijiee langsung memeluk Ziya dengan sebelah tangannya..
"Mah, apapun pilihan Shaijiee, Shaijiee harap mamah mau menerima" kata Shaijiee tegas
"Ya Allah Shaijiee.. Hayyukkk kita pergi.. Lagih kenapa sih kamu mau menikah sama anak saya? apa dia tidak memberikan mu uang? lihat lah pakaianmu? ya Allah kenapa tidak memakai make up.. Kamu tuh wanita seharusnya mempercantik diri untuk suami kamu, mamah tidak mau kamu seperti ini ya! kamu istri seorang Shaijiee, kamu wanita terpandang di Turki, penampilan kamu harus dijaga.. Mamah tidak mau menantu mamah diremehkan dijelekkan apalagi dibilang tidak bahagia hidup dengan Shaijiee karena pakaian kamu yang biasa biasa saja" kata mamah Shaijiee menarik lengan Ziya lalu merangkulnya
Shaijiee dan papahnya hanya melongo melihat itu
__ADS_1
"Sungguh mamah membuat jantungku mau copot" kata Shaijiee
"Heheheh kamu kaya tidak kenal mamah mu saja" kata papah
Akhirnya mereka menuju parkiran lalu meninggalkan bandara..
Ziya yang tadinya sedih takut tidak diterima mertuanya, akhirnya kembali tersenyum karena mertuanya begitu baik, belum sampai dirumah tapi mertuanya sudah berbicara bahwa dia membawa banyak oleh oleh untuk Ziya..
"Mamah ingin sekali bertemu keluarga mu" kata mamah
"Iya mah, insya Allah nanti pasti bertemu" kata Ziya
"Mamah ingin sekali mengunjungi Indonesia, apakah disana banyak wisata yang indah?" tanya mamah
"Banyak mah, banyak banget.. Indonesia itu terkenal dengan beragam wisatanya, entah gunung ataupun laut.. Mamah mau berkunjung kesana?" tanya Ziya
"Harus dong, mamah juga ingin bertemu dengan keluarga kamu" kata mamah
"Minggu depan kita ke Indonesia bagaimana?" tanya papah
" Ziya bagaiamana Shaijiee saja mah" jawab Ziya
"Pergilah, nanti aku menyusul.. Karena minggu depan ada pertemuan penting dengan klien dari Malaysia dan Irak" jawab Shaijiee
"Asikk mamah bisa jalan jalan" kata mamah senang
"Maklumi ya Ziya, mamah mu memang suka sekali dengan jalan jalan, shopping dan kulineran" kata papah
Sampailah mereka di apartemen, Ziya membantu mamah mertuanya merapihkan pakaiannya ke dalam lemari.. Papah dan Shaijiee sedang meminum teh di ruang televisi..
"Bagaimana?" tanya mamah
"Apanya mah?" tanya Ziya
"Apa sudah ada tanda cucu mamah disini?" tanya mamah mengelus perut Ziya
__ADS_1
"Doakan saja mah" jawab Ziya
"Semoga dia sudah on the way yaah" kata mamah
Ziya hanya bisa tersenyum, melihat mamah mertuanya yang sepertinya gaul juga..
"Mamah sudah mengabari adiknya Shaijiee, besok dia akan kesini" kata mamah
"Adik? memangnya Shaijiee punya adik?" tanya Ziya
"Punya, perempuan.. Dia sekolah di Mesir" jawan mamah
"Hmmm begitu, Ziya baru tau mah" kata Ziya tersenyum
"Besok kamu akan bertemu dengannya" kata mamah Shaijiee
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1