Perjalanan Ziya

Perjalanan Ziya
54. Perjalanan Ziya


__ADS_3

Hari terus berganti.. Usia kandungan Ziya sudah menginjak 8 bulan lebih mendekati 9 bulan..


Nawir pun sudah menjual rukonya dan merintis usaha barunya itu.. Kakak iparnya ternyata memberikan sebuah bengkel yang lumayan besar dan di fasilitasi peralatan yang lengkap juga..


Usahanya mulai berjalan dan tiap hari pasti ada saja yang datang..


Hari ini Ziya meminta Shaijiee untuk pergi ke pasar swalayan karena ia ingin sekali membeli sayur sayuran bareng mbok Nah.. Awalnya Shaijiee tak mengizinkan karena usia kehamilan Ziya yang sudah besar.. Tetapi Ziya merengek dan akhirnya Shaijiee pun mengiyakan..


Dengan senang hati Ziya pun langsung bersiap siap.. Ia memakai gamis berwarna putih, dan hijab berwarna putih juga..


Ia menuruni tangga dan memanggil mbok Nah..


"Mbok, sudah suruh supir untuk menyiapkan mobil?" tanya Ziya


Ya semenjak Ziya hamil besar, Shaijiee memperkerjakan supir untuknya.. Supirnya orang Indonesia yang bekerja di Turki..


"Sudah non"


"Non pakaiannya hari ini putih putih, cantik banget" kata mbok Nah


"Seperti orang melayat ya mbok, putih putih.. Hehe.. Apa lebih tepatnya kaya di surga.. Putih bercahaya" canda Ziya


"Ishh non ini istighfar.. Apaan si ngomong begitu" kata mbok Nah


Mereka akhirnya menuju pasar swalayan..


Setibanya mereka langsung saja masuk kedalam pasar tersebut untuk mencari bahan bahan masakan yang diperlukan..


Ziya juga membeli ikan, daging dan cumi udang.. Ia suka sekali dengan cumi dan udang..


Setelahnya mereka keluar dari pasar swalayan itu.. Dilihatnya di sebrang jalan ada kios penjual makanan tradisional.. Ziya menaruh belanjaannya yang dipegang ke dalam bagasi mobil yang dibantu oleh supirnya..


"Ziya, hahaha akhirnya tanpa aku bersusah payah mencari cara.. Kau datang sendiri menjemput.. Bersiaplah maut menjemputmu" kata seseorang tersenyum licik


Ziya menyebrang jalan untuk membeli makanan tersebut.. Saat ia menyebrang jalan mobil itu langsung menancap gas dan berjalan kencang ke arah Ziya..


"Noon Ziyaaaaa,aaawwaaaaasss" teriak supir Ziya yang melihat ada mobil kencang..


BBBRRAAKKKHH


Gimana sih bunyi orang ketabrak.. Bodoah begitu intinya.. 😂


Sayangnya supir tersebut terlambat menyelamatkan bos nya.


Tubuh Ziya terpental dan banyak sekali mengeluarkan darah.. Mbok Nah sangat kaget, ia dan supirnya melihat langsung kejadian tersebut..


Mobil itu langsung pergi sekencang mungkin bahkan menerobos lampu merah yang berada tak jauh dari sana..


Para orang yang berada disana mendekati Ziya dan ingin menolong, tapi sayangnya mereka tak ada yang berani menyentuh..


Sang supir langsung menggotong tubuh Ziya ke mobilnya dan langsung menuju rumah sakit terdekat..


"Mbok, telpon pak bos mbok" pinta supir


"I..i..iyaa.. Haduhh buruan.. Darahnya ngalir terus" kata mbok Nah


Tuut.. Tuutt..


"Haloo"


"Pak, non Ziya ditabrak mobil" kata mbok Nah


Duuuaaarrr


Bagai disambar petir disiang hari..


Othor juga ga tau si rasanya kek gimana 😅


Shaijiee yang sedang meeting dengan para devisi langsung terjatuh lemas..

__ADS_1


Lidah rasanya susah sekali di gerakkan..


"Istriiku" lirih Shaijiee


Para karyawan yang melihat Shaijiee terjatuh dilantai langsung membangunkan Shaijiee..


Ia meminta kepada sekretarisnya untuk mengantarkannya ke rumah sakit..


Air mata tak henti hentinya mengalir..


"Siapa suaminya nyonya Ziya disini?" tanya Dokter


"Suaminya sedang menuju kesini" jawab supir


"Oke, secepatnya yaa karena kita harus lalukan operasi" kata Dokter


Tak lama Shaijiee pun datang..


"Dimana istri saya?" tanya Shaijiee


"Pak disuruh temui dokter karena nyonya harus segera di operasi" jawab supir


Shaijiee langsung menemui dokter yang menangani Ziya.. Dokter tersebut bilang bahwa Ziya harus segera di operasi untuk mengeluarkan bayinya.. Shaijiee yang mendengar hanya bisa mengiyakan yang terpenting semua selamat ibu dan bayinya..


Shaijiee terduduk di depan ruang operasi.. Ia tak beranjak sedikitpun.. Ia menghubungi orang tuanya dan mertuanya.. Dikarenakan keluarga Ziya jauh, jadi mereka hanya mendoakan.. Dan orang tua dia sedang dalam perjalanan ke rumah sakit..


Lampu operasi padam menandakan operasi telah selesai..


Dokter keluar dan berbicara dengan Shaijiee..


