Perjalanan Ziya

Perjalanan Ziya
25. Perjalanan Ziya


__ADS_3

Tak terasa hari hari mereka lalui, kini sudah 3bulan setelah kepulangan mereka dari Indonesia..


Ziya meminta kepada keluarga dari Shaijiee untuk melalukan acara 7 bulanan untuk Nisrine, itu biasa dilakukan oleh keluarga mereka setiap ada yang hamil dan usianya memasuki 7 bulan..


Shaijiee menyerahkan itu semua pada Ziya, karena ia tidak mengerti hal seperti itu.. Akhrinya setelah perbincangan itu, mereka memutuskan untuk ke Indonesia melakukan acara tersebut disana..


Sedikit demi sedikit Nisrine sudah belajar dan mengetahui bahasa Indonesia, agak sedikit susah tetapi demi calon suami dan keluarganya ia dengan giat belajar bahasa Indonesia..


" Jadi kapan akan kembali ke Indonesia?" tanya Shaijiee


"2 minggu lagi.. Karena sekarang aku masih ada ujian kampus.. Lagian 2 minggu lagi usia kandungan Nisrine baru menginjak 7 bulan" jawab Ziya


"Lihat nanti ya sayang aku bisa ikut atau tidak.. Kamu tau sendiri kan? pekerjaan aku numpuk.. Sudah 2 kali kamu syuting tidak aku temani.. Aku benar benar lelah" kata Shaijiee memeluk tubuh Ziya


" Jangan dipaksa untuk kerja keras" kata Ziya


"Demi kamu dan anak anak kita nanti" kata Shaijiee


Membicarakan anak membuat Ziya sedih, pasalnya sudah hampir setahun tapi Ziya belum juga dikaruniai seorang anak..


Shaijiee merasa Ziya tak menanggapi ucapannya membuat ia melihat ke arah Ziya..


"Hey.. Apa aku salah bicara?" tanya Shaijiee


"Maafkan aku yang belum bisa memberikan mu seorang anak" lirih Ziya


"Hey jangan bicara seperti itu.. Tak mengapa.. Kita berdoa saja dan terus berusaha.. Mungkin memang Allah belum memberikan kepada kita.. Percayalah, suatu saat nanti pasti Allah memberikan kita seorang anak yang tampan dan cantik" kata Shaijiee

__ADS_1


"Aku ingin sekali mengandung" lirih Ziya sambil mengusap perut datarnya


Shaijiee sedih melihat Ziya sedih.. Ia mengeratkan pelukkan pada Ziya.. Dari peluka itu ia mengatakn bahwa tenang saja, serahkan semua pada Allah..


Keesokkan paginya, Ziya terbangun saat mendengar suara Adzan yang terdapat di dekat apartemennya.. Lalu Ziya membangunkan Shaijiee untuk mandi dan shalat..


Pagi ini Ziya sarapan bersama Shaijiee, saat sedang sarapan terdengar suara bel apartemen mereka berbunyi.. Ziya lalu membukakan pintu tersebut.. Dilihat mertuanya yang datang Ziya langsung menyuruh mereka masuk dan sarapan bersama..


"Pah, mah.. Tumben, ada apa?" tanya Shaijiee


"Hanya mau bertanya sama Ziya, biasanya adat di Indonesia seperti apaa saat acara 7 bulanan?" tanya mamah


"Ya seperti pengajian pada umumnya.. Namun nanti si calon ibu akan membaca surah Maryam dan surah Yusuf yang di percaya atau diharapkan agar kelak anaknya seperti Maryam dan setampan Nabi Yusuf.. Setelab itu ya hidangan gitu" jawab Ziya


"Hidangannya apa saja?" tanya mamah


"Hmm baik lah, nanti mamah akan kirim uang untuk biaya disana ya" kata mamah


"Tidak perlu mah, semua sudah di tanggung Munawir, karena ia adalah calon ayah dari anaknya Nisrine, maka dari itu dia ingin bertanggung jawab penuh" kata Ziya


"Anak itu sangat baik, papah bangga punya menantu seperti dia.. Baik, bertanggung jawab, perhatian, mau nerima anak papah apa adanya.. Walau masih muda tapi mau usaha.. Papah akan kembangkan usaha dia itu agar menjadi lebih besar" kata Papah


"Pah, terimakasih papah sudah berbaik hati dengan Munawir adik Ziya.. Tapi biarlah dia sukses dengan hasilnya sendiri.. Bukan maksud menolak, tapi itu memang orang tua kita yang mengajarkan agar kita harus mandiri tidak meminta belas kasihan dari orang lain.. Orang tua kita ingin kita berdiri di kaki kita sendiri.. Agar merasakan susahnya hidup guna berfikir bahwa kita patut syukur atas semua yang sudah ada dan kita dapat pada diri kita karena masih banyak diluar sana yang tak seberuntung kita" jawab Ziya


Shaijiee yang kagum dengan istrinya langsung memeluk dan mencium Ziya bertubi tubi..


"Sudaaah, malu diliat papah mamah" kata Ziya

__ADS_1


"Biarlah mereka juga pernah muda" jawab Shaijiee


Mamah dan papah hanya tersenyum melihat anak dan menantunya yang saling mencintai itu..


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung


Assalamualaikum


Maaf baru bisa up, karena kemarin masih sibuk ngurus ini itu.. Hehe


Alhamdulillah berkat doa dari temen temen semua, keluarga saya sudah sembuh.. Alhamdulillah hasilnya sudah negative.. Sekali lagi terimakasih banyak.. 🙏

__ADS_1


__ADS_2