Perjalanan Ziya

Perjalanan Ziya
64. Perjalanan Ziya


__ADS_3

Siang ini selesai melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim, Ziya beranjak ke dapur untuk menyiapkan makan siang buat keluarganya.. Siang ini ia akan makan dengan Shaijiee saja karena orang tua dan Maheer sedang pergi sedangkan Faris dia berada di asrama putra..


Sambil menyiapkan makanan, Ziya sambil live di Instagram.. Seperti sebelum sebelumnya, baru beberapa menit sudah banyak yang melihat live nya..


"Assalamualaikum temen temen" salam Ziya


Banyak yang menjawab dan banyak pula yang menanyakan kabar Ziya.. Ada juga yang menanyakan baby Zanna..


Setelah selesai menata makanan, ia kembali menyapa dan membalas komen komen dari nitizen..


Ia melihat ada salah satu akun yang ingin meminta tolong padanya untuk mengendorse kan produk yang ia jual..


"Untuk endorse, Ziya akan bertanya dulu yaa sama suami Ziya.. Dulu Ziya pernah mengendorse barang, cuma itu dulu udah lama banget sebelum nikah.. Yang mau di endorse nanti bisa DM Ziya saja yaa" jawab Ziya


Ada yang ingin meminta di endorse prodak kosmetik, baju, mukena, makanan dll..


Tak lama Shaijiee datang menghampiri Ziya dan melihat Ziya sedang live..


Dikecup dahi sang istri, terlihat jelas di kamera membuat para netizen baper..


"Sayang, tadi ada yang bertanya apa aku bisa menerima endorse atau tidak.. Menurut kamu gimana?" tanya Ziya


"Boleh, dengan syarat kalau makana harus halal, harus tertera BPOM nya, kalau baju atau khimar itu juga harus yang berkualitas biar tidak mengecewakan pembeli nantinya." jawab Shaijiee


"Dengarkan teman teman.. Silahkan jika ingin di endorse.. Insya Allah Ziya bisa bantu" jawab Ziya


"Budget untuk mengendorse Ziya berapa?" tanya netizen


Namun sayangnya pertanyaan itu tidak terbaca oleh Ziya..


Mereka takut Ziya memberi harga mahal untuk bisa Ziya mengendorse prodaknya itu..


Setelah live, ada beberapa dari para netizen yang nge DM Ziya untuk minta di endorse kan dan menanyakan budgetnya..


Ziya mengetahui bahwa hp nya berbunyi terus, namun suaminya lebih utama.. Ia melayani suaminya terlebih dahulu untuk makan..


Sore hari, Ziya, Shaijiee dan Zanna sedang berada di halaman rumah..

__ADS_1


Shaijiee sesekali mengajak berbicara Zanna dan di tanggapi dengan celotehan Zanna yang tidak mereka ngerti sama sekali..


"Besok mbok sudah pada balik kan?" tanya Shaijiee


"Sudah.. Lusa kita pindahnya kan?" tanya Ziya


"Iyaa, nanti pembukaan cabang kamu ikut yaa.. Zanna biar rumah saja.. Aku tidak mau anakku kecapean ikut acara pembukaan cabang" kata Shaijiee


"Iya sayang"


"Oh iya, tadi aku pergi sebentar diantar santri.. Aku membelikan kamu hadiah" kata Shaijiee


"Hadiah apa?" tanya Ziya


"Tunggu, aku ambilkan dulu"


"Tunggu sayang.. Tapi kan ulang tahun aku masih beberapa hari lagi, kenapa sudah diberi hadiah?" tanya Ziya


"Oh iyaa" kata Shaijiee menepuk dahinya


"Buka lah" kata Shaijiee


"Sayaang.. Kamu beliin aku dompet?" tanya Ziya


"Iya sayang.. Bagus gak?" tanya Shaijiee


"Tapi aku sudah punya dompet sayang.. Kan sebelum ke Indonesia kamu habis beliin aku dompet juga"


"Gak papa dong? apa ini kekecilan ya dompetnya? tapi muat kartu banyak ko.. Kartu atm kamu kan banyak.. Kartu atm buat ART dan keperluan rumah sama kamu, atm buat jajan kamu, atm buat keperluan baby Zanna sama kamu, atm keuntungan perusahaan kamu yang pegang, atm keuntungan perusahaan yang di Maroko, jepang, Dubai itu semua kamu yang pegang, black card aku juga kamu yang pegang"


Ziya hanya menepuk dahinya..


"Bukan masalah itu.. Hanya saja dompet aku banyak, tas aku juga banyak.. Setiap kamu pergi kemana mana kamu pasti beliin aku barang barang itu"


"Terus gimana ini? dibuang aja?" tanya Shaijiee


"Astaghfirullah ko dibuang sayang sayangin uang aja tau"

__ADS_1


"Cuma 8 juta sayang" saut Shaijiee


"8 juta cuma? cuma sayang?" tanya Ziya melongo


"Yaa.. Yasudah kasih aja santri kalau gak kasih tukang masak pondok" jawab Shaijiee enteng


"Kasih bubu saja, pasti bubu suka"


"Jangan dong" cegah Shaijiee


"Kenapa?"


"Masa ngasih mertua barang murah begitu" jawab Shaijiee


Ziya memejamkan matanya.. Ia membuang nafas kasar.. 8 juta dibilang murah.. 😌


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2