"Bagaimana mana dok?" tanya Shaijiee


"Anda mau saya beritahu kabar baik dulu atau buruk dulu?" tanya dokter


Shaijiee melemas.. Kabar buruk apa?


"Kabar baik dulu" jawab Shaijiee


"Kabar buruk?" tanya Shaijie


"Ada beberapa bagian tulang di kaki nyonya Ziya yang retak.. Sehingga menyulitkan ia berjalan.. Lukanya cukup parah" jawab dokter


"Apakah istri saya lumpuh?" tanya Shaijiee yang bergetar


"Bisa dikatakan ia bisa dikatakan tidak.. Karena ini bukan lumpuh permanen.. Bisa sembuh jika melakukan terapi rutin" jawab dokter


Syukurlah setidaknya ada harapan Ziya bisa jalan kembali fikir Shaijiee


"Apa saya bisa bertemu istri saya?" tanya Shaijiee


"Nanti setelah dipindahkan keruang rawat.. Temuilah anak anda terlebih dahulu" kata Dokter


"Baik, terimakasih dok" kata Shaijiee


Impian Ziya yang ingin sekali momen bahagianya saat melahirkan itu di dokumentasikan.. Saat keringat ia bercucuran demi melahirkan sang bayi kini hanya tinggal harapan..


Memang benar, tak setiap kejadian itu bisa di abadikan dengan kamera.. Cukup dnegan hati saja.. Yaa seperti ini lah, di abadikan dengan hati yang ajan selalu membekas dan diingatnya sepanjang hidup..


Orang tua Shaijiee memasuki halaman rumah sakit, ternyata banyak sekali wartawan yang menunggu diluar dan meminta masuk, namun tidak diizinkan oleh pihak rumah sakit..


Mereka mendapat kabar tentang kejadian ditabraknya Ziya oleh seseorang yang mencurigakan..


Para wartawan melihat orang tua Shaijiee.. Mereka langsung menghampiri..


"Tuan, bagaimana kondisi menantu anda? apa menantu anda mempunyai musuh sehingga ia ditabrak orang? atau ini motif kecelakaan yang murni tanpa dendam seseorang?" pertanyaan para wartawan itu sungguh banyak


"Saya belum tau kejadian yang sebenarnya.. Permisi biarkan kami masuk" kata papah Shaijiee


Para security rumah sakit langsung menghadang para wartawan..

__ADS_1


"Shaijiee bagaimana kondisi Ziya?" tanya mamah Shaijiee cemas


"Maah.. Ziya dan bayiku selamat.. Hanya saja, Ziya akan susah berjalan mah.. Ia mengalami keretakan tulang di kakinya" jawab Shaijiee sedih


"Apakah ia lumpuh?" tanya mamah Shaijiee


"Iyaa, tapi tidak permanen.. Jika ia rutin terapi akan bisa jalan seperti semula", jawab Shaijiee


"Diluar banyak sekali wartawan yang ingin menemuimu" kata papah Shaijiee


"Biarlah, aku belum bisa menemui para wartawan kalau Ziya belum sadar" kata Shaijiee


Supir dan mbok Nah sudah kembali kerumah.. Sekretaris Shaijiee juga sudah ke pihak yang berwajib untuk menangani kasus ini..


Suami seorang pengusaha sukses dan Ziya seorang konten creator yang cukup terkenal di Turki membuat berita ini sangat cepat tersebar luas dan diberitakan di tv..


Dua jam berlalu, Ziya tersadar dan membuka matanya..


"Aiir" lirih Ziya


"Sayang, kamu sudah bangun? Alhamdulillah" kata Shaijiee mendekat


"Haauss" lirih Ziya


"Sebentar aku panggil dokter dulu"


Setelah di periksa akhirnya Ziya diperbolehkan minum tetapi tidak banyak, mengingat ia habis operasi dan belum membuang angin jadi tidak boleh minum terlalu banyak..


"Anakku mana?" tanya Ziya meraba perutnya


"Anak kita sudah lahir.. Dia sangat cantik" kata Shaijiee mengelus kepala Ziya


Tok tok tok


"Maaf tuan, diluar masih banyak sekali wartawan yang mendesak untuk bertemu" kata sekretaris Shaijiee


"Baiklah saya akan menemuinya.. Tolong minta pihak rumah sakit sediakan ruangan untuk pers saya" kata Shaijiee


Setengah jam berlalu.. Shaijiee dan kedua orang tuanya dan pas juga ada polisi yang datang.. Lalu mereka duduk di depan para wartawan..


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh" salam Shaijiee


"Baik, pada kali ini saya akan menjawab kepada kalian semua tentang berita yang baru saja istri saya alami" kata Shaijiee langsung ia tak ingin berlama lama


"Tuan Shaijiee apa Ziya sudah melahirkan? dan apakah benar berita itu, bahwa Ziya ditabrak oleh seseorang?" tanya wartawan A


"Alhamdulillah istri saya sudah melahirkan, anak kami perempuan, ia sangat cantik.. Dan untuk kejadian itu sepertinya memang ada yang sengaja menabrak istri saya.. Mungkin itu nanti bisa langsung dijawab oleh pihak berwajib, karena pihak berwajib yang tau seperti apa kejadiannya melalui cctv jalanan disana" jawab Shaijiee


Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan dan dijawab oleh Shaijiee dan yang lainnya.. Jujur, hati suami mana yang tak sakit mengingat cerita pembantu dan supirnya tentang kejadian itu.. Air mata Shaijiee menetes dan disaksikan oleh para wartawan, bahkan disaksikan penduduk Turki..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